Passengers (2016)

Passengers (2016) dapat dikatakan sebagai termasuk film dengan trailer paling menggoda. Disana sekilas terlihat bahwa Jim Preston (Cris Pratt) dan Aurora (Jennifer Lawrence) terdampar di sebuat pesawat luar angkasa. Semua penumpang tersebut masih tidur manis di dalam kapsul tidur masing-masing. Saya pikir Passengers (2016) akan mengisahkan misteri kenapa kok hanya mereka berdua saja yang terbangun? Ada konspirasi atau mahluk luar angkasakah di sana?

Ow ow ow, saya salah besar. Passegers (2016) ternyata bukan film thriller atau misteri. Saya rasa film ini termasuk film drama romantis dengan balutan fiksi ilmiah lengkap dengan visual yang apik. Drama yang dihasilkan terbilang biasa-biasa saja, saya tidak melihat sesuatu yang wow di sana. Alasan kenapa Jim dan Aurora terbangun dari kapsul tidur mereka bukanlah misteri besar karena semua sudah diceritakan dengan runut, otomatis tidak ada kejutan di sana.

Rasanya Passegers (2016) masih layak untuk memperoleh nilai 3 dari skala maksimum 5 yang artinya “Lumayan”. Bagi pecinta drama romantis, silahkan tonton Passengers (2016), jangan salah sangka seperti saya yaaa, trailer-nya sesat nih hehehehh.

Sumber: http://www.passengersmovie.com

Iklan

Can’t Hardly Wait (1998)

Can't Hardly Wait 1

Ada yang bilang bahwa masa-masa SMA adalah masa-masa indah yang tak tergantikan. Sebagian orang setuju, dan sebagian lagi kurang setuju, saya termasuk yang kurang setuju sih karena masa-masa kuliah saya jauh lebih menyenangkan dibandingkan masa-masa SMA saya hehehe :P. Setuju tak setuju, diakhir masa SMA biasa diadakan perayaan atau pesta. Nah Can’t Hardly Wait (1998) bercerita mengenai kejadian-kejadian yang berlangsung pada malam pesta perpisahan sebuah SMA di pinggiran kota Philadelphia. Para siswa SMA tersebut berpesta di rumah salah satu siswa yang kaya raya sebelum mereka mungkin harus berpisah demi mengejar mimpi masing-masing.

Pesta ini merupakan kesempatan terakhir Preston Meyers (Ethan Embry) untuk menyatakan perasaannya kepada Amanda Beckett (Jennifer Love Hewitt) sebelum Preston harus pergi ke kota lain untuk kuliah. Preston datang ke pesta ditemani oleh sahabatnya yang agak skeptis terhadap pesta perpisahan, Denise Fleming (Lauren Ambrose). Denise yang awalnya tidak sudi datang ke pesta perpisahan justru bertemu dengan orang yang bisa jadi akan Denise paling benci atau paling suka, Kenny Fisher (Seth Green). Kenny adalah anak konyol yang berniat untuk memperoleh pacar di pesta perpisahan tersebut. Namun Kenny malah terjebak di dalam toilet bersama Denise yang awalnya benci dengan Kenny. Denise pun tidak dapat membantu Preston menemukan Amanda padahal Preston telah membuat surat khusus bagi Amanda, . . . aaahhh ABG jaman lawas nih, masih maen surat-suratan, maklum inikan film tahun 1998 :P.

Can't Hardly Wait 15

Can't Hardly Wait 8

Can't Hardly Wait 14

Amanda sendiri sedang gundah dan tak tahu mau ke mana setelah ia dicampakkan oleh Mike Dexter (Peter Facinelli), siswa kurang cerdas yang berhasil mendapat beasiswa atas prestasinya di bidang olah raga. Tingkah Mike selama SMA terbilang kurang baik terutama terhadap sekelompok kutu buku. Diam-diam para kutu buku merencanakan aksi balas dendam pada pesta perpisahan yang akan Mike datangi.
Rencana hanyalah rencana, karena pada saat pesta berlangsung, semua rencana yang masing-masing karakter di atas rencanakan menjadi berantakan.

Can't Hardly Wait 9

Can't Hardly Wait 12

Can't Hardly Wait 13

Can't Hardly Wait 10

Can't Hardly Wait 11

Saya melihat banyak lelucon yang lucu pada Can’t Hardly Wait (1998), sayang beberapa diantaranya terbilang lelucon dewasa. Walaupun Can’t Hardly Wait (1998) mengangkat kisah pesta perpisahan anak-anak SMA, tapi banyak hal-hal yang tidak sesuai dengan budaya Indonesia sehingga Can’t Hardly Wait (1998) bukanlah film untuk anak sekolahan, ini film dewasa.

Can't Hardly Wait 3

Can't Hardly Wait 2

Can't Hardly Wait 4

Can't Hardly Wait 7

Can't Hardly Wait 5

Tapi bagaimanapun juga, Can’t Hardly Wait (1998) berhasil menyuguhkan tontonan yang menghibur walaupun film ini memang bukanlah film komedi remaja terbaik yang pernah saya tonton. Bagi saya pribadi film ini pantas untuk memperoleh nilai 4 dari skala maksimum yang artinya “Bagus”.

As Good As It Gets (1997)

As Good As It Gets 1

As Good As It Takes (1997) sebenarnya sudah hadir sejak saya masih duduk di bangku SMP dulu. Tapi terus terang dulu saya kurang berminat menonton As Good As It Takes (1997) karena pemeran utamanya adalah Jack Nicholson. Saya memang kurang suka dengan beberapa karakter yang Opa Jack perankan di film-film lainnya :(. Selama lebih dari 15 tahun setelah As Good As It Takes (1997) dirilis, baru minggu lalu saya menonton film yang telah memenangkan beberapa penghargaan pada tahun 1997.

Film ini ternyata adalah film komedi romantis yang mengisahkan perjalanan cinta Melvin Undall (Jack Nicholson). Melvin adalah seorang penulis yang mengidap penyakit psikologis, obsesif kompulsif. Akibat penyakit tersebut, Melvin berprilaku tidak seperti orang-orang pada umumnya. Ia selalu memiliki jadwal hidup yang sama persis setiap hari, mulai dari tempat ia duduk di restoran, garpu yang ia pergunakan, pelayan yang melayaninya dan lain-lain. Sikap Melvin yang kasar semakin menambah deretan orang-orang yang kesal dengannya. Melvin merasa bahwa hidupnya sempurna walaupun ia dikucilkan dan memiliki sedikit teman.

Pola hidup Melvin berantakan ketika ia terpaksa harus merawat anjing mungil milik Simon Bishop (Greg Kinnear). Siapa Simon? Simon adalah tetangga Melvin yang baru saja dianiaya dan dirampok. Setelah Simon sembuh, ia meminta kembali anjingnya dari pelukan Melvin padahal Melvin terlanjur memiliki ikatan emosional dengan anjing tersebut. Melvin rela merubah kebiasaan-kebiasaan anehnya demi anjing tersebut.

As Good As It Gets 7

As Good As It Gets 4

Setelah Melvin ditinggalkan oleh anjing tersebut, Melvin berusaha kembali ke pola hidupnya yang lama. Namun ada 1 masalah, apa masalahnya? Pelayan restoran yang bertahun-tahun melayani Melvin, Carol Connelly (Helen Hunt), tiba-tiba sudah tidak bisa melayani Melvin lagi. Karena Carol adalah seorang orang tua tunggal, maka Carol harus mengurus anaknya yang sering sakit seorang diri. Didorong oleh penyakit psikologisnya, Melvin akhirnya berusaha membantu Carol agar Carol dapat bekerja kembali di restoran tempat Melvin biasa makan. Setelah pola kebiasaannya sempat berantakan, Melvin sangat membutuhkan pola kebiasaannya yang lama.

Usaha Melvin ini membuatnya semakin mengenal siapa Carol itu. Seorang wanita yang setiap hari mengantarkan makanan ke meja Melvin, perlahan mampu menarik hati Melvin. Saya melihat banyak peristiwa lucu ketika Melvin dan Carol sedang berinteraksi. Carol beberapa kali dibuat kebingungan oleh tingkah Melvin yang agak “beda”.

As Good As It Gets 5

As Good As It Gets 3

As Good As It Gets 8

As Good As It Gets 2

Daya tarik lain dari As Good As It Gets (1997) bagi saya adalah anjingnya Simon yang Melvin pelihara. Saya rasa anjing ini layak untuk mendapatkan Oscar untuk kategori aktor pembantu terbaik hehehehe. Sebenarnya hal yang pada awalnya membuat saya rela menonton filmnya Jack Nicholson adalah tingkah anjing tersebut :D. Lama kelamaan, ternyata As Good As It Gets (1997) lucu dan bagus juga. Akting Jack Nicholson dan Helen Hunt terlihat solid, saya setuju dengan keputusan juri Academy Awards yang memberika keduanya penghargaan pada ajang Academy Awards 1997 lalu. Selain itu, As Good As It Gets (1997) juga telah memenangkan penghargaan lain di ajang Golden Globe Awards dan Satellite Awards.

As Good As It Gets 6

Saya puas dengan suguhan komedi romantis yang As Good As It Gets (1997). Walaupun bagian akhirnya tergolong klise bin standard, film ini masih pantas untuk memperoleh nilai 4 dari skala maksimum 5 yang artinya “Bagus”. Akhirnya ada juga filmnya Opa Jack yang saya suka :).

Sumber: www.sonypictures.com/movies/asgoodasitgets/

There’s Something About Mary (1998)

Something About Mary 1

There’s Something About Mary (1998) adalah film komedi romantis yang hadir ketika saya masih SMA dulu. Film ini mengisahkan bagaimana Mary Jensen (Cameron Diaz) menemukan cinta sejatinya. Wah ini adalah masa-masanya ketika Cameron Diaz masih muda, hehehe.

Something About Mary 5

Something About Mary 8

Tokoh yang Cameron perankan, Mary adalah gadis cantik yang menjadi rebutan beberapa pria yaitu Ted Stroehmann (Ben Stiller), Matt Dillon (Pat Healy) dan Lee Evans (Norm Phipps). Berbagai taktik dipergunakan untuk menawan hati Mary mulai dari pura-pura cacat, menipu dan memfitnah pesaing. Berbagai peristiwa lucu pun hadir akibat berbagai taktik licik para pria tersebut.

Something About Mary 7 Something About Mary 6 Something About Mary 2 Something About Mary 3

Something About Mary 4

Untunglah paling tidak ada 1 karakter pria yang tingkat kelicikannya relatif kecil sehingga paling tidak ada seseorang yang para penonton harapkan untuk dapat menawan hati Mary. Namun akankah ia berhasil menawan hati Mary? Pertanyaan ini hanya akan terjawab pada bagian akhir dari There’s Something About Mary (1998), akhirnya cukup tak terduga, saya suka bagian akhir film yang satu ini. Aroma komedi romantis begitu kental terasa pada film ini. There’s Something About Mary (1998) adalah salah satu film komedi romantis favorit saya dan layak untuk mendapat nilai 5 dari skala maksimum 5 yang artinya “Bagus Sekali” ;).

Underworld (2003)

Underworld 1

Underworld (2003) adalah film action bergaya gothic yang mengisahkan perseteruan antara bangsa vampir & werewolf. Vampir memiliki keabadian dan hidup dengan menghisap darah akan tetapi alergi terhadap sinar matahari. Werewolf atau serigala jadi-jadian atau lycan memiliki kemampuan untuk merubah wujud menjadi serigala raksasa yang perkasa dan hanya dapat dilukai oleh logam perak.

Underworld 12 Underworld 11 Underworld 4

Selene (Kate Beckinsale), seorang prajurit vampir dengan spesialisasi membunuh lycan, pada suatu hari bertemu dengan Michael Corvin (Scott Speedman) yang sedang dibuntuti oleh beberapa lycan. Michael ternyata bukan manusia biasa, ia adalah manusia dengan tipe darah spesial, tipe darah yang membuat Michael berubah menjadi suatu mahluk unik ketika seorang lycan menggigit Michael. Biasanya, ketika seorang manusia digigit oleh lycan, ia akan berubah menjadi lycan, tapi tidak dengan Michael. Karena keunikannya, Michael diburu baik oleh pihak lycan maupun vampir.

Underworld: Evolution Underworld 7

Underworld 9

Selene yang perlahan mulai jatuh hati kepada Michael berusaha melindungi Michael sambil berusaha menyingkap apa yang sebenarnya terjadi. Tanpa disadari, apa yang Selene selidiki ternyata berhubungan dengan asal mula perang besar antara vampir dan lycan serta asal mula bagaimana Selene menjadi vampir :). Michael ternyata dapat menjadi anugrah sekaligus petaka bagi vampir & lycan.

Underworld 13

Underworld 2

Underworld 14

Underworld 10 Underworld 6

Underworld 8 Underworld: Evolution

Special effect dan action dari Underworld (2006) yang bergaya gothic terbilang lumayan bagus dan keren, mampu mendukung jalan cerita yang disajikan. Walaupun tidak terlalu banyak kejutan di dalam alur ceritanya, saya suka dengan kisah yang disajikan oleh Underworld (2003). Perseteruan abadi antara 2 mahluk yang sangat berbeda, diikuti oleh percintaan antara 2 mahluk yang berbeda pula. Secara keseluruhan, Underworld (2003) layak untuk mendapat nilai 5 dari skala maksimum 5 yang artinya “Bagus Sekali”. Saat ini, Underworld (2003) adalah satu-satunya film favorit saya yang bertemakan vampir & werewolf. Memang bagian akhirnya sedikit menggantung, tapi semuanya dituntaskan pada sekuel dari Underworld (2003) yaitu Underworld: Evolution (2006) dan Underworld: Rise of the Lycans (2009). Sayang kedua sekuelnya tidak sebaik yang saya harapkan, tetap masih lebih bagus Underworld (2003) ;).

Sumber: http://www.sonypictures.com/movies/underworld/

Cupid (2012)

Cupid 1

Sebenarnya sudah banyak film-film yang mengambil kata Cupid atau dewa cinta sebagai judul, mulai dari film romantis sampai film horor. Nah Cupid (2012) yang saya bahas kali ini adalah Cupid (2012) yang merupakan film TV produksi Hallmark & sekitar minggu-minggu ini sedang diputar juga di channel TV Diva Universal. Awalnya saya & keluarga tidak sengaja menonton Cupid (2012), awalnya kami tidak tahu mau menonton apa sampai akhirnya kami ngetem di channel Diva menonton Cupid (2012) :).

Film komedi romantis ini berkisah mengenai kisah cinta seorang pembawa acara TV terkenal, Eve Lovett (Joely Fisher). Di usianya yang sudah tidak terlalu muda lagi, Eve masih sendiri, acara makan malam ia lewatkan sendiri, tidak ada pacar ataupun suami. Karir Eve sebagai pembawa acara pun mulai meredup. Tekanan-tekanan kehidupan membuat Eve sedih dan mulai putus asa, akankah Eve memperoleh kebahagian?

Keadaan mulai berubah ketika produser Eve, Rick (Roark Critchlow) mengundang seorang pakar cinta, Vernon Gart (Jamie Kennedy), untuk menjadi bintang tamu di acara Eve. Kehadiran Vernon diharapkan dapat mendongkrak rating acara Eve yang mulai turun.

Cupid still

Tidak disangka, Vernon ternyata adalah seorang cupid atau dewa cinta, yang datang untuk mengajari Eve apa arti cinta & kebahagiaan. Cara Vernon mengajari Eve mengasilkan situasi yang unik dan lumayan lucu. Karakter Eve yang workaholic & takut akan komitmen membuat tugas Vernon agak sulit namun tidak mustahil sebab Eve memiliki kemauan yang besar untuk belajar dan berusaha mendapatkan kebahagiaan yang ia dambakan.

Cupid 2 Cupid still

Cupid still Cupid still

Komedi yang disuguhkan Cupid (2012) adalah komedi situasi yang ringan dengan nuansa percintaan sebagai latarnya. Bagusnya lagi, komedi yang dihadirkan Cupid (2012) tidak mengeksploitisir fisik dan tidak menggunakan banyolan-banyolan berbau fisik seperti yang disuguhkan beberapa acara komedi di TV nasional. Oleh karena itulah Cupid (2012) pantas untuk mendapat nilai 3 dari skala maksimum 5 yang artinya “Lumayan”. Cocok untuk dijadikan hiburan bersama keluarga setelah seharian berkutat dengan pekerjaan :mrgreen:.

The Other Woman (2014)

Other Woman 1

Saya dan istri saya baru saja menonton The Other Woman (2014) pada sabtu malam lalu. Awalnya kami datang ke bioskop untuk menonton Spiderman 2 karena melihat film tersebut sudah ada di daftar “now playing” pada aplikasi android 21 Cineplex & Blitzmegaplex. Palsuuuu ternyata palsuuu, Spiderman baru tayang mulai hari rabu tapi tiket sudah bisa dibeli sejak sabtu. Weeehhh payah, yaaa sudah kami memutuskan untuk menonton film yang judul dan sinopsisnya menarik, The Other Woman (2014).

The Other Woman (2014) mengisahkan pertemanan tidak wajar 3 orang wanita. Kenapa tidak wajar? Yaaah biasanya kan orang kenal karena pernah 1 sekolah atau 1 perusahaan, nah ini kenal karena pernah menjalin cinta dengan 1 pria hidung belang yang sama, Mark King ( Nikolaj Coster-Waldau). Mark memiliki seorang istri yang rela berhenti bekerja demi menjadi ibu rumah tangga baik, Kate King (Leslie Mann) namanya. Kate shok, kaget bukan main ketika ia mengetahui bahwa Mark ternyata berselingkuh dengan seorang pengacara yang kaya raya, mandiri dan lebih modis dibanding Kate, Carly Whitten (Cameron Diaz). Carly memutuskan untuk menghentikan hubungannya denga Mark begitu ia mengetahui bahwa Mark sudah menikah. Meski sudah tidak mau bersama-sama dengan Mark lagi, Carly tetap “diganggu” oleh Kate karena Kate tidak memiliki orang lain untuk berbagi selain Carly. Semua teman Kate ada teman Mark juga, Kate hanya memiliki Carly untuk menumpahlan keluh kesahnya. Walaupun awalnya Carly menolak, akhirnya kedua wanita senasib ini menjadi sahabat.

THE OTHER WOMAN Other Woman 3

Cerita The Other Woman (2014) tidak usai sampai di situ saja karena ternyata Mark memiliki selingkuhan lain yang lebih muda dan seksi dibandingkan Kate & Carly, Amber (Kate Upton) namanya. Sama seperti Carly, Amber juga enggan melanjutkan hubungannya dengan Mark begitu tahu kebejatan Mark. Ketiga wanita ini lalu merencanakan aksi balas dendam kepada Mark yang hobi mempermainkan perempuan :D.

Other Woman 4

Other Woman 8 Other Woman 5 AP FILM REVIEW THE OTHER WOMAN A ENT Other Woman 7

Film yang bergenre drama komedi ini mengandung kelucuan-kelucuan yang cukup menghibur, dapat membuat saya & istri tertawa. Bagaimana Carly & Kate berinteraksi serta bagaimana Amber, Carly & Kate membalas dendam cukup lucu dan tidak terlalu slapstic. Namun saya melihat akting Kate Upton seakan tenggelam dibandingkan akting Cameron Diaz dan Leslie Mann. Diaz memang sudah tampak berumur, begitu pula Leslie Mann, namun porsi dialog dan peranan kedua jauh lebih besar melampaui Kate Upton. The Other Woman (2014) seakan mengisahkan pertemanan 2 wanita paruh baya, bukan 3 wanita :’).

Secara garis besar, The Other Woman (2014) cukup menghibur dan layak mendapat nilai 3 dari skala maksimum 5 yang artinya “Lumayan”. Oooh yaa, kabarnya The Other Woman (2014) ini berhasil menggapai puncak box office Amerika looohh meskipun nilai film ini di rottentomatoes.com kurang baik. Well, The Other Woman (2014) cukup pas untuk ditonton bersama pasangan, nah minggu depannya barulah gantian nonton Spiderman 2 hehehehe ;).

Sumber: http://theotherwomanmovie.com/