Serial Grimm

“There once was a man who lived his life so strange, it had to be true. Only he could see what no one else can–the darkness inside, the real monster within. And he’s the one who must stop them. This is his calling. This is his duty. This is the life of a Grimm.” Cuplikan kata-kata di atas adalah narasi episode 1 dari serial Grimm season 2 yang baru ditayangkan bulan Agustus ini. Grimm adalah serial detektif yang dilatarbelakangi fantasi dan dongeng. Seorang detektif di kepolisian Portland tiba-tiba memiliki kemampuan untuk melihat mahluk-mahluk yang tidak dapat dilihat oleh manusia biasa. Banyak pertanyaan dan misteri yang menyelimuti jalan cerita serial ini. b(^_^)

Cerita bermula dengan menceritakan kehidupan Nick Burkhardt (David Giuntoli), detektif di kepolisian Portland yang normal, dia memiliki pekerjaan & pacar yang akan dia lamar. Namun semua itu berubah ketika Bibinya datang ke Portland dan Nick tiba-tiba dapat melihat wujud asli dari beberapa orang yang dulunya dia anggap normal. Bibi Nick adalah seorang Grimm, dia datang ke Portland untuk memberitahukan kepada Nick bahwa Nick juga adalah seorang Grimm. Grimm adalah mahluk yang dapat melihat wujud asli mahluk-mahluk yang disebut Wesen. Wesen sendiri adalah mahluk-mahluk yang selama ini ada di dongeng-dongeng seperti serigala jadi-jadian, beruang jadi-jadian, ular jadi-jadian dan lain-lain. Kaum Wesen menyamar dalam wujud manusia dan hanya Grimm yang dapat melihat mereka.

Pada jaman dahulu, Wesen banyak menimbulkan kekacauan dan melakukan pembunuhan. Grimm kemudian memburu dan membunuh Wesen yang melakukan tindak kejahatan. Grimm memiliki reputasi yang cukup menyeramkan bagi para Wesen, bahkan hingga masa ketika serial ini diceritakan, banyak Wesen yang ketakutan atau bersiap mengambil senjata ketika bertemu dengan Nick. Di sini diceritakan bahwa tidak semua Wesen jahat, ada juga yang baik dan menjadi sekutu Nick. Merupakan tugas seorang Grimm untuk menjaga keseimbangan dunia Wesen & manusia agar Wesen & manusia dapat hidup berdampingan dengan damai. Hal ini bukanlah hal yang mudah mengingat Nick juga memiliki kehidupan pribadi sebagai seorang manusia biasa, ia harus menjalani 2 hidup yang berbeda tapi mirip yaitu sebagai seorang detektif & seorang Grimm, kedua-duanya sama-sama menyelidiki, memburu dan menghukum pelaku kejahatan, hanya saja objeknya berbeda. Dalam menjalankan tugasnya sebagai detektif, Nick dibantu Hank Griffin (Russell Hornsby) & Sersan Wu (Reggie Lee). Sedangkan ketika menjadi Grimm, Nick dibantu oleh  2 orang Wesen yang telah menjadi sekutunya yaitu Monroe (Silas Weir Mitchell) & Rosalee Calvert (Bree Turner).

Sejak episode 1 season 1, saya langsung ketagihan mengikuti jalan cerita film seri ini. Meski saya tidak melihat adegan action atau efek spesial yang spektakuler, saya puas dengan jalan ceritanya yang variatif & tidak membosankan, hampir semua episodenya berhasil membuat saya penasaran untuk terus menonton dan melihat akhir ceritanya seperti apa. Menurut saya, serial ini layak untuk mendapat nilai 5 dari skala maksimal 5 yang artinya “Bagus Sekali”. Entah film seri ini sudah pernah dapat award atau tidak, tapi menurut saya serial Grimm lebih menyenangkan untuk ditonton dibandingkan serial Supernatural. Just my two cent 🙂

Sumber: http://www.nbc.com/grimm/

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s