Chicking Dubai, Restoran Fastfood Ala Timur Tengah

Chicking

Hadir di UEA (Uni Emirates Arab) pada tahun 2000, Chicking Dubai saat ini telah melebarkan sayap sampai ke Asia, termasuk Indonesia. Setelah membuka cabang Indonesia pertamanya di Royal Plaza Shopping Mall Surabaya, saat ini Chicking Dubai sudah memiliki cabang lain di Jabodetabek yaitu Bassura, Mega Bekasi Hypermall, Lulu Hypermarket QBIG BSD, Cibinong City Mall dan Plaza Kalibata. Dengan lokasi yang tersebar di dalam pusat perbelanjaan, maka sudah pasti tempatnya nyaman dan bersih.

Chicking

Bagian Dalam

Hidangan yang Chicking Dubai tawarnya, cukup beragam. Sekilas mereka mirip sekali dengan hidangan restoran fastfood pada umumnya. Apakah rasanya sama? Diantara varian hidangan tersebut, saya sudah mencicipi royal wrap, tandoori burger sandwich, kopi arab,  nasi chicking dan ayam panggang.

Nasi chicking (chicking rice) dan ayam panggang (grilled chicken) merupakan hidangan yang saya santap ketika pertama kali mampir di Chicking Dubai. Nasi chicking nampak unik, karena menggunakan beras basmati yang bentuknya panjang-panjang. Nasi yang berwarna kuning ini sebenarnya sudah dibumbui, tapi rasanya agak flat. Rasanya yaa memang tidak mungkin kalau kita makan nasi saja tanpa lauk. Maka saat itu saya memesan ayam panggang untuk menemani nasi chicking. Ayamnya tidak renyah tapi seperti sudah direndam oleh rempah-rempah bumbu nasi kebuli. Kalau nasi dan ayam tersebut digabung, maka hidangan ini akan terasa seperti nasi kebuli ayak yang lumayan rasanya. Ini jelas berbeda dengan ayam-ayam di restoran fastfood sebelah.

Chicking

Nasi Chicking & Ayam Panggang

Royal wrap pada dasarnya adalah balutan roti tortila dengan 2 chicken strip yang besar memanjang, sedikit sayur dan saus ala timur tengah di dalamnya. Potongan daging ayamnya, empuk dan besar sehingga sangat terasa ketika digigit. Saus khas timur tengahnya terasa sangat cocok dengan ayam dan tekstur roti tortila yang juga khas. Hidangan inilah yang menjadi hidangan favorit saya di Chicking Dubai.

Royal Wrap

Tandoori burger sandwich pada dasarnya sangat mirip dengan royal warp, hanya saja ia menggunakan roti burger, fillet ayamnya hanya 1 tapi super besar, dan ada tambahan saus tandoori di sana. Karena komposisi lainnya mirip dengan royal wrap, maka praktis rasa tandoori burger sandwich akan mirip dengan royal wrap. Hanya saja, rasa tandoori burger sandwich sedikit lebih asam. Rasa asam ini diperoleh dari saus tandoori yang pada umumnya terbuat dari yogurt, bawang, garam masala, saffron dan lain-lain. Hidangan ini terasa seperti burger India. Tandoori sendiri memang banyak digunakan di India. Kalau dibandingkan dengan royal wrap, ukuran tandoori burger sandwich memang lebih besar dan mengenyangkan. Tapi kalau soal rasa, royal wrap tetap lebih unggul. Potongan ayam dan rempah-rempah ala Timir Tengah memang tetap terasa, tapi tekstur roti tortila tetap lebih unggul dan saya sendiri tidak terlalu suka dengan rasa asam dari saus tandoori-nya.

Tandoori Burger Sandwich

Kopi arab pada dasarnya adalah kopi pahit dengan kapulaga di dalamnya. Saya sendiri tidak terlalu suka dengan kopi ini. Penggunaan kapulaga tidak memberikan nilai tambah atau rasa yang unik. Kapulaga tetap lebih enak kalau digunakan pada sop kambing seperti Warung Sate H. Mansur yang sering saya kunjungi hehehehehe.

Chicking

Kopi Arab

Secara keseluruhan, Chicking Dubai memang memberikan cita rasa yang berbeda dibandingkan restoran fastfood lainnya. Saya rasa Chicking Dubai pantas untuk memperoleh nilai 3 dari skala maksimum 5 yang artinya “Lumayan”.

Iklan

Flip Burger is Flippin Good

Sejak tahun lalu saya sudah mendengar Flip Burger dari beberapa teman. Pada waktu itu Flip Burger hanya buka di daerah Jalan Senopati yang agak jauh dari rumah atau kantor saya. Kemudian saat ini Flip Burger sudah berkembang dan mampu memiliki cabang di:

  • Jl. Senopati No. 27, RT/RW: 06/03, Senayan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, 12190. Telp. 021-5279936.Jl. Panjang Arteri Kelapa Dua No. 18, RT/RW: 02/02, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, 11530. Telp. 021-22123832.
  • Kota Kasablanka, Lantai 2, Jl. Casablanca Kav 88, Menteng Dalam, Jakarta Selatan.
  • Mall Pondok Indah 1 Lt. 1, Jl. Metro Pondok Indah Blok 3B, Pondok Pinang, Jakarta Selatan, 12310. Telp. 021-7512369.
  • Jl. Margaguna Raya No. A2, RW 15, Pondok Pinang, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, 12140. Telp. 021-75816581.
  • World Trade Center 6, Lantai Ground, Jl. Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan. Telp 021-5228966.
  • Jl. Boulevard Raya Blok LA 4/18 – 19 (Samping Menara Satu Sentra / Seberang Mall Kelapa Gading), Jakarta Utara. Telp. 021-22455700.
  • Jl. Boulevard Diponegoro No. 106, Bencongan, Kelapa Dua, Tangerang, Banten, 15810.
  • Jl. R.E. Martadinata No. 81A (Depan Sekolah Taruna Bakti), Bandung, Jawa Barat. Telp. 022-20545111.
  • Jl. Candrakirana No. 23, Sagan (Utara SMA 9 Yogyakarta), Yogyakarta. Telp 081212349154.
  • Tunjungan Plaza 6, Lantai 3, Surabaya, Jawa Timur. Telp. 031-99251647.

Pick Up & Kasir

Bagian Dalam

Wha, salah satunya ternyata ada di bawah kantor saya. Tapi karena lokasinya yang mungil, dipojok dan jauh dari restoran lain, saya hampir melewatkannya. Flip Burger nampak ramai meski sulit ditemui. Saya semakin penasaran, ada apa yaaa di sana? Flip Burger menyajikan aneka fastfood western. Saya sendiri baru sempat mencicipi crinkle cut fries, smacker, double cheese burger dan eggsy beef strips.

Dibandingkan french fries, crinkle cut fries memiliki potongan yang lebih besar dengan motif zig-zag pada potongannya. Rasanya sendiri agak tawar, saya lebih suka french fries heheheh.

Crinkle Cut Fries

Smacker merupakan menu burger dengan roti yang di tengahnnya terdapat 2 lapis beef patty, beef strips, keju, dan bawang bombay bersaus manis. Bentuknya tinggi ke atas sehingga mulut saya harus menganga lebar untuk menyantapnya ;). Rasa manis dan aroma khas cukup dominan di sini. Hal ini disebabkan penggunaan bawang bombay yang dikaramelisasi. Rasa yang hadir adalah rasa daging dan manis, tidak ada sayuran pada menu ini. Bagi saya pribadi, sampai 3/4 burger, saya masih suka sekali dengan smacker, rasanya enak sekali. Smacker berhasil memberikan rasa manis dan aroma lain yang berbeda dengan burger di toko sebelah. Tapi setelah 3/4 burger habis saya santap, saya merasa kok menu ini sepertinya terlalu daging dan manis, jadi kalau kebanyakan akan sedikit mual. Walaupun saya kurang suka makan sayur, saya rasa sayuran tetap harus ada di dalam sebuah burger ukuran jumbo seperti smacker. Rasa segar dari sayur mungkin dapat mengurangi efek rasa daging manis yang berlebih. Bahkan menu karnivora seperti steak saja membutuhkan buncis atau jagung sebagai temannya bukan? ;).

Flip Burger

Smacker Burger

Double cheese burger merupakan burger dengan 2 beef patty, keju, bawang bombay dan saus manis. Berbeda dengan smacker, rasa manis tidak terlalu dominan pada burger ini. Rasa dan aroma keju justru nampak lebih terasa, digabungkan dengan rasa daging yang mantabbb, yuuummmm, sepertinya saya sudah menemukan menu favorit saya di Flip burger ;).

Flip Burger

Double Cheese Burger

Eggsy beef strips merupakan burger yang isinya menggunakan telur, beef strips, keju, dan bawang bombay bersaus manis. Mirip seperti smacker, wujud burger ini kurang cantik. Bagaimana rasanya? Sayang rasanya agak flat walaupun beef strips mampu memberikan aroma daging yang sedikit harum. Rasa manis tetap ada tapi tidak terlalu dominan. Saya pun tidak mual sama sekali ketika menyantap eggsy beef strips. Tapi saya tetap lebih suka smacker, eggsy beef strips terlalu tawar bagi saya. Sepertinya telur memang kurang pas kalau ditaruh di dalam burger bersama dengan beef strips.

Flip Burger

Eggsy Beef Strips Burger

Flip Burger memang memberikan sesuatu yang berbeda dari para pesaingnya. Hal ini memang berhasil menjadi modal dasar bagi Flip Burger untuk meraih pelanggan walaupun masih ada kekurangan dari inovasi yang mereka sajikan. Saya rasa Flip Burger layak untuk memperoleh nilai 3 dari skala maksimum 5 yang artinya “Lumayan”. Flip Burger tidak amazing dan tidak pula bad, tapi good laaah, flippin goood ;).

Di Sana Senang, Di Sini Senang dengan Es Teler 77

Es Teler 77

Saya sudah mengenal Es Teler 77 sejak masih kecil, masa dimana Es Teler 77 sempat populer sampai-sampai pendirinya membuat buku yang berjudul Di Sana Senang Di Sini Senang, wah populer dan sukses sekali deh waktu itu. Pada tahun 80-an, es teler memang sempat populer di Indonesia. Minuman yang memang asli berasal dari Indonesia ini sampai dibuat kontesnya. Nah pemenang kontes tersebut mendirikan Es Teler 77 yang pada awalnya hanya ada di Harmoni, Jakarta Pusat. Bagaimana wajah Es Teler 77 saat ini? Sekarang, berpuluh-puluh tahun kemudian, Es Teler 77 masih ada Dan semakin banyak cabangnya. Kita dapat menemukan Es Teler 77 di Cipinang Indah Mall, Lippo Plaza Kramat Jati, Stasiun Jatinegara, Grand Metropolitan Mall Bekasi, Grand Mall Bekasi, Metropolitan Mall Bekasi, Plaza Kalibata, Arion Plaza, Giant Mega Bekasi, Carrefour Harapan Indah, Gramedia Matraman, Kota Kasablanka, Carrefour Blue Plaza, ITC Cempaka Mas, RS Cipto, Plaza Festival Kuningan, Talavera Building, GP Mall, Mall Ambasador, Patra Jasa, Formule 1 Cikini, Stasiun Senen Jakarta, Atrium Senen, Pusat Grosis Senen Jaya, Plaza Mandiri Jakarta, Plaza Semanggi, Wisma BRI 2, BNI 46 KS Tubun Jakarta, Rest Area Km. 19 Cikampek, Stasiun Gambir Jakarta, Thamrin City, Blok M Square, Lotte Mart Ratu Plaza, Jalan Adityawarman Jakarta, Gramedia Pasar Baru, ITC Fatmawati, Blok M Plaza, Cibubur Junction, RS Pelni, Cimanggis Mall, Gajah Mada Plaza, Hypermart Gajah Mada, Gandaria City, Pondok Indah Mall, Mangga Dua Square, Point Square, Chandra Pancoran, Margi City Square, Fun Season City, Ruko Pluit Timur, Grand Depok City, Bintaro Plaza, Hypermart Puri Indah, Puri Indah Mall, Big World Kitchen, Lotte Mart Bintaro, Hypermart Daan Mogot, Lippo Mall Cikarang, Cibinong City Mall, COB Sektor II BSD City, Teras Kota, Menara Top Food, Mall Alam Sutera, Metropolis Tangerang, Tangerang City Mall, Summarecon Mall Serpong, Supermall Karawaci, Mall Karawang Central Plaza, Ramayanan Karawang, Cianjur Supermall, Mall of Serang, Ramayanan Cilegon, Cihampelas Bandung, Bnadung Indah Plaza, Trans Studio Bandung, Carrefour Kiara Conding, Grage Mall Cirebon, Pacific Mall Tegal, Plaza Pekalongan, Bandara Ahmad Yani Semarang, Grand Paragon Semarang, Citraland Semarang, Java Mall Semarang, Malioboro Mall, Galeria Jogja Mall, Palembang Indah Mall, Palembang Square, Grand Paragon Solo, Hartono Mall, Bengkulu Indah Mall, BG Junction, Hypermart Pontianak, Hypermark Tanjung Uncang, Mega Mall Batam Centre, Duta Mall Banjarmasin, Discovery Mall Bali, Galeria Bali Mall, Carrefour Denpasar, Mall Pekanbaru, Ciputra Seraya Pekanbaru, Lombok Epicentrum Mall, Mandau City, Balikpapan Superblok, Ramayana Samarinda, Pantai Losari, Pusat Grosir Butung Makassar, Panakukang Square, Makassar Town Square, Hermes Place Medan, Medan Mall, Lippo Plaza Medan, Cambridge City Square, Binjai Super Mall, Mall Kendari, Manado Town Square, Mega Mall Manado, Ambon City Center dan Jatiland Mall Ternate.

Wheeeeew, banyak sekali yaaaaa. Sebagian besar lokasi cabang Es Teler terletak di mall sehingga sudah hampir bisa ditebakkan keadaan restorannya bersih, namun apakah hal ini akab nempengaruhi harganya? Yaaah, asalkan sebanding dengam rasanya sih tidak apa-apa. Ada menu apa saja di Es Teler 77 ya? Aneka hidangan mulai dari bakso super, nasi goreng ayam, mie goreng, es nangka, sampai es teler. Menu yang baru saya sebutkan tadilah menu Es Teler 77 yang sempat saya cicipi.

Menu bakso super pada dasarnya terdiri dari mie dan bakso. Campuran daging pada baksonya memang terasa, terlihat sudah bahwa baksonya bukan hanya tepung saja seperti bakso-bakso pinggir jalan. Tapi selain itu saya tidak melihat keistimeeaan lain dari bakso supernya Es Teler 77, yaaa rasanya biasa-biasa saja.

Bakso Super

Nasi goreng ayamnya terasa manis-manis gurih dan saya hampir tidak melihat daging ayamnya. Potongannya kecil-kecil dan tidak terlalu terasa. Saya justru merasakan sedikit aroma seafood di sana. Rasa nasi goreng ini terselamatkan ketika saya menambahkan sambal cabai yang tersedia di dekat kasir. Rasa pedas dan gurihnya menambaj cita rasa nasi goreng ayam sehingga terasa lumayan hehehe.

Es Teler 77

Nasi Goreng Ayam

Mie goreng yang pernah saya santap di Es Teler 77 terdiri dari mie, telur, kol, sawi dan berbagai aneka sayuran lainnya dengan tambahan acar dan kerupuk di bagian sisinya. Terus terang mie gorengnya terlalu basah bagi saya, jadi “becek sekali”. Selain itu porsi mie dengan saurnya kok lebih banyak sayurnya yah? Kalau ini sih namanya bukan makan mie goreng ditemani sayur tapi justru makan sayur ditemani mie. Aroma ikan terasa mendominasi santapan ini, mungkin kecap ikannya memang banyak? Ahhh menu ini sudah tidak dapat diselamatkan, saya kurang suka. Sebaiknya pesan menu lainnya saja kalau mampir ke Es Teler 77.

Mie Goreng

Mie Goreng

Es nangka terdiri dari potongan buah nangka, susu dan es serut. Rasanya segar dan cocok dijadikan teman kalau sedang berkumpul dengan teman dan keluarga. Yaah lumayanlaah meakipun rasanya memang nangka saja, tidak selengkap es teler yang menggunakan lebih banyak varian buah.

Es Teler 77

Es Nangka

Es teler, menu andalan Es Teler 77 menggunakan es serut yg super beku susah cairnya. Tak lupa tedapat pula potongan alpukat, nangka dan kelapa di sana. Rasa buah-buahannya terasa enak, segar dan tidak berlebihan manisnya, passss. Lumayanlaah untuk dijadikan obat penawar dahaga di siang bolong :).

Es Teler

Secara keseluruhan, Es Teler 77 masih layak untuk memperoleh nilai 3 dari skala maksimum 5 yang artinya “Lumayan”. Tanpa adanya inovasi yang mumpuni, Es Teler 77 bisa-bisa tergusur oleh pesaingnya.

Sop Ikan Batam, Makan Ikan … Sehat

Mendengar kata-kata sop ikan Batam, saya refleks langsung ingat Yong Kee Seafood yang ada di Batam sana. Sayang yaaa jauh sekali dari saya yang tinggal di Jakarta. Akhirnya saya mampir ke salah satu cabang restoran Sop Ikan Batam yang ada di Jakarta. Seingat saya, dulu itu cabangnya masih sedikit, hanya ada di Mall Artha Gading dan Ruko INKOPAL Kelapa Gading. Sekarang, Sop Ikan Batam sudah berkembang dan dapat ditemui pula di Mall Taman Anggrek, Menteng Huis, Mall Ambassador, Mall Puri Indah, Ruko Tol Boulevard BSD, Mall Emporium, Mall Foodcentrum, Ruas Tol Cikampek Km 19 dan Jalan Sudirman 15C Bogor.

Dari beberapa cabang yang pernah saya singgahi, kondisi restorannya nyamannyamanbagus, bagus, bersih dan rapi. Pada cabang tertentu bahkan menyediakan ruangan VIP. Setiap saya ke sanana, memang sih tidak pernah nampak ramai sekali, tapi tidak kosong juga, selalu ada pengunjung lain di sana.

Bagian Dalam

Bagaimana dengan makanannya? Menu Sop Ikan Batam pada dasarnya tidak terlalu banyak jenisnya. Pada dasarnya di sana terdapat sop ikan, aneka sop seafood dan beberapa jenis chinese food. Saya sendiri baru mencicipi sop ikan, kangkung terasi, lumpia ikan

Sop ikan disajikan dalam keadaan hangat dengan aroma harum dan tidak bau amis. Di dalamnya terdapat potongan daging ikan tengiri yang lembut dan tidak amis. Ketika digabung dengan kuah hangatnya, terasa sedikit rasa gurih yang lembut. Saya akui rasanya lebih ke arah plain, sehingga saya tambahkan bumbu kacang dan kecap cabe yang terasa asin-pedas. Penambahan kedua bumbu tersebut membuat sop ikan lebih enak dan terasa. Jadi kalau menu ini teman-teman anggap terlalu tawar, tambahkan saja kedua saus itu, rasanya akan lebih enak :).

Sop Ikan

Lumpia ikan wujudnya berbeda jauh dengan wujud lumpia Bogor atau lumpia Semarang. Mungkin karena lumpia ikan tersebut dipotong dulu sebelum digoreng dan bagian dalamnya relatif lebih padat, saya tidak melihat rebung di sana. Ketika saya gigit dan kunyah, rasanya renyah, tidak amis, empuk di dalam dan terasa agak tawar meskipun sudah ditambahi saus merah yang sama sekali tidak pedas hehee. Ini bukan menu favorit saya.

Lumpia Ikan

Bagaimana dengan kangkung terasinya? Di luar dugaan, kangkung terasi justru terasa mantab dengan saus terasi yang gurih, rasanya lebih berani ketimbang sop ikan batam, enakkkk. Padahal ini menu yang umum sekali ada di restoran chinese dan seafood lho, saya pikir rasanya akan biasa saja.

Kangkung Terasi

Secara keseluruhan, Sop Ikan Batam layak untuk memperoleh nilai 3 dari skala maksimum 5 yang artinya “Lumayan”. Bisalaaah dijadikan tempat arisan keluarga atau kumpul-kumpul :).

Sate Kambing H. Giyo 

Berbekal rekomendasi dari beberapa teman saya, akhirnya kemarin saya mampir di Sate Kambing H. Giyo yang terletak di Jalan D.I. Panjaitan No. 42, Cipinang Besar Selatan, Jakarta Timur, tak jauh dari Universitas Mpu Prapanca dan Pasar Gembrong. Konon Sate Kambing H. Giyo sudah ada sejak tahun 90-an dan selalu dipadati pengunjung. Terus terang, saya sudah tinggal di Jabodetabek sejak tahun 80-an dan sering lewar daerah Pasar Gembrong, tapi baru kemarinlah saya mendengar nama Sate Kambing H. Giyo, kurang gaul mungkin yaaah :P.

Warung Sate Kambing H. Giyo ternyata memang penuh dan ramai. Warung yang padat tersebut dipenuhi oleh asap hasil pembakaran sate kambing yang harummm, hmmm, semakin penasaran saja saya jadinya. Dari berbagai menu kambing yang ada, saya sendiri baru sempat mencicipi menu sate kambing dan sop kambingnya H. Giyo.

Bagian Dalam

Bagian Dalam

Sambil menunggu hidangan matang, pengunjung dapat menyantap otak-otak yang diaajikan dalam keadaan panan. Yaaah otak-otaknya lumayanlaaa, tapi rasa ikannya kurang terasa.

Otak-Otak

Sop kambing yang disajikan menggunakan banyak gajih dan rasanya biasa saja, saya tidak melihat hal yang istimewa dari sopnya. Lumayanlaah untuk membasahi nasi dan menemani hidangan lainnya.

Sop Kambing

Bagaimana dengan sate kambingnya? Sate kambing hadir dalam ukuran jumbo yang menggugah selera. Tingkat kematangan sate terbilang pas tapi secara keseluruhan rasanya tetap biasa yaaa walaupun saya sudah menggunakan kecap racikan ala H. Giyo. Yaaaah lumayanlaaahh, tapi bukan yang “wow”, hehehehe.

Sate Kambing

Secara keseluruhan, Sate Kambing H. Giyo mampu untuk memperoleh nilai 3 dari skala maksimum 5 yang artinya “Lumayan”. Saya lihat di sana banyak sekali pengunjung yang menyantap Tengklengnya, yaaaah mungkin di lain waktu saya akan mencicipi tengklengnya H. Giyo :).

Menyantap Hidangan Asli Bogor, Soto Kuning M. Yusuf

yusuf1

Sebagai salah satu hidangan khas Bogor, soto kuning sudah terkenal kelezatannya. Walaupun sudah sering jalan-jalan ke Bogor, baru kemarinlah saya sampat mencicipi soto kuning khas Bogor. Saya dan keluarga singgah di Soto Kuning M. Yusuf yang terletak di Jalan Suryakencana, Bogor Tengah, tepatnya di deretan ruko sebelah kiri jalan. Kedai soto ini tidak berada di trotoar, tapi di dalam ruko yang bersih.

yusuf5

Bagian Depan Warung

yusuf4

Bagian Dalam Warung

Seperti apa sih soto kuningnya M. Yusuf? Pertama-tama daging dan aneka jeroan sapi yang sudah direbus dan dicampur tomat. Kemudian dituanglah kuah kuning yang sepertinya terbuat dari lengkuas, kunyit, serai, pala, lada dan bumbu rempah lainnya. Rasa rempah-rampahnya yang khas cukup terasa tapi terus terang bagi saya rasa soto ini kurang “nendang”. Rasa soto kuning Pak M. Yusuf barulah terasa lumayan enak ketika saya tambahkan sambal dan kerupuk yang tersedia di meja, yuuummmm lumayanlaaa :).

Soto Kuning

Soto Kuning

Sambal

Sambal

Akhir kata, Soto Kuning M. Yusuf masih layak untuk memperoleh nilai 3 dari skala maksimum 5 yang artinya “Lumayan”. Sebenarnya ada 1 lagi soto kuning yang terkenal di Jalan Suryakencana, yaitu Soto Kuning Pak Yusup, posisinya di tenda kaki lima. Sayang jadwal jualannya tidak jelas jadi belum sempat saya cicipi sampai sekarang, yaaah mungkin kapan-kapan kalau ada waktu.

Menyantap Nasi Cikur Ala Warung Inul

Berdasarkan rekomendasi teman istri saya, beberapa minggu yang lalu kami sekeluarga mampir ke Warung Inul yang terletak di Jalan Sentra Dago Pakar Raya, Mekarsaluyu, Bandung Utara, di samping Marbella Suites. Warung yang nampak sederhana namun bersih ini, ternyata sudah berkali-kali pindah tempat. Terakhir, terdapat 2 lokasi Warung Inul yaitu yang saya kunjungi di samping Marbella Suites dan satu lagi terdapat di Jalan Pakar Kulon No.99, Ciburial, Bandung Utara, samping Taman Hutan Raya (Tahura).

Warung Inul ternyata sudah lebih dari 12 tahun beroperasi. Dimulai dari berjualan rokok dan indomie yang mayoritas konsumennya pekerja bangunan, kemudian berkembang menjadi warung dengan konsumen dari berbagai kalangan. Apakah pemiliknya punya hubungan dengan pedangdut Inul? Ternyata pemilik Warung Inul adalah Bu Dedeh. Nama Warung Inul diperoleh karena pekerja bangungan yang makan di sana sering melihat anak Bu Dedeh menyetel VCD Inul di warung.

Bagian Dalam Warung

Lantas, makanan apa yang dihidangkan Warung Inul? Tentunya bukan indomie lagi, secara garus besar Warung Inul menyajikan aneka nasi, aneka goreng-gorengan, aneka bakar-bakaran, aneka pepes, aneka asin, aneka tumis dan aneka minuman. Saya sendiri baru mencicipu nasi cikur, ayam goreng, ikan gurame goreng dan jamur goreng.

Apa itu nasi cikur? Nasi Cikur ternyata adalah nasi kencur, wah-wah seperti jamu saja. Tapui tenaaang, rasa nasi cikur tidak seperti jamu kok. rasa dan aroma kencurnya memang terasa. Tapi sayang ketika pertama kali ke Warung Inul, nasi cikur-nya agak kering, tidak pulen. Aw aw aw, ada masalah quality control di sana.

Nasi Cikur

Nasi Cikur

Satu porsi atam goreng terdiri dari dua potong ayam, jadi jangan heran kalau porsinya besar dan harganya double hehehehe. Rasa ayam gorengnya standard ya, tidak spesial.

Ikan gurame goreng yang disajikan terasa garing dan tidak amis. Yaaa lumayanlaaah. Saya lebih suka menyantap nasi cikur dengan ikan gurame goreng dibandingkan dengan ayam goreng.

Bagaimana dengan jamur gorengnya? Jamur gorengnya basah, empuk dan gurih. Yuuuummmm, inidia juaranya Warung Inul. Bisa dibilang ini jamur paling enak yang pernah saya santap. Saya yang tidak terlalu suka jamur saja bisa dibuat ketagihan, mantab:). Lebih mantab lagi ketika saya menambahkan pete dan sambal hehehehe, lumayan enak meskipun sambalnya jauh dari kata pedas :).

Ayam Goreng, Ikan Gurame Goreng & Jamur Goreng

Sambal

Secara keseluruhan, Warung Inul masih layak untuk memperoleh nilai 3 dari skala maksimum 5 yang artinya “Lumayan”. Jamur gorengnya wajib dicoba! 😀