RRI, Stasiun Radio Pertama di Indonesia

Beberapa tahun yang lalu saya sempat menulis tulisan mengenai stasiun radio pertama di Indonesia yaitu RRI (Radio Republik Indonesia) dengan mengambil sumber dari berbagai litelatur yang saya temui di kantor RRI Jakarta. Berikut tulisan yang saya tulis pada sekitar tahun 2003-an 🙂

Sejarah RRI     

Radio Republik Indonesia, secara resmi didirikan tanggal 11 September 1945, oleh para tokoh yang sebelumnya aktif mengoperasikan beberapa stasiun radio Jepang di 6 kota. Rapat utusan 6 radio di rumah Adang Kadarusman jalan Menteng Dalam Jakarta menghasilkan keputusan mendirikan Radio Republik Indonesia dengan memilih Dokter Abdulrahman Saleh sebagai pemimpin umum RRI yang pertama. Rapat tersebut juga menghasilkan suatu deklarasi yang terkenal dengan sebutan Piagam 11 September 1945, yang berisi 3 ke butir komitmen tugas dan fungsi RRI yang kemudian dikenal dengan Tri Prasetya RRI.

Butir Tri Prasetya yang ketiga merefleksikan komitmen RRI untuk bersikap netral tidak memihak kepada salah satu aliran/ keyakinan partai atau golongan. Hal ini memberikan dorongan serta semangat kepada broadcaster RRI pada era Reformasi untuk menjadikan RRI sebagai lembaga penyiaran publik yang independen, netral dan mandiri serta senantiasa berorientasi kepada kepentingan masyarakat. Likuidasi Departemen Penerangan oleh Pemerintah Presiden Abdurahman Wahid dijadikan momentum dari sebuah proses perubahan government owned radio ke arah Public Service Broadcasting dengan didasari Peraturan pemerintah Nomor 37 tahun 2000 yang ditandatangani Presiden RI tanggal 7 Juni 2000.

Pembenahan organisasi dan manajemen dilakukan seiring dengan upaya penyamaan visi (shared vision) di kalangan pegawai RRI yang berjumlah sekitar 8500 orang yang semula berorientasi sebagai Pemerintah yang melaksanakan tugas-tugas yang cenderung birokratis. Dewasa RRI mempunyai 56 stasiun penyiaran dan stasiun penyiaran khusus yang ditujukan ke Luar Negeri. “Suara Indonesia”. Kecuali di Jakarta, RRI di daerah hampir seluruhnya menyelenggarakan siaran dalam 3 program yaitu Programa daerah yang melayani segmen masyarakat yang luas sampai pedesaan, Programa kota (Pro II) yang melayani masyarakat di perkotaan dan Programa III (Pro III) yang menyajikan Berita dan Informasi (News Channel) kepada masyarakat luas. Di stasiun Cabang Utama Jakarta terdapat 5 programa, yaitu programa 1 untuk segmen Info dan Hiburan di Jakarta, Programa 2 sekarang dikelola oleh swasta, Programa 3 untuk segmen News dan Talk Show dan bersifat nasional, Programa 4 untuk Budaya dan Pendidikan, programa 5 untuk Musik Klasik.

Guna merealisasi perubahan status RRI menjadi lembaga penyiaran publik yang “Khas Indonesia”, RRI telah menjalin kerjasama pelatihan dan  seminar mengenai prinsip dan aplikasi radio publik dengan radio Swedia, IFES dan Internews. RRI juga sudah merintis pemanfaatan multimedia dengan membuka situs www.rri-online.com serta memanfaatkan sarana penyiaran teknologi digital dengan memanfaatkan satelit milik WorldSpace Corporation. 

Pengertian RRI

Perusahaan Jawatan Radio Republik Indonesia adalah perusahaan yang bidang usahanya menyelenggarakan kegiatan penyiaran radio. Seluruh modalnya dimiliki pemerintah berupa kekayaan negara yang tidak dipisahkan dan tidak terbagi atas saham-saham sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 6 Tahun 2000. (Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Presiden Republik Indonesia).

Visi Dan Misi

Visi

Radio Republik Indonesia sebagai lembaga penyiaran pubik yang independen, netral, mandiri dan profesional.

Misi

Memberikan pelayanan informasi, pendidikan dan hiburan kepada semua lapisan masyarakat di seluruh Indonesia

  1. Mendukung terwujudnya kerjasama dan saling pengertian dengan negara-negara sahabat khususnya dan dunia internasional pada umumnya.
  2. Ikut mencerdaskan kehidupan bangsa dan mendorong terwujudnya masyarakat informasi.
  3. Meningkatkan kesadaran bermasyarakat, berbangsa dan bernegara yang demokratis dan berkeadilan, serta menjunjung tinggi supremasi hukum dan hak asasi manusia.
  4. Merekatkan persatuan dan kesatuan bangsa
  5. Melaksanakan kontrol sosial
  6. Mengembangkan jati diri dan budaya bangsa.

Tujuan Penyiaran Radio Republik Indonesia

Radio Republik Indonesia adalah suatu studio siaran yang menyelenggarakan penyiaran informasi maupun hiburan berupa musik, sandiwara dan sebagainya yang dikemas dalam suatu acara. Semua acara tersebut dipenuhi semata-mata untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan informasi sehingga peristiwa yang sedang terjadi di nusantara ini dapat diketahui dengan cepat. Maka dari itu dalam melaksanakan siaran ini, Radio Republik Indonesia mempunyai tujuan sebagai titik acuan. Tujuan tersebut adalah sebagai berikut :

  1. Menyebarluaskan informasi pemerintah.
  2. Memberikan hiburan kepada masyarakat.
  3. Memberikan pendidikan.

Program hiburan yang disiarkan oleh RRI adalah suatu program acara yang disampaikan kepada masyarakat berupa suara (sandiwara radio) dan berupa musik (lagu-lagu).

Fungsi Radio Republik Indonesia

Dalam melaksanakan kegiatannya Radio Republik Indonesia memiliki fungsi sebagai berikut :

Mengadakan perencanaan dan pengendalian semua kegiatan penyiaran.

  1. Melaksanakan kegiatan tata usaha RRI.
  2. Mengurus dan membuat acara untuk program nasional, khusus, ibu kota dan musik.
  3. Menyusun dan mengelola siaran kota.
  4. Mengadakan paket acara hiburan, sandiwara maupun drama.
  5. Memelihara peralatan teknis.
  6. Menyiarkan berita-berita penting untuk seluruh wilayah nusantara.

Budaya Perjan RRI

Nilai-nilai inti yang dikembangkan oleh PERJAN RRI untuk dapat mencapai sasaran-sasaran kinerja sesuai dengan visi dan misi Perjan diakronim dengan kata “PRIMA SUARA”. PRIMA mengandung arti sebagai berikut :

P :Proaktif senantiasa aktif menangkap/ mencari peluang bagi perusahaan,      berinisiatif tidak hanya menunggu

R:Rasional; senantiasa mengedepankan pertimbangan berdasarkan pertimbangan berdasarkan nalar

I : Inovatif; senantiasa mau mencari, menggali dan menerima hal-hal baru

M : Menarik; senantiasa berupaya untuk berpenampil menarik, ramah dan wajar, baik dalam siaran maupun dalam pelayanan

A : Aktual; senantiasa berupaya mengaktualisasi diri agar setiap karyawan selalu dapat menyesuaikan kompetensinya dengan tuntutan perusahaan maupun masyarakat/ pelanggan.

SUARA menggambarkan RRI bergerak dalam ruang lingkup pekerjaan penyiaran. SUARA merupakan singkatan Simpatik, Unggul, Akuran, Responsif, Akomodatif.

Klasifikasi Dan Nama Stasiun Penyiaran RRI

No           Klasifikasi

Nama Kantor

1.

Cabang Utama

RRI Jakarta

2.

Cabang Madya

RRI Medan

RRI Palembang

RRI Bandung

RRI Semarang

RRI Yogyakarta

RRI Surabaya

RRI Denpasar

RRI Banjarmasin

RRI Makasar

RRI Jayapura

3.

Cabang Muda

RRI Banda Aceh

RRI Padang

RRI Bukittinggi

RRI Jambi

RRI Pekanbaru

RRI Bengkulu

RRI Sungailiat

RRI Bandar Lampung

RRI Surakarta

RRI Mataram

RRI Pontianak

RRI Palangkaraya

RRI Samarinda

RRI Manado

RRI Gorontalo

RRI Palu

RRI Kendari

RRI Kupang

RRI Ambon

RRI Ternate

RRI Sorong

RRI Biak

RRI Merauke

4.

Cabang Pratama

RRI Lhokseumawa

RRI Sibolga

RRI Tanjung Pinang

RRI Ranai

RRI Bogor

RRI Cirebon

RRI Puwokerto

RRI Madiun

RRI Jember

RRI Malang

RRI Sumenep

RRI Singaraja

RRI Fak-Fak

RRI Manokwari

RRI Nabire

RRI Serui

RRI Wamena

RRI Tual

RRI Sintang

RRI Toli-Toli

RRI Ende

5.

Cabang Khusus

Siaran Luar Negeri (Voice of Indonesia)

Secara keseluruhan RRI mempunyai 56 stasiun penyiaran di seluruh Indonesia. Terdiri dari 1 cabang utama, 10 cabang madya, 23 cabang muda, 21 cabang pratama dan 1 cabang khusus yakni Voice of Indonesia.

Iklan

2 thoughts on “RRI, Stasiun Radio Pertama di Indonesia

    • Ini pilihan programa RRI Jakarta yang ada:
      FM 91.2 MHZ (Programa 1)
      FM 105.0 MHZ (Programa 2)
      FM 92.8 MHZ,MW 1332 KHZ, SW 9680 KHZ (Programa 4)
      Saya kurang tau kalau acara musik klasik ada di mana.
      Tapi kalau di RRI Surabaya, bisa ke sini: 91.7 FM. Ada musik klasiknya.

      Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s