Gurih Nikmat Bakso Pak Ndut Penuh Tetelan

Sepulang dari pekerjaan malam, biasanya saya kelaparan nih di jam tanggung. Dibilang pagi tidak, dibilang siang juga tidak. Saya terkadang mampir di Bakso Pak Ndut yang ada di seberang Masjid Al Muhajirin, Jalan Kelapa Kuning Raya, Pondok Kelapa, Duren Sawit, Jakarta Timur. Di lokasi tersebut, Pak Ndut berjualan bergantian dengan tukang bakso lain. Jadi kalau hari ini ada Bakso Pak Ndut, berarti esok dia tidak ada, lusa baru ada lagi.

Lama kelamaan, Bakso Pak Ndut berhasil buka cabang baru di tempat yang lebih permanen dan buka setiap hari. Lokasinya tak jauh dari Masjid, tepatnya di persimpangan antara Jl. Kelapa Sawit Raya dengan Jl. Kampung Gandaria, Pondok Kelapa, Jakarta Timur. Saya sendiri terkadang mampir ke cabang baru ini karena jam bukanya setiap hari ;).

Ada apa di Bakso Pak Ndut? Ya jelas mie bakso. Bakso urat dan bakso halusnya sama-sama mantab. Baksonya lembut dan memiliki aroma daging yang pas. Kemudian kuahnya sangat gurih. Saya sendiri terkadang tidak menggunakan sambal, karena kuahnya sendiri sudah enak tanpa tambahan apapun. Terakhir, Bakso Pak Ndut selalu menambahkan tetelan daging dan gajih, lengkap dengan tulangnya hehehehe. Dibandingkan beberapa tahun yang lalu, ukuran tetelannya memang sudah mengecil, tapi masih terbilang ok-lah.

Bakso Pak Ndut merupakan bakso favorit saya di sekitar Pondok Kelapa. Warung bakso yang satu ini layak untuk memperoleh nilai 4 dari skala maksimum 5 yang artinya “Enak”.

The Hunt (2020)

The Hunt (2020) mengisahkan perburuan manusia oleh sekelompok orang kaya. Entah apa alasannya, terjadu penculikan terhadap sekelompok orang yang tidak saling kenal. Mereka kemudian dilepaskan di sebuah area misterius untuk diburu.

Para memburu menggunakan berbagai taktik. Mulai dari yang langsung tembak menggunakan senjata api, granat dan panah. Sampai ada yang melakukan penyamaran sebelum membunuh demi kesenangan semata.

Perlahan, siapa dan kenapa semua ini terjadi dapat terkuak. Para pemburu yang pada awalnya seolah mengetahui segalanya, ternyata melakukan kesalahan fatal. Kesalahan fatal yang tidak disadari sejak awal. Sesuatu yang membuat acara perburuan mereka kacau balau.

Bagaimana para pemburu melakukan perburuan ada yang menarik, tapi ada pula yang klise dan membosankan. Tapi saya suka bagaimana para karakter antagonis termakan permainan mereka sendiri. Pada akhirnya, The Hunt (2020) memang berhasil memberikan akhir yang memuaskan.

Sayang unsur misteri pada film ini seilah menguap dan kurang menarik pada pertengahan film. Saya sendiri menjadi kurang peduli mengenai alasan di balik perburuan tersebut.

Maka, saya rasa The Hunt (2020) layak untuk memperoleh nilai 3 dari skala maksimum 5 yang artinya “Lumayan”. Not bad laaaah, dapat dijadikan selingan setelah WFH ;).

Sumber: http://www.uphe.com

My Little Pony: A New Generation (2021)

Masih ingat dengan Putri Twilight Sparkle dan kawan-kawan pada My Little Pony? Franchise My Little Pony telah beberapa kali mengalami reinkarnasi dan sukses menarik perhatian anak-anak. Dengan tema persahabatan yang terus diusung, Twilight dan kawan-kawan berhasil menjadi idola yang baik.

Pada 2021 ini, franchise My Little Pony melakukan reinkarnasi yang cukup berani. Mereka mencoba mengubah latar belakang beserta karakter utamanya dengan lebih frontal. Hal ini tentunya dapat memberikan peluang bagi cerita yang lebih segar dan berbeda.

Twilight dan kawan-kawan tidak akan hadir secara langsung pada My Little Pony: A New Generation (2021). Latar belakang film My Little Pony ini adalah keadaan dunia jauh di masa setelah era Twilight dan kawan-kawan. Sebuah era dimana persahabatan Twilight dan karakter My Little Pony lainnya telah menjadi legenda. Sayang, legenda Twilght dan kawan-kawan ini lama kelamaan sudah merubah menjadi mitos. Sebuah mitos yang diragukan kebenarannya.

Kok bisa? Agak berbeda dengan dunia My Little Pony yang lama. Dunia My Little Pony yang baru ini adalah dunia dimana pony tidak lagi bersatu dan hidup berdampingan. Pada dasarnya pony terbagi 3 yaitu pony bumi, unicorn dan pegasus. Semua hanya karena perbedaan ciri fisik dan legenda akan kemampuan dan kebiasaan yang berbeda. Perbedaan yang berhasil memecah belah para pony.

Sang karakter utama hadir sebagai seorang pony yang percaya bahwa era Twilight dan kawan-kawan dapat terjadi kembali. Ia percaya bahwa semua pony dapat bersahabat tanpa saling curiga.

Belakangan, semakin terlihat bahwa semua pony sama-sama hidup dibalik rasa curiga dan berbagai kebohongan. Sesuatu yang dapat diperbaiki hanya dengan persahabatan. Mirip seperti pendahulunya, My Little Pony: A New Generation (2021) berbicara lantang mengenai persahabatan.

Hanya saja, My Little Pony: A New Generation (2021) didukung oleh animasi yang sangat cantik. Saya suka sekali dengan animasinya yang lebih 3 dimensi dan sangat halus. Untuk film animasi keluaran 2021, film ini terbilang bagus sekali kualitas animasinya.

Sayang cerita film ini mudah ditebak dan ada beberapa bagian film yang agak bertele-tele. Semua karakternya dibuat relatif baik semua. Tidak ada karakter yang mutlak jahat pada film ini. Yang ada hanyalah karakter yang khilaf saja hehehehehehe. Yahhhh, pada intinya semua hanyalah salah faham saja.

Secara keseluruhan, film My Little Pony generasi terbaru ini masih layak untuk memperoleh nilai 3 dari skala maksimum 5 yang artinya “Lumayan”. Sementara ini, anak saya masih tetap lebih senang dengan Pinky Pie, karakter My Little Piny generasi yang sebelumnya. Karakter-karakter pada My Little Pony: A New Generation (2021) masih belum ada yang bisa menggantikannya.

Sumber: mylittlepony.hasbro.com

Serial Squid Game

Serial Ojing-eo Geim atau Squid Game mengisahkan kompetisi maut dengan hadiah yang sangat besar. Pemenang kompetisi ini akan kaya mendadak. Sedangkan sisanya akan menemui ajal. Permainan yang dimainkan pada kompetisi tersebut adalah permainan klasik anak-anak Korea. Ada beberapa permainan yang saya sendiri tidak kenal. Squid game sendiri merupakan permainan yang dimainkan pada akhir konpetisi. Sekilas permainannya seperti galaksin atau gobak sodor. Selain itu terdapat pula permainan anak-anak lain seperti kelereng, tarik tambang dan lain-lain.

Kisah mengenai bagaimana sekelompok orang saling bunuh demi meraih kemenangan, sudah banyak diangkat menjadi cerita film. Yang spesifik mengangkat tema permainan anak pun sudah pernah hadir melalui As the Gods Will (2014). Tapi ada sesuatu yang berbeda dari Serial Squid Game. Film seri ini sangat berbeda dengan As the Gods Will (2014) dan film-film bertemakan survival lainnya.

Dari segi visual saja, Squid Game tampil unik dengan penampilan peserta dan penyelenggara yang unik. Latar belakang pulau tempat permainan berlangsung pun berhasil menambah kesan misterius tanpa harus terus menerus menggunakan warna-warna gelap.

Dari segi cerita, permainan anak-anak hanyalah bagian dari sebuah intrik besar yang Squid Game sajikan. Bagaimana permainan berlangsung, mulai dari pemilihan tim sampai urutan bermain berhasil menghasilkan konflik diantara peserta. Di sela-sela permainan pun terjadi berbagai drama yang menarik untuk diikuti. Setiap karakter pada film seri ini bisa saja saling tikam setelah sebelumnya saling tolong. Siapapun bisa saja mendadak menjadi malaikat, dan siapapun bisa pula mendadak berubah menjadi iblis. Wah keren deh pokoknya, saya salut dengan bagaimana konflik pada serial ini selalu tampil segar dan memikat.

Merujuk berbagai hal di atas, sopasti saya ikhlas untuk memberikan serial ini nilai 4 dari skala maksimum 5 yang artinya “Bagus”. Serial Squid Game sudah jelas berhasil menjadi kisah permainan maut favorit saya.

Sumber: squidgameofficial.com

Vaksinasi Drive-thru Tol Jagorawi

Pada akhir bulan September ini, saya harus mencarikan tempat vaksinasi yang tepat bagi pengasuh baru anak saya. Hanya saja kami harus mencari lokasi yang tidak terlalu banyak persyaratannya karena pengasuh tersebut memiliki KTP luar kota dan kami belum sempat mengurus Surat Domisili. Berdasarkan info seorang teman istri saya, terdapat drive-thru vaksinasi Covid-19 di tengah-tengah ruas jalan tol Jagorawi yang diselenggarakan ileg Mabes TNI dan Jasa Marga. Kegiatan vaksinasini tersebut dilaksanakan setiap hari dari 08:00 sampai 15:00.

Di sana terdapat 2 jenis vaksin, yaitu Pfizer & Sinovac. Keduanya boleh untuk untuk dosis pertama maupun kedua. Hanya saja terdapat perbedaan di kuota dan pendaftaran saja. Untuk Pfizer, kuotanya adalah 400 orang per hari. Kemudian diperlukan pendaftaran di website serbuanvaksin24.com yang dibuka pada pukul 4 sore setiap harinya. Sedangkan untuk Sinovac, kuotanya 1000 orang per hari, dan kita bisa langsung datang saja, tdak pakai acara daftar-mendaftar. Hanya perlu membawa KTP saja, tidak perlu Surat Domisili bagi yang menggunakan KTP non Jabodetabek.

Melihat hal-hal di atas, saya lebih memilih untuk mengantarkan pengasuh anak saya untuk divaksin Sinovac saja. Pada hari minggu kemarin, kami akhirnya berangkat ke Tol Jagorawi. Pada dasarnya terdapat 4 tahapan, yaitu pendaftaran, pemeriksaan, vaksinasi dan observasi.

Pendaftaran dan pemeriksaan dilakukan di Rest Area Km 21 dan Km 38 arah Jakarta. Kami memilih untuk ke Rest Area Km 21. Kami mengikuti tanda jalan dan berhenti disebuah pos. Kondisi pos tersebut tidak terlalu ramai sehingga masih bisa menjaga jatak. Di sana, pengasuh anak saya turun untuk mengisi dan menyerahkan formulir pendaftaran. Kemudian ia saya mengantri untuk pemeriksaan tekanan darah. Di sana, akan diajukan beberapa pertanyaan mengenai kondisi kesehatan seperti apakah sekarang merasa pusing, sakit kepala atau batuk.

Setelah selesai, kami memperoleh tanda terima yang akan diserahkan ke lokasi vaksinasi yaitu Km 18 arah Jakarta, tak jauh dari Rest Area Km 21. Dengan mengikuti tanda jalan, kami menepi di Km 18 dan menemukan beberapa loket. Untuk vaksin Sinovac, kami haru datang ke loket 1 atau 2. Di dalam loket itu pun dilakukan penyuntikan. Setelah selesai divaksin, petugas akan memberikan secarik kertas sebagai tanda bukti fisik sudah pernah divaksin. Kemudian kami berhenti selama 15 menit untuk observasi. Semua proses di Km 18 ini, dilakukan di dalam mobil, jadi kami tidak ada yang turun sama sekali.

Vaksinasi drive-thru di Tol Jagorawi terbilang cepat, praktis, tidak terlalu banyak persyaratan dan tidak ramai. Hanya saja waktunya terbatas. Ketika saya tiba di sana, vaksinasi akan dilakukan sampai tanggal 30 September 2021. Namun menurut staf di sana, pelaksanaan vaksin di Jagorawi inj akan terus diperpanjang. Update resminya dapat dilihat di serbuanvaksin24.com dan http://www.jasamarga.com.

Salad Moi, Pilih Mayo Suka-Suka

Merebaknya berbagai macam penyakit ganas akhir-akhir ini, memberikan peringatan akan betapa pentingnya pola hidup sehat. Salad buah mampu menjadi salah satu alternatif makanan sehat. Makanan ini terdiri dari potongan berbagai macam buah dengan taburan keju dan saus manis.

Ketika saya berkunjung ke Solo kemarin, kebetulan ada jaringan salad buah yang sedang hits. Salad Moi memiliki cabang-cabang mungil yang tersebar di wilayah Solo dan sekitarnya. Tak hanya Solo, Salad Moi ternyata sudah memiliki banyak cabang di wilayah Yogyakarta, Klaten, Solo, Boyolali, Semarang dan Malang.

Selama ini, sudah banyak yang berjualan salad buah. Lalu, apa istimewanya Salad Moi. 1 porsi salad buahnya Salad Moi terdiri dari aneka buah dengan keju dan saus mayo di atasnya. Untuk gula, Salad Moi menggunakan gula Tropicana Slim sehingga relatif lebih sehat. Kemudian buah-buahan yang dipergunakan terbilang variatif, tidak didominasi oleh 1 jenis buah-buahan. Kemudian kita dapat memesan topping tambahan seperti coklat, kacang oven, kacang almond, keju ekstra, strawberry, blueberry, coco crunch, cornflake dan susu kental manis. Terakhir, terdapat 2 jenis saus mayo yang ditawarkan oleh Salad Moi, yaitu saus original dan saus manis.

Saus mayo manisnya lebih kental dan manisnya tidak membuat mual. Namun, saus ini masih terlalu manis bagi lidah Jakarta saya. Bagi saya, saus original lebih pas rasanya. Selain itu saus original sopasti lebih sehat karena gula yang dipergunakan lebih sedikit.

Saya rasa Salad Moi layak untuk memperoleh nilai 3 dari skala maksimum 5 yang artinya “Lumayan”. Salad yang satu ini sangat cocok bagi teman-teman yang sedang diet tapi ingin jajan ;).

Mie Gacoan, Mie Pedas dari Malang

Ketika mudik ke Solo kemarin, saya menemukan sebuah jaringan restoran mie yang belum ada di Jakarta, Mie Gacoan namanya. Seingat saya, terakhir saya ke Solo, mie ini belum ada, ahhh apa sayanya yang sudah lama tidak ke Solo yah x_x.

Ternyata Mi Gacoan bukan berasal dari Solo. Jaringan restoran yang satu ini berasal dari Malang. Kemudian Mi Gacoan menggurita hingga memiliki cabang pula di wilayah sekitar Semarang, Solo, Yogyakarta, Surabaya, Bandung, Cirebon dan Bali. Wha cabang-cabangnya banyak juga yah. Saya sendiri beberapa kali melewati cabang Mie Gacoan yang ada di Ruko Jl. Ir. Soekarno, Sukoharjo.

Saya sendiri, akhirnya memesan Mie Gacoan melalui aplikasi ojek online. Jadi saya tidak tahu sama sekali bagian dalam Mie Gacoan seperti apa. Kalau dilihat dari luar siy, sepertinya cukup besar bersih dan nyaman.

Hidangan apa saja yang Mie Gacoan sajikan? Pada dasarnya siy mereka menyajikan mie dan dinsum. Saya sendiri baru mencicipi mie iblis, mie angel, mie setan dan udang keju.

Mie setan merupakan mie tanpa kuah yang ditaburi oleh bawang goreng, pangsit goreng dan daging olahan. Kalau dilihat, mie ini sepertinya tidak pedas. Padahal mie setan memamg menggunakan cabai halus sehingga tidak ada potongan cabai yang terlihat. Tingkat kepedasan varian mie yabg satu ini cukup banyak loh. Daripada asam lambung kambuh, saya lebih memilih level 1 saja. Pedasnya cukup terasa tanpa mengubur rasa-rasa bagian lain dari mie setan. Renyahnya pangsit goreng beserta keunikan rasa sari daging olahan berwarna putih, mampu menbuat mie yang satu ini terasa lumayan enak.

Mie Setan

Tidak suka pedas sama sekali? Tenang, ada mie angel. Mie angel merupan mie setan tanpa cabai. Saya pribadi siy lebih suka mie setan. Tanpa cabai, mie ini terasa kurang greget.

Mie Angel

Bagaimana dengan mie iblis? Mie iblis pada dasarnya sama persis dengan mie setan, hanya saja mienya dibuat mie yamin. Otomatis mie iblis terasa lebih manis. Inilah mie favorit saya di Mie Gacoan. Ada pedas, manis, kriuk kriuk dan raaa daging olahan yang khas, yummm, enak.

Mie Iblis

Terakhir, udang keju merupakan hidangan Mie Gacoan yang wujudnya sangat tidak menarik. Dari luar, bentuknya seperti nugget biasa. Namun, begitu saya gigit, wowww, di dalamnya ternyata terdapat dinsum lembut yang sukses memadukan rasa udang dengan rasa keju. Whah, bertambah lagi deh menu favorit saya di Mie Gacoan.

Udang Keju

Dengan demikian, saya ikhlas untuk memberikan Mie Gacoan nilai 4 dari skala maksimum 5 yang artinya “Lumayan”. Yaaah kapan-kapan saya akan mencoba makan di restorannya, kalau saya sudah divaksin Covid-19 :).

Serial Lupin

Kalau Inggris memiliki Sherlock Holmes, maka Prancis memiliki Arsène Lupin. Sedikit berbeda dengan Holmes, Lupin merupakan seorang pencuri profesional yang pandai menyamar. Lupin menggunakan kemampuannya untuk membasmi tokoh-tokoh yang dianggap lebih jahat dari dirinya.

Tokoh karangan Maurice Leblanc ini, susah beberapa kali diangkat ke dalam bentuk film. Namun saya rasa Serial Lupin merupakan yang paling unik. Dalam serial ini, tokoh Lupin memang sebuah fantasi karangan Leblanc. Kecerdasan dan beberapa taktik Lupin benar-benar dipraktekkan oleh Assane Diop (Omar Sy).

Sejak kecil Assane memang berulang-ulang membaca kisah Lupin. Ia pun hafal sekali dengan berbagai kisah Lupin si pencuri. Sangat mirip dengan Lupin, Assane mahir dalam menipu, mencuri, dan menyamar. Tapi semua itu tidak selalu ia pergunakan untuk menjadi kaya raya. Ada dendam dan misteri dari masa lalu yang ingin Assane bongkar.

Saya suka dengan tipu daya yang Assane lakukan. Semua tipu daya yang dapat ia lakukan sekarang, berhubungan dengan pengalamannya di masa lalu. Alur cerita yang dibuat berpindah-pindah antara Assane di masa kini dengan Assane di masa lalu sama sekali tidak membingungkan. Semua saling mendukung dan membuat cerita semakin menarik.

Misteri yang hendak Assane bongkar pun berhasil membuat saya penasaran. Perlahan, semua tokoh yang terlibat pada kasus kematian ayah Assane terkuak. Tapi masalah tidak semakin terurai, justru semua semakin terlihat seperti benang kusut. Yaaaah, Lupin memang mengajak penontonnya sedikit berpikir :).

Saya ikhlas memberikan serial berbahasa Prancis ini nilai 4 dari skala maksimum 5 yang artinya “Bagus”. Gara-gara serial ini, akhirnya saya jadi ikut sedikit membaca kisah Arsène Lupin :’D.

Sumber: http://www.gaumont.fr

Perpanjangan Tanah Makam di TPU Layur

Selama ini saya memiliki keluarga yang sudah wafat dan dimakamkan di TPU Layur, Jakarta Timur. Setiap 3 tahun sekali, pihak keluarga harus memperpanjang surat sewa makam atau surat IPTM (Izin Penggunaan Tamah Makam). Kebetulan, masa berlaku surat IPTM makam keluarga saya habis pada Juli 2021, di tengah-tengah PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Aktifitas Masyarakat) akibat merebaknya virus Covid-19.

Seingat saya, pada waktu itu wilayah DKI Jakarta masih berada di PPKM level 4. Namun betapa jahatnya penyebar hoaks, orang tua saya dibuat panik ketika menerima broadcast message Whatsapps seperti di bawah ini.

Walau saya yakin itu pasti hanya hoax, saya dan istri saya tetap datang ke TPU Layur demi menenangkan orang tua saya. Ternyata TPU Layur masih tutup karena Jakarta Timur masih berada di PPKM level 4. Perpanjangan surat IPTM boleh diurus setelah level PPKM Jakarta Timur mulai turun. Di sana ternyata sudah ada beberapa orang yang datang akibat broadcast message tersebut. Yah kebanyakan sih yang rumahnya dekat seperti saya, kalau jauh sih lebih baik di rumah saja :’D. Syukurlah di dekat sana terdapat cabang Lumpia Bandung Mang Ucup yang buka, kami bisa jajan deh hehehehe.

Pada bulan September 2021, barulah kami kembali datang ke TPU Layur untuk mengurus perpanjangan surat IPTM. Setibanya di sana, Kantor TPU Layur dalam keadaan buka dan sepi sekali, tidak ada antrian. Kami datang dengan membawa fotokopi rangkap 3 dari Kartu Keluarga dan KTP perwakilan keluarga yang datang memperpanjang. Tak lupa surat IPTM terakhir pun kami bawa, beserta fotokopi rangkap 3-nya. Kali ini, surat IPTM yang saya miliki adalah IPTM 2018.

Dari Kantor TPU Layur, kami memperoleh formulir yang harus diisi. Setelah diisi, formulir tersebut harus difotokopi rangkap 3. Weew, kami pun berangkat ke lapak fotokopi yang terletak di samping TPU.

Setelah selesai memfotokopi, kami kembali ke Kantor TPU Layur. Jadi total kami memiliki 3 rangkap fotokopian KTP, Kartu Keluarga dan surat IPTN 2018 plus …. surat IPTN 2018 asli. Pihak TPU mengambil surat IPTN asli, dan 1 rangkap fotokopian KTP, Kartu Keluarga dan IPTN 2018. Kemudian mereka memberikan surat berstempel yang dipergunakan untuk diproses pihak Kelurahan. Dalam hal ini Kelurahan Jati, karena TPU Layur berada di dalam wilayah Kelurahan Jati.

Setibanya di Kelurahan, sudah terdapat beberapa antrian. Proses mengantri di sini agak lama. Tapi yang pasti, teman-teman harus agresif bertanya terus kalau datang ke tempat ini :(. Pihak Kelurahan mengambil 1 rangkap fotokopian KTP, Kartu Keluarga dan IPTN 2018, … serta surat berstempel dari TPU. Di sini kami memperoleh Surat Setoran Retribusi Daerah (SSRD). Surat ini harus kami bawa ke Bank DKI untuk melalukan pembayaran.

Setelah melakukan pembayaran dari Bank DKI, SSRD beserta tanda bukti pembayaran, harus dibawa kembali ke Kelurahan. Setelah menunjukkan bukti pembayaran, Pihak Kelurahan akan memberikan IPTN yang terbaru, dalam hal ini IPTN 2021. Aaahhhh akhirnya selesai juga. Bingung? Baiklah akan saya gambar, langkah-langkahnya ke mana saja.

Dengan menggunakan kendaraan pribadi, semua proses panjang di atas kami mulai sekitar pukul 1 siang dan selesai sekitar pukul 3 sore, hanya sekitar 2 jam saja kok. Biayanya pun murah meriah, jauhlah bila dibandingkan dengan biaya makam di San Diego Hills :’D. Sampai jumpa 3 tahun lagi ;).

Traffic Bun, Makanan Pinggir Jalan yang Sedap

Traffic Bun merupakan restoran cepat saji yang sudah lama saya kenal dari Instagram. Cabangnya pun sudah tersebar di dekat rumah saya. Tapi kok tidak terlihat? Ahhh ternyata lokasi-lokasinya memang di pinggibjalan ramai. Namun ukurannya terbilang mungil-mungil, plus sharing pula dengan franchise lain dari Group Nikmat. Traffic Bun ternyata memang bernaung di bawah group franchise restoran tersebut.

Dalam waktu singkat, cabang-cabang Traffic Bun dengan cepat tersebar di wilayah Jakarta, Bekasi, Depok, Bogor, Tangerang, Cikarang, Karawang, Bandung, Cimahi, Sidoarjo, Malang, Surabaya, Bali, Lombok, Makassar, dan Samarinda. Saya sendiri biasa ke Traffic Bun yang terletak di Jalan Jatiwaringin Raya No. 234, tak jauh dari Universitas Krisnadwipayana dan Universitas Islam Assyafiiyyah.

Ada apa di Traffic Bun? Hidangan unggulannya adalah aneka burger seperti Chicago Cheese Burger, Black Montana Burger dan lain-lain. Burger-burgernya Traffic Bun memiliki stempel pada bagian atas rotinya. Kemudian semuanya menggunakan patty dari daging olahan yang khas.

Chicago Cheese Burger terdiri dari roti burger, saus keju, potongan bawang, tomat dan beff party. Saus Kejunya sedikit manis dengan aroma keju yang harum. Yummm, burger ini terada Lumayan enak, beda deh dengan cheese burger pada umumnya. Inilah burger favorit anak sulung saya :).

Black Montana Burger terdiri dari roti burger, saus lada hitam, potongan bawang, tomat, keju dan beff patty. Saus lada hitamnya sangat berani. Jadi, rasa burger ini memang lada hitam sekali, mantab deh. Rasa pedasnya tidak terlalu menyengat sehingga burger ini ramah juga bagi teman yang kurang suka pedas. Rasa dan tekstur dari beef patty, berhasil mendampingi saus lada hitam yang dominan. Inilah burger favort saya di Traffic Bun.

Dengan demikian, Traffic Bun layak untuk memperoleh nilai 4 dari skala maksimum 5 yang artinya “Enak”. Kalau teman-teman kesulitan mencari lokasi Tarffic Bun, pesan saja lewat aplikasi ojek online, gampang ;).