Stand by Me Doraemon (2014)

Stand Doraemon 1Aku ingin begini
Aku ingin begitu
Ingin ini itu banyak sekali
Semua semua semua
Dapat dikabulkan
Dapat dikabulkan
Dengan kantong ajaib
Aku ingin terbang bebas
Di angkasa
Hei… baling baling bambu
La… la… la….
Aku sayang sekali…
Doraemon…

Begitulah bunyi lagu pembuka dari film kartun serial Doraemon yang saya tonton setiap minggu pagi. Saya adalah termasuk generasi yang tumbuh dengan Doraemon, meskipun saya pribadi tidak pernah terlalu suka dengan film kartun serial Doraemon. Saya memang sering menonton film kartun serial Doraemon, tapi film kartun tersebut bukanlah favorit saya :).

Sejak 1969 hingga sekarang, Doraemon telah hadir dalam bentuk buku, film kartun serial, mainan, film layar lebar dan lain-lain. Menjelang akhir tahun 2014 lalu, hadir film layar lebar Doraemon terbaru yaitu Stand by Me Doraemon (2014). Kali ini visualisasi Doraemon dan karakter-karakter lainnya hadir dalam bentuk kartun 3D, gambarnya nampak bagus tanpa merubah ciri-ciri khas dari setiap karakter.

Cerita Stand by Me Doraemon (2014) pada dasarnya mirip dengan Doraemon versi komik. Hidup seorang anak bernama Nobita (Megumi Ōhara), ia memiliki sifat pemalas, ceroboh, kurang percaya diri, manja namun baik hati, setia kawan dan tulus. Nobita kurang pandai dalam urusan akademik dan olahraga, ia pun selalu di-bully oleh Gian (Subaru Kimura) dan Suneo (Tomokazu Seki). Gian berbadan besar dan kuat, sementara itu Suneo adalah anak arogan yang berasal dari keluarga yang kaya.

Stand Doraemon 10

Selain Gian dan Suneo, ada 1 lagi teman Nobita yang sangat Nobita suka, Shizuka Minamoto (Yumi Kakazu). Sayang sekali Shizuka ternyata pada akhirnya akan menikah dengan Hidetoshi Dekisugi (Shihoko Hagino) di masa depan. Bagaimana dengan Nobita? Nobita ternyata akan menikahi adik Gian di masa depan, hiks :’P. Nobita pun akan membangun sebuah perusahaan besar di masa depan, namun sayang perusahaan tersebut gagal dan hancur sehingga meninggalkan banyak hutang bagi keturunan-keturunan Nobita. :'(.

Stand Doraemon 6

Stand Doraemon 7

Stand Doraemon 9

Pada suatu ketika, dengan menggunakan mesin waktu, salah satu keturunan Nobita dari masa depan, Sewashi (Sachi Matsumoto), datang ke masa dimana ketika Nobita masih kecil. Sewashi muncul di laci kamar Nobita bersama seekor robot kucing berwarna biru, Doraemon (Wasabi Mizuta). Sewashi memprogram Doraemon untuk ditinggal di masa tersebut sampai Nobita kecil mencapai kebahagiaan dengan harapan bahwa hal ini akan mengubah masa depan Nobita dan nasib semua keturunan Nobita.

Stand Doraemon 5

Doraemon memiliki kantong ajaib yang dapat memunculkan berbagai alat canggih dari masa depan seperti baling-baling bambu, pintu ajaib dan lain-lain. Setiap Nobita mengalami kemalangan, Doraemon akan hadir dan menolong Nobita. Sayang, walaupun sudah mendapat bantuan dari Doraemon, sifat malas dan ceroboh Nobita kadang membawa bencana bagi Nobita sendiri. Alat-alat canggih dari Doraemon pun terkadang tidak dapat dimanfaatkan sebagaimana mestinya.

Stand Doraemon 2

Stand Doraemon 4

Stand Doraemon 14

Kalau saya perhatikan, fokus dari Stand by Me Doraemon (2014) adalah bagaimana supaya Nobita dapat menikahi Shizuka di masa depan. Bagimana dengan perusahaan Nobita di masa depan yang hancur? Apakah itu ikut berubah juga? Bukankah awal mula kedatangan Sewashi adalah dikarenakan lilitan hutang dari kehancuran perusahaan Nobita tersebut bukan?

Sayang sekali, banyak hal-hal yang tidak dijelaskan pada Stand by Me Doraemon (2014). Meskipun memang ada momen lucu dan momen sedih yang menguras air mata, akhir dari Stand by Me Doraemon (2014) kurang memenuhi ekspektasi saya. Saya pikir Stand by Me Doraemon (2014) akan mengisahkan petualangan Doraemon dari awal sampai akhir. Memang Doraemon adalah sebuah karakter yang kisahnya tidak memiliki ending resmi, tapi sebelum wafat, Fujio F. , pengarang Doraemon, sudah mempersiapkan 3 alternatif ending bagi kisah petualangan Doraemon. Alternatif yang pertama adalah baterai Doraemon habis sehingga Doraemon tidak dapat berinteraksi lagi dengan Nobita. Alternatif yang kedua adalah ternyata selama ini Nobita berhalusinasi dan Doraemon hanyalah tokoh khayalannya saja. Alternatif yang ketiga adalah Nobita mengalami kecelakaan dan meninggal dunia, Doraemon ingin memasukkan Nobita ke dalam surga. Alternatif yang kedua sangatlah gelap dan alternatif yang ketiga terlalu aneh, kisah fantasi kok bawa-bawa surga segala. Naaah alternatif yang pertamalah yang saya suka karena lebih sesuai dengan format cerita Doraemon sebagai cerita bagi semua umur. Saya pikir Stand by Me Doraemon (2014) akan memberikan sebuah ending, entah ending alternatif dari Fujio atau ending versi baru. Weleh-weleh ternyata saya salah, Stand by Me Doraemon (2014) hanya mengisahkan bagaimana Doraemon membantu Nobita agar kelak Nobita di sama depan dapat menikahi Shizuka.

Stand Doraemon 11

Stand Doraemon 13

Stand Doraemon 12

Stand Doraemon 3

Stand Doraemon 8

Namun bagimanapun juga dengan menonton Stand by Me Doraemon (2014) saya kembali ingat akan masa-masa kecil saya, masa-masa dimana saya menonton film kartu serial Doraemon di rumah orang tua saya yang lama. Menurut saya pribadi, Stand by Me Doraemon (2014) layak untuk mendapat nilai 3 dari skala maksimum 5 yang artinya “Lumayan” :).

Sumber: doraemon-3d.com

Iklan

6 thoughts on “Stand by Me Doraemon (2014)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s