Ant-Man (2015)

Ant-Man 1

Setelah kehadiran Spiderman, Hulk, Thor, X-Men, Captain Amerika dan kawan-kawan di layar lebar, ada 1 lagi tokoh komik Marvel yang hadir di bioskop-bioskop tak jauh dari rumah saya pada bulan ini . . . Ant-Man. Ahhhh superhero apaan tuh? Saya sendiri baru dengar, hehee. Dari namanya sih kok ya kurang gagah gitu, manusia semut :’P.

Pada Ant-Man (2015) dikisahkan bahwa Dr. Hank Pym (Michael Douglas) menemukan sebuah partikel yang disebut partikel pym. Partikel tersebut dapat dipergunakan untuk mengecilkan dan membesarkan ukuran tubuh semua mahluk hidup termasuk manusia. Khawatir akan penyalahgunaan penemuannya, Pym menyembunyikan penemuannya tersebut dari dunia terutama pihak militer. Pym kemudian membuat sebuah pakaian tempur yang dilengkapi dengan partikel pym. Dengan menggunakan pakaian tersebut, Pym berubah menjadi Ant-Man. Sesuai dengan versi komik Ant-Man yang terbit di era perang dingin, yaitu sekitar tahun 1960, lawan Ant-Man pada saat itu adalah negara-negara komunis yang secara politis berseberangan dengan Amerika Serikat.

Bertahun-tahun kemudian, Pym yang sudah tua berhasil ditendang dari Pym Technologies oleh murid Pym, Darren Cross (Corey Stoll), melalui politik internal perusahaan Pym Technologies. Ironisnya, Cross dibantu oleh anak Pym sendiri, Hope van Dyne (Evangeline Lilly). Pym memang memiliki hubungan yang kurang harmonis dengan kedua orang terdekatnya tersebut. Kematian istri Pym dan depresi berkepanjangan yang menimpa Pym membuat hubungan Pym dengan Hope tidak harmonis. Sementara itu hubungan Pym dengan Cross memburuk karena Pym menyembunyikan partikel pym dari Cross padahal hubungan mereka dekat sekali. Cross terus berusaha mereplikasi penemuan Pym tersebut sampai akhirnya ia hampir berhasil. Ia berniat membuat pakaian tempur dari partikel tersebut dan menjualnya ke pihak militer.

Ant-Man 17

Melihat niat Cross yang kurang baik, Hope bersatu dengan Pym untuk mencuri prototipe baju tempur Cross yang disebut Yellowjacket. Mereka membutuhkan Ant-Man yang baru, segar dan muda untuk melakukan aksi pencurian tersebut. Akhirnya Scott Lang (Paul Rudd) terpilih sebagai Ant-Man yang baru. Scott adalah maling yang baru saja keluar dari penjara. Selama di penjara, istri Scott meminta cerai kemudian bertunangan dengan seorang polisi. Putri semata wayang Scott pun ikut bersama ibunya. Keadaan ini memberikan motivasi bagi Scott untuk insyaf dan tidak melakukan tindak kriminal lagi. Scott sekarang berubah menjadi Ant-Man untuk mencegah agar formula pym tidak jatuh ke tangan yang salah.

Ant-Man 6

Sebagai Ant-Man, Scott dapat merubah ukuran tubuhnya menjadi kecil sekecil semut namun masih memiliki kekuatan fisik seperti ketika ia berukuran normal sehingga pukulan Ant-Man ketika wujudnya kecil memiliki pengaruh yang sama dengan pukulan Ant-Man ketika tubuhnya berukuran normal. Selain itu Ant-Man dapat pula merubah ukuran benda-benda di sekitarnya menjadi lebih kecil atau lebih besar. Terakhir, Ant-Man mampu berkomunikasi dengan aneka jenis semut sehingga Ant-Man dibantu oleh segelombolan semut ketika sedang melaksanakan misinya. Sebenarnya kalau di dunia komik DC, kekuatan yang mirip seperti ini dimiliki pula oleh tokoh superhero yang bernama Atom, hanya saja Atom tak dapat berkomunikasi dengan semut.

Ant-Man 11

Ant-Man 18

Ant-Man 13

Ant-Man 19

Ant-Man 8

Ant-Man 7

Ant-Man 15

Ant-Man 5

Ant-Man 22

 

Ant-Man 12

 

Ant-Man 4

Ant-Man 16

Ant-Man 20

Ant-Man 10

Sebenarnya saya agak pesimis melihat pemeran Ant-Man. Kok pemeran superhero justru seorang aktor yang lebih sering bermain di film komedi? Ternyata Ant-Man memang bukanlah superhero yang serius seperti Superman atau Captain America. Saya melihat banyak kelucuan-kelucuan selama menonton Ant-Man (2015), apalagi Scott dibantu pula oleh trio mantan narapidana yang kocak yaitu Luis (Michael Peña), Dave (Tip “T.I.” Harris) & Kurt (David Dastmalchian). Ketiganya membantu Ant-Man ketika Ant-Man harus berhadapan dengan lawan-lawannya.

Ant-Man 24

Disini Ant-Man memiliki hubungan yang dekat dengan The Avengers dan Hydra. Salah satu anggota The Avengers pun ikut muncul pada Ant-Man. Di versi komik, Ant-Man pertama alias Dr. Pym adalah salah satu pendiri The Avengers. Ultron, lawan The Avengers pada The Avengers: Age of Ultron (2015) pun merupakan hasil kreasi Dr. Pym. Apakah Ant-Man akan ikut hadir pada film Captain America atau The Avengers berikutnya? Mungkin saja ;).

Ant-Man 23

Ant-Man 21

Ant-Man 9

Ant-Man 14

Ant-Man 3

Ternyata nama yang culun dan kekuatan yang tak sejantan superhero lain tidak membuat Ant-Man (2015) menjadi film yang jelek. Saya suka dengan jalan cerita dan pesan moral yang Ant-Man (2015) berikan. Kostum dan special effect yang mendukung film tersebut pun lumayan bagus. Walaupun Ant-Man tetap bukan superhero favorit saya, film Ant-Man (2015) layak untuk memperoleh nilai 4 dari skala maksimum 5 yang artinya “Bagus”.

Sumber: marvel.com/antman

Trilogi Star Wars (1977, 1980, 1983)

Star Wars 1

A long time ago in a galaxy far, far away…
Kata-kata di atas selalu mengawali film-film Star Wars yang sudah hadir sejak saya belum lahir. Trilogi Star Wars diawali oleh Star Wars atau Star Wars Episode IV: A New Hope (1977), kemudian dilanjutkan oleh Star Wars Episode V: The Empire Strikes Back (1980) dan diakhiri oleh Star Wars Episode VI: Return of the Jedi (1983). Karya legendaris George Lucas ini sempat diterbitkan pada edisi ulang pada tahun 1997 dengan memutakhirkan beberapa special effect pada film original sehingga tampilan Trilogi Star Wars terbit dengan format digital yang sudah dilengkapi oleh special effect termutakhir di tahun 1997 :). Nah pada tahun 1997 lah saya baru menonton ketiga film Star Wars dan mengerti jalan ceritanya. Sewaktu saya pertama kali menonton ketiga film tersebut dari video player, kalau tidak salah saya masih TK, taunya ada orang berkelahi, tembak-tembakan dan robot saja :’D, maklum namanya juga bocah.

Trilogi Star Wars terjadi pada suatu masa dimana teknologi, yang manusia dan berbagai spesies mahluk luar angkasa miliki, sudah memungkinkan mereka untuk hidup di berbagai planet dan hilir mudik menggunakan pesawat luar angkasa. Diantara spesies-spesies tersebut, ada beberapa individu yang memiliki kemampuan untuk mengendalikan sebuah medan energi yang disebut the force. Dengan kemampuan ini, mereka dapat melakukan berbagai hal unik seperti mengendalikan pikiran, telekinesis, clairvoyance dan precognition. Mereka yang menggunakan kebaikan sebagai sumber kekuatannya disebut Jedi, sedangkan mereka yang menggunakan kejahatan sebagai sumber kekuatannya disebut Sith.

Star Wars 20

Star Wars 31

Pada Star Wars Episode IV: A New Hope (1977), Jedi hampir punah dan mayoritas planet dikuasai oleh Galactic Empire yang dipimpin oleh seorang Sith, Empire Palpatine (Ian McDiarmid). Di bawah Palpatine ada Darth Vader (David Prowse & Sebastian Shaw) seorang Sith misterius yang memimpin seluruh pasukan Galactic Empire.

Star Wars 16

Star Wars 7

Galactic Empire memperoleh perlawanan dari sekelompok pemberontak yang menamakan diri mereka Rebel Alliance. Untuk memenangkan pertempuran, Galactic Empire membangun sebuah senjata yang disebut Dark Star. Sayang sebelum Dark Star selesai dibuat, desain rancangan Dark Star berhasil dibawa lari oleh Putri Leia Organa (Carrie Frances Fisher).

Sebelum tertangkap oleh Darth Vader, Leia sempat menaruh pesan beserta desain rancangan Dark Star pada robot R2-D2 (Kenny Baker) yang berhasil meloloskan diri dari Darth Vader dan pasukannya. R2-D2 tidak sendiri, ia ditemani oleh robot C-3PO (Anthony Daniels) yang cerewet.

Star Wars 19

Takdir mempertemukan kedua robot tersebut dengan Luke Skywalker (Mark Hamill), seorang anak petani biasa yang tidak pernah bermimpi akan me jadi penentu dari peperangan antara Galactic Empire dan Rebel Alliance. Setelah menemukan pesan Leia yang dibawa oleh R2-D2, Luke memulai petualangannya untuk menyelamatkan Leia dan membebaskan dunia dari cengkraman tirani Galactic Empire.

Star Wars 3

Perjalanan Luke penuh lika liku dan secara tidak sengaja mengungkap siapa Luke sesungguhnya. Ternyata Luke memiliki bakat untuk menjadi seorang Jedi yang tangguh. Di sini memang terdapat unsur kisah from zero to hero dimana Luke yang pada awalnya hanya anak petani biasa bertransformasi menjadi seorang Jedi.

Star Wars 8

Namun bagaimanapun juga, the force dan Jedi masih menjadi hal yang baru bagi Luke. Ia masih membutuhkan bantuan agar tujuannya tercapai. Untunglah dalam perjalannya, Luke bertemu dengan Han Solo (Harrison Ford) dan Chewbacca (Peter Mayhew), duet penyelundup yang pada akhirnya dapat menjadi sahabat bagi Luke. Ditambah lagi dukungan dari para anggota Rebel Alliance yang siap mendukung. Pertarungan antara pihak Rebel Alliance yang memiliki 1 Jedi muda dengan pihak Galactic Empire yang didukung oleh 2 Sith berpengalaman tidak dapat dielakan lagi.

Star Wars 6

Star Wars 4

Star Wars 21

Star Wars 24

Star Wars 2

Star Wars 18

Star Wars 13

Star Wars 25

Star Wars 11

Sepanjang cerita, Star Wars memang mengangkat tarik ulur antara Jedi dan Sith. Jedi dapat berubah menjadi Sith, dan sebaliknya juga Sith dapat pula insyaf dan menjadi Jedi lagi meskipun hal ini sangat jarang terjadi. Konflik antara Jedi dan Sith adalah hal yang paling saya sukai dari Star Wars. Apalagi perang light saber antara Sith dan Jedi terbilang keren dan original. Peperangan di angkasa pun seru dan keren, semakin menambah nilai plus Star Wars. Tak hanya adegan action-nya saja, kekonyolan R2-D2 dan C-3PO pun lumayan menghibur :).

Star Wars 23

Star Wars 22

Star Wars 28

Star Wars 26

Star Wars 15

Star Wars 14

Star Wars 12

Star Wars 5

Star Wars 17

Star Wars memang telah berhasil menjadi fenomena yang berhasil bertahan hingga saat ini. Saya masih dapat menemui novel, video games, action figures, kostum dan pernak-pernik Star Wars lainnya bertahan di pasaran hingga saat ini. Apalagi konon pada tahun 2015 ini akan hadir film Star Wars terbaru, yaitu kisah pada waktu 30 tahun setelah kisah pada Star Wars Episode VI: Return of the Jedi (1983) terjadi. Semoga filmnya lebih baik daripada Prequel Trilogi Star Wars yang sempat hadir pada tahun 1999. Prequel Trilogi Star Wars tersebut mengisahkan asal mula Darth Vader dan karakter-karakter pada Trilogi Star Wars. Praktis tak ada kejutan disana, aaaahhhh kurang seru. Trilogi Star Wars masih memiliki unsur kejutan terkait hubungan antara Luke, Leia dan Darth Vader . . . ternyata oh ternyata . . . ;).

Star Wars 29

Star Wars 30

Star Wars 32

Star Wars 27

Star Wars 9

Star Wars 10

Saya sudah beberapa kali menonton Trilogi Star Wars dan masih dapat menikmatinya, tak heran komunitas fans Star Wars masih terus hidup sampai sekarang. Ketiga film Star Wars tersebut berhasil menjadi 3 film favorit saya sehingga Trilogi Star Wars layak untuk mendapatkan nilai 5 dari skala maksimum 5 yang artinya “Bagus Sekali”. May the force be with you!

Sumber: http://www.starwars.com

Trilogi Lord of the Rings (2001, 2002, 2003)

Lord Rings 1

Trilogi Lord of the Rings terdiri dari The Fellowship of the Ring (2001), The Two Towers (2002) dan The Return of the King (2003). Ketiganya disutradarai oleh Peter Jackson dan dibuat berdasarkan novel karangan J. R. R. Tolkien. Lord of the Rings menghadirkan dunia Middle-earth yang dipenuhi oleh manusia, peri, hobit, orc, kurcaci dan mahluk-mahluk dongeng lainnya. Alkisah dahulu kala terjadi peperangan besar di Middle-earth. Pada peperangan tersebut, Sauron (Sala Baker), sang raja kegelapan dan kejahatan, mengalami kekalahan dan kehilangan cincin saktinya. Cincin sakti Sauron memang bentuknya sederhana, tidak dilengkapi oleh batu akik seperti yang saat ini sedang populer dikenakan orang-orang, tapi cincin Sauron tersebut mampu memberikan kekuatan spesial bagi siapapun yang memegangnya. Namun cincin tersebut memberikan pengaruh buruk bagi orang-orang di sekitarnya. Sifat serakah dan kepemilikan yang berlebihan atas cincin tersebut akan bangkit, jarang ada mahluk yang mampu menahan kekuatan pengaruh buruk tersebut.

Bertahun-tahun kemudian, Sauron mengumpulkan tenaga dan pengikutnya untuk kembali bangkit, menguasai Middle-earth dan mengalahkan semua kerajaan-kerajaan yang dulu bersatu padu mengalahkannya. Untuk menyempurnakan kekuatannya, Sauron membutuhkan cincinnya. Apabila Sauron berhasil memperoleh cincinnya, maka hampir dapat dipastikan bahwa Sauron akan berhasil menguasai Middle-earth karena kerajaan-kerajaan yang dahulu bersatu mengalahkan Sauron sudah saling tidak peduli dan memiliki masalah masing-masing.

Lord Rings 14

Lord Rings 2

Melihat kondisi ini, Gandalf (Ian McKellen), seorang penyihir sakti, meminta bantuan Frodo Baggins (Elijah Wood) untuk membawa cincin terkutuk Sauron ke Gunung Doom di Mordor. Kenapa Frodo? Ia hanyalah seorang hobit kecil yang tak mahir berkelahi. Cincin tersebut hanya dapat dihancurkan bila ia dibuang ke dalam kawah Gunung Doom yang panas sekali dan hanya mahluk berhati bersihlah yang mampu bertahan lebih lama terhadap pengaruh buruk cincin tersebut bila dengan dibandingkan mahluk-mahluk lainnya. Sementara itu Frodo adalah seorang hobit berhati bersih yang hidup bersahaja dan penuh kedamaian di negri Shire yang asri. Frodo-lah hobit yabg tepat untuk misi ini.

Lord Rings 18

Perjalanan Frodo menuju Gunung Doom tidaklah mudah karena ia harus melewati daerah-daerah yang berbahaya dan ia juga harus menghindar dari kejaran para pengikut Sauron. Untunglah Frodo dibantu oleh Samwise Gamgee (Sean Astin), Aragorn (Viggo Mortensen), Legolas (Orlando Bloom), Gimli (John Rhys-Davies), Boromir (Sean Bean), Meriadoc “Merry” Brandybuck (Dominic Monaghan) dan Peregrin “Pippin” Took (Billy Boyd). Samwise adalah sahabat setia Frodo yang terus menemani Frodo disaat Frodo harus berjuang melawan pengaruh buruk dari cincin Sauron yang Frodo bawa. Merry & Pippin ada 2 hobit yang agak sedikit konyol tapi tetap siap sedia mendukung Frodo dalam menjalankan misinya. Boromir adalah kesatria Gondor yang terhormat, kuat, berjiwa kepemimpinan yang besar, memiliki banyak gelar dan penghargaan di mana-mana, namun sayang Boromir sangat lemah ketika berhadapan dengan godaan cincin Sauron. Gimli adalah ksatria dari ras kurcaci yang sedikit penggerutu, solider dan pantang menyerah walaupun ukuran badannya mungil. Legolas merupakan anak dari raja peri-peri Mirkwood Selatan yang mahir menggunakan panah, perawakannya yang rupawan membuat teman-teman saya yang perempuan gemar melihat Legolas, ahhh jangan-jangan Legolas adalah alasan mereka menonton Lord of the Rings :’D. Aragorn adalah karakter favorit saya di Lord of the Rings, pada awalnya Aragorn memang hanyalah seorang kesatria tak jelas yang ikut dengan rombongan Frodo, lama kelamaan terungkap fakta bahwa Aragorn ternyata adalah pewaris sah dari tahta kerajaan Gondor.

Lord Rings 4

Lord Rings 8

Lord Rings 5

Lord Rings 12

Lord Rings 11

Lord Rings 20

Lord Rings 6

Petualangan Frodo dan kawan-kawan menjelajahi Middle-earth cukup menarik untuk diikuti. Aksi-aksi yang ditampilkan terbilang apik, ditambah lagi gambaran akan dunia Middle-earth pada film-film ini benar-benar bagus sekali.

Lord Rings 10

Lord Rings 22

Lord Rings 16

Lord Rings 21

Sampai saat ini, Lord of the Rings memang termasuk film dengan anggaran yang spektakuler, namun keuntungannya juga spektakuler. Sayang saya tidak terlalu suka dengan film pertama Lord of the Rings, The Fellowship of the Ring (2001), soundtrack-nya agak membosankan, ditambah dengan jalan cerita yang datar. Untunglah film kedua dan ketiga Lord of the Rings memiliki tempo cerita yang lebih cepat dan tidak membosankan walaupun soundtrack yang dipergunakan kurang lebih mirip dengan film pertama Lord of the Rings ;). The Two Towers (2002) dan The Return of the King (2003) bisa dikatakan masuk ke dalam daftar film favorit saya.

Lord Rings 23

Lord Rings 7

Lord Rings 17

Lord Rings 9

Lord Rings 15

Lord Rings 13

Lord Rings 3

Olehkarena itulah secara keseluruhan trilogi ini layak untuk memperoleh nilai 4 dari skala maksimum 5 yang artinya “Bagus”. Sebenarnya setelah sukses ketiga film Lord of the Rings, muncul 3 film prequelnya yaitu trilogi The Hobbit yang dibuat berdasarkan novel J. R. R. Tolkien juga. Ahhh sayang bagi saya pribadi kualitas trilogi The Hobbit jauh dibawah trilogi Lord of the Rings ;).

Sumber: http://www.lordoftherings.net

Terminator Genisys (2015)

Terminator Genisys 1

Pada bulan puasa tahun ini hadir film layar lebar kelima Terminator yaitu Terminator Genisys (2015). Sebelum Terminator Genisys (2015) sudah ada The Terminator (1984), Terminator 2: Judgment Day (1991), Terminator 3: Rise of Machine (2003) dan Terminator Salvation (2009). Menurut saya cerita pada Terminator Genisys (2015) mengacak-acak cerita keempat film Terminator sebelumnya tapi tidak dengan cara yang rumit sehingga penonton yang belum pernah menonton keempat film Terminator terdahulu akan tetap mengerti jalan cerita Terminator Genisys (2015). Tapi menurut saya, akan lebih seru lagi kalau kita sudah tahu cerita pada keempat film Terminator terdahulu sebelum menonton Terminator Genisys (2015).

Sebagai pengantar, saya bahas dahulu keempat film Terminator terdahulu yaaa, tapi singkat saja ;). Pada The Terminator (1984) dikisahkan bahwa Skynet, sebuah komputer super cerdas buatan manusia, menguasai mayoritas sistem komputer yang manusia miliki, termasuk sistem persenjataan militer negara-negara maju. Pada suatu hati di tahun 1997, Skynet mengendalikan nuklir untuk memusnahkan umat manusia, hari tersebut dikenal dengan nama judgment day. Sejak itulah bumi dikuasai mesin, manusia-manusia diburu dan dibunuh. Berawal dari perlawanan kecil-kecilan sampai perlawanan besar-besaran, akhirnya umat manusia berhasil mengalahkan mesin dengan dipimpin oleh John Connor, seorang pemimpin kharismatik yang punya pengaruh besar. Sebelum benar-benar “habis”, Skynet melancarkan strategi yang dapat membatalkan kememangan umat manusia. Skynet menggunakan mesin waktu untuk mengirimkan Terminator T-800 (Arnold Schwarzenegger), cyborg yang memiliki wujud seperti manusia. Terminator tersebut dikirim ke tahun 1984 untuk membunuh ibu John Connor, Sarah Connor (Linda Hamilton). Setelah memenangkan pertempuran dengan tentara-tentara mesin, John Connor menemukan mesin waktu milik Skynet dan mengirimkan orang kepercayaannya, Kyle Reese (Michael Biehn), ke tahun 1984 untuk melindungi Sarah Connor. Pada akhirnya Kyle menjalin hubungan percintaan dengan Sarah sampai Sarah hamil dan mengandung.

Terminator Genisys 4

Pada Terminator 2: Judgment Day (1991), dikisahkan bahwa pada tahun 1995 anak Kyle dan Sarah sudah berumur 10 tahun. Entah bagaimana, Skynet dapat mengirimkan Terminator T-1000 (Robert Patrick) untuk membunuh John Connor kecil (Edward Furlong). Terminator yang dikirim Skynet kali ini bersifat seperti besi cair dan mampu merubah wujudnya menjadi apapun, berbeda dengan Terminator yang Skynet kirim ke tahun 1984. John Connor dewasa di masa depan tidak tinggal diam, ia mengirim Terminator T-800 (Arnold Schwarzenegger) untuk melindungi John Connor kecil.

Terminator Genisys 18

Terminator Genisys 20

Terminator Genisys 19

Pada Terminator 3: Rise of Machine (2003) dikisahkan bahwa sejarah telah berubah, judgment day tidak terjadi di tahun 1997. Seperti biasa, Skynet berhasil mengirimkan Terminator untuk membunuh John Connor (Nick Stahl) di tahun 2004. Kali ini Skynet mengirimkan Terminator T-X (Kristanna Loken) tidak hanya untuk membunuh John, tapi untuk membunuh pula orang-orang yang di masa depan akan membantu John menumbangkan Skynet. Terminator T-800 (Arnold Schwarzenegger) didatangkan kembali dari masa depan untuk melindungi John Connor dan kawan-kawan. Terus terang disini saya merasa kualitas film Terminator mulai menurun, saya kurang suka dengan Terminator 3: Rise of Machine (2003).

Terminator Genisys 21

Kemudian pada Terminator Salvation (2009) dikisahkan bahwa pada tahun 2018, John Connor (Christian Bale) memimpin sekelompok tentara manusia untuk melawan tirani para mesin yang dipimpin Skynet. Inilah pertama kalinya saya melihat film Terminator yang latar belakangnya adalah dunia setelah judgment day terjadi, dunia yang dikuasai para mesin. Film-film Terminator sebelumnya lebih banyak mengambil latar belakang ketika dunia belum menghadapi judgment day terjadi.

Terminator Genisys 15

Terminator Genisys 16

Naaahh keempat film Terminator terdahulu relatif mengikuti benang merah yang sama, perubahan-perubahan sejarah akibat mesin waktu Skynet pun terbilang sederhana. Melanjutkan Terminator Salvation (2009), Terminator Genisys (2015) diawali dengan bagaimana John Connor (Jason Clarke) dan para pengikutnya hampir berhasil mengalahkan Skynet. Ketika pada akhirnya pusat Skynet berhasil dikuasai oleh John dan kawan-kawan, John menemukan mesin waktu Skynet dan mengirim Kyle Reese (Jai Courtney) ke tahun 1984 seperti yang dikisahkan pada The Terminator (1984), hanya saja kali ini terdapat beberapa keanehan. Sesaat sebelum Kyle terkirim ke tahun 1984, ia melihat John dibekap dari belakang oleh sesosok misterius. Kemudian selama proses pengiriman ke tahun 1984, Kyle memperoleh bayangan-bayangan akan ingatan yang ia sendiri tak tahu kapan ia mengalaminya. Kyle melihat bayangan akan orang tua yang belum pernah ia temui, perayaan ulang tahun yang ia sendiri belum pernah rayakan dan bayangan akan sebuah operating system bernama Genisys beserta hubungannya dengan Skynet.

Terminator Genisys 11

Terminator Genisys 7

 Terminator Genisys 10

Terminator Genisys 8

Mirip seperti kisah pada The Terminator (1984), ketika Kyle tiba di tahun 1984, ia harus menghadapi Terminator T-800 yang diprogram untuk membunuh Sarah. Tapi sejarah sudah berubah karena Sarah yang Kyle temui bukanlah Sarah yang sama seperti Sarah pada film The Terminator (1984). Sarah Connor (Emilia Clarke) yang Kyle temui diasuh oleh sebuah Terminator T-800 tua (Arnold Schwarzenegger) sejak kecil. Bersama-sama, Kyle, Sarah dan T-800 tua menghadapi Terminator T-800 lain (Arnold Schwarzenegger), tokoh antagonis pada The Terminator (1984). Kemudian mereka menghadapi pula tokoh antagonis pada Terminator 2: Judgment Day (1991), Terminator T-1000 (Lee Byung-hun).

Terminator Genisys 5

Terminator Genisys 13

Terminator Genisys 3

Terminator Genisys 14

Terminator Genisys 9

Terminator Genisys 6

Jalur waktu pada Terminator Genisys (2015) semakin acak-acakan ketika Sarah dan Kyle berhasil membuat mesin waktu dari chip T-800 yang berhasil mereka kalahkan. Keduanya memutuskan untuk pergi ke tahun 2017, mengikuti petunjuk dari bayangan-bayangan ingatan yang Kyle lihat ketika sedang menuju ke tahun 1984. Mereka bermaksud untuk menyelidiki apa hubungan antara Genisys dan Skynet. Tanpa diduga, di tahun 2017 mereka bertemu dengan John Connor yang datang dari masa depan, hancur minah, makin acak-acakan nih x__x.

Terminator Genisys 17

Terminator Genisys 12

Terminator Genisys 2

Masa depan, masa lalu, semuanya bisa berubah-ubah terus, wah bisa panjang ni film. Saya rasa Terminator akan menjadi seperti film-film Resident Evil, film barunya akan terus bermunculan di bioskop tanpa menggunakan kata-kata bahwa ini film kelima atau keenam atau kesekian. Arnold Schwarzenegger pun mungkin akan terus muncul sebagai pemeran abadi Terminator T-800 :). Terminator Genisys (2015) akhirnya tidak menggantung, namun masih banyak pertanyaan yang tak terjawab pada film ini. Saya lebih suka dengan The Terminator (1984) dan Terminator 2: Judgment Day (1991) dibandingkan Terminator Genisys (2015). Tapi Terminator Genisys (2015) tetap lebih bagus dari pada Terminator 3: Rise of Machine (2003) dan Terminator Salvation (2009) karena jalan ceritanya lebih menarik dan adegan aksinya lumayan seru :). Pantaslaaaah untuk dijadikan hiburan disaat liburan tiba. Terminator Genisys (2015) layak untuk memperoleh nilai 3 dari skala maksimum 5 yang artinya “Lumayan”.

Sumber: www.terminatormovie.com

The Hunting Party (2007)

Hunting Party 1

Masih ingat dengan tragedi pemusnahan etnis muslim bosnia pada tahun 1992-1995 lalu? Perang tersebut adalah pemusnahan etnis masal pertama yang terjadi setelah perang dunia kedua. Menyusul pecahnya negara Yugoslavia, daerah Bosnia yang merupakan bagian dari Yugoslavia ingin mendirikan negara sendiri. Namun hal tersebut ditentang oleh kalangan dari petinggi-petinggi etnis Serbia. Etnis Serbia memang merupakan etnis terbesar di Yugoslavia. Pertumpahan darah tak dapat dielakkan ketika Tentara Yugoslavia datang menyerbu Bosnia yang mayoritas penduduknya beragama islam. Perang berakhir dengan campur tangan Amerika Serikat & NATO. Para petinggi Serbia dinyatakan sebagai penjahat perang dan harus dihukum.. . . . . andai tertangkap, kalau tak tertangkap yaaa statusnya buron saja terus sampai kiamat x__x.

Nah The Hunting Party (2007) mengangkat kisah perburuan salah satu penjahat perang tersebut. Jangan harap kita akan melihat aksi tentara NATO apalagi Amerika Serikat seperti saat mereka sedang memburu Osama. Karakter utama atau si pemburu pada The Hunting Party (2007) adalah seorang wartawan stres, Simon Hunt (Richard Gere).

Sesaat setelah perang Bosnia usai, Simon melakukan tindakan yang tidak pantas ketika membawakan sebuah siaran langsung TV terkait pembantaian etnis muslim Bosnia. Ia langsung dipecat dan menghilang dari dunia jurnalistik. Padahal sebelum insiden tersebut, Simon adalah wartawan yang cukup ternama dan sering meliput di daerah-daerah konflik.

Hunting Party 6

Hunting Party 9

Bertahun-tahun kemudian Simon kembali ke daerah bekas negara Yugoslavia untuk memburu Dragoslav “The Fox” Bogdanović (Ljubomir Kerekeš). Simon tidak sendiri, ia dibantu oleh sahabat sekaligus mantan kameramannya, Duck (Terrence Howard). Karena ketika Simon bertemu Duck, Duck sedang didampingi oleh Benjamin Strauss (Jesse Eisenberg), maka Benjamin pun ikut terseret ke dalam kegian perburuan ini. Mampukah mereka memburu penjahat perang yang tak dapat NATO dan Amerika Serikat temukan?

Hunting Party 5

MCDHUPA EC013

Hunting Party 2

Hunting Party 4

Hunting Party 7

Hunting Party 8

Sepanjang film diputar, terdapat flashback yang menjelaskan kenapa Simon menjadi stres dan sangat benci The Fox. Saya suka dengan alur cerita The Hunting Party (2007), ceritanya tidak membosankan, memiliki sedikit humor dan membuat saya penasaran :).

Sebenarnya akan sangat memalukan apabila pada kehidupan nyata, buronan penjahat perang dapat ditemukan oleh sepasang wartawan yang tidak memiliki kemampuan dan fasilitas seperti tentara atau agen rahasia sekelas CIA. Karakter The Fox memang hanyalah fantasi saja, namun profilnya mirip sekali dengan profil mantan presiden Republik Serbia, Radovan Karadžić, yang buron antara tahun 1996 sampai dengan tahun 2008. Penangkapan pada tahun 2008 pun terjadi ketika Republik Serbia sedang mendaftarkan diri untuk bergabung dengan Uni Eropa. Selamban itukah kerja Republik Serbia, Amerika Serikat dan sekutunya?

The Hunting Party (2007) memang agak menyindir kekurangniatan Republik Serbia, Amerika Serikat dan sekutunya dalam memburu penjahat perang Bosnia. Saya yakin The Hunting Party (2007) pasti kurang disukai oleh masyarakat Serbia karena film ini agak memojokkan Serbia, tapi saya tetap suka dengan cara The Hunting Party (2007) menyindir, terlebih lagi jalan ceritanya mudah dicerna dan menarik. Karena itulah The Hunting Party (2007) layak untuk mendapatkan nilai 4 dari skala maksimum 5 yang artinya “Bagus” ;).

The Incredibles (2004)

The Incredibles 12

Kali ini saya akan membahas mengenai film animasi yang bercerita mengenai keluarga Parr. Keluarga Parr bukan keluarga sembarang lhooo, semua anggota keluarga ini memiliki kemampuan super ;). Keluarga ini terbentuk ketika superhero dengan kekuatan fisik yang sangat besar, Mr. Incredibles alias Bob Parr (Craig T. Nelson), menikah dengan superhero yang memiliki kekuatam kelentulan tubuh di atas rata-rata, Elastigirl alias Helen (Holly Hunter). Keduanya kemudian dikaruniai oleh 3 orang anak yaitu Dashiell Robert “Dash” Parr (Spencer Fox), Violet Parr (Sarah Vowell) dan Jack Parr (Eli Fucile dan Maeve Andrews). Dash memiliki kemampuan untuk bergerak secepat kilat seperti The Flash. Violet dapat membuat tubuhnya tak terlihat dan dapat membangkitkan medan energi mirip dengan Jedi di film Star Wars :). Jack masih balita dan kemampuannya masih misterius, di akhir film kita akan mengetahui apa kemampuan super Jack.

Keluarga ini hidup di pinggiran kota dan tidak diperbolehkan lagi menggunakan kekuatan super mereka sejak pemerintah melarang penggunaan kekuatan super oleh orang-orang yang memiliki kekuatan super. Bob, si kepala keluarga, tidak puas dan merasa jenuh dengan kehidupannya sekarang. Ia rindu akan kehidupan masa lalunya sebagai Mr. Incredibles, superhero pembela kebenaran dan penumpas kejahatan.

The Incredibles 11

The Incredibles 9

The Incredibles 8

Bak gayung bersambut, Bob langsung menyetujui proposal seorang wanita misterius untuk kembali menjadi Mr. Inredibles. Misi Mr. Incredibles cukup sederhana, menghancurkan robot Omnidroid. Sayang wanita misterius tersebut ternyata bekerja untuk Syndrome (Jason Lee), seorang penjahat super yang memiliki dendam pribadi kepada Mr. Incredibles.

Mr. Incredibles akhirnya terjebak di sebuah pulau dan tidak pulang ke rumah. Kemudian sang istri, Helen Parr, dan ketiga anaknya pergi mencari Mr. Incredibles dengan berbekal kekuatan super yang mereka miliki.

The Incredibles 4

The Incredibles 5

The Incredibles 3

The Incredibles 7

The Incredibles 10

Film animasi seperti The Incredibles (2004) tentunya mudah ditebak akhirnya. Tapi saya pribadi senang dengan jalan cerita film ini yang mengisahkan kekompakan sebuah keluarga ketika ditimpa musibah. Film ini cocok untuk ditonton bersama-sama dengan keluarga kita, pesan moralnya bagus untuk dijadikan pengingat bagi kita semua.

The Incredibles 2

The Incredibles 6

The Incredibles 1

Untuk film keluaran tahun 2004, animasi yang ditampilkan The Incredibles (2004) terbilang halus dan nyaman tuk dilihat. Tak heran kalau The Incredibles (2004) mampu memenangkan Academy Awards untuk kategori Best Animated Feature.
Saya rasa The Incredibles (2004) pantas untuk memperoleh nilai 4 dari skala maksimum 5 yang artinya “Bagus”.

Sumber: movies.disney.com/the-incredibles

Punisher: War Zone (2008)

Punisher War Zone 1

The Punisher adalah salah satu tokoh komik Marvel yang komiknya sudah terbit sejak saya masih kecil. Karakter ini sebenarnya tidak memiliki kekuatan super, ia ahli dalam menggunakan berbagai senjata dan mahir berkelahi. Rasa dendam dan haus akan darah para penjahatlah yang menjadi kekuatan utama The Punisher. Pembunuhan anak dan istrilah yang membuat Frank Castle berubah menjadi The Punisher. Dengan nama The Punisher, Frank berburu membunuh para penjahat yang ia temui, Ia bertindak di luar koridor hukum.

Punisher War Zone 4

Punisher War Zone 8

Punisher War Zone 10

Pada 2008 lalu hadir kisah The Punisher di layar lebar untuk yang ketiga kalinya. Namun film yang berjudul Punisher: War Zone ini tidak berhubungan dengan 2 film The Punisher lainnya. Kali ini The Punisher alias Frank Castle (Ray Stevenson) melakukan kesalahan ketika ia sedang memburu Billy Russoti (Dominic West). Dalam insiden tersebut, The Punisher tidak sengaja membunuh polisi yang sedang menyamar menjadi anak buah Billy. Pada insiden itu pulalah Billy jatuh ke dalam mesin yang membuat fisiknya rusak, sejak saat itulah Billy berubah menjadi Jigsaw yang wajahnya menyeramkan.

Punisher War Zone 3

Punisher War Zone 7

Punisher War Zone 6

Dengan dibantu oleh saudaranya yang agak kurang waras, James Russoti alias Loony Bin Jim alias LBJ (Doug Hitchinson), Jigsaw berniat membalas dendam keoada The Punisher dengan menyelidiki dimana markas persembunyian The Punisher dan berusaha melukai semua orang yang berhubungan dengan The Punisher.

Sementara itu Frank mulai berfikir untuk berhenti menjadi The Punisher karena ia dihantui oleh rasa bersalah telah salah membunuh orang. Frank mulai meragukan apakah tindakannya sebagai The Punisher selama ini benar?

Punisher War Zone 9

Punisher War Zone 5

Punisher War Zone 2

Film ini terbilang sadis dan tidak pantas ditonton oleh anak kecil, namun bagi saya pribadi adegan kekerasannya terbilang seru dan bagus, sadisnya bukan sadis menjijikan seperti film Saw (2004) kok ;). Jalan ceritanya pun tak terlalu datar, tidak membosankan. Secara keseluruhan Punisher: War Zone (2008) pantas untuk memperoleh nilai 4 dari skala maksimum 5 yang artinya “Bagus”. Saya lebih suka film ini ketimbang The Punisher (2004)

Sumber: www.punisherwarzonemovie.com

Rear Window (1954)

Rear Window 1

Rear Window adalah film lawas karya Alfred Hitchcock yang mengisahkan “kekepoan” Jefferies (James Stewart) ketika ia terpaksa harus beristirahat di dalam unit apartemennya. Jeff terluka ketika sedang bekerja sehingga kakinya harus digips dan ia harus menggunakan kursi roda.

Jendela apartemen Jeff yang lebar menghadap ke arah jendela-jendela apartemen lain, jalan dan bagian halaman apartemen lain. Karena pada waktu itu sedang musim panas, sebagian tetangga Jeff membuka lebar-lebar jendela mereka sehingga Jeff dapat melihat kegiatan para tetangganya. Mengamati kegiatan para tetangganya itulah kegiatan Jeff selama ia terjebak di kursi roda. Karena latar belakang Rear Window (1954) adalah tahun 1950-an, maka tidak semua penghuni apartemen memiliki AC. Hal ini sangat jauh berbeda dengan keadaan sekarang. Saya sendiri tinggal di apartemen yang jendelanya menghadap ke arah jendela tetangga-tetangga saya. Karena di apartemen tersebut sudah ada AC, maka hampir tidak ada jendela tetangga saya yang terbuka. Tapi sekalinya ada yang terbuka, terus terang saya merasa penasaran dan ingin melihat sedang apakah tetangga saya :’D. Dengan demikian saya dapat memahami rasa penasaran yang karakter Jeff rasakan, apalagi Jeff tidak memiliki kegiatan atau hiburan, pastilah ia merasa bosan.

Rear Window 6

Rear Window 5

Rear Window 4

Masalah terjadi ketika Jeff menyaksikan perilaku yang mencurigakan dari salah satu tetangganya. Menurut Jeff, telah terjadi pembunuhan di dalam unit apartemen salah satu tetangganya, Lars Thorwald (Raymond Burr). Karena kurangnya bukti, polisi tidak mempercayai Jeff. Penasaran, Jeff mengajak Lisa Carol Fremont (Grace Kelly) dan Stella (Thelma Ritter) untuk membantunya dalam melakukan penyelidikan.

Rear Window 2

Rear Window 3

Penyelidikan yang mereka lakukan cukup menarik tapi menurut saya daya tarik dari Rear Window (1954) adalah bagaimana film ini menggambarkan kegiatan Jeff yang mengamati kegiatan tetangga-tetangganya tanpa membuat saya mengantuk. Latar belakang Rear Window (1954) tidak pernah berpindah dari apartemen Jeff, semuanya terjadi di sana. Peristiwa yang terjadi di apartemen para tetangga Jeff pun hanya diperlihatkan dari jendela unit apartemen Jeff, ini adalah karya Hitchcock yang original dan kreatif. Oleh karena itulah Rear Window (1954) layak untuk memperoleh nilai 4 dari skala maksimum 5 yang artinya “Bagus”.

Minions (2015)

Minions 1

Pada film animasi Despicable Me (2010) dan Despicable Me 2 (2013) terdapat karakter mahluk-makluk kuning mungil yang agak konyol dan gila tingkahnya, minion namanya. Saya sering tertawa terbahak-bahak melihat tingkah mereka :D. Maka saya sudah memasukkan Minions (2015) ke dalam daftar film yang akan saya tonton sejak awal tahun ini :D.

Pada Minions (2015) dikisahkan bahwa minion-minion sudah ada sejak zaman prasejarah. Mereka selalu hidup menghamba kepada mahluk paling jahat yang mereka temui. Sayang tingkah para minion justru sering merugikan tuan mereka sehingga mereka sering kali kehilangan tuan yang mereka layani.

Minions 2

Hal ini terus terjadi berulang-ulang hingga tibalah suatu masa dimana para minion hidup di dalam gua, tanpa tuan yang mereka layani. Tak lama mereka merasakan kehampaan dalam hidup mereka. Minion memang tidak dapat hidup tanpa tuan yang dapat mereka layani.

Untuk menanggulangi masalah ini akhirnya 3 minion yang bernama Kevin, Stuart & Bob (Pierre Coffin) pergi keluar dari gua untuk mencarikan seorang tuan yang jahat untuk mereka layani. Perjalanan ketiga minion ini mempertemukan mereka dengan Scarlet Overkill (Sandra Bullock), penjahat ternama yang sedang naik daun. Apakah Scarlet mampu menjadi tuan bagi para minion? Melihat tingkah-tingkah minion sebelumnya, seperti tidak. Karakter Gru pada Despicable Me (2010) dan Despicable Me 2 (2013) memang sudah paling pantas untuk menjadi tuan bagi minion-minion :).

Minions 6

Minions 4

Minions 9

Minions 3

Minions 5

Minions 7

Minions 8

Kekonyolan para minion pada Minions (2015) memang mampu menghibur saya. Tingkah mereka masih tetap gila, tapi tingkah gila dan orientasi minion pada kejahatanlah yang membuat Minions (2015) tidak pantas untuk ditonton oleh anak-anak. Namun cerita Minions (2015) terlalu aneh, terlalu menghayal dan agak sederhana sehingga rasanya orang dewasa tidak akan terlalu suka dengan ceritanya. Berhubung Minions (2015) masih mampu menghibur saya, maka Minions (2015) masih mampu tuk memperoleh nilai 3 dari skala maksimum 5 yang artinya “Lumayan”, tidak sebagus Despicable Me (2010) dan Despicable Me 2 (2013) v(^_^)v.

Sumber: http://www.minionsmovie.com