Chicking Dubai, Restoran Fastfood Ala Timur Tengah

Chicking

Hadir di UEA (Uni Emirates Arab) pada tahun 2000, Chicking Dubai saat ini telah melebarkan sayap sampai ke Asia, termasuk Indonesia. Setelah membuka cabang Indonesia pertamanya di Royal Plaza Shopping Mall Surabaya, saat ini Chicking Dubai sudah memiliki cabang lain di Jabodetabek yaitu Bassura, Mega Bekasi Hypermall, Lulu Hypermarket QBIG BSD, Cibinong City Mall dan Plaza Kalibata. Dengan lokasi yang tersebar di dalam pusat perbelanjaan, maka sudah pasti tempatnya nyaman dan bersih.

Chicking

Bagian Dalam

Hidangan yang Chicking Dubai tawarnya, cukup beragam. Sekilas mereka mirip sekali dengan hidangan restoran fastfood pada umumnya. Apakah rasanya sama? Diantara varian hidangan tersebut, saya sudah mencicipi royal wrap, tandoori burger sandwich, kopi arab,  nasi chicking dan ayam panggang.

Nasi chicking (chicking rice) dan ayam panggang (grilled chicken) merupakan hidangan yang saya santap ketika pertama kali mampir di Chicking Dubai. Nasi chicking nampak unik, karena menggunakan beras basmati yang bentuknya panjang-panjang. Nasi yang berwarna kuning ini sebenarnya sudah dibumbui, tapi rasanya agak flat. Rasanya yaa memang tidak mungkin kalau kita makan nasi saja tanpa lauk. Maka saat itu saya memesan ayam panggang untuk menemani nasi chicking. Ayamnya tidak renyah tapi seperti sudah direndam oleh rempah-rempah bumbu nasi kebuli. Kalau nasi dan ayam tersebut digabung, maka hidangan ini akan terasa seperti nasi kebuli ayak yang lumayan rasanya. Ini jelas berbeda dengan ayam-ayam di restoran fastfood sebelah.

Chicking

Nasi Chicking & Ayam Panggang

Royal wrap pada dasarnya adalah balutan roti tortila dengan 2 chicken strip yang besar memanjang, sedikit sayur dan saus ala timur tengah di dalamnya. Potongan daging ayamnya, empuk dan besar sehingga sangat terasa ketika digigit. Saus khas timur tengahnya terasa sangat cocok dengan ayam dan tekstur roti tortila yang juga khas. Hidangan inilah yang menjadi hidangan favorit saya di Chicking Dubai.

Royal Wrap

Tandoori burger sandwich pada dasarnya sangat mirip dengan royal warp, hanya saja ia menggunakan roti burger, fillet ayamnya hanya 1 tapi super besar, dan ada tambahan saus tandoori di sana. Karena komposisi lainnya mirip dengan royal wrap, maka praktis rasa tandoori burger sandwich akan mirip dengan royal wrap. Hanya saja, rasa tandoori burger sandwich sedikit lebih asam. Rasa asam ini diperoleh dari saus tandoori yang pada umumnya terbuat dari yogurt, bawang, garam masala, saffron dan lain-lain. Hidangan ini terasa seperti burger India. Tandoori sendiri memang banyak digunakan di India. Kalau dibandingkan dengan royal wrap, ukuran tandoori burger sandwich memang lebih besar dan mengenyangkan. Tapi kalau soal rasa, royal wrap tetap lebih unggul. Potongan ayam dan rempah-rempah ala Timir Tengah memang tetap terasa, tapi tekstur roti tortila tetap lebih unggul dan saya sendiri tidak terlalu suka dengan rasa asam dari saus tandoori-nya.

Tandoori Burger Sandwich

Kopi arab pada dasarnya adalah kopi pahit dengan kapulaga di dalamnya. Saya sendiri tidak terlalu suka dengan kopi ini. Penggunaan kapulaga tidak memberikan nilai tambah atau rasa yang unik. Kapulaga tetap lebih enak kalau digunakan pada sop kambing seperti Warung Sate H. Mansur yang sering saya kunjungi hehehehehe.

Chicking

Kopi Arab

Secara keseluruhan, Chicking Dubai memang memberikan cita rasa yang berbeda dibandingkan restoran fastfood lainnya. Saya rasa Chicking Dubai pantas untuk memperoleh nilai 3 dari skala maksimum 5 yang artinya “Lumayan”.

Iklan

Flip Burger is Flippin Good

Sejak tahun lalu saya sudah mendengar Flip Burger dari beberapa teman. Pada waktu itu Flip Burger hanya buka di daerah Jalan Senopati yang agak jauh dari rumah atau kantor saya. Kemudian saat ini Flip Burger sudah berkembang dan mampu memiliki cabang di:

  • Jl. Senopati No. 27, RT/RW: 06/03, Senayan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, 12190. Telp. 021-5279936.Jl. Panjang Arteri Kelapa Dua No. 18, RT/RW: 02/02, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, 11530. Telp. 021-22123832.
  • Kota Kasablanka, Lantai 2, Jl. Casablanca Kav 88, Menteng Dalam, Jakarta Selatan.
  • Mall Pondok Indah 1 Lt. 1, Jl. Metro Pondok Indah Blok 3B, Pondok Pinang, Jakarta Selatan, 12310. Telp. 021-7512369.
  • Jl. Margaguna Raya No. A2, RW 15, Pondok Pinang, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, 12140. Telp. 021-75816581.
  • World Trade Center 6, Lantai Ground, Jl. Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan. Telp 021-5228966.
  • Jl. Boulevard Raya Blok LA 4/18 – 19 (Samping Menara Satu Sentra / Seberang Mall Kelapa Gading), Jakarta Utara. Telp. 021-22455700.
  • Jl. Boulevard Diponegoro No. 106, Bencongan, Kelapa Dua, Tangerang, Banten, 15810.
  • Jl. R.E. Martadinata No. 81A (Depan Sekolah Taruna Bakti), Bandung, Jawa Barat. Telp. 022-20545111.
  • Jl. Candrakirana No. 23, Sagan (Utara SMA 9 Yogyakarta), Yogyakarta. Telp 081212349154.
  • Tunjungan Plaza 6, Lantai 3, Surabaya, Jawa Timur. Telp. 031-99251647.

Pick Up & Kasir

Bagian Dalam

Wha, salah satunya ternyata ada di bawah kantor saya. Tapi karena lokasinya yang mungil, dipojok dan jauh dari restoran lain, saya hampir melewatkannya. Flip Burger nampak ramai meski sulit ditemui. Saya semakin penasaran, ada apa yaaa di sana? Flip Burger menyajikan aneka fastfood western. Saya sendiri baru sempat mencicipi crinkle cut fries, smacker, double cheese burger dan eggsy beef strips.

Dibandingkan french fries, crinkle cut fries memiliki potongan yang lebih besar dengan motif zig-zag pada potongannya. Rasanya sendiri agak tawar, saya lebih suka french fries heheheh.

Crinkle Cut Fries

Smacker merupakan menu burger dengan roti yang di tengahnnya terdapat 2 lapis beef patty, beef strips, keju, dan bawang bombay bersaus manis. Bentuknya tinggi ke atas sehingga mulut saya harus menganga lebar untuk menyantapnya ;). Rasa manis dan aroma khas cukup dominan di sini. Hal ini disebabkan penggunaan bawang bombay yang dikaramelisasi. Rasa yang hadir adalah rasa daging dan manis, tidak ada sayuran pada menu ini. Bagi saya pribadi, sampai 3/4 burger, saya masih suka sekali dengan smacker, rasanya enak sekali. Smacker berhasil memberikan rasa manis dan aroma lain yang berbeda dengan burger di toko sebelah. Tapi setelah 3/4 burger habis saya santap, saya merasa kok menu ini sepertinya terlalu daging dan manis, jadi kalau kebanyakan akan sedikit mual. Walaupun saya kurang suka makan sayur, saya rasa sayuran tetap harus ada di dalam sebuah burger ukuran jumbo seperti smacker. Rasa segar dari sayur mungkin dapat mengurangi efek rasa daging manis yang berlebih. Bahkan menu karnivora seperti steak saja membutuhkan buncis atau jagung sebagai temannya bukan? ;).

Flip Burger

Smacker Burger

Double cheese burger merupakan burger dengan 2 beef patty, keju, bawang bombay dan saus manis. Berbeda dengan smacker, rasa manis tidak terlalu dominan pada burger ini. Rasa dan aroma keju justru nampak lebih terasa, digabungkan dengan rasa daging yang mantabbb, yuuummmm, sepertinya saya sudah menemukan menu favorit saya di Flip burger ;).

Flip Burger

Double Cheese Burger

Eggsy beef strips merupakan burger yang isinya menggunakan telur, beef strips, keju, dan bawang bombay bersaus manis. Mirip seperti smacker, wujud burger ini kurang cantik. Bagaimana rasanya? Sayang rasanya agak flat walaupun beef strips mampu memberikan aroma daging yang sedikit harum. Rasa manis tetap ada tapi tidak terlalu dominan. Saya pun tidak mual sama sekali ketika menyantap eggsy beef strips. Tapi saya tetap lebih suka smacker, eggsy beef strips terlalu tawar bagi saya. Sepertinya telur memang kurang pas kalau ditaruh di dalam burger bersama dengan beef strips.

Flip Burger

Eggsy Beef Strips Burger

Flip Burger memang memberikan sesuatu yang berbeda dari para pesaingnya. Hal ini memang berhasil menjadi modal dasar bagi Flip Burger untuk meraih pelanggan walaupun masih ada kekurangan dari inovasi yang mereka sajikan. Saya rasa Flip Burger layak untuk memperoleh nilai 3 dari skala maksimum 5 yang artinya “Lumayan”. Flip Burger tidak amazing dan tidak pula bad, tapi good laaah, flippin goood ;).

Menikmati Ojju K-Food, Hidangan Ala Korea Porsi Jumbo

Ojju

Meskipun Ojju K-Food mulai membuka cabang pertamanya di Mall Kota Kasablanka pada tahun 2016 dan kantor saya berada di atas Mall tersebut, saya baru sempat mencoba makan di Ojju pada awal tahun 2018. Saya lihat restoran ini selalu terlihat ramai pada jam-jam istirahat dan hari libur, antriannya amit-amit deh. Hal ini sangat jauh berbeda dibandingkan restoran lain yang dulu sempat menempati lokasi Ojju di Lantai UG Food Society Mall Kota Kasablanka. Saat ini Ojju sudah memiliki cabang lain selain cabang Mall Kota Kasablanka, yaitu Gandaria City, Margo City, Grand Indonesia. Semua cabangnya terletak di mall-mall besar yang nyaman. Restorannya pun dipenuhi oleh dekorasi ala Korea tentunya.

Restoran ini menyajikan aneka hidangan Korea modern seperti budae jjigae, rolling cheese, dosirak, ramyeon, seafood pajeon, gyeran bbang, oi muchim dan lain-lain. Menu unggulan Ojju adalah menu-menu yang porsinya relatif besar yaitu budae jjigae dan rolling cheese. Saya sendiri baru sempat mencicipi rolling cheese saja, menu ini dipesan oleh mayoritas pengunjung.

Ketika memesan rolling cheese, kita harus memilih lauk utama pada rolling cheese, apakah ingin menggunakan sayap ayam, paha ayam dan iga sapi. Kemudian kita akan memilih tingkat kepedasan dari saus yang akan menyertai. Setelah itu, akan ada petugas yang meletakkan lauk utama, potongan keju, kentang dan saus spesial ala Ojju. Semuanya diletakkan di atas kompor yang tersedia di setiap meja. Kemudian semua bahan makanan tersebut dimasak dan diolah sedemikian rupa hingga berubah wujudnya menjadi rolling cheese yang matang, harum dan penampilannya menggugah selera. lauk utama yang dipilih, terasa gurih-gurih manis dan enak ketika bertemu dengan saus, lelehan keju dan kentang, yuummmm uenaaakk :D. Saya memilih saus yang paling pedas dan setelah saya cicipi, ternyata tidak pedas sama sekali. Sayang jumlah sausnya kalah jauh dibandingkan jumlah lelehan kejunya. Terlalu banyak keju dalam satu suapan akan membuat rasa keseluruhan terlalu asin. Memang sih lelehan kejunya lembut, tidak pringus dan harum, tapi kalau terlalu banyak yaaa kurang ok jadinya. Jumlah kentangnya juga terlalu sedikit bila dibandingkan dengan lauk utama dan lelehan kejunya. Kentangnya pasti habis lebih dulu. Saran saya, pesan tambahan kentang saja, jangan menambah nasi. Menu ini terasa hambar kalau ditambahkan nasi x_x, kentang itu sudah paling passss. Oh yaaaa, 1 porsi rolling cheese dimaksudkan untuk disantap 2 atau 3 orang, kalau makan sendirian ya pasti kekenyangan pangkat tiga, porsinya jumboooo.

Selain terdapat kompor kecil, di setiap meja, terdapat terdapat pula 4 jenis banchan. Apa itu banchan? Banchan merupakan hidangan pendamping berporsi mungil yang biasa disantap bersama-sama dengan menu utama di Korea Selatan sana. Nah 4 banchan yang tersedia pada setiap meja adalah kimchi, krim jagung, salad makaroni dan oi muchim (asinan timun). Dari dulu saya memang kurang suka dengan banchan ala Korea yang kecut dan keasaman seperti kimchi dan oi muchim (asinan timun). Saya lebih suka menyantap hidangan utama saya dengan krim jagung dan salad makaroni yang sedikit manis. Rasanya tidak dominan sehingga mampu mendampingi rasa dari menu utama tanpa merusaknya.

Menurut saya pribadi, Ojju K-Food memang sudah sepantasnya dipenuhi pengunjung. Hanya saja memang sayangnya menu-menu unggulannya hanya tersedia dalam porsi jumbo sehingga sulit kalau datang ke Ojju sendirian :’D. Namun bagaimanapun juga, restoran ini masih layak untuk memperoleh nilai 4 dari skala maksimum 5 yang artinya “Enak”.

Pezzo Pizza, A Carnival In Every Bite

Pezzo Pizza mulai berdiri di Singapura pada tahin 2012. Kemudian Pezzo Pizza mulai hadir di indonesia sekitar tahun lalu, kalau tidak salah. Salah satu cabangnya kebetulan terletak tepat di depan Masjid Mall yang biasa saya kunjungi. Berbeda dengan Pizza Hut, Domino Pizza dan Pizza Express, Pezzo Pizza relatif tidak menyediakan fasilitas untuk makan di tempat. Mereka membuka gerai-gerai mungil yang saat ini sudah tersedia di pusat-pusat perbelanjaan seperti Mall Ciputra, Mall Artha Gading, Kuningan City, Kota Kasablanka, Plaza Blok M, Pejaten Village Mall, Mall Kalibata City Square, harmoni Exchange, Plaza Atrium Senen, Cibubur Square, AEON Garden City, Living World, Summarecon Serpong, Mall Ciputra Cibubur, Lippo Mall Puri, Lippo Mall Kemang, Pasaraya Blok M.

Dari beberapa varian pizza yang ada, saya baru mencicipi hola hawaian, supremo, hot chick, chicken delight, pepperoni party dan meat munchers. Wha hampir semua yaaaa hehehee, saya memang pernah membeli banyak pizza di Pezzo Pizza pada waktu ada promo ulang tahun ;).

Hola hawaian merupakan pizza yang terdiri dari chicken ham, chiken Rasher, nanas dan keju mozarella. Rasa nanas yang manis asam ternyata terasa enak ketika dipadukan dengan chicken ham, chiken Rasher dan lelehan keju mozarella. Rasa asin dari keju mozarella dapat dimbangin dengan rasa nanas yang relatif dominan. Walaupun penampakannya nampak kurang menarik, ternyata rasanya pas sekali di lidah, ini merupakan salah satu pizza favorit saya di Pezzo.

Supremo merupakan pizza yang terdiri dari chicken ham, chiken Rasher, salami, pepperoni, bawang, paprika hijau, jamur dan keju mozzarella. Karena sepertinya menu ini terbilang sebagai menu yang paling lengkap, saya pikir rasanya akan seperti super supreme tempo dulu milik Pizza Hut. Ahhh saya ternyata salah, supremo terdiri dari aneka bahan tapi rasa asin dari lelehan keju mozarellanyalah yang justru relatif dominan. rasa paprika hijau dan bawang memang memberikan sedikit rasa yang berbeda apalagi potongannya besar-besar, tapi secara keseluruhan supremo terasa lumayan enak. Rasanya akan sedikit terlalu asin kalau tidak ditambahkan sambal belibis yang tersedia.

Hot chick merupakan pizza yang terdiri dari spicy shredded chicken, saus cabai merah, paprika merah, paprika hijau, keju mozzarella plus lumuran saus cabai di atasnya. Walaupun pada deskripsi di atas banyak menggunakan kata-kata hot, cabai dan spicy, sumpah pizza ini sama sekali tidak pedas bagi lidah Indonesia saya :D. Tapi patut saya akui, pizza hot chick memang lebih terasa berbumbu dibandingkan pizza-pizzanya Pezzo lainnya. Saya merasakan daging ayam empuk yang berbumbu cukup dominan pada hidangan ini. Rasanya ternyata enak juga loh :).

Chicken delight merupakan pizza yang terdiri dari potongan oregano chicken, chicken rasher, bawang, jamur dan keju mozzarella. Potongan ayam yang besar dan banyak membuat rasa ayam menjadi dominan pada pizza ini. Dengan menambahkan sambal, rasa pizza ini akan terasa lebih enak lagi :).

Meat munchers merupakan pizza yang terdiri dari daging cincang, pepperoni, chicken rasher, chicken ham, sosis dan tak lupa, keju mozzarella. Walaupun ada daging ayamnya, ternyata aroma dan rasa daging sapi relatif lebih terasa pada varian pizza yang satu ini :).

Pepperoni party merupakan varian pizza yang isiannya paling sederhana, hanya pepperoni dan keju saja. Tekstur pepperoni yang kasar dan dan aroma daging sapi yang harum, ternyata lumayan enak juga bila bertemu dengan keju dan sambal, yummm :).

Apapun varian rasanya, pizza yang dibuat Pezzo Pizza memiliki adonan roti yang empuk, rasa keju yang kental terasa, topping dengan potongan yang besar dan melimpah, serta porsi potongan yang besar per-potongnya. Karena pizzanya Pezzo Pizza memang dimaksudkan untuk menemani jalan-jalan di Mall atau di rumah, maka 1 potong pizza saja sudah cukup besar untuk mengisi perut, tidak beli per loyang kecil yang bentuknya bundar dan tidak praktis untuk disantap di jalan ;).

Tema karnaval yang penuh kegembiraan nampaknya cocok juga bagi pizza asal Singapura ini. Saya rasa Pezzo Pizza layak untuk memperoleh nilai 4 dari skala maksimum 5 yang artinya “Enak”.

Di Sana Senang, Di Sini Senang dengan Es Teler 77

Es Teler 77

Saya sudah mengenal Es Teler 77 sejak masih kecil, masa dimana Es Teler 77 sempat populer sampai-sampai pendirinya membuat buku yang berjudul Di Sana Senang Di Sini Senang, wah populer dan sukses sekali deh waktu itu. Pada tahun 80-an, es teler memang sempat populer di Indonesia. Minuman yang memang asli berasal dari Indonesia ini sampai dibuat kontesnya. Nah pemenang kontes tersebut mendirikan Es Teler 77 yang pada awalnya hanya ada di Harmoni, Jakarta Pusat. Bagaimana wajah Es Teler 77 saat ini? Sekarang, berpuluh-puluh tahun kemudian, Es Teler 77 masih ada Dan semakin banyak cabangnya. Kita dapat menemukan Es Teler 77 di Cipinang Indah Mall, Lippo Plaza Kramat Jati, Stasiun Jatinegara, Grand Metropolitan Mall Bekasi, Grand Mall Bekasi, Metropolitan Mall Bekasi, Plaza Kalibata, Arion Plaza, Giant Mega Bekasi, Carrefour Harapan Indah, Gramedia Matraman, Kota Kasablanka, Carrefour Blue Plaza, ITC Cempaka Mas, RS Cipto, Plaza Festival Kuningan, Talavera Building, GP Mall, Mall Ambasador, Patra Jasa, Formule 1 Cikini, Stasiun Senen Jakarta, Atrium Senen, Pusat Grosis Senen Jaya, Plaza Mandiri Jakarta, Plaza Semanggi, Wisma BRI 2, BNI 46 KS Tubun Jakarta, Rest Area Km. 19 Cikampek, Stasiun Gambir Jakarta, Thamrin City, Blok M Square, Lotte Mart Ratu Plaza, Jalan Adityawarman Jakarta, Gramedia Pasar Baru, ITC Fatmawati, Blok M Plaza, Cibubur Junction, RS Pelni, Cimanggis Mall, Gajah Mada Plaza, Hypermart Gajah Mada, Gandaria City, Pondok Indah Mall, Mangga Dua Square, Point Square, Chandra Pancoran, Margi City Square, Fun Season City, Ruko Pluit Timur, Grand Depok City, Bintaro Plaza, Hypermart Puri Indah, Puri Indah Mall, Big World Kitchen, Lotte Mart Bintaro, Hypermart Daan Mogot, Lippo Mall Cikarang, Cibinong City Mall, COB Sektor II BSD City, Teras Kota, Menara Top Food, Mall Alam Sutera, Metropolis Tangerang, Tangerang City Mall, Summarecon Mall Serpong, Supermall Karawaci, Mall Karawang Central Plaza, Ramayanan Karawang, Cianjur Supermall, Mall of Serang, Ramayanan Cilegon, Cihampelas Bandung, Bnadung Indah Plaza, Trans Studio Bandung, Carrefour Kiara Conding, Grage Mall Cirebon, Pacific Mall Tegal, Plaza Pekalongan, Bandara Ahmad Yani Semarang, Grand Paragon Semarang, Citraland Semarang, Java Mall Semarang, Malioboro Mall, Galeria Jogja Mall, Palembang Indah Mall, Palembang Square, Grand Paragon Solo, Hartono Mall, Bengkulu Indah Mall, BG Junction, Hypermart Pontianak, Hypermark Tanjung Uncang, Mega Mall Batam Centre, Duta Mall Banjarmasin, Discovery Mall Bali, Galeria Bali Mall, Carrefour Denpasar, Mall Pekanbaru, Ciputra Seraya Pekanbaru, Lombok Epicentrum Mall, Mandau City, Balikpapan Superblok, Ramayana Samarinda, Pantai Losari, Pusat Grosir Butung Makassar, Panakukang Square, Makassar Town Square, Hermes Place Medan, Medan Mall, Lippo Plaza Medan, Cambridge City Square, Binjai Super Mall, Mall Kendari, Manado Town Square, Mega Mall Manado, Ambon City Center dan Jatiland Mall Ternate.

Wheeeeew, banyak sekali yaaaaa. Sebagian besar lokasi cabang Es Teler terletak di mall sehingga sudah hampir bisa ditebakkan keadaan restorannya bersih, namun apakah hal ini akab nempengaruhi harganya? Yaaah, asalkan sebanding dengam rasanya sih tidak apa-apa. Ada menu apa saja di Es Teler 77 ya? Aneka hidangan mulai dari bakso super, nasi goreng ayam, mie goreng, es nangka, sampai es teler. Menu yang baru saya sebutkan tadilah menu Es Teler 77 yang sempat saya cicipi.

Menu bakso super pada dasarnya terdiri dari mie dan bakso. Campuran daging pada baksonya memang terasa, terlihat sudah bahwa baksonya bukan hanya tepung saja seperti bakso-bakso pinggir jalan. Tapi selain itu saya tidak melihat keistimeeaan lain dari bakso supernya Es Teler 77, yaaa rasanya biasa-biasa saja.

Bakso Super

Nasi goreng ayamnya terasa manis-manis gurih dan saya hampir tidak melihat daging ayamnya. Potongannya kecil-kecil dan tidak terlalu terasa. Saya justru merasakan sedikit aroma seafood di sana. Rasa nasi goreng ini terselamatkan ketika saya menambahkan sambal cabai yang tersedia di dekat kasir. Rasa pedas dan gurihnya menambaj cita rasa nasi goreng ayam sehingga terasa lumayan hehehe.

Es Teler 77

Nasi Goreng Ayam

Mie goreng yang pernah saya santap di Es Teler 77 terdiri dari mie, telur, kol, sawi dan berbagai aneka sayuran lainnya dengan tambahan acar dan kerupuk di bagian sisinya. Terus terang mie gorengnya terlalu basah bagi saya, jadi “becek sekali”. Selain itu porsi mie dengan saurnya kok lebih banyak sayurnya yah? Kalau ini sih namanya bukan makan mie goreng ditemani sayur tapi justru makan sayur ditemani mie. Aroma ikan terasa mendominasi santapan ini, mungkin kecap ikannya memang banyak? Ahhh menu ini sudah tidak dapat diselamatkan, saya kurang suka. Sebaiknya pesan menu lainnya saja kalau mampir ke Es Teler 77.

Mie Goreng

Mie Goreng

Es nangka terdiri dari potongan buah nangka, susu dan es serut. Rasanya segar dan cocok dijadikan teman kalau sedang berkumpul dengan teman dan keluarga. Yaah lumayanlaah meakipun rasanya memang nangka saja, tidak selengkap es teler yang menggunakan lebih banyak varian buah.

Es Teler 77

Es Nangka

Es teler, menu andalan Es Teler 77 menggunakan es serut yg super beku susah cairnya. Tak lupa tedapat pula potongan alpukat, nangka dan kelapa di sana. Rasa buah-buahannya terasa enak, segar dan tidak berlebihan manisnya, passss. Lumayanlaah untuk dijadikan obat penawar dahaga di siang bolong :).

Es Teler

Secara keseluruhan, Es Teler 77 masih layak untuk memperoleh nilai 3 dari skala maksimum 5 yang artinya “Lumayan”. Tanpa adanya inovasi yang mumpuni, Es Teler 77 bisa-bisa tergusur oleh pesaingnya.

Sop Ikan Batam, Makan Ikan … Sehat

Mendengar kata-kata sop ikan Batam, saya refleks langsung ingat Yong Kee Seafood yang ada di Batam sana. Sayang yaaa jauh sekali dari saya yang tinggal di Jakarta. Akhirnya saya mampir ke salah satu cabang restoran Sop Ikan Batam yang ada di Jakarta. Seingat saya, dulu itu cabangnya masih sedikit, hanya ada di Mall Artha Gading dan Ruko INKOPAL Kelapa Gading. Sekarang, Sop Ikan Batam sudah berkembang dan dapat ditemui pula di Mall Taman Anggrek, Menteng Huis, Mall Ambassador, Mall Puri Indah, Ruko Tol Boulevard BSD, Mall Emporium, Mall Foodcentrum, Ruas Tol Cikampek Km 19 dan Jalan Sudirman 15C Bogor.

Dari beberapa cabang yang pernah saya singgahi, kondisi restorannya nyamannyamanbagus, bagus, bersih dan rapi. Pada cabang tertentu bahkan menyediakan ruangan VIP. Setiap saya ke sanana, memang sih tidak pernah nampak ramai sekali, tapi tidak kosong juga, selalu ada pengunjung lain di sana.

Bagian Dalam

Bagaimana dengan makanannya? Menu Sop Ikan Batam pada dasarnya tidak terlalu banyak jenisnya. Pada dasarnya di sana terdapat sop ikan, aneka sop seafood dan beberapa jenis chinese food. Saya sendiri baru mencicipi sop ikan, kangkung terasi, lumpia ikan

Sop ikan disajikan dalam keadaan hangat dengan aroma harum dan tidak bau amis. Di dalamnya terdapat potongan daging ikan tengiri yang lembut dan tidak amis. Ketika digabung dengan kuah hangatnya, terasa sedikit rasa gurih yang lembut. Saya akui rasanya lebih ke arah plain, sehingga saya tambahkan bumbu kacang dan kecap cabe yang terasa asin-pedas. Penambahan kedua bumbu tersebut membuat sop ikan lebih enak dan terasa. Jadi kalau menu ini teman-teman anggap terlalu tawar, tambahkan saja kedua saus itu, rasanya akan lebih enak :).

Sop Ikan

Lumpia ikan wujudnya berbeda jauh dengan wujud lumpia Bogor atau lumpia Semarang. Mungkin karena lumpia ikan tersebut dipotong dulu sebelum digoreng dan bagian dalamnya relatif lebih padat, saya tidak melihat rebung di sana. Ketika saya gigit dan kunyah, rasanya renyah, tidak amis, empuk di dalam dan terasa agak tawar meskipun sudah ditambahi saus merah yang sama sekali tidak pedas hehee. Ini bukan menu favorit saya.

Lumpia Ikan

Bagaimana dengan kangkung terasinya? Di luar dugaan, kangkung terasi justru terasa mantab dengan saus terasi yang gurih, rasanya lebih berani ketimbang sop ikan batam, enakkkk. Padahal ini menu yang umum sekali ada di restoran chinese dan seafood lho, saya pikir rasanya akan biasa saja.

Kangkung Terasi

Secara keseluruhan, Sop Ikan Batam layak untuk memperoleh nilai 3 dari skala maksimum 5 yang artinya “Lumayan”. Bisalaaah dijadikan tempat arisan keluarga atau kumpul-kumpul :).

Icip-Icip Sate di Atas Hotplate ala Sate Blora Cirebon

bloracirebon1

Sudah sering saya melewati daerah dekat Tip Top Rawamangun, dan sering pula saya melihat warung sate yang terlihat penuh yaitu Sate Blora Cirebon. Warung sate ini tepatnya terletak di Jl. Balai Pustaka Baru No. 3, Rawamangun, Jakarta Timur, tak jauh dari Tip Top Rawamangun.

Warung sate yang sudah lama berdiri ini terbilang bersih dan memiliki pelayanan yang sigap dan responsif. Dari perkakas dan foto-foto yang terpajang, Sate Blora Cirebon bisa dibilang termasuk warung sate zaman dahulu. Namun apakah rasa menunya masih cocok dengan orang-orang jaman sekarang?

Bagian Dalam

Bagian Dalam

Kalau dilihat dari daftar menu, Sate Blora Cirebon menyajikan aneka hidangan yang sudah standard disajikan warung sate pada umumnya. Saya sendiri baru mencicipi sate kambing, sate ayam dan sop kambing.

Bakar Sate

Bakar Sate

Sate kambing dan sate ayam sama-sama disajikan di atas hotplate sehingga kondisinya masih mengepul dan hangat ketika sampai di meja saya. Sate yang diletakkan di atas hotplate sebelumnya sudah dibakar sambil dilumuri oleh bumbu sate, tapi kalau langsung dimakan yaaa rasanya polos dan kurang berbumbu. Di mana bumbu kacang dan kecapnya? Bumbu kacang dan kecap disajikan terpisah pada piring kecil yang dengan sigap diberikan oleh pelayan. Sayang bumbu kacangnya kok ya terasa kurang gurih dan agak tawar, bukan bumbu kacang yang saya suka. Daging satenya pun tidak terlalu empuk. Walahhh, jauh dari ekspektasi saya, lidah saya nampaknya kurang cocok dengan sate kambing dan sate ayamnya Sate Blora Cirebon.

Sate Kambing & Sate Ayam

Sate Kambing & Sate Ayam

Bumbu Kecap & Bumbu Kacang

Bumbu Kecap & Bumbu Kacang

Bagaimana dengan sop kambingnya? Sop kambingnye memiliki aroma yang harum dan terada gurih, yuuuummmm, enaaakk. Isi sopnya memang bukan daging semua, tapi gajih dan jeroan yang ada di dalam sop masih di dalam batas normal, tidak terlalu banyak dan tidak membuat mual. Inilah menu yang saya suka di Sate Blora Cirebon :).

Sop Kambing

Sop Kambing

Meskipun kurang cocok dengam rasa satenya, Sate Blora Cirebon masih layak untuk memperoleh nilai 3 dari skala maksimum 5 yang artinya “Lumayan”. Sudah hilanglah rasa penasaran saya hohohoho.