Vaksinasi Drive-thru Tol Jagorawi

Pada akhir bulan September ini, saya harus mencarikan tempat vaksinasi yang tepat bagi pengasuh baru anak saya. Hanya saja kami harus mencari lokasi yang tidak terlalu banyak persyaratannya karena pengasuh tersebut memiliki KTP luar kota dan kami belum sempat mengurus Surat Domisili. Berdasarkan info seorang teman istri saya, terdapat drive-thru vaksinasi Covid-19 di tengah-tengah ruas jalan tol Jagorawi yang diselenggarakan ileg Mabes TNI dan Jasa Marga. Kegiatan vaksinasini tersebut dilaksanakan setiap hari dari 08:00 sampai 15:00.

Di sana terdapat 2 jenis vaksin, yaitu Pfizer & Sinovac. Keduanya boleh untuk untuk dosis pertama maupun kedua. Hanya saja terdapat perbedaan di kuota dan pendaftaran saja. Untuk Pfizer, kuotanya adalah 400 orang per hari. Kemudian diperlukan pendaftaran di website serbuanvaksin24.com yang dibuka pada pukul 4 sore setiap harinya. Sedangkan untuk Sinovac, kuotanya 1000 orang per hari, dan kita bisa langsung datang saja, tdak pakai acara daftar-mendaftar. Hanya perlu membawa KTP saja, tidak perlu Surat Domisili bagi yang menggunakan KTP non Jabodetabek.

Melihat hal-hal di atas, saya lebih memilih untuk mengantarkan pengasuh anak saya untuk divaksin Sinovac saja. Pada hari minggu kemarin, kami akhirnya berangkat ke Tol Jagorawi. Pada dasarnya terdapat 4 tahapan, yaitu pendaftaran, pemeriksaan, vaksinasi dan observasi.

Pendaftaran dan pemeriksaan dilakukan di Rest Area Km 21 dan Km 38 arah Jakarta. Kami memilih untuk ke Rest Area Km 21. Kami mengikuti tanda jalan dan berhenti disebuah pos. Kondisi pos tersebut tidak terlalu ramai sehingga masih bisa menjaga jatak. Di sana, pengasuh anak saya turun untuk mengisi dan menyerahkan formulir pendaftaran. Kemudian ia saya mengantri untuk pemeriksaan tekanan darah. Di sana, akan diajukan beberapa pertanyaan mengenai kondisi kesehatan seperti apakah sekarang merasa pusing, sakit kepala atau batuk.

Setelah selesai, kami memperoleh tanda terima yang akan diserahkan ke lokasi vaksinasi yaitu Km 18 arah Jakarta, tak jauh dari Rest Area Km 21. Dengan mengikuti tanda jalan, kami menepi di Km 18 dan menemukan beberapa loket. Untuk vaksin Sinovac, kami haru datang ke loket 1 atau 2. Di dalam loket itu pun dilakukan penyuntikan. Setelah selesai divaksin, petugas akan memberikan secarik kertas sebagai tanda bukti fisik sudah pernah divaksin. Kemudian kami berhenti selama 15 menit untuk observasi. Semua proses di Km 18 ini, dilakukan di dalam mobil, jadi kami tidak ada yang turun sama sekali.

Vaksinasi drive-thru di Tol Jagorawi terbilang cepat, praktis, tidak terlalu banyak persyaratan dan tidak ramai. Hanya saja waktunya terbatas. Ketika saya tiba di sana, vaksinasi akan dilakukan sampai tanggal 30 September 2021. Namun menurut staf di sana, pelaksanaan vaksin di Jagorawi inj akan terus diperpanjang. Update resminya dapat dilihat di serbuanvaksin24.com dan http://www.jasamarga.com.

Salad Moi, Pilih Mayo Suka-Suka

Merebaknya berbagai macam penyakit ganas akhir-akhir ini, memberikan peringatan akan betapa pentingnya pola hidup sehat. Salad buah mampu menjadi salah satu alternatif makanan sehat. Makanan ini terdiri dari potongan berbagai macam buah dengan taburan keju dan saus manis.

Ketika saya berkunjung ke Solo kemarin, kebetulan ada jaringan salad buah yang sedang hits. Salad Moi memiliki cabang-cabang mungil yang tersebar di wilayah Solo dan sekitarnya. Tak hanya Solo, Salad Moi ternyata sudah memiliki banyak cabang di wilayah Yogyakarta, Klaten, Solo, Boyolali, Semarang dan Malang.

Selama ini, sudah banyak yang berjualan salad buah. Lalu, apa istimewanya Salad Moi. 1 porsi salad buahnya Salad Moi terdiri dari aneka buah dengan keju dan saus mayo di atasnya. Untuk gula, Salad Moi menggunakan gula Tropicana Slim sehingga relatif lebih sehat. Kemudian buah-buahan yang dipergunakan terbilang variatif, tidak didominasi oleh 1 jenis buah-buahan. Kemudian kita dapat memesan topping tambahan seperti coklat, kacang oven, kacang almond, keju ekstra, strawberry, blueberry, coco crunch, cornflake dan susu kental manis. Terakhir, terdapat 2 jenis saus mayo yang ditawarkan oleh Salad Moi, yaitu saus original dan saus manis.

Saus mayo manisnya lebih kental dan manisnya tidak membuat mual. Namun, saus ini masih terlalu manis bagi lidah Jakarta saya. Bagi saya, saus original lebih pas rasanya. Selain itu saus original sopasti lebih sehat karena gula yang dipergunakan lebih sedikit.

Saya rasa Salad Moi layak untuk memperoleh nilai 3 dari skala maksimum 5 yang artinya “Lumayan”. Salad yang satu ini sangat cocok bagi teman-teman yang sedang diet tapi ingin jajan ;).

Mie Gacoan, Mie Pedas dari Malang

Ketika mudik ke Solo kemarin, saya menemukan sebuah jaringan restoran mie yang belum ada di Jakarta, Mie Gacoan namanya. Seingat saya, terakhir saya ke Solo, mie ini belum ada, ahhh apa sayanya yang sudah lama tidak ke Solo yah x_x.

Ternyata Mi Gacoan bukan berasal dari Solo. Jaringan restoran yang satu ini berasal dari Malang. Kemudian Mi Gacoan menggurita hingga memiliki cabang pula di wilayah sekitar Semarang, Solo, Yogyakarta, Surabaya, Bandung, Cirebon dan Bali. Wha cabang-cabangnya banyak juga yah. Saya sendiri beberapa kali melewati cabang Mie Gacoan yang ada di Ruko Jl. Ir. Soekarno, Sukoharjo.

Saya sendiri, akhirnya memesan Mie Gacoan melalui aplikasi ojek online. Jadi saya tidak tahu sama sekali bagian dalam Mie Gacoan seperti apa. Kalau dilihat dari luar siy, sepertinya cukup besar bersih dan nyaman.

Hidangan apa saja yang Mie Gacoan sajikan? Pada dasarnya siy mereka menyajikan mie dan dinsum. Saya sendiri baru mencicipi mie iblis, mie angel, mie setan dan udang keju.

Mie setan merupakan mie tanpa kuah yang ditaburi oleh bawang goreng, pangsit goreng dan daging olahan. Kalau dilihat, mie ini sepertinya tidak pedas. Padahal mie setan memamg menggunakan cabai halus sehingga tidak ada potongan cabai yang terlihat. Tingkat kepedasan varian mie yabg satu ini cukup banyak loh. Daripada asam lambung kambuh, saya lebih memilih level 1 saja. Pedasnya cukup terasa tanpa mengubur rasa-rasa bagian lain dari mie setan. Renyahnya pangsit goreng beserta keunikan rasa sari daging olahan berwarna putih, mampu menbuat mie yang satu ini terasa lumayan enak.

Mie Setan

Tidak suka pedas sama sekali? Tenang, ada mie angel. Mie angel merupan mie setan tanpa cabai. Saya pribadi siy lebih suka mie setan. Tanpa cabai, mie ini terasa kurang greget.

Mie Angel

Bagaimana dengan mie iblis? Mie iblis pada dasarnya sama persis dengan mie setan, hanya saja mienya dibuat mie yamin. Otomatis mie iblis terasa lebih manis. Inilah mie favorit saya di Mie Gacoan. Ada pedas, manis, kriuk kriuk dan raaa daging olahan yang khas, yummm, enak.

Mie Iblis

Terakhir, udang keju merupakan hidangan Mie Gacoan yang wujudnya sangat tidak menarik. Dari luar, bentuknya seperti nugget biasa. Namun, begitu saya gigit, wowww, di dalamnya ternyata terdapat dinsum lembut yang sukses memadukan rasa udang dengan rasa keju. Whah, bertambah lagi deh menu favorit saya di Mie Gacoan.

Udang Keju

Dengan demikian, saya ikhlas untuk memberikan Mie Gacoan nilai 4 dari skala maksimum 5 yang artinya “Lumayan”. Yaaah kapan-kapan saya akan mencoba makan di restorannya, kalau saya sudah divaksin Covid-19 :).

Serial Lupin

Kalau Inggris memiliki Sherlock Holmes, maka Prancis memiliki Arsène Lupin. Sedikit berbeda dengan Holmes, Lupin merupakan seorang pencuri profesional yang pandai menyamar. Lupin menggunakan kemampuannya untuk membasmi tokoh-tokoh yang dianggap lebih jahat dari dirinya.

Tokoh karangan Maurice Leblanc ini, susah beberapa kali diangkat ke dalam bentuk film. Namun saya rasa Serial Lupin merupakan yang paling unik. Dalam serial ini, tokoh Lupin memang sebuah fantasi karangan Leblanc. Kecerdasan dan beberapa taktik Lupin benar-benar dipraktekkan oleh Assane Diop (Omar Sy).

Sejak kecil Assane memang berulang-ulang membaca kisah Lupin. Ia pun hafal sekali dengan berbagai kisah Lupin si pencuri. Sangat mirip dengan Lupin, Assane mahir dalam menipu, mencuri, dan menyamar. Tapi semua itu tidak selalu ia pergunakan untuk menjadi kaya raya. Ada dendam dan misteri dari masa lalu yang ingin Assane bongkar.

Saya suka dengan tipu daya yang Assane lakukan. Semua tipu daya yang dapat ia lakukan sekarang, berhubungan dengan pengalamannya di masa lalu. Alur cerita yang dibuat berpindah-pindah antara Assane di masa kini dengan Assane di masa lalu sama sekali tidak membingungkan. Semua saling mendukung dan membuat cerita semakin menarik.

Misteri yang hendak Assane bongkar pun berhasil membuat saya penasaran. Perlahan, semua tokoh yang terlibat pada kasus kematian ayah Assane terkuak. Tapi masalah tidak semakin terurai, justru semua semakin terlihat seperti benang kusut. Yaaaah, Lupin memang mengajak penontonnya sedikit berpikir :).

Saya ikhlas memberikan serial berbahasa Prancis ini nilai 4 dari skala maksimum 5 yang artinya “Bagus”. Gara-gara serial ini, akhirnya saya jadi ikut sedikit membaca kisah Arsène Lupin :’D.

Sumber: http://www.gaumont.fr

Perpanjangan Tanah Makam di TPU Layur

Selama ini saya memiliki keluarga yang sudah wafat dan dimakamkan di TPU Layur, Jakarta Timur. Setiap 3 tahun sekali, pihak keluarga harus memperpanjang surat sewa makam atau surat IPTM (Izin Penggunaan Tamah Makam). Kebetulan, masa berlaku surat IPTM makam keluarga saya habis pada Juli 2021, di tengah-tengah PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Aktifitas Masyarakat) akibat merebaknya virus Covid-19.

Seingat saya, pada waktu itu wilayah DKI Jakarta masih berada di PPKM level 4. Namun betapa jahatnya penyebar hoaks, orang tua saya dibuat panik ketika menerima broadcast message Whatsapps seperti di bawah ini.

Walau saya yakin itu pasti hanya hoax, saya dan istri saya tetap datang ke TPU Layur demi menenangkan orang tua saya. Ternyata TPU Layur masih tutup karena Jakarta Timur masih berada di PPKM level 4. Perpanjangan surat IPTM boleh diurus setelah level PPKM Jakarta Timur mulai turun. Di sana ternyata sudah ada beberapa orang yang datang akibat broadcast message tersebut. Yah kebanyakan sih yang rumahnya dekat seperti saya, kalau jauh sih lebih baik di rumah saja :’D. Syukurlah di dekat sana terdapat cabang Lumpia Bandung Mang Ucup yang buka, kami bisa jajan deh hehehehe.

Pada bulan September 2021, barulah kami kembali datang ke TPU Layur untuk mengurus perpanjangan surat IPTM. Setibanya di sana, Kantor TPU Layur dalam keadaan buka dan sepi sekali, tidak ada antrian. Kami datang dengan membawa fotokopi rangkap 3 dari Kartu Keluarga dan KTP perwakilan keluarga yang datang memperpanjang. Tak lupa surat IPTM terakhir pun kami bawa, beserta fotokopi rangkap 3-nya. Kali ini, surat IPTM yang saya miliki adalah IPTM 2018.

Dari Kantor TPU Layur, kami memperoleh formulir yang harus diisi. Setelah diisi, formulir tersebut harus difotokopi rangkap 3. Weew, kami pun berangkat ke lapak fotokopi yang terletak di samping TPU.

Setelah selesai memfotokopi, kami kembali ke Kantor TPU Layur. Jadi total kami memiliki 3 rangkap fotokopian KTP, Kartu Keluarga dan surat IPTN 2018 plus …. surat IPTN 2018 asli. Pihak TPU mengambil surat IPTN asli, dan 1 rangkap fotokopian KTP, Kartu Keluarga dan IPTN 2018. Kemudian mereka memberikan surat berstempel yang dipergunakan untuk diproses pihak Kelurahan. Dalam hal ini Kelurahan Jati, karena TPU Layur berada di dalam wilayah Kelurahan Jati.

Setibanya di Kelurahan, sudah terdapat beberapa antrian. Proses mengantri di sini agak lama. Tapi yang pasti, teman-teman harus agresif bertanya terus kalau datang ke tempat ini :(. Pihak Kelurahan mengambil 1 rangkap fotokopian KTP, Kartu Keluarga dan IPTN 2018, … serta surat berstempel dari TPU. Di sini kami memperoleh Surat Setoran Retribusi Daerah (SSRD). Surat ini harus kami bawa ke Bank DKI untuk melalukan pembayaran.

Setelah melakukan pembayaran dari Bank DKI, SSRD beserta tanda bukti pembayaran, harus dibawa kembali ke Kelurahan. Setelah menunjukkan bukti pembayaran, Pihak Kelurahan akan memberikan IPTN yang terbaru, dalam hal ini IPTN 2021. Aaahhhh akhirnya selesai juga. Bingung? Baiklah akan saya gambar, langkah-langkahnya ke mana saja.

Dengan menggunakan kendaraan pribadi, semua proses panjang di atas kami mulai sekitar pukul 1 siang dan selesai sekitar pukul 3 sore, hanya sekitar 2 jam saja kok. Biayanya pun murah meriah, jauhlah bila dibandingkan dengan biaya makam di San Diego Hills :’D. Sampai jumpa 3 tahun lagi ;).

Traffic Bun, Makanan Pinggir Jalan yang Sedap

Traffic Bun merupakan restoran cepat saji yang sudah lama saya kenal dari Instagram. Cabangnya pun sudah tersebar di dekat rumah saya. Tapi kok tidak terlihat? Ahhh ternyata lokasi-lokasinya memang di pinggibjalan ramai. Namun ukurannya terbilang mungil-mungil, plus sharing pula dengan franchise lain dari Group Nikmat. Traffic Bun ternyata memang bernaung di bawah group franchise restoran tersebut.

Dalam waktu singkat, cabang-cabang Traffic Bun dengan cepat tersebar di wilayah Jakarta, Bekasi, Depok, Bogor, Tangerang, Cikarang, Karawang, Bandung, Cimahi, Sidoarjo, Malang, Surabaya, Bali, Lombok, Makassar, dan Samarinda. Saya sendiri biasa ke Traffic Bun yang terletak di Jalan Jatiwaringin Raya No. 234, tak jauh dari Universitas Krisnadwipayana dan Universitas Islam Assyafiiyyah.

Ada apa di Traffic Bun? Hidangan unggulannya adalah aneka burger seperti Chicago Cheese Burger, Black Montana Burger dan lain-lain. Burger-burgernya Traffic Bun memiliki stempel pada bagian atas rotinya. Kemudian semuanya menggunakan patty dari daging olahan yang khas.

Chicago Cheese Burger terdiri dari roti burger, saus keju, potongan bawang, tomat dan beff party. Saus Kejunya sedikit manis dengan aroma keju yang harum. Yummm, burger ini terada Lumayan enak, beda deh dengan cheese burger pada umumnya. Inilah burger favorit anak sulung saya :).

Black Montana Burger terdiri dari roti burger, saus lada hitam, potongan bawang, tomat, keju dan beff patty. Saus lada hitamnya sangat berani. Jadi, rasa burger ini memang lada hitam sekali, mantab deh. Rasa pedasnya tidak terlalu menyengat sehingga burger ini ramah juga bagi teman yang kurang suka pedas. Rasa dan tekstur dari beef patty, berhasil mendampingi saus lada hitam yang dominan. Inilah burger favort saya di Traffic Bun.

Dengan demikian, Traffic Bun layak untuk memperoleh nilai 4 dari skala maksimum 5 yang artinya “Enak”. Kalau teman-teman kesulitan mencari lokasi Tarffic Bun, pesan saja lewat aplikasi ojek online, gampang ;).

Serial Lamput

Lamput merupakan serial kartun anak produksi India yang biasa diputar di Channel Cartoon Network. Dikisahkan bahwa karakter Lamput lahir dari sebuah eksperimen di Laboratorium. Dengan kemampuan berubah wujud, Lamput berhasil kabur dari Laboratorium. Kemudian Skinny & Specs diutus pihak Laboratorium untuk menangkap Lamput dengan cara apapun. Adegan kejar mengejar antara Lamput dengan kedua utusan Laboratorium inilah yang menjadi topik utama dari serial Lamput.

Tidak hanya mampu berubah wujud, Lamput pun cukup cerdik sehingga Specs & Skinny selalu gagal menangkapnya. Hadir dengan animasi yang sederhana dan tanpa dialog, adegan kejar mengejar ini terasa enak untuk diikuti, baik bagi penonton dewasa maupun penonton cilik.

Kalau dilihat dari segi pesan moral, Lamput memang hampir tidak memiliki pesan moral apapun, hehehehe. Hanya saja terkadang ada beberapa episode yang menunjukkan persahabatan antara Lamput dengan kedua orang yang memburunya. Saya tidak melihat ada karakter jahat di sana. Semua hanyalah hiburan segar yang dapat dijadikan selingan di sela-sela kesibukan.

Saya merasa terhibur oleh Lamput. Kisahnya lebih menyenangkan untuk lihat dibandingkan serial-serial lainnya yang sejenis. Saya rasa Lamput layak untuk memperoleh nilai 4 dari skala maksimal 5 yang artinya “Bagus”. Serial ini mampu memberikan hiburan segar dengan sedikit pelajaran moral di dalamnya.

Sumber: lamput.cartoonnetworkasia.com

Nasi Ayam Ambyar, Kelezatan Asli Nusantara

Nasi Ayam Ambyar merupakan salah satu restoran yang hanya dapat dipesan melalui layalan ojek online seperti GoFood. Mereka menggunakan cloud kitchen sehingga dalam waktu singkat, Nasi Ayam Ambyar sudah memiliki banyak titik dapur bersama di wilayah Jabodetabek, Bandung, Surabaya & Medan.

Uniknya, Nasi Ayam Ambyar menggunakan bungkusan berupa besek rotan khas Yogyakarta. Untuk menu ayam, pada dasarnya di dalam setiap besek tersebut terdapat nasi, kremesan, sambal dan ayam. Untuk menu terbaru bahkan terdapat bebek sebagai pengganti ayam.

Untuk ayamnya terdapat ayam geprek, ayam goreng dan ayam bakar. Sementara itu untuk sambalnya, terdapat sambal bawang, sambal kemiri, sambal uleg, sambal rawit dan sambal ireng.

Kombinasi dan variasi menu di Nasi Ayam Ambyar terbilang banyak. Saya sendiri baru sempat mencicipi kombinasi antara ayam geprek dan ayam bakar, dengan sambal rawit, bawang, uleg dan kemiri.

Masing-masing sambal memiliki aroma khas yang sedikit berbeda. Rasanya pun agak beda-beda tipis sih sebenarnya. Semua terasa cukup pedas terutama sambal uleg. Sambal kemiri dan rawit adalah yang tidak terlalu pedas dan memiliki sedikit rasa asam. Sambal bawang terbilang paling stabil, tidak terlalu pedas dan tidak terlalu asam. Beberapa jenis sambal saya beli terpisah sehingga saya dapat mencicipi 1 varian ayam dengan beberapa jenis sambal :).

Sambal Kemiri & Sambal Rawit

Ayam geprek hadir dengan wujud seperti ayam goreng tepung crispy. Tepung crispynya agak gurih sehingga ayam gepreknya relatif cocok dengan sambal bawang dan sambal uleg. Sambal uleg yang sangat pedas, menjadikan ayam geprek terasa gurih pedas. Sambal bawang merupakan yang paling pas karena rasa gurih dan kekrispian ayam tidak terkubur oleh rasa sambal yang pedas gurih. Sedangkan menyantap ayam gepreknya dengan sambal kemiri dan rawit, akan membuat hidangan terasa terlalu gurih.

Ayam Geprek Sambal Bawang

Ayam bakar terasa manis dan terasa paling enak bila ditemani dengan sambal uleg yang pedas. Rasa pedas manis terasa lebih pas di sana. Bagaimana dengan sambal lainnya? Saya rasa sambal lainnya mampu memberikan rasa yang berbeda dan tidak ada masalah di sana.

Ayam Bakar Sambal Uleg

Besek yang khas Indonesia dengan sambal yang beraroma rempah Indonesia, tentunya dapat menjadi pilihan ketika lapar di rumah tapi malas keluar. Dengan demikian, Nasi Ayam Ambyar layak untuk memperoleh nilai 3 dari skala maksimum 5 yang artinya “Lumayan”.

Serial The Amazing World of Gumball

Serial The Amazing World of Gumball atau sering disingkat Gumball saja, mengisahkan Gumball Watterson (Jacob Hopkins) lengkap dengan dunianya yang agak absurd. Gumball sendiri adalah seekor anak kucing yang berwarna biru. Ia sangat dekat dengan adik angkatnya yang merupakan seekor ikan mas, Darwin Watterson (Terrell Ransom Jr.). Mana ada kucing berwarna biru? Ikan mas kok punya kaki? Jangan pikirkan itu, karena akan banyak hal-hal yang jauh dari akal sehat pada serial ini.

Anehnya, keabsurdan dunia Gumball bukanlah merupakan sebuah keburukan. Serial ini berhasil menampilkan sebuah dunia yang menggabungkan berbagai gaya dan desain dari berbagai objek. Mulai dari stop motion, puppet CGI, animasi Adobe Flash, animasi tradisional sampai live action. Gaya animasi nano-nano ala Gumball ini memikat dan menjadi salah satu keunggulan serial tersebut.

Gaya animasi yang unik tersebut disertai dengan cerita yang absurd tapi lucu :’D. Komedi memang menjadi daya tarik Gumball. Terkadang terdapat komedi gelap dan sarkasme di sana, bukan hanya drama komedi saja. Semuanya menarik untuk ditonton sehingga penonton dewasa pun masih dapat menikmati serial ini.

Apakah Gumball hanya bercerita mengenai komedi dengan grafis dan gaya yang unik saja? Dibalik semua itu, sebenarnya Gumball mampu mengangkat topik yang cukup serius seperti cyber bullying, kesehatan mental, pernikahan, filosofi, toleransi, politik dan lain-lain. Topik-topik tersebut memang ditampilkan dengan halus, tapi tetap saja harus ada orang dewasa yang mendampingi penonton cilik ketika menonton serial ini.

Biasanya saya kurang suka dengan film yang absurd, agak aneh dan tidak jelas arahnya. Tapi kali ini, Gumball berhasil menarik perhatian saya. Serial ini pun pantas untuk memperoleh nilai 4 dari skala maksimum 5 yang artinya ‘Bagus”.

Sumber: gumball.cartoonnetworkasia.com

Serial The Loud House

A casa dei Loud atau The Loud House adalah serial animasi yang mengisahkan keseharian sebuah keluarga besar. Keluarga tersebut adalah keluarga Loud yang sangat padat karena memiliki 11 orang anak. Masing-masing anak mekiliki minat dan bakat yang berbeda. Ada yang gemar mengikuti mode, gemar bermusik rock, gemar dengan ilmu pengetahuan, gemar melakukan kegiatan feminin, gemar berolahraga, gemar melucu, gemar melakukan kegiatan pertukangan, gemar bergaya gothic dan lain-lain.

Wah, banyaknya kepala dengan minat dan bakat yang jauh berbeda begitu, pastilah sering terjadi kegaduhan. Dari kesebelas anak-anak tersebut, ada 1 anak yang paling terdampak dengan segala kegaduhan tersebut. Anak tersebut adalah Lincoln Loud (Asher Bishop / Grant Palmer / Collin Dean) karena ia adalah satu-satunya anak laki-laki di keluarga Loud. Kesepuluh adik dan kakak Lincoln adalah anak perempuan.

Kemudian, di sana terdapat pula tingkatan perbedaan umur yang membedakan tingkat kedewasaan dari masing-masing karakter. Kekuatan dari masing-masing anak keluarga Loud terlihat kuat. Hal ini berhasil mendukung berbagai alur cerita yang penuh komedi dan menarik untuk diikuti oleh penonton dari berbagai usia.

Kalau dilihat dari segi pesan moral. Serial The Loud House mengajarkan bagaimana perbedaan tidak sertamerta membuat perpecahan. Pertengkaran memang wajar untuk terjadi. Potensi perpecahan sangat mungkin terjadi di dalam keluarga Loud. Namun semua dapat diselesaikan dengan kekeluargaan.

Hadir dengan gaya animasi yang unik, The Loud House semakin tidak membosankan untuk dilihat. Ditambah lagi dengan kelebihan-kelebihan lainnya, maka serial ini layak untuk memperoleh nilai 4 dari skala maksimum 5 yang artinya “Bagus”. Hanya saja saja terdapat sedikit bagian dari serial ini yang tidak sesuai dengan budaya konservatif Indonesia. Ada baiknya kalau kita tetap mendampingi anak-anak kita ketika menonton The Loud House. Toh serial ini masih dapat dinikmati oleh penonton dewasa ;).

Sumber: http://www.nick.com