Aksi Copet di Trotoar Jalan

Kali ini saya akan menbahas tentang aksi copet yang dilakukan tidak di dalam angkutan umum atau pasar, tapi di trotoar jalan biasa yang terlihat aman. Copet zaman sekarang tidak mentargetkan dompet lagi sebagai sasaran, tapi handphone atau smartphone, mungkin karena relatif mudah dijual. Selain itu, bisa jadi harga smartphone lebih besar dibandingkan dengan jumlah uang yang ada di dompet.

Pada suatu hari, saya sedang berjalan kaki di daerah Semanggi, sekitar bagian luar pagar Universitas Atma Jaya. Saya sedang berjalan di trotoar dengan smartphone saya letakkan di dalam saku kanan celana jeans saya. Pada waktu itu, saya baru saja turun dari bus kota dan hendak jalan kaki ke Plaza Semanggi. Ketika sedang berjalan, sekonyong-konyong datang si A dari arah kanan seolah-olah ia baru saja turun dari bus dengan posisi menuju ke arah saya untuk berjalan di trotoar.

Copet 1

Awalnya posisi si A ada di belakang saya.

Copet 2

Karena gaya jalannya seperti orang kesurupan, akhirnya si A berhasil menyusul saya sehingga si A berjalan di bagian depan kanan saya. Sampai saat itu ia masih  berjalan lurus searah dengan arah jalan saya.

Copet 3

 Tiba-tiba ada tangan menggenggam bagian bawah celana kiri saya, ternyata itu tangan si B yang datang dari arah belakang kiri, alasannya adalah untuk mencegah terinjaknya kacamatanya oleh kaki kiri saya. Weleh? Kok bisa tiba-tiba itu kacamata jatuh di depan saya? Aneh sekali. Berhubung ada tangan di kaki kiri saya, otomatis saya berhenti dan mengalihkan pandangan ke kaki kiri saya. Naaah pada saat yang bersamaan, si A tiba-tiba berhenti dan berbalik arah sambil menyenggol bagian kanan celana saya. Si A berpura-pura mau menyebrang atau menyetop kendaraan umum yang datang dari arah belakang.

Copet 4

Beruntung, saat itu saya baru saja menerima telepon dengan terburu-buru sehingga saya belum sempat memasukkan smartphone saya ke dalam sarungnya sehingga smartphone saya posisinya tertumpuk di bawah sarung samartphone saya. Si A hanya berhasil mengambil sarung smartphone saya yang sudah bulukan dan memang hendak saya cari penggantinya di Plaza Semanggi :D.

Pada dasarnya komplotan copet ini hanya terdiri dari si pengalih perhatian yaitu si B, si eksekutor yaitu si A dan biasanya ada si penjaga yang biasa ada di sekitar proses pencopetan terjadi. Wujud si eksekutor dan si penjaga biasanya tidak terlalu menonjol, penampakannya seperti orang lain di sekitarnya, tidak terlalu dekil dan tidak terlalu necis. Sementara itu wujud si pengalih perhatian bermacam-macam. Berdasarkan cerita beberapa teman saya, ada yang mengalihkan perhatian si calon korban dengan pura-pura muntah atau pura-pura pingsan, pokoknya yang heboh-heboh dan lain daripada yang lain :’D.

Saran saya, jangan letakan dompet di kantong kanan celana, copet-copet langsung hijau matanya melihat ada benjolan berbentuk seperti smartphone di kantong depan celana. Sebaiknya masukan saja ke dalam tas, letakan tas tersebut di bagian depan dan tetap waspada. Jangan terlalu peduli terhadap kejadian aneh yang ada di sekitar kita. Boleh peduli, asal tetap waspada terhadap barang bawaan kita. Semoga bermanfaat & kita semua terhindar dari aksi copet di manapun kita berada :).

Iklan

5 thoughts on “Aksi Copet di Trotoar Jalan

  1. Jadi inget pengalaman kecopetan di halte transjakarta harmoni. Padahal dompet udah ditaro di tas. Mungkin karena antrian yang lama dan banyaknya orang jadi si copet berani buka ritsleting tas saya. Pada akhirnya dompet berpindah tangan dan baru sadar pas turun di halte kalideres. Gara-gara trauma sekarang kalau naik transjakarta selalu taro tas di depan dada. Hehehe

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s