Mengatasi Port Ethernet Laptop HP EliteBook 820 yang Bermasalah

Setelah penggunaan selama 5 tahun, akhirnya port ethernet Laptop HP EliteBook 820 saya pecah berkeping-keping :'(. Port tersebut memang selalu saya gunakan untuk connect ke LAN kantor, jadi yaaaah pada akhirnya gugur. Berbeda dengan port ethernet laptop-laptop saya sebelumnya, port ethernet HP 820 ini ada engsel cengkramannya, semacam katup penutup. Maka setiap saya gunakan, RJ45 yang saya masukkan tidak mudah lepas. Desain port ethernet yang mencengkram ternyata memiliki titik lemah juga kalau kita gunakan terus menerus. Cengkramannya lama-kelamaan melemah dan akan copot pada akhirnya. Dalam kasus saya, copot dan pecahhhhh, hiks.

Saya pergi ke service center HP yang ada di lantai bawah kantor saya dan saya mendapatkan kenyataan pahit. Laptop saya sudah di luar masa garansi. Kemudian suku cadang yang rusak harus inden 3 bulan. Kalaupun sudah ada, harga suku cadangnya diperkirakan sekitar 1,5 juta, weew.

Ok, saya ogah beli suku cadang yang terlalu mahal untuk bende sekecil itu. Maka saya memiliki 2 solusi yang sudah saya coba dan berhasil.

Solusi 1

Gunakan USB to Ethernet Adapter. Dengan tambahan alat ini, saya menggunakan port USB saya yang masih ok, sebagai pengganti port ethernet saya yang gugur. Namun kalau kita bekerja di perusahaan atau lokasi yang tim IT-nya melakukan filter berdasarkan Mac Address, maka USB to Ethernet Adapter akan gagal menjalankan fungsinya.

Sebagai contoh, kantor saya hanya mengijinkan perangkat tertentu yang boleh masuk ke dalam jaringan internal. Maka mereka melakukan filter dengan mendata Mac Address dari setiap pegawai yang ada. Pada database kantor, yang tercatat adalah Mac Address dari port ethernet laptop HP 820 saya yang sudah gugur. Maka langkah berikutnya yang saya harus lakukan adalah mendaftarkan ulang Mac Address kepada tim IT. Hal ini akan berhasil dengan mudah apabila kita bekerja hanya di 1 lokasi saja, dan tim IT-nya sangat responsif. Apabila kita berpindah-pindah lokasi kantor yang memiliki kebijakan yang sama, maka akan hal ini akan memakan waktu. Apalagi kalau kita sedang menghadapi deadline :(. Maka yang bisa kita lakukan adalah mengubah Mac Address dari USB to Ethernet Adapter agar sama dengan Mac Address port ethernet laptop yang sudah terdaftar.

Pada kasus ini saya menggunakan Windows 10 dan menggunakan USB to Ethernet Adapter merk TP-Link. Pertama-tama saya Command Prompt dan memasukkan command “ipconfig /all”. Kemudian saya mencatat Phisical Address dari Ethernet adapter. Ini merupakan Mac Address dari port ethernet bawaan laptop yang rusak.

Kemudian saya masuk ke menu Control Panel, lalu Network and Internet, lalu Network Connections. Dari sana, saya melakukam klik kanan dan men-Disable Ethernet bawaan laptop saya.

Gambar di atas adalah kondisi disaat USB to Ethernet Adapter belum dipasang. Nah ketika saya mentancapkan USB to Ethernet Adapter saya, di sana kebetulan terbaca Ethernet4. Pada bagian Device Name terlihat merk yang saya gunakan yaitu TP-Link. Saya kemudian meng-klik kanan Ethernet4 dan memilih Properties. Pada layar Properties saya memilih Configure.

Nah pada menu Advanced dan Network Address, saya mengganti Value dengan Mac Address port ethernet bawaan Laptop yang sudah saya catat pada langkah pertama di Command Prompt. Tinggal klik Ok, selesai deh.

Solusi 2

Solusi 1 terlalu panjang? Port USB-nya juga rusak? Tidak punya biaya untuk beli Adapter? ūüėõ Tenaaaang, ada solusi kedua wkwkwkwkwk. Silahkan ke toko aksesoris mobil dan belilah peredam suara mobil. Lhoh?? Kalau saya kemarin pakai Automat 3mm sisa hehehehe. Peredam tersebut digunakan untuk menempelkan pecahan port ethernet laptop saya. Kekuatan dan kelenturannya terbukti mempu menjadi perekat yang tepat ;). Kalau pakai lem, akan terlalu keras dan kurang lentur. Nah kalau pakai lakban atau selotip biasa, yah kurang kuat.

Kekurangan solusi yang kedua ini adalah katup slot SD card tertutup sehingga saya tidak dapat lagi menggunakan slot tersebut. Kalau potongannya kurang besar, maka selotip peredam akan mudah lepas. Bagi saya pribad ini bukan masalah besar karena saya jarang menggunakan SD Card. Kekurangan lainnya adalah bentuk laptop saya jadi kurang elok kalau dilihat dekat-dekat …. dari bawah. Aaahhh siapa pula yang mau lihat dari bawah hehehehe. Sampai saat ini saya masih awet menggunakan solusi yang kedua. Ini juah lebih awet daripada menggunakan ganjalan atau selotip yang lebih tipis dan kurang lentur.

Solusi kedua sangat saya sarankan bagi temen-teman yang senasib dengan saya, yaitu kondisi dimana katup penutup port ethernetnya sudah pecah. Bagi teman-teman pemilik HP 820 yang port ethernetnya baru sampai tahap retak saja, sebaiknya gunakan solusi pertama. Peredam suara sangat lengket dan menimbulkan noda, sayangkan? Apalagi kalau nanti hendak dijual ;). Kabarnya sih penyakit HP 820 berikutnya adalah fan. Wew, yah namanya juga laptop tempur, setiap hari digunakan untuk mencari sesuap nasi, pasti ada bagian yang lama-lama loyo, hohohoho.

Membagi 1 File Excel ke Dalam Beberapa File Excel

Adakalanya kita butuh memecah 1 file excel ke dalam beberapa file excel. Jadi informasi yang ada di dalam file excel tersebut dipecah-pecah ke dalam beberapa file excel sesuai kebutuhan. Saya mengalami masalah ini ketika saya harus meng-upload ribuan baris data excel ke dalam sebuah database padahal sekali  upload hanya dapat membaca 50 baris data. Setelah putar sana putar sini, akhirnya saya menggunakan cara di bawah ini pada Microsoft Excel saya.

Pertama-tama, saya akan membagi data yang ada di dalam 1 Sheet, ke dalam beberapa Sheet tapi masih dalam 1 file Excel yang sama. Pada contoh kali ini saya memiliki data yang terdiri dari 1284 baris. Nah data ini akan saya pecah-pecah ke dalam beberapa Sheet dimana 1 Sheet terdiri dari 50 baris data.

Dari Excel, tekan Alt+F11 untuk membuka Visual Basic. Kemudian pilih Insert dan Module untuk membuka modul script VB.

Copy-paste command-command di bawah ini ke dalam modul script VB yang sudah terbuka

Sub SplitData()
Dim WorkRng As Range
Dim xRow As Range
Dim SplitRow As Integer
Dim xWs As Worksheet
On Error Resume Next
xTitleId = "AliefKasep"
Set WorkRng = Application.Selection
Set WorkRng = Application.InputBox("Range", xTitleId, WorkRng.Address, Type:=8)
SplitRow = Application.InputBox("Split Row Num", xTitleId, 5, Type:=1)
Set xWs = WorkRng.Parent
Set xRow = WorkRng.Rows(1)
Application.ScreenUpdating = False
For i = 1 To WorkRng.Rows.Count Step SplitRow
resizeCount = SplitRow
If (WorkRng.Rows.Count - xRow.Row + 1) < SplitRow Then resizeCount = WorkRng.Rows.Count - xRow.Row + 1
xRow.Resize(resizeCount).Copy
Application.Worksheets.Add after:=Application.Worksheets(Application.Worksheets.Count)
Application.ActiveSheet.Range("A1").PasteSpecial
Set xRow = xRow.Offset(SplitRow)
Next
Application.CutCopyMode = False
Application.ScreenUpdating = True
End Sub

 

Jalankan command dengan memilih Run atau menekan F5. Maka kemudian akan muncul pertanyaan mengenai data mana yang hendak dipecah-pecah. Dalam contoh ini saya memilih data dari cell A1 sampai G1284. Hal ini dapat dilakukan dengan memblok cell yang hendak dipilih.

Kemudian akan muncul pertanyaan, pemecahannya hendak dibuat per-berapa baris? Pada contoh ini saya membutuhkan pemecahan data setiap 50 baris.

Setelah itu, command-command VB berjalan dan membuat data yang tadinya terdiri dari 1284 baris terpecah-pecah ke dalam 25 Sheet. Setiap Sheet pada Sheet2 sampai Sheet 27 berisi 50 bari pecahan data dari Sheet1. Sheet1 masih utuh berisikan data awal yang belum dipecah dan masih terdiri dari 1284 baris.

Baiklah, dengan selesainya proses di atas maka pemecahan 1 Sheet ke dalam beberapa Sheet sudah selesai. Selanjutnya, saya ingin memecah Sheet-Sheet ini ke dalam beberapa file Excel yang terpisah. Langkah berikutnya adalah kembali membuka Visual Basic dengan menekan Alt+F11. Kemudian kembali buka modul dan copy-paste command-command di bawah ini.

Sub Splitbook()
'AliefCakep
Dim xPath As String
xPath = Application.ActiveWorkbook.Path
Application.ScreenUpdating = False
Application.DisplayAlerts = False
For Each xWs In ThisWorkbook.Sheets
xWs.Copy
Application.ActiveWorkbook.SaveAs Filename:=xPath & "\" & xWs.Name & ".xlsx"
Application.ActiveWorkbook.Close False
Next
Application.DisplayAlerts = True
Application.ScreenUpdating = True
End Sub

Jalankan command dengan menekan F5 dan Sheet-Sheet pada file tersebut sudah terpecah-pecah ke dalam beberapa file excel yang terpisah. Judul dan isi dari masing-masing file tersebut akan sama persis dengan Sheet-Sheet yang terdapat pada file awal.

Akhir kata, semoga bermanfaat (^_^).

 

Pengalaman Suntik Meningitis di Rumah Sakit Pusat Otak Nasional

Meningitis

Sebentar lagi saya dan keluarga akan menunaikan ibadah umroh di Arab Saudi sana. Berdasarkan peraturan dari Pemerintah Arab Saudi, setiap Warga Negara Indonesia yang hendak memasuki wilayah Arab Saudi harus disuntik vaksi meningitis terlebih dahulu. Hal ini telah diatur pula oleh Pemerintah Indonesia melalui Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 13 Tahun 2016. Pemberian vaksin meningitis dilakukan maksimal 2 minggu sebelum keberangkatan karena vaksin tersebut baru bekerja efektif pada 10 sampai 14 hari setelah pemberian. Setelah pemberian vaksin, kita akan memperoleh buku kuning kecil yang disebut ICV (International Certifacate of Vaccination).

Kenapa sih kok harus suntik segala? Repot! Sepertinya tidak semua negara dikenakan peraturan ini bukan? Arab Saudi termasuk negara endemis Meningitis Meningokokus. Meningitis adalah sebuah penyakit yang berupa gejala peradangan yang menyerang lapisan selaput pelindung jaringan otak dan sumsum tulang belakang yang di akibatkan oleh bakteri atau virus, sebuah penyakit yang konon merenggut nyawa Olga Syahputra. Ketika dulu ke Mesir dan Turki, saya tidak pakai suntik-suntik seperti ini sih. Padahal bukankah kedua negara tersebut relatif dekat dengan Arab Saudi? Konon kita dapat membeli kartu kuning ICV secara ilegal, tanpa suntik lho, tapi hanya gosip yang tidak jelas kebenarannya ;). Ahhh, saya pribadi lebih memilih untuk mengikuti aturan saja lah. Toh saya yang sudah bertahun-tahun hidup di negara kepulauan tropis. Saya memang akan bertemu dengan berbagai manusia dari penjuru dunia di Mekah dan Madinah nanti, kota-kota di tengah gurun pasir dengan iklan dan keadaan yang berbeda dengan rumah saya. Tidak ada salahnya berjaga-jaga, meskipun saya yakin kuman penyakit di sana tidak semenyeramkan itu. Semua ada adalah tamu Allah yang sama-sama berniat untuk beribadah atas panggilan Allah.

Berhubung saya tinggal di wilayah Jabodetabek, maka saya mempertimbangkan untuk melakukan suntik meningitis di:

  • KKP Tanjung Priok Wilker Marunda, Jl. Raya Jayapura No. 1, Pelabuhan Marunda, Jakarta Utara, Telepon 021-44853773.
  • KKP Tanjung Priok Wilker Sunda Kelapa, Jln. Baruna Raya No. 1, Pelabuhan Sunda Kelapa, Jakarta Utara, Telepon 021-6917647.
  • KKP Kelas I Tanjung Priok, Jl. Raya Nusantara No. 2, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Telepon 021-43931045.
  • KKP Bandara Soekarno Hata, Jl. Area Perkantoran Soekarno Hatta, Cengkareng, Tangerang, Banten, Telepon 021-5506068.
  • KKP Bandara Halim Perdana Kusuma, Jl. Jengki No. 45, RT/RW: 08/02, Kebon Pala, Cililitan, Jakarta Timur, Telepon 021-8000166.
  • Rumah Sakit Pusat Otak Nasional, Jl. MT Haryono Kav. 11, RT/RW: 01/06, Cawang, Kramat Jati, Jakarta Timur, Telepon 021-29373377.
  • Rumah Sakit Persahabatan, Jl. Persahabatan Raya No. 1, Rawamangun, Jakarta Timur, Telepon 021-4891708.
  • Rumah Sakit Fatmawati, Jl. Rumah Sakit Fatmawati No. 1, Cilandak Barat, Jakarta Selatan, Telefon 021-7501524.
  • Rumah Sakit Haji Jakarta, Jl. Pondok Gede No. 4, Pinang Ranti, Jakarta Timur, Telefon 021-8000694.
  • Asrama Haji Bekasi, Jl. Kemakmuran No. 72, Bekasi, Jawa Barat, Telefon 021-88960946.

Banyak orang menyarankan untuk suntik di KKP Pelabuhan Tanjung Priok karena di sana tidak ada batas kuota vaksin per hari dan relatif sepi. Beberapa mengatakan bahwa kalau proses di sana hanya 15 menit saja, asalkan jangan di pagi hari ketika loket baru dibuka. Datanglah agak siang sedikit tapi di bawah pukul 12 karena ada waktu makan siang petugas antara pukul 12 sampai 1 siang.

Walaupun KKP Pelabuhan Tanjung Priok terletak nun jauh di ujung dunia dari rumah, saya awalnya berniat untuk melakukan vaksin di sana. Tapi sebelum saya berangkat ke sana, saya tergoda untuk suntik di Rumah Sakit Pusat Otak Nasional (PON), setelah melihat sebuah tulisan di Kompasiana. Katanya sih suntik meningitis di RS PON lantai 4, datang sekitar pukul 06:40 saja dapat nomor urut 1 dan pukul 9-an sudah selesai suntik. Tidak perlu antri dari jam 4 seperti di KKP Halim. Wow! Fantastis! Amazing! Kalau saya lihat, tulisan tersebut terakhir diperbaharui pada bulan Juli 2017. Walaupun si penulis tidak mencantumkan bulan atau tahun dia suntik, saya mengasumsikan bahwa kejadian yang beliau tulis itu terjadi pada Juli 2017. Pada tulisan ini, saya mengisahkan vaksinasi meningitis yang saya lakukan pada bulan Januari 2018, ahhh hanya berbeda sekitar 6 bulan, sepertinya RS PON boleh nih. Apakah kondisinya masih sama???

Sehari sebelum kedatangan, kami menelefon pihak RS PON di 021-29373377 dan memperoleh informasi bahwa RS PON melayani penyuntikan vaksin meningitis setiap hari senin, rabu dan jumat di lantai 2. Pemberian nomor antrian dilakukan mulai pukul 6 pagi dan pemanggilan sesuai antrian dilakukan mulai pukul 8 pagi. Persyaratan yang wajib dibawa adalah fotokopi passport, fotokopi KTP dan foto 4 x 6. Hhhmmmm pelayanan suntik meningitis di RS PON sudah pindah dari lantai 4 ke lantai 2.

Keesokan harinya, saya dan orang tua saya datang ke RS PON dan mengambil nomor antrian di loket informasi lantai 1. Di sana kami memperoleh formulir yang harus diisi dan nomor antrian yang …….. mengejutkan. Betapa kagetnya kami ketika kami memperoleh nomor antriam 50-an padahal waktu baru menunjukkan pukul 06:15. Cetakan waktu yang tertera pada kertas nomor antrian agak aneh, ahhh mungkin salah yaaa. Jangan-jangan nomor antriannya mulai di angka 50. Setelah berbincang-bincang dengan satpam yang ada di sana, kami memperoleh informasi bahwa pelayanan suntik meningitis dipindahkan dari lantai 4 ke lantai 2 karena semakin bertambahnya peminat, dan ternyata pembagian nomor antrian memang dimulai pukul 6 pagi tapi sebelum pukul 6, sudah ada yang menumpuk berkas, jam 5 pagi juga sudah ada. Jiaaahhhh, kalau begini caranya, ya sama saja seperti KKP Halim dong. Jadi sebelum antrian dibuka, orang-orang ada yang sudah datang menumpuk berkas dan nomor antrian dibuat mengikuti siapa yang menumpuk berkas paling awal. Selain itu ada pula orang-orang yang sudah melakukan pendaftaran secara online di¬†kespel.depkes.go.id, aaah kenapa tidak terpikirkan oleh saya. RS PON sendiri hanya memiliki kuota 100 vaksin per hari, jadi nomor urut 101 sudah hampir pasti tidak akan memperoleh vaksin. KKP lain yang sudah lama melayani suntik meningitis seperti KKP Halim, memiliki kuota 250 vaksin per hari. Sedangkan khusus KKP Pelabukan Tanjung Priok tidak memiliki batas kuota. Aaahhhh kenapa kami tidak tetap di rencana awal ya? Seharusnya kami mengacuhkan tulisan di Kompasiana tentang meningitis di RS PON yang saya baca, dan tetap ke KKP Tanjung Priok saja. Aahhh apa boleh buat, nasi sudah menjadi bubur, terpaksa kami melanjutkan proses suntik meningitis di RS PON. Toh katanya kan pada sekitar bulan Juli 2017 tersebut dikatakan bahwa suntik di RS PON hanya akan memakan waktu 15 menit saja bukan? Sejauh apa sih bedanya setelah sekitar 6 bulan berselang?

Meningitis

Meningitis

Kami lalu menunggu di lantai 2 RS PON sambil memakan sarapan yang kami beli dari pedagang kaki lima tak jauh dari RS PON. Pemanggilan nomor antrian ternyata tidak dilakukan pada pukul 8 pagi, melainkan pada pukul 07:30. Kami baru dipanggil pada pukul 09:30 di loket penerimaan yang letaknya tepat di depan tangga berjalan. Disana kami mengembalikan formulir dan semua persyaratan yang sudah kami siapkan. Fotokopi KTP, fotokopi Passport dan 1 lembar foto 4 x 6 itu memang benar-benar syarat mutlak dan diminta. Disana kami ditawarkan apakah kami hendak suntik meningitis saja atau meningitis plus flu. Harga suntik meningitis adalah Rp. 305.000 dan harga suntik flu adalah Rp. 275.000.

Meningitis

Meningitis

Setelah memilih suntik apa saja yang hendak kami pilih, kami diarahkan menuju ke loket pembayaran yang letaknya berada di belakang loket penerimaan. Di depan loket tersebut, kami memberikan berkas dari loket sebelumnya, lalu kembali duduk menanti nama kami dipanggil. Kami dipanggil dan membayar pada pukul 09:30. Di sana mereka menerima debit BCA dan Mandiri, jadi saya tidak khawatir disaat saya sadar bahwa saya kehabisan uang tunai :’D.

Meningitis

Setelah selesai membayar kami diarahkan menuju ruang tunggu pemeriksaan yang berada di samping loket pembayaran. Di sana kami menyerahkan surat-surat dari loket pembayaran kecuali kertas kuitansi berwarna kuning karena kertas tersebut diperuntukkan bagi kami selaku pasien. Lalu kami kembali duduk menunggu dipanggil untuk ditensi. Kami dipanggil pada pukul 10:20 dan Alhamdulillah hasilnya bagus sehingga kami dapat melanjutkan ke langkah berikutnya. Apabila hasil tensinya kurang baik, maka harus diperiksa dan dicek agar tensinya baik, barulah dapat melanjutkan ke langkah selanjutnya. Setelah ditensi, kami kembali menunggu sampai akhirnya pada pukul 10:40, kami dipanggil ke dalam ruang dokter.

Meningitis

Di sana kami ditanyakan mengenai alergi dan riwayat penyakit. Untuk ibu-ibu muda, harus menyertakan hasil testpack. Hal ini untuk mendeteksi dini apakah yang bersangkutan sedang mengandung atau tidak. Untuk ibu hamil, setahu saya, setelah suntik, akan diberikan obat tambahan yang harus diminum setelah pulang dari Arab Saudi.

Selanjutkan kami dipersilahkan untuk kembali memgantri di depan ruangan penyuntikan yang letaknya tepat di samping ruangan sebelumnya. Kami mulai masuk ruangan penyuntikan pada sekitar pukul 11:10. Proses penyuntikannya cepat sekali, hanya saja proses administrasinya sedikit lama. Jadi setelah disuntik, si penyuntik harus mengisi beberapa data ke dalam kartu kuning atau ICV yang akan diberikan kepada kami. Proses ini selesai sekitar pukul 11:20.

Meningitis

Wah, kok saya selalu mencantumkan waktu yaaaa. Ya jelas, saya menulis sebagian besar tulisan ini, sambil menunggu dan mengantri :’D. Ini merupakan pengalaman saya pada akhir Januari 2018. Memang sih, agak di luar ekspektasi. Saya terlalu terlena membaca “lucky story” bisa suntik meningitis super cepat padahal orang yang berangkat ke Arab Saudi semakin bertambah jumlahnya dan aliran informasi sudah semakin cepat sehingga memang semakin hari, akan semakin banyak orang yang mengetahui bahwa RS PON menerima suntik meningitis. Walaupun begitu, saya tetap bersyukur Alhamdulillah proses suntik meningitis sudah terlampaui. Walaupun banyak menunggunya, ruang tunggu RS PON terbilang nyaman, bersih dan yang terpenting, saya selalu memperoleh tempat duduk dengan mudah :). Para petugas pun ramah dan sangat membantu sehingga kami tidak kebingungan mencari lokasi loket atau ruangan tertentu.

Ketika saya hendak keluar dari RS PON, saya bertemu sepupu saya yang tidak dapat kuota vaksin di RS PON karena datang terlalu siang. Untuk dapat suntik meningitis di RS PON memang harus datang pagi dan ikhlas menghabiskan waktu untuk mengantri. Bagi rekan-rekan yang hendak suntik meningitis, saya sarankan untuk mencoba datang ke KKP Tanjung Priok dan atau mendaftar terlebih dahulu secara online di kespel.depkes.go.id. Selamat mencoba! ūüôā

Sumber: 
kespel.depkes.go.id
kkppriok.blogspot.com/p/pelayana-vaksin.html
mencegahpenyakit.com/pengertian-dan-definisi-penyakit-meningitis-serta-kenali-gejalanya/
http://www.depkes.go.id/development/site/jkn/index.php?cid=2274&id=kemenkes-ketatkan-pengawasan-international-certificate-of-vaccination-(icv)-meningitis.html

Mengurus Perpanjangan SIM 2016

SIM1

Selain orang yang lahir pada tanggal 29 Februari, pasti akan mengalami hari ulang tahun seriap tahunnya. Momen ulang tahun bisa jadi menjadi momen yang menyenangkan atau justru momen yang menyebalkan, tergantung situasi. Terlepas dari menyebalkan atau menyenangkan, ketika mendekati waktu ulang tahun, ada baiknya periksalah masa berlaku SIM teman-teman, apakah akan habis tahun ini? Tanggal masa berlaku SIM (Surat Izin Mengemudi) biasanya mengikuti tanggal ulang tahun lho. Tahun ini masa berlaku SIM dan KTP saya habis sebagaimana tertulis di kartunya. Syukurlah e-KTP sekarang berlaku seumur hidup jadi tulisan masa berlaku di e-KTP saya dapat saya abaikan. Pasal 64 ayat (7) huruf a UU No 24 Tahun 2013 menyatakan bahwa KTP-elektronik untuk warga negara indonesia masa berlakunya seumur hidup, hore, saya tak perlu ke Kelurahan :D.

Untuk SIM, perpanjangan harus tetap dilakukan sesuai dengan Pasal 214 PP 44/1993 yang menerangkan bahwa Surat Izin Mengemudi (SIM) berlaku selama lima tahun dan dapat diperpanjang. Berdasarkan Surat Telegram dari Korlantas no 271/II/2015, perpanjangan SIM dapat dilakukan mulai 14 hari sebelum masa berlaku SIM habis. Nah itu kan batas minimal, berapa maksimal toleransi perpanjangan SIM? Perpanjangan SIM dapat dilakukan hingga maksimal 3 bulan dari habisnya masa berlaku SIM. Bila sudah melewati 3 bulan, maka kita harus membuat SIM baru di Polres domisili asal sesuai KTP-nya, tidak dapat memperpanjang lewat SIM online.

Apa itu SIM online? Maksud online di sini bukan berarti kita dapat memperpanjang lewat komputer pribadi yaa. Online disini artinya adalah kita dapat memperpanjang SIM di lokasi yang telah ditentukan tanpa melihat domisili asal kita di KTP, asalkan perpanjangan SIM-nya masih di bawah 3 bulan setelah masa berlaku berakhir. Contohnya adalah penduduk ber-KTP Jayapura dapat memperpanjang SIM di Jakarta, lumayan, tidak perlu repot-repot mudik bukan?

Untuk wilayah Jakarta, perpanjangan SIM dengan online sudah dapat dilakukan di Kantor Satuan Penyelenggara Administrasi SIM (Satpas SIM) yang terletak di:
1.Jakarta Selatan: Kantor Polres Metro Jakarta Selatan, Jl. Wijaya 2, Mall Blok M dan Gandaria City
2. Jakarta Timur: Kantor Sat Wil Lantas Polres Metro Jakarta Timur, Kebon Nanas
3. Jakarta Utara: Jl. Gorontalo Raya, Tanjung Priuk
4. Jakarta Barat: Kantor SatPas Daan Mogot KM 11
5. Jakarta Pusat: Kantor Polsek Metro Kemayoran, Jl. Landasan Pacu
Untuk lokasi di daerah lainnya, dapat dilihat di https://www.polri.go.id/layanan-sim.php.

Selain di Satpas SIM, perpanjangan SIM konon sudah dapat dilakukan pula di Gerai SIM yang terletak di dalam Mall, yaitu:
1. Jakarta Barat: Mall Taman Palm, Jl. Kamal Raya Outer Ring Road, Cengkareng, No. Telepon 021-5435181
2. Jakarta Timur: Pusat Grosir Cililitan (PGC), Jl. Mayjen. Soetoyo No. 76 (Lt.7) Kramat Jati, Cililitan No. Telepon 021-30019792
3. Jakarta Utara: Mall Artha Gading (Lt.1), Jl. Boulevard Artha Gading, No. Telepon 021-45864131
4. Jakarta Selatan: Mall Blok M Square dan Mall Gandaria City
Berdasarkan info dari http://www.poldametrojaya.info/bidang/bid-humas/gerai-stnk-dan-sim-di-lima-wilayah-dki-jakarta.html, gerai-gerai SIM diatas buka pada pukul 08:00 sampai pukul 14:00 WIB untuk hari kerja dan buka pada pukul 08:00 sampai pukul 11:00 WIB. Namun alangkah baiknya bila kita menelefon dahulu gerai-gerai tersebut atau bertanya-tanya dahulu karena konon jam operasionalnya sudah ada yang bergeser dan bahkan sudah tutup :P.

Terakhir, 1 lagi alternatif bagi yang hendak memperpanjang SIM adalah SIM Keliling yang untuk daerah Jakarta sendiri terdapat di:
1. Jakarta Pusat : Kantor Pos & Giro Lapangan Banteng
2. Jakarta Utara : PosPol Jembatan III
3. Jakarta Selatan : Depan Taman Makam Pahlawan Kalibata
4. Jakarta Barat : LTC Glodok (Minggu I, II) dan Citraland (Minggu III, IV)
5. Jakarta Timur : Astra Honda Dewi Sartika
Jam operasional untuk SIM Keliling adalah 08:00 – 14:00 pada hari kerja dan 08:00 –¬†12:00 untuk hari sabtu. Untuk Lebih info lengkapnya, kita dapat mengunjungi situs http://www.simkeliling.info¬†atau menghubungi telefon 1500669.

Mau pilih perpanjang SIM di mana? Mau di Satpas SIM, Gerai SIM, atau SIM Keliling? 5 tahun yang lalu, saya melakukan perpanjangan SIM di Satpas SIM Jakarta Timur. Pada saat itu saya datang pada hari kerja sehingga hampir tidak ada antrian, sepi sekali. Prosesnya cukup cepat, hanya mengisi formulir, ke kasir, tes kesehatan lalu foto. Nah berdasarkan informasi yang saya peroleh, memperpanjang SIM di SIM Keliling biayanya lebih murah dan relatif cepat karena tidak ada tes kesehatan dan tidak diajak ikut asuransi bhayangkara. Namun SIM Keliling hanya melayani perpanjangan SIM A dan SIM C saja. Berhubung SIM saya adalah SIM A, maka tidak masalah jika tahun ini saya ingin mencoba memperpanjang SIM di SIM Keliling. Dengan demikian, beberapa minggu yang lalu, saya mampir ke SIM Keliling yang ada di Jakarta Timur.

SIM Keliling tersebut terletak di parkiran Astra Honda Dewi Sartika (seberang Rumah Sakit Budhi Asih) yang lumayan luas. Karena saya datang pada pukul 9 di hari sabtu, maka SIM Keliling tersebut sudah ramai, hiks! :(.

SIM3

Langkah pertama yang saya lakukan adalah datang ke mobil petugas dengan membawa 2 fotokopi KTP dan SIM lama. Dari sana, saya memperoleh formulir yang harus diisi.

SIM4 SIM5

Setelah selesai mengisi, saya kembalikan formulir tersebut kepada petugas. Kemudian saya harus menunggu sampai nama saya dipanggil lewat TOA. Menunggu ooh menunggu, inilah proses terlama dari perpanjangan SIM di SIM Keliling. Saya sampai bosan menunggu sambil bermain HP dan membuat kerangka tulisan ini ;).

Setelah hampir 2 jam menunggu, senang rasanya ketika nama saya dipanggil untuk masuk ke dalam mobil SIM Keliling. Di dalam mobil tersebut dilakukan proses foto, ambil sidik jari, tanda tangan, pembayaran dan KTP yang baru langsung diberikan, cepat.

Kalau dihitung-hitung, memperpanjang SIM di SIM Keliling memang lebih murah dibandingkan di Satpas SIM. 5 tahun lagi, kemungkinan besar saya akan kembali memperpanjang SIM di SIM Keliling, tapi tidak di hari sabtu tentunya. Hal tersebut akan saya lakukan kalau aplikasi memperpanjang SIM di HP Android masih belum sempurna. Sekedar informasi saja, saat ini sudah ada aplikasi Simobo di HP Android, namun banyak yang mengeluhkan bahwa proses registrasi dan input data pada Simbodo masih gagal dan tidak tersimpan. Sayang sekali kalau kemajuan ICT tidak dimanfaatkan dengan maksimal, padahal propabilitas terjadinya pencaloan, pungli dan korupsi dapat dikurangi dengan penyempurnaan aplikasi ini. Perlu keseriusan dan konsistensi dari pihak terkait, jangan asal buat lalu tidak dirawat, kapan mau maju :’D.

SIM2

SMS Aneh di Hari Selasa

Selama ini saya menggunakan HP dual SIM dengan nomor XL dan Telkomsel di dalamnya. Nomor XL biasanya saya pergunakan bagi orang-orang yang benar-benar saya kenal seperti famili, rekan kerja dan teman sekolah. Nah nomor Telkomsel saya biasa dipergunakan untuk jualan, mendaftar fitnes, TV kabel, undian berhadiah dan lain-lain yang sifatnya umum dan rawan disebarluaskan oleh pihak-pihak yang tak bertanggung jawab. Nomor Telkomsel biasa saya gunakan untuk telefon saja, jarang sekali saya cek SMS-nya karena sudah dipenuhi oleh spam-spam murahan yang sudah basi. Untuk email, WA, BBM, Line dan lain-lain saya pergunakan nomor XL saya.

Pada suatu pagi yang cerah, nomor Telkomsel saya tiba-tiba menerima SMS seperti berikut:

SMS1

Aneh sekali, saya langsung berpendapat bahwa ini hanya SMS “mama minta pulsa” model baru, maklum nomor Telkomsel saya sering menerima SMS-SMS tak jelas.

Tak sampai 30 menit, muncul lagi SMS-SMS dari nomor tersebut.

SMS2

Ahhh tetap saja saya yakin bahwa 100% ini adalah SMS penipu. Orang ini mau SMS ke siapa? Nama saya saja tidak tahu. Siapa nama orang ini? Tidak ada perkenalan tuh. Siapa anaknya? Sekolah apa? Di mana? Tidak ada keterangan yang jelas dan valid. Ahhh, saya lebih berfikiran logis, daripada memberikan sejumlah uang kepada orang yang tidak jelas asal usulnya, lebih baik saya memberikan sedekah ke masjid atau panti asuhan yang jelas manfaat dan penggunaannya.

Tak lama kemudian, munculah yang saya tunggu-tunggu, nomor rekening BCA tempat menampung sumbangan.

SMS3

Hafni? Wha siapa itu? Tidak kenah tuh. Sudah pasti ini bukan famili dekat saya. Sebenarnya dari bahasa SMS-nya saja saya sudah dapat menebak asal daerah mahluk yang meng-SMS saya hari itu ;), letaknya jauuuuuh dari rumah saya :’P.

Kemudian muncul kembali rentetan SMS-SMS dari orang tak dikenal tersebut.

SMS4

Kalau dilihat, orang ini berhenti mengirim SMS pada sekitar pukul 2 siang. Sejak pagi hingga sekitar pukul 2 siang, ia mengirim SMS terus menerus dengan rata-rata interval setiap 5 menit sampai 30 menit, jam 12 sampai jam 1 siang sempat vakum sejam mungkin karena makan siang atau tidur siang :P.

Tak tahukah beliau bahwa HP saya selalu menerima SMS-SMS alert dari server sehubungan dengan pekerjaan saya? Alhamdulillah sepertinya tidak. Mau SMS berapa kalipun, SMS-nya pasti akan terkubur dengan SMS-SMS alert pekerjaan, mesin kok dilawan :P. Untuk komunikasi dengan keluarga dan rekan kerja pun saya menggunakan WA, hanya almarhum ayah saya yang suka meng-SMS saya. Jadi ceritanya mau neror nih? Silahkan saja, “bodo amet”, toh saya baru membaca keseluruhan SMS ini pada sore hari. Saya bukan tipe orang yang memeriksa HP setiap ada SMS masuk. Kalau ada pesan WA masuk, nah itu pasti langsung saya cek, kerjaan gitu loh.

SMS6

Saya kurang tahu apakah orang ini adalah penipu atau orang salah sambung atau orang iseng atau orang tak tahu malu. Ahhh, keesokan paginya saya SMS saja beliau, siapa tahu ini memang salah SMS, mungkin dia mau meng-SMS famili atau kawannya. Dan ternyata dia menjawab dengan jawaban yang membuat saya yakin orang ini tidak salah SMS.

SMS5

Entah penipu atau orang iseng atau orang tak tahu malu, sudah pasti saya dan dia tidak saling mengenal, ia pun hanya mau meminta tanpa menjelaskan jati diri yang valid. Meminta bantuan kok terkesan seperti mem-push dan separuh memaksa begini ya, tak ubahnya seperti oknum-oknum pengamen di angkot yang bergaya sok sangar supaya penumpang angkot takut. Customer saya yang jelas-jelas berkontribusi terhadap gaji bulanan saya saja, tidak seperti itu ketika memberikan request.

Saat itu kebetulan saya memang punya 400 ribu, tapi saya tidak sudi memberikannya kepada mahluk yang cara memintanya kurang elok seperti ini. Menyumbangkan 400 ribu memang tidak sebanyak menyumbangkan 400 juta atau 400 milyar, tapi tetap jumlah itu lebih banyak dari 40 puluh ribu atau 4 ribu bukan? Semua bisa dipandang relatif, termasuk mengaku miskin, apa benar anda miskin? Jangan menyombongkan kemiskinan bung! Sombong itu 2 arah, bisa dilakukan si kaya dan bisa juga dilakukan si miskin :’).

Kalau ini memang modus penipuan, semoga tidak ada yang menjadi korbannya. Kalau ini memang ulah orang iseng atau orang tak tahu malu, semoga beliau cepat memperoleh hidayah. Bagaimana menurut teman-teman? Ada yang pernah memperoleh SMS seperti ini? ūüôā

Perjalanan Berliku Berburu Stroller Perdana Kami

Diantara berbagai perlengkapan bayi, kereta bayi atau stroller dapat menjadi salah satu barang yang dicari oleh hampir setiap pasangan suami istri yang akan atau sudah memiliki bayi meskipun benda yang satu ini sebenarnya tidak wajib dimiliki. Maksud penggunaan stroller tentunya berbeda bagi setiap keluarga. Bagi saya, stroller akan dipergunakan tidak hanya di dalam rumah, tapi ketika kita membawa dedek bayi ke luar rumah juga. Lama kelamaan pegal juga kalau harus menggendong. Memang sih, beberapa mall di Jakarta sudah menyediakan penyewaan stroller gratis, tapi kan tidak semuanya, rasanya stroller gratis hanya tersedia di mall-mall yang agak mewah, itupun kebersihannya entah ok atau tidak, yaaah namanya juga dipakai bergantian x_x.

Sebagian famili dan kawan saya mengatakan bahwa stroller itu berguna dan terpakai. Tapi sebagian lagi berpendapat bahwa stroller itu tidak terpakai karena anak mereka tidak betah di dalam stroller. Bingung? Sooopasti, apalagi kami belum pernah memiliki stroller sebelumnya. Saya jadi ingat, ketika saya bayi dulu, saya menggunakan Stroller besar berwarna merah, heheheh, nah itu sepertinya terpakai. Setelah dipikir-pikir, aaahh sepertinya stroller akan terpakai juga asalkan strollernya nyaman, toh budgetnya ada . . . . . . . Pemikiran saya perihal budget tadi, ada di benak saya ketika saya belum melihat semua varian stroller-stroller yang ada di pasaran :’P.

Saya dam istri berburu stroller setelah pada akhir tahun lalu istri saya baru saja melahirkan anak pertama kami. Sebelum ia melahirkan, sebetulnya kami sudah beberapa kali pergi melihat-lihat stroller di ITC Cempaka Mas dan Bekasi Square. Karena kami masih belum berpengalaman, maka kami datang tanpa memiliki kriteria mau stroller yang seperti apa. Di sana kami melihat bahwa mayoritas toko-toko memajang dan menjual stroller-stroller merk Chocolatte, Elle, Baby Elle dan Aprica. Pada masa-masa awal perburuan stroller, setahu kami stroller merknya ya hanya 4 itu, harganya sekitar ratusan ribu hingga dua jutaan, yaaah masih cocok di kantong ;). Sewaktu itu sebenarnya kami tertarik pada stroller Elle Malibu 2 karena dapat dipergunakan oleh bayi yang baru lahir, dapat sekaligus berfungsi menjadi baby carrier, dapat didorong bolak balik 2 arah, terlihat cukup kokoh dan harganya terjangkau. Pada waktu itu kami hampir memutuskan untuk membeli Elle Malibu 2 seharga 1,3 juta. Namun ada rasa ragu karena yang tersedia hanya warna pink saja, tidak ada warna lain yang lebih netral. Berdasarkan hasil USG, anak kami memang kemungkinan besar perempuan, lha tapi bagaimana kalau tiba-tiba keluar laki-laki? Masak pakai stroller pink @__@.

Elle Malibu 2

Elle Malibu 2

Beberapa bulan kemudian, setelah putri pertama kami lahir dan berumur 3 bulan, dimulailah kembali perburuan stroller, eeng iing eeeng :D. Kami langsung berangkat menuju ITC Cempaka Mas untuk mencari Elle Malibu 2 warna pink. Godaan baru muncul ketika kami melihat Baby Elle Citylite 2 yang ringan dan nampak bagus. Elle Malibu 2 ternyata lebih berat dan ketika dilipat memakan tempat yang lebih banyak dibandingkan Baby Elle Citylite 2. Mengingat ketika pergi keluar rumah kami tidak selalu menggunakan mobil yang besar, tapi sering juga menggunakan mobil hatchback yang mungil, maka nampaknya kurang pas kalau kami membeli Elle Malibu 2 yang besaaaar.

Baby Elle Citylite 2 pun pada waktu itu dapat ditawar sampai ke harga Rp. 940.000 di toko online. Kami datang langsung ke toko di ITC untuk melihat dan menyentuh langsung barang yang hendak dibeli. Kalau di toko online ternyata bisa lebih murah yaaaa lebih baik beli di toko online saja ;). Karena pada waktu itu dedek bayi ikut kami bawa, maka ia dapat kami coba letakkan di dalam Baby Elle Citylite 2, seperti apa sih jadinya? Dan hasilnya ternyata kurang ok karena stroller ini terlalu kecil bagi putri saya yang memang agak besar dan panjang untuk bayi berumur 3 bulan. Ia nampak tidak bebas bergerak di sana, sempit. Nah kalau dia diletakkan di dalam Elle Malibu 2, ia tidak kesempitan tapi yaaa Elle Malibu 2 kan tidak muat dan repot kalau dibawa-bawa menggunakan mobil mungil kami :(. Karena bingung, maka kami kembali ke rumah, bertapa menunggu ilham hendak membeli stroller yang seperti apa karena paling tidak sekarang ini kategori dari stroller yang hendak kami cari semakin bertambah.

Kemudian kebingungan kami semakin bertambah setelah kami berburu stroller di Mothercare Kelapa Gading, ITC Kuningan, Mothercare Kokas dan yukibabyshop.com. Whaaaa ternyata stroller itu merk, fungsi dan harganya beragam yaa @__@. Ada merk Quinny, Mamas Papas, Joie, GB. Peg Perego, Combi, Maclaren, Pliko, Nuna, Bogaboo, Silver Cross, Mima, Combi dan lain-lain. Harga stroller ternyata banyak juga yang sampai di atas 5 juta, bahkan saya lihat ada yang sampai puluhan juta, ampun DJ hohohoho.

Berdasarkan pengamatan-pengamatan di berbagai toko tersebut, maka kami akhirnya memiliki kriteria dari stroller yang akan menjadi stroller perdana kami, yaitu:
1. Memiliki ukuran bagian dalam yang luas sehingga putri kami tidak kesempitan ketika berada di dalam stroller.
2. Memiliki dimensi yang kecil dan berat yang ringan ketika dilipat sehingga dapat masuk ke dalam bagasi mobil kami yang mungil. Banyak stroller-stroller mahal yang gagal memenuhi kategori ini. Yaaah mungkin logikanya adalah kalau mampu membeli stroller mahal, ya berarti mampu membeli mobil yang agak luas untuk jalan-jalan dengan anak.
3. Dapat didorong bolak balik dua arah sehingga dedek bayi dapat ditaruh di dalam stroller sambil melihat orang yang mendorong stroller tersebut. Dengan demikian kami dapat berinteraksi dengan bayi kami ketika kami sedang jalan-jalan menggunakan stroller.
4. Dapat dipasang mendatar sehingga bayi baru lahir dan bayi 3 bulan dapat menggunakan stroller tersebut. Ada beberapa stroller yang hanya dapat dipergunakan oleh anak 6 bulan ke atas.
5. Memiliki rangka yang kokoh dan kuat.
6. Memiliki bentuk yang menarik. Paling tidak bentuk strollernya tidak terlalu ketinggalan zaman sehingga tidak malu-maluin misalkan kami bawa ke tempat kerja istri atau resepsi pernikahan.
7. Harganya tidak lebih 5 juta, kalau bisa jauh lebih rendah dari angka 5 juta hehehehe. Rasanya terlalu berlebihan bila kami harus merogoh lebih dari 5 juta hanya untuk stroller yang kami sendiri tidak tahu akan benar terpakai atau tidak.
8. Rodanya tidak perlu yang besar karena toh kami kemungkinan besar hanya akan menggunakan stroller di rumah, mall atau klinik tempat praktek istri saya. Stroller beroda besar dapat dipergunakan di jalanan aspal dengan lebih nyaman, kalau hanya ke mall saja ya tidak terlalu perlu.
9. Tidak berwarna biru. Biru itu warna laki-laki, kasian ah kalau putri kami harus menggunakan stroller warna biru.

Saya yakin tidak mungkin ada stroller yang 100% mampu memenuhi kemauan kami di atas. Pasti terdapat kelemahan dan kami harus mau mentolelir itu. Pada akhirnya terdapat beberapa kandidat kuat calon stroller perdana kami yang mampu paling tidak mendekati beberapa kriteria yang tadi telah saya sebutkan, yaitu;

Baby Elle Citylite 2
Stroller besutan Baby Elle yang satu ini terbilang ringan, murah (bisa kurang dari sejuta), dapat didorong bolak balik 2 arah, dapat digunakan bayi berumur 3 bulan dan disainnya menarik terutama yang berwarna unggu. Ketika dilipat, stroller inipun nampak tidak terlalu besar. Tapi yaaa seperti pernah saya bahas sebelumnya di atas, Baby Elle Citylite 2 hanya memiliki ukuran seatbox 46 cm x 27 cm. Memang sih putri saya tidak akan selalu ada di dalam stroller, tapi kalau dia merasa kesempitan dan tidak nyaman di sana, yaaa bisa jadi dia tidak betah dan otomatis stroller ini masa pakainya akan pendek, sayang khan.

Baby Elle Citylite 2

Baby Elle Citylite 2

Quinny Zap Xtra 2
Melihat kelemahan pada Baby Elle Citilite 2 terkait ukuran seatbox-nya, Quinny Zap Xtra 2 mampu mengatasi itu karena stroller yang satu ini luas sekali seatboxnya yaitu 62 cm x 81 cm, putri saya terlihat nyaman ketika ditaruh di dalam Quinny Zap Xtra 2 meskipun harus ditambahkan bantalan. Seatbox Quinny Zap Xtra 2 memang hadir tanpa bantalan dan agak njeglong bentuknya sehingga untuk bayi berumur 3 bulan yang membutuhkan posisi tidur lurus, harus ada tambahan bantalan bayi. Opsi lain kalau tidak mau menggunakan bantalan tambahan adalah mengganti seatbox dengan car seat maxi cosi. Quinny Zap Xtra 2 memang compatible dengan car seat maxi cosi, ada adaptornya lho. Kalau saya perhatikan, desain Quinny Zap Xtra 2 terbilang lebih keren dibandingkan Citilite 2, namun kok seatbox-nya nampak agak tipis yaa. Melihat reputasi Quinny yang buatan luar negeri dan ada situs resminya, saya yakin seatbox tersebut akan kuat dan awet menahan berat putri saya :). Perlu dicatat pula, walaupun seatbox stroller ini besar ukurannya, dimensi Quinny Zap Xtra 2 ketika dilipat terbilang kecil lho, rasanya inilah stroller dengan dimensi lipatan terkecil yang pernah saya lihat :). Berbeda jauh dengan Quinny Zap yang kalau dilipat harus dipecah 2 dan memakan tempat. Sayang harga Quinny Zap Xtra 2 terbilang lumayan mahal bagi saya yaitu sekitar 5 juta plus harus membeli bantalan tambahan yang nyaman atau car seat maxi cosi untuk bayi dibawah 6 bulan, pas sekali atau bahkan sedikit di atas limit budget saya untuk stroller. Yaaah ada harga, ada rupa hehehehe.

Quinny Zap Xtra 2 Merah Berbagai Posisi

Quinny Zap Xtra 2 Merah Berbagai Posisi

Quinny Zap Xtra 2 Dilipat

Quinny Zap Xtra 2 Dilipat

Mamas Papas Urbo 2
Sesaat sebelum saya dan istri memutuskan untuk membeli Quinny Zap Xtra 2, saya berpapasan dengan dengan pasangan suami istri yang menggunakan sebuah stroller berbahan stainless stell yang kokoh dengan handle kulit yang nampak mewah. Setelah berbincang-bincang dengan mereka, ternyata mereka menggunakan stroller Mamas Papas Urbo 2. Saya dan istri langsung suka begitu melihat penampilan Mamas Papas Urbo 2. Didukung dengan pilihan warna yang memikat, stroller ini nampak lebih kokoh dan mewah dibandingkan Baby Elle Citilite 2 atau Quinny Zap Xtra 2. Kalau dilihat dari ukuran seatbox dan dimensi ketika dilipat, Mamas Papas Urbo berada diantara Baby Elle Citilite 2 dan Quinny Zap Xtra 2, tapi putri kami masih terlihat nyaman ketika kami masukkan ke dalam seatbox Mamas Papas Urbo 2 yang berukuran 53 cm x 83 cm.

Aneka Warna Mamas Papas Urbo 2

Aneka Warna Mamas Papas Urbo 2

Stroller18

Om Kanye West Pakai Urbo 2

Stroller16

Tante Kim Pakai Urbo 2

Mamas Papas Armadillo Flip
Mamas Papas Armadillo Flip merupakan alternatif yang sedikit lebih murah dari Mamas Papas Urbo 2 dengan lipatan yang sedikit lebih mudah dari Mamas Papas Urbo 2, namun memiliki ukuran seatbox yang sedikit lebih luas dari Mamas Papas Urbo 2. Wujud dan fungsi Mamas Papas Armadillo Flip mirip dengan Mamas Papas Urbo 2, tapi Mamas Papas Armadillo Flip tidak memiliki rangka stainless steele dan tidak memiliki pegangan kulit sehingga Mamas Papas Urbo 2 nampak lebih eksklusif daripada Mamas Papas Armadillo Flip.

Mamas Papas Armadillo Flip

Mamas Papas Armadillo Flip

Saya dan istri sudah melihat langsung kandidat-kandidat kuat di atas, namun kami tetap bimbang mau pilih yang mana. Kami pun melihat video contoh penggunaan di youtube dan review-review dari para pengguna. Yaaah kedua hal itu cukup membantu memberi kejelasan dari produk yang akan dibeli meskipun beberapa review agak kurang netral, seperti barisan sakit hati tidak kesampaian beli stroller merk tertentu heheheh. Kalau memang membeli Mamas Papas Sola yaa tidak perlu berlebihan mengejek Mamas Papas Urbo, sampai-sampai gambar Urbo lebih banyak dipajang di review-nya ketimbang Urbo :’P. Kalau memang kurang setuju akan penggunaan stroller berharga puluhan juta yang agak besar dimensinya, yaaa tak perlulah diulang-ulang keburukannya ditulis, harusnya untuk 4 musimlah, mobilnya tak muatlah, itu diulang-ulang. Hidup adalah pilihan dan pilihan kami akhirnya mengerucut kepada Quinny Zap Xtra 2 dan Mamas Papas Urbo 2 :).

Kalau dilihat dari luas seatbox dan tingkat kepraktisannya, Quinny Zap Xtra 2 lebih unggul. Kalau dilihat dari kekokohan dan penampilan, Mamas Papas Urbo 2 lebih unggul. Dan pemenangnya. . . . . adalah. . . . . . Mamas Papas Urbo 2 :).

Nah sekarang mau beli Mamas Papas Urbo 2 di mana yaahh? Setelah lihat sana-sini, ternyata harga Mamas Papas Urbo 2 yang termasuk paling ekonomis ada di yukibabyshop.com, babysandmom.com dan http://www.sweetmomshop.com. Lucunya, kok yukibabyshop.com dan babysandmom.com memiliki alamat yang sama yaaaaah? Toko yang sama dengan 2 situs yang terpisah. Keduanya sama-sama beralamat di Jl. Daan Mogot Raya KM 20 Nomor 42, Tangerang (dekat Polsek Batu Ceper). Sementara itu http://www.sweetmomshop.com beralamat di komplek Pluit Timur Blok D Utara No. 9, Jakarta Utara. Mana yang saya pilih? Mau ke Barat atau Utara? Diantara pilihan warna yang Mamas Papas tawarkan di Urbo 2, kami senang dengan warna camel dan Donna Wilson. Berhubung babysandmom.com memiliki Mamas Papas Urbo 2 Donna Wilson, maka kami berangkat ke arah Barat menuju babysandmom.com atau yukibabyshop.com. Warna camel sendiri habis, mayoritas toko menjual warna magenta.

Mamas Papas Urbo 2 Donna Wilson

Mamas Papas Urbo 2 Donna Wilson

Perjalanan menuju babysandmom.com yang konon terletak tak jauh dari Polsek Batu Ceper cukup panjang bagi saya, sudah seperti pergi ke planet lain :’D. Aaahhh tapi itu setimpal, di sana terdapat banyak pilihan stroller dan akhirnya kami tetap jadi membeli Mamas Papas Urbo 2 Donna Wilson.

Sampai Juga di babysandmom.com

Sampai Juga di babysandmom.com

Stroller tersebut cukup memuaskan dari segala aspek kecuali dari sisi dimensi ketika dilipat. Ketika dilipat, stroller ini muat untuk ditaruh di bagasi Honda Jazz atau Isuzu Panther. Namun bila diletakkan di bagasi Honda Brio yang super sempit, saya harus memecah stroller menjadi 2 bagian dan memcopot salah satu roda depan. Jadi bagian dorongannya diletakkan di dalam bagasi, sedangkan seatbox-nya diletakkan di tempat duduk. Yaaah, kalau mau muat semua ke dalam bagasi Honda Brio yah harusnya beli Quinny Zap Xtra 2. Yah hidup adalah pilihan, semua ada positif negatifnya. Sebenarnya hasil lipatan Mamas Papas Urbo 2 tidak terbilang jumbo untuk ukuran stroller. Saya rasa, bagasi Honda Brio memang super mungil hehehehehe.

Stroller Perdana Kami

Stroller Perdana Kami

Stroller Perdana Kami

Stroller Perdana Kami

Stroller Perdana Kami

Stroller Perdana Kami

Stroller Perdana Kami

Stroller Perdana Kami

Stroller Perdana Kami

Stroller Perdana Kami

Stroller Perdana Kami

Stroller Perdana Kami

Stroller Perdana Kami

Stroller Perdana Kami

Stroller Perdana Kami

Stroller Perdana Kami

Stroller Perdana Kami

Stroller Perdana Kami

Gagang Stroller Perdana Kami di Bagasi Honda Brio

Dorongan Stroller Perdana Kami di Bagasi Honda Brio

Seatbox Stroller Perdana Kami di Bagasi Honda Brio

Seatbox Stroller Perdana Kami di Bagasi Honda Brio

Dengan demikian, berakhirlah petualangan saya dan istri dalam berburu stroller perdana kami. Walaupun Mamas Papas Urbo 2 dapat digunakan hingga anak umur 3 tahun, tidak menutup kemungkinan kami akan membeli stroller pocket yang mungil tapi untuk anak-anak 6 bulan ke atas karena posisinya hanya bisa duduk. Well, sampai jumpa di perburuan berikutnya. . . ;). Oooh yaa ada yang tahu siapa itu Mba Donna Wilson? Saya membeli Mamas Papas Urbo 2 Donna Wilson karena suka dengan corak warnanya, entah siapa itu Mba Donna :’D.

Who is Mba Donna Wilson?

Who is Mba Donna Wilson?

Sumber: www.bambinogoodies.co.uk, www.dailymail.co.uk, www.everythingmomandbaby.com, www.pinterest.com, www.pushchairexpert.com, www.quinny.com, www.mamasandpapas.com, http://www.minhasdikas.com, www.beddingsquare.com.au.

Tips & Trik Microsoft Excel

Pada waktu SMP dulu, saya diajarkan untuk menggunakan program komputer WS untuk menghasilkan tulisan yang biasanya pada akhirnya akan dicetak. Selain WS, saya pun diajarkan Lotus yang biasa dipergunakan untuk melakukan perhitungan masal dan bentuknya tabel. Sekarang, WS dan Lotus sudah tinggal sejarah. Fungsi WS sudah tergantikan oleh Microsoft Word dan fungsi Lotus sudah tergantikan oleh Microsoft Excel. Sewaktu saya kuliah, saya sering sekali menggunakan Microsoft Word dan merasa bahwa Microsoft Excel tidak terlalu berguna. Setelah bekerja, saya baru merasakan betapa bermanfaatnya Microsoft Excel karena sehari-hari saya sering melakukan olah data. Olah data secara masal akan lebih mudah dengan bantuan fitur-fitur yang Microsoft Excel berikan. Dari ratusan fitur-fitur tersebut berikut fitur-fitur Microsoft Excel yang paling sering saya pergunakan.

1. Formula vlookup
Vlookup dipergunakan untuk melakukan pencocokan dan menampilkan pasangan karakter yang hendak ditampilkan. Berikut cara-caranya:

a. Misalkan saya memilki 2 Sheet yaitu Sheet Report1 dan Sheet No TCR. Saya ingin mencari tahu isi kolom Site ID dan Status dari HCR No. pada Sheet No TCR. Jawabannya sebenarnya ada pada Sheet Report1, di sana terdapat pasangan-pasangan dari setiap Site ID, Status dan HCR No. Dengan vlookup, pencocokan masal dapat dilakukan dengan cepat.
Excel1 Excel2

b. Pilih kolom yang ingin kita ketahui nilainya dari pencocokan, lalu cari VLOOKUP pada Name Box yang ada di sekitar kiri atas dan tekan Enter. Berikutnya akan muncul Function Arguments.

Excel3

c. Sort nilai yang akan dicocokkan, dalam kasus ini seluruh kolom A pada Sheet No TCR.

Excel4

d. Masukkan nilai sumber pencocokkan pada Table_array, dalam kasus ini adalah seluruh kolom A dan B pada Sheet Report1.

Excel5

e. Masukkan berapa kolom yang diperlukan dari kolom HCR No. ke kolom Site ID pada Col_index_num, dalam kasus ini nilai 2 yaitu kolom A & B pada Sheet Report1. Misalkan yang hendak dicari adalah GM Area dari HCR No. , maka Col_index_num nilainya 7 yaitu jumlah kolom dari kolom A sampai kolom G pada Sheet Report1.

Excel6

f. Masukkan angka 0 yang artinya False pada Range_lookup agar pencocokan dilakukan untuk nilai yang sama persis, bukan mendekati. Nantinya hasil akan keluar bisa nilai A pada Sheet Report1 sama persis dengan nilai A pada Sheet No TCR.

Excel7

g. Nilai B2 Sheet No TCR sama dengan nilai B9 Sheet Report1 karena nilai A2 Sheet No TCR dan A9 Sheet Report1 sama-sama HCR00023 nilainya.

Excel8

h. Berikut hasilnya bila cara yang sama diberlakukan untuk mencari nilai kolom B & C Sheet No TCR.

Excel92. Formula Menemukan Durasi Waktu
Saya biasa menggunakan TODAY pada pengurangan waktu untuk memperoleh nilai durasi hari yang terhitung sampai tanggal terkini, tanggal ketika file excel tersebut dibuka. Berikut cara-caranya:

a. Misalkan saya ingin memasukkan ke dalam kolom D, informasi akan durasi hari dari dari yang ditunjukkan oleh kolom C hingga hari ketika saya membuka file Excel tersebut. Pada kolom cell D2, saya masukkan formula =TODAY()-C2 sehingga muncul sebuah deretan informasi tapi masih dalam bentuk tanggal, bukan hari.

Excel10b. Pada cell D2, lakukan klik kanan mouse, lalu pilih “Format Cells…” dan mengganti¬†kategori menjadi “Number” sehingga muncullah durasi dalam satuan hari pada cell¬†D2 :). Karena saya membuat contoh ini pada¬†31-8-2015, maka muncul angka 50 pada D2.

Excel11

Excel12

Excel13

c. Lakukan¬†“copy” dan “paste” cell D2 ke dalam cell-cell di bawahnya sehingga diperoleh durasi hari pada kolom D.

Excel14

3. Formula If

Ahhhh if adalah formula yang ada pada berbagai bahas pemrograman seperti C++, Pascal, Basic dan kawan-kawan. Mirip seperti pada bahasa pemrograman, if pada Excel dipergunakan untuk menentukan nilai benar atau salah dari hasil ekpresi logika. Formulanya kurang lebih seperti ini: = if(ekspresi logika;nilai benar;nilai salah). Formula ini dapat dibuat bertingkat atau nested¬†seperti ini: =if(ekspresi logika;nilai benar;if(ekspresi logika 2;nilai benar;if(…. dan seterusnya maksimal sampai 8 tingkat. Formula ini dapat digunakan bersambung di kolom atau cell lain pula. Agar lebih jelas, berikut contohnya:

a. Misalkan saya ingin mengelompokkan nilai-nilai pada kolom D apakah termasuk kecil sekali atau kecil atau sedang atau besar atau besar sekali dengan ketentuan sebagai berikut:

  1. Nilai D adalah Kecil Sekali bila nilainya lebih kecil sama dengan 0.
  2. Nilai D adalah Kecil bila nilainya lebih besar dari 0 dan lebih kecil sama dengan dari 100.
  3. Nilai D adalah Sedang bila nilainya lebih besar dari 100 dan lebih kecil sama dengan dari 200.
  4. Nilai D adalah Besar bila nilainya lebih besar dari 200 dan lebih kecil sama dengan dari 300.
  5. Nilai D adalah Besar Sekali bila nilainya lebih besar dari 300 dan lebih kecil sama dengan dari 400.
  6. Nilai D adalah Error bilai nilainya lebih besar dari 400.

Excel38

b. Masukkan nilai¬†=IF(D2<=0;”Kecil Sekali”;IF(D2<=100;”Kecil”;IF(D2<=200;”Sedang”;M2))). Pada contoh kali ini, saya coba buat contoh untuk formula if yang bersambung ke cell lain, dalam hal ini cell M2. Karena pengelompokkannya terdiri dari 6 aturan, maka sebenarnya semua dapat dimuat dalam 1 formula tanpa harus bersambung.

Excel39

c. Masukkan¬†=IF(D2<=300;”Besar”;IF(D2<=400;”Besar Sekali”;”Error”)) pada cell M2.

Excel40

d. Lakukan copy dan paste pada cell-cell di bawahnya dan diperoleh hasil pengelompokan pada kolom L. Kolom M hanyalah coretan untuk contoh penggunaan formula if yang bersambung.

Excel41

4. Grafik
Dalam setiap laporan atau presentasi, saya sering harus membuat grafik dari tabel data yang cuantik :P. Ahhhh, supaya lebih jelas, berikut contohnya:

a. Misalkan saya ingin membuat grafik dari data pada beberapa cell di kolom A dan D seperti yang ditunjukkan pada gambar di bawah.

Excel15

b. Sort cell-cell tersebut lalu pilih menu “Insert” sehingga muncul pilihan jenis grafik apa yang ingin ditampilkan. Misalkan grafik batang yang hendak ditampilkan, maka pilihlah “Column” dan varian dari grafik batangnya, apakah yang datanya dijejerkan? Apakah yang datanya dijadikan dalam 1 batang Apakah bentuk batangnya tajam-tajam?

Excel16

c. Misalkan jenis grafik batang yang dipilih adalah grafik batang yang tidak tajam dan datanya dibuat berjejer tidak disatukan dalam 1 batang, maka akan muncul gambar seperti di bvawah ini.

Excel17

d. Warna yang otomatis muncul biasanya biru, tapi itu bisa diubah dengan memilih warna-warna lain yang terletak pada menu “Design”.

Excel18

e. Bosan dengan warna yang itu-itu saja? Yuk kita coba tambahkan variasi yang dapat mempercantik grafik. Lakukan klik kanan pada gambar grafik dan pilih “Format Chart Area”.Excel19

f. Pilih “Fill” lalu silahkan pilih jenis variasi yang hendak dibubuhkan pada grafik.

Excel20

Excel21

5. Pivot
Pivot digunakan untuk membuat pengklasifikasian bertingkat sekelompok data. Inilah salah satu fungsi yang sering saya pergunakan untuk memperoleh jumlah dari beberapa data yang disajikan terpisah namun masih dalam 1 tabel data yang sama, bingung? Aaaahhhh supaya jelas, berikut contohnya:

a. Misalkan saya ingin mengetahui¬†berapa tiket HCR berstatus solved¬†yang dibuat oleh Alief Cakep untuk GM Area Route 2 dan berapa tiket berstatus open yang dibuat oleh Tono untuk GM Area Route 1. Kemudian saya ingin melihat bagaimana perbandingan jumlah creator, status dan GM Area dengapn meisahan setiap Mgr. Area dalam 1 grafik yang sama.¬†Data tiket HCR ada pada kolom A, data creator ada pada kolom E, data status ada pada kolom G,¬†data GM Area ada pada kolom H dan data Mgr. Area ada pada kolom I.¬†Maka pertama-tama¬†pilih “Insert” lalu “Pivot Table” dan Pivot Chart”.

Excel22

b. Pilih semua cell pada kolom A, E, G, H dan I, atau boleh juga semua kolom asalkan terdapat kolom A, E, G, H dan I di dalamnya.

Excel23

c. Perhatikan pilihan judul kolom yang terletak di bawah tulisan “Choose fields to add to report”, posisinya ada di bagian kanan. Di antara pilihan tersebut, tarik “Created by” (judul kolom E) dan “GM Area” (judul kolom H) ke dalam kotak yang berjudul “Row Labels”. Lalu tarik pula “HCR No.” (judul kolom A) ke dalam kotak yang berjudul “Values”. Kemudian tarik “Status” (judul kolom G) ke dalam kotak “Column Labels”.¬†Terakhir,¬†tarik “Mgr. Area” (judul kolom H) ke dalam kotak “Report Filter”.

Excel24

d. Diperoleh data bahwa tiket HCR berstatus solved yang dibuat oleh Alief Cakep untuk GM Area Route 2 adalah sebanyak 1. Sedangkan tiket berstatus open yang dibuat oleh Tono untuk GM Area Route 1 adalah sebanyak 1.

Excel25

e. Muncul grafik yang dipisahkan berdasarkan data Mgr. Area.

Excel26

6. Text to Column
Seringkali saya memperoleh deretan data yang bentuknya tidak rapi atau ideal ketika di paste ke Excel. Di sanalah fungsi text to column dapat dipergunakan, berikut contohnya:

a. Misalkan saya hendak memisahkan karakter sebelum huruf R dengan karakter sesudah huruf R pada semua cell di kolom H. Pilih “Data”, kemudian “Text to Column”.

Excel33

b. Pilih “Delimited”.

Excel34

c. Pilih “Other” lalu masukkan “R” pada cell kosong disamping pilihan “Other”. Cell kosong tersebut hanya dapat dimasukkan 1 karakter, bukan kata apalagi kalimat.

Excel35

d. Lihat “Data Preview” apakah sudah sesuai dengan yang diharapkan? Kalau sudah, pilih “Finish”.

Excel36

e. Karakter sebelum huruf R akan muncul di kolom H dan karakter setelah huruf R akan muncul di sebelah kolom H yaitu kolom I.

Excel37
7. Formula SEARCH dan MID

Gabungan formula Search & Mid dapat dipergunakan untuk menampilkan potongan karakter dari cell lain dengan karakter/kata/kalimat sebagai tanda pemisah, berikut contohnya:

a. Misalkan saya ingin menampilkan di kolom K, 5 karakter setelah kata-kata CR dari semua cell di kolom A.

Excel30

b. Masukkan formula =MID(A2;SEARCH(“CR”;A2);5) pada K2. Pada formula ini,¬†SEARCH dipergunakan untuk mencari kata-kata CR pada kolom A2 itu ada pada karakter keberapa dihitung dari karakter pertama. Kemudian informasi tersebut dipergunakan untuk melengkapi fungsi¬†MID sehingga diperoleh 5 karakter setelah kata-kata CR pada A2. Pada contoh di bawah ini, saya masukkan pula¬†SEARCH(“CR”;A2) pada J2 untuk melihat hasil dari fungsi SEARCH sebelum digabungkan dengan fungsi MID.

Excel31

c. Lakukan copy paste pada cell-cell di bawahnya sehingga kita memperoleh hasil seperti di bawah ini.

Excel32

 

Sekian kumpulan fitur-fitur Excel yang relatif sering saya pergunakan di kantor. Semoga bermanfaat :).