Annihilation (2018)

Terus terang saya tidak tertarik untuk menontin Annihilation (2018) ketika melihat judul, poster dan sinopsis singkatnya. Saya pikir film ini paling hanya film kelas B mengenai serangan laba-laba raksasa atau semut raksasa atau serangga-serangga lainnya, pokoknya serba raksasa :’D. Poster dan judul film ini sama sekali tidak menarik, padahal mereka bisa saja menunjukkan poster yang menggambarkan mengenai selubung pelangi. Wha apaan tuh?

Fokus Annihilation (2018) ternyata bukan monster-monsteran, walaupun … yah memang ada monster sih di film ini. Fokus film ini adalah bagaimana 5 orang ilmuwan wanita berusaha menyingkap misteri dari sebuah selubung berwarna pelangi yang menyelimuti sebuah daerah. Selubung ini mengitari daerah tersebut seperti perisai yang tidak dapat diintip dari luar.

Kejadian ini terjadi sejak masuknya sebuah benda asing dari luar angkasa, menembus atmosfer Bumi, dan menghantam sebuah mercusuar di suatu daerah. Mulai saat itulah muncuk selubung berwarna-warni menyelimuti mercusuar tersebut. Lama kelamaan, selubung ini semakin melebar sampai melewati hutan dan sebuah perkampungan.

Pihak pemerintah tentunya tidak tinggal diam. Mereka merahasiakan fenomena misterius ini dan terus mengirimkan manusia ke dalam selubung tersebut demi memperoleh jawaban. Merekapun menamakan daerah yang sudah tertutup selubung sebagai daerah x, daerah misterius yang patut diwaspadai. Apa yang terjadi di dalam daerah x? Apakah itu berbahaya? Selama ini mereka selalu gagal karena tidak ada manusia yang berhasil keluar dari daerah x. Secercah harapan muncul ketika Kane (Oscar Issac) berhasil keluar dari daerah x. Sayang Kane mengalami gagal organ dan langsung dirawat secara intensif tanpa sempat memberikan informasi apapun.

Lena (Natalie Portman), istri Kane, ikut mendaftarkan diri untuk masuk ke dalam daerah x. Ia berharap untuk dapat menemukan obat bagi suaminya. Latar belakang Lena yang mantan tentara dan sekarang ahli biologi di sebuah Universitas, membuatnya diizinkan untuk masuk ke dalam daerah x bersama-sama Dr. Ventress (Jennifer Jason Leight), Anya Thorensen (Gina Rodriguez), Josie Radek (Tessa Thompson) dan Cass Sheppard (Tuva Novotny). Berbeda dengan ekspedisi-ekspedisi lainnya, kali ini pihak pemerintah mengirimkan 5 orang orang ilmuwan wanita ke dalam daerah x. Semakin lama, semakin terlihat bahwa kelima ilmuwan tersebut memendam masalah yang sifat dan efeknya merusak diri sendiri. Tak diduga, Lena pun memiliki rahasia yang akan terungkap di sana.

Topik utama dari Annahilation (2018) berkutat pada misteri daerah x. Hal ini membuat saya penasaran yang terus menonton film ini tanpa mengantuk. Film ini mengajak penontonnya untuk berfikir karena banyaknya keambiguan sampai akhir film. Saya rasa akan banyak penonton kebingungan sampai film ini berakhir. Akan terus ada perdebatan akan apa yang baru saja ditonton, sbuah keambiguan yang menarik untuk dibahas. Semuanya tidak akan secara gamblang dijelaskan, semuanya serba tersirat dan mengambang. Saya rasa Annahilation (2018) masih layak untuk memperoleh nilai 3 dari skala maksimim 5 yang artinya “Lumayan”. Film ini terlalu “mikir” dan “nyeni” bagi saya.

Bagi teman-teman yang mencari film hiburan dan sedang malas untuk banyak berfikir, hindarilah film ini :’D. Hindari pula versi novelnya, Annahilation (2018) diambil dari novel karya Jeff VanderMeer dengan judul yang sama. Annahilation adalah novel pertama dari Southern Reach Trilogy yang konon memang ceritanya penuh keambiguan x_x.

Sumber: http://www.annihilationmovie.com

Iklan

The Mummy (2017)

Sejak berdiri pada 1912, Universal Studios sudah beberapa kali menelurkan film-film bertemakan monster seperti The Hunchback of Notre Dame (1923), The Phantom of the Opera (1925), Dracula (1931), Frankenstein (1931), The Mummy (1932), The Invisible Man (1933), Bride of Frankenstein (1935), Werewolf of London (1935), Abbott and Costello Meet Dr. Jekyll and Mr. Hyde (1953), Creature from the Black Lagoon (1954), The Mummy (1999) dan lain-lain. Nah tokoh-tokoh dari film tersebut akan dibuat ulang ke dalam beberapa film layar lebar yang saling berkaitan dan disebut Dark Universe. Jadi ceritanya ini mau dibuat seperti Marvel Universe dan DC Comics Universe yang cukup populer akhir-akhir ini.

The Mummy (2017) hadir sebagai film Dark Universe pertama yang hadir bioskop-bioskop tanah air. Apakah cerita film ini akan seperti Trilogi The Mummy yang dibintangi oleh Brendan Fraser di era 90-an dan awal 2000-an? The Mummy (2017) merupakan reboot dari Trilogi tersebut, tapi saya rasa hanya ada sedikit unsur yang mirip, sisanya jauh berbeda.

Pada The Mummy (1999), Nick Morton (Tom Cruise) secara tidak sengaja membebaskan Mumi Putri Ahmanet (Sofia Boutella) dari tidur panjangnya. Tindakan Nick membuatnya memperoleh sebuah kutukan. Ahmanet memilih dan menandai tubuh Nick sebagai tubuh yang pantas menampung Seth, dewa kematian pada mitologi Mesir.

Disini terjadi kejar mengejar karena Ahmanet harus menyelesaikan ritual untuk memasukkan Seth ke dalam tubuh Nick. Seperti pada Trilogi Mummy-nya Brendan Fraser, terdapat organisasi atau pasukan rahasia yang ikut membantu sang tokoh utama. Tapi pada The Mummy (2017), organisasi tersebut agak berbeda sebab organisasi inilah yang akan dijadikan benang merah Dark Universe. Yaaaah mirip S.H.I.E.L.D. kalau di Marvel Universe ;).

Pada organisasi tersebut, terdapat Henry Jeckyll (Russell Crowe) dan Jenny Halsey (Annabelle Wallis). Keduanya sama-sama ingin membantu Nick untuk lepas dari kutukan Ahmanet, tapi cara yang Henry usulkan bertolakbelakang dengan Jenny. Bagi yang pernah menonton atau membaca cerita mengenai Dr. Jeckyll, maka pastilah tahu kisah dan kutukan apa yang Henry Jeckyll derita ;).

The Mummy (2017) memang mengangkat tema mistik yang erat hubungannya dengan horor, tapi rasanya film ini bukanlah film horor. Adegan aksi nampak dominan pada film ini. Sesekali terdapat humor pula di sana. Sayangnya, walaupun dibumbui oleh adegan aksi yang bagus, saya agak mengantuk ketika menonton film ini, aksinya yaa mayoritas kejar-kejaran saja. Selentingan humor yang terkadang Nick munculkan pun tidak terlalu lucu.

Saya lihat karakter Nick di sini dimaksudkan sebagai seorang bajingan yang baik hati. Tapi kok ya rasanya agak janggal dan aneh jadinya. Kemudian saya tidak melihat “cinta” antara Nick dan Jenny. Tanpa adanya romansa yang menonjol di antara keduanya, bagian akhir film ini nampak kurang masuk akal.

Tidak ada rasa penasaran yang dapat memukau saya ketika menonton The Mummy (2017). Semuanya dibeberkan dari awal film, sama sekali tidak ada misteri di sana. Padahal kalau dipikir-pikir, materi film ini cukup bagus lho, hanya saja penyampaiannya terlalu “to the point”. Film bertemakan hal-hal mistik seperti ini seharusnya memiliki unsur misteri disetiap bagian. Saya rasa film ini dibuat seperti seolah-olah ini merupakah kisah awal seorang superhero dalam wujud monster. Tapi pendekatannya kurang pas sehingga film pertama Dark Universe ini gagal menunjukkan keunikan Dark Universe itu sendiri.

Rasanya The Mummy (2017) hanya dapat memperoleh nilai 2 dari skala maksimum 5 yang artinya “Kurang Bagus”. Merupakan awal yang mengecewakan bagi Dark Universe, tapi terus terang saya tetap menantikan dan akan menonton film Dark Universe berikutnya. Mungkin pada akhirnya kumpulan monster-monster dari beberapa film Dark Universe akan bergabung melawan sesuatu yang besar, hal ini tetap menarik untuk diikuti.

Sumber: http://www.themummy.com

The Lego Batman Movie (2017)

Sebagian masa kecil saya dihabiskan dengan bermain Lego di rumah tetangga. Permainan konstruksi tersebut bisanya bisa dibentuk menjadi bangunan-bangunan seperti pertokoan dan pom bensin. Tokoh-tokohnya pun seingat saya hanya pekerja bangunan dan tukang bensin. Sekarang, Lego sudah bermacam-macam variannya. Ada Lego Friends, Lego Superhero, Lego Star Wars, Lego Ninjago dan lain-lain.

Tidak cukup di situ, film-film Lego kemudian bermunculan, baik yang berupa film serial TV maupun film layar lebar. Semuanya mengusung kisah-kisah dengan latar belakang dunia Lego. Tidak hanya dari segi animasi atau gambar saja, tapi di sisi ceritanya pun dibuat sedemikian rupa sehingga aturan dunia yang berlaku adalah aturan dunia Lego, bukan dunia nyata. Tak lupa disisipkan berbagai lelucon sarkasme yang membahas film atau tokoh populer. Hal inilah yang saya temukan pada The Lego Batman Movie (2017).

Pada film Lego terbaru ini, Batman atau Bruce Wayne (Will Arnett) hadir sebagai tokoh utama. Sepanjang film terdapat banyak lelucon sarkasme yang dapat membuat saya tersenyum. Penyelesaian akhirnya pun terbilang logis apabila kota Gotham memang dibangun oleh jutaan kepingan Lego. Penyelamatan kota Lego Gotham yang hanya dapat dilakukan di dunia Lego. Hal ini terbilang cerdas karena dengan begini, akan terdapat pembeda antara film Lego Batman dengan film animasi Batman lainnya.

Apa yang terjadi pada film Lego Batman ini? Dikisahkan bahwa Batman selalu berhasil mengalahlan lawan-lawannya dan menyelamatkan Gotham. Batman selalu menyatakan kepada semua orang bahwa ia kuat, perkasa dan tidak membutuhkan orang lain. Padahal, hidup Batman sebenarnya terbilang kosong, hampa. Batman tidak mau menurunkan perisainya dan mengakui bahwa ia membutuhkan teman seperti Dick Grayson (Michael Cera), Barbara Gordon (Rosario Dawson dan Alfred Pennyworth (Ralph Finnes). Menyelamatkan Gotham memang menjadi tugas Batman, namun sesekali bahkan seorang Batman pun membutuhkan bantuan dan dukungan dari orang-orang terdekatnya.

Uniknya, pada The Lego Batman Movie (2017) dikupas pula hubungan benci-rindu antara Batman dan Joker (Zach Galifianakis). Joker seolah haus akan pengakuan dari Batman. Ia ingin Batman akui sebagai lawan terberat Batman. Sebuah pengakuan yang tak kunjung Joker peroleh hingga Joker melakukan tindakan yang dapat menghancurkan kota Gotham. Hal ini tidak saya temui di film Batman lainnya :).

Berbagai keunikan yang dibumbui oleh berbagai sarkasme memang menjadi keunggulan tersendiri bagi The Lego Batman Movie (2017). Namun saya sendiri sebenarnya tidak terlalu suka dengan jalan ceritanya. Sarkasme yang muncul hanya mampu membuat saya tersenyum, bukan tertawa. Dengan demikian The Lego Batman Movie (2017) layak untuk memperoleh nilai 3 dari skala maksimum 5 yang artinya “Lumayan”.

Sumber: www.legobatman.com

The Legend of Tarzan (2016)

Tarzan1

Aaaauououoooooo! Itulah teriakan khas Tarzan si raja rimba. Tarzan biasa berteriak seperti itu sambil berayun dari satu pohon ke pohon lainnya. Sejak 1912 sampai sekarang, tokoh Tarzan sudah hadir dalam berbagai cerita dan media. Ceritanya yaaaa mirip-mirip siy sebenarnya. Dikisahkan bahwa Tarzan adalah anak bangsawan Inggris yang terdampar di tengah hutan. Kemudian Tarzan dibesarkan oleh para gorila hingga pada akhirnya Tarzan dapat berkomunikasi dengan binatang-binatang penghuni hutan. Hutan menjadi rumah bagi Tarzan dan binatang-binatang penghuninya seolah menjadi keluarga bagi Tarzan sehingga Tarzan akan melindungi hutan dan penghuninya dari ancaman yang datang dari manapun. Kemudian Tarzan bertemu dengan Jane, seorang pendatang yang berhasil memikat hati Tarzan. Akhirnya Tarzan dan Jane menikah dan mereka kembali ke Inggris, tempat dimana Tarzan kembali menggunakan nama keluarga dan gelar bangsawannya, John Clayton III, Lord Greystoke. Karena sudah merasa bahwa hutan merupakan kampung halamannya, Tarzan kemudian kembali lagi tinggal di hutan dan meninggalkan dunia manusia. Sepanjang cerita pastilah terdapat tokoh jahat yang mengancam kelestarian hutan sambil menyandera Jane. Ahhhhh mau diapakan atau dipenggal dibagian manapun, kisah Tarzan yang saya sudah saya lihat pasti begitu-begitu saja, yaa pasti seperti yang saya tuliskan di atas.

Terakhir, tokoh ciptaan Edgar Rice Burroughs ini hadir pada The Legend of Tarzan (2016). Apakah kisah Tarzan kali ini akan berbeda? Well, kali ini kisah Tarzan diambil pada saat beberapa tahun setelah Tarzan (Alexander Skarsgård) dan Jane (Margot Robbie) menikah dan tinggal di Inggris.

Tarzan11

Pada saat itu, hutan tempat tinggal Tarzan sebelum pindah ke Inggris termasuk ke dalam wilayah kekuasaan Belgia yang sedang diambang kebangkrutan. Maka Raja Leopold II, Raja Belgia, mengutus Kapten Léon Rom (Christoph Waltz) untuk mengambil permata opar di pedalaman hutan Kongo. Karena Belgia sendiri kekurangan dana, maka Rom hanya didampingi oleh tentara alakadarnya. Rom memang menemukan sumber permata opar, namun ia harus menerima kekalahan dari Mbonga (Djimon Hounsou), kepala suku dari sebuah suku yang menguasai sumber permata opar. Ketika semua tentaranya tewas, kemudian Rom membuat kesepakatan dengan Mbonga. Mbonga akan memberikan Rom permata opar apabila Rom dapat membawa Tarzan ke hadapan Mbonga.

Tarzan5

Tarzan8

Bagaimana Rom dapat membawa Tarzan kembali Kongo? Di Inggris, kisah Tarzan sudah terkenal dan ia cukup terkenal di sana. Tarzan atau John Clayton III hidup berkecukupan bersama Jane Clayton di dalam istana keluarga Greystoke yang megah. Sebagai bangsawan Inggris, Ratu Inggris meminta bantuan John untuk memenuhi undangan Raja Belgia untuk melihat kemajuan di Kongo. John akhirnya berangkat ke Kongo bersama Jane dan George Washington Williams (Samuel L. Jackson). Mereka tidak menyadari bahwa ini adalah perangkat Rom untuk memperoleh permata opar. Mau dipergunakan untuk apakah permata opar tersebut? Apakah yang sebenarnya terjadi antara Tarzan dan Mbonga? Perlahan semuanya akan terjawab pada film The Legend of Tarzan (2016).

Sepanjang film, terdapat beberapa flash back yang menunjukkan peristiwa-peristiwa penting yang Tarzan alami sebelum ia pindah ke Inggris. Permasalahan antara Mbonga dan Tarzan pun akan terjawab di sana. Namun sayang, konflik diantara keduanya kurang digali lebih dalam sehingga ketika keduanya benar-benar bertemu, tidak ada yang spesial di sana, yang ada hanya sesuatu yang terlalu sederhana dan cepat selesai.

Tarzan2

Tarzan3

Mirip seperti kisah-kisah Tarzan yang pernah saya lihat, sepanjang film pasti Mas Tarzan berkelana menolong Mba Jane dari cengkraman Rom yang hendak membawa kehancuran bagi hutan kampung halamannya Tarzan. Perbedaan yang saya lihat pada The Legend of Tarzan (2016) dibanding kisah-kisah Tarzan terdahulu adalah cerita dan adegan aksi yang relatif lebih realistis dan tidak terlalu menghayal tanpa mengurangi kualitas film secara keseluruhan.

Tarzan10

Tarzan9

Tarzan6

Tarzan4

Tarzan7

Saya rasa The Legend of Tarzan (2016) masih layak untuk memperoleh nilai 3 dari skala maksimum 5 yang artinya “Lumayan”. Film ini cocok untuk ditonton disaat musim Lebaran seperti ini karena temanya sesuai, Tarzan mudik hehehehe.

Sumber: legendoftarzan.com

Batman V Superman: Dawn of Justice (2016)

Superman Batman 1

Setelah penantian panjang, akhirnya pada tahun 2016 ini DC Comics menghadirkan 2 superhero mereka yang paling terkenal dalam 1 film layar lebar. Superman dan Batman tidak hanya menjadi icon DC Comics yang paling terkenal, namun rasanya kedua superhero tersebut merupakan 2 superhero paling terkenal dan terpopuler sepanjang masa. Bagi saya pribadi, nama besar keduanya mampu mengalahkan deretan superhero-superhero keluaran Marvel mulai dari Spiderman, Iron Man, Hulk, Deadpool, X-Men, Punisher, Ant Man sampai Thor :).

Kali ini Superman dan Batman hadir dalam Batman V Superman: Dawn of Justice (2016) yang mengambil latar belakang keadaan beberapa bulan setelah pertempuran maha dahsyat pada Man of Steel (2013) berakhir. Pemeran Superman atau Clark Kent masih sama seperti pada Man of Steel (2013) yaitu Henry Cavill. Sedangkan Batman atau Bruce Wayne tidak diperankan lagi oleh Christian Bale yang sebelumnya suskes memerankan Batman pada Trilogi Dark Knight. Ben Affleck lah yang kali ini hadir sebagai Batman.

Superman Batman 12

Superman Batman 11

Superman Batman 15

Dikisahkan bahwa perkelahian antara Superman dan Jendral Zod (Michael Shannon) pada Man of Steel (2013) memakan banyak korban jiwa. Sebagian masyarakat menganggap Superman sebagai pahlawan, namun sebagian lagi sangat membenci Superman dan menyalahkan Superman atas kehancuran dan kematian yang terjadi pada Man of Steel (2013).

Superman Batman 9

Superman Batman 13

Superman Batman 7

Superman Batman 6

Hal ini dimanfaatkan oleh Lex Luthor (Jesse Eisenberg) untuk memperburuk hubungan antara Superman dan Batman. Batman memang beraksi di Gotham dan Superman beraksi di Metropolis, dua kota yang berbeda. Namun keduanya saling melihat dan mengamati aksi satu sama lain. Beberapa tindakan Batman tidak sesuai dengan pemikiran Superman, sebaliknya Batman pun kurang setuju dengan beberapa tindakan Superman meskipun keduanya sama-sama membela kebenaran dan memerangi kejahatan. Pada bagian ini, saya rasa alasan kenapa Batman dan Superman kurang suka satu sama lain tidak setajam alasan perseteruan Superman dan Batman yang dikisahkan pada komik The Dark Knight Returns karya Frank Miller pada 1986 :(.

Superman Batman 8

Superman Batman 10

Superman Batman 2

Superman Batman 16

Superman Batman 14

Superman Batman 5

Well, pada akhirnya, sesuai judulnya, Superman memang akan berkelahi dengan Batman pada Batman V Superman: Dawn of Justice (2016). Perkelahian yang lumayan seru namun tidak seheboh dan sedahsyat perkelahian mereka berdua melawan . . . . . . Doomsday.

Superman Batman 3

Bagi teman-teman yang membaca komik Superman pasti tau siapa Doomsday. Bagian akhir dari film ini pun pasti hampir bisa ditebak arahnya kemana. Kemunculan Doomsday merupakan akhir sekaligus awal dari sesuatu, sesuatu itu merupakan alasan kenapa saya sudah pasti akan menonton sebuah film DC Comics berikutnya ;).

Tapi terus terang saya agak heran, fisik Doomsday pada film ini memang keren dan menyerupai komiknya, namun asal mula kelahiran Doomsday pada Batman V Superman: Dawn of Justice (2016) rasanya jauh melenceng dibandingkan asal mula kelahiran Doomsday pada versi komik. Alasan kenapa Lex Luthor menginginkan kematian Superman pun tidak terlihat jelas. Selain itu ceritanya terkadang nampak lompat-lompat karena film ini ingin menampilkan jalan cerita dari beberapa tokoh tapi perpindahannya kurang halus.

Berbicara soal tokoh, ternyata selain Batman dan Superman, ada tokoh-tokoh superhero lain yang muncul di Batman V Superman: Dawn of Justice (2016). Kita dapat melihat Wonder Woman (Gal Gadot), The Flash (Ezra Miller), Aquaman (Jason Momoa) dan Cyborg (Ray Fisher). Diantara keempatnya, Wonder Woman memperoleh porsi yang cukup besar. Lagu pengiring ketika Wonder Woman hadir dan ikut berkelahi pun merupakan lagu pengiring yang keren dan mampu membuat adegan perkelahian semakin seru. Adegan perkelahian yang melibatkan Wonder Woman merupakan bagian paling seru dari film ini.

Superman Batman 19

Superman Batman 18

Superman Batman 17

Saya nilai adegan perkelahian pada Batman V Superman: Dawn of Justice (2016) memang tidak sebanyak Man of Steel (2013), namun rasanya lebih proporsional. Adegan perkelahian pada Man of Steel (2013) memang keren tapi agak terlalu banyak, overdosis :’D. Dengan didukung oleh special effect d an kostumyang keren, Batman V Superman: Dawn of Justice (2016) mampu memberikan visualisasi yang cantik dan bagus untuk ditonton :).

Superman Batman 4

Film superhero DC Comics kali ini memang seru dan keren, namun beberapa kelemahan pada plot ceritanya membuat saya hanya mampu untuk memberikan nilai 3 dari skala maksimum 5 yang artinya “Lumayan”. Bagaimanapun juga, film Batman V Superman: Dawn of Justice (2016) tetap layak untuk dijadikan hiburan dan kita tidak rugi kalau menontonnya di bioskop, durasinya 2 jam lewat gitu loh hehehehehe.

Sumber: batmanvsuperman.dccomics.com

Deadpool (2016)

Deadpool1

Satu lagi pahlawan super keluaran komik Marvel yang hadir di layar lebar di awal tahun 2016 ini, Deadpool (2016). Siapa tuh Deadpool? Karakter ini memang kalah populer dari Hulk, Thor dan Spiderman. Saya pun baru mendengar Deadpool beberapa tahun belakangan ini. Promosi yang dilakukan pihak produser Deadpool (2016) terkesan agresif dan kreatif yaitu mulai dari Deadpool mencorat-coret poster fim Batman Versus Superman yang akan hadir 2016 ini, lelucon bahwa Deadpool merupakan film valentine x__x, Deadpool ikut kampanye kanker, sampai Poster yang menunjukkan pose Deadpool dan Green Lantern, perlu diketahui bahwa pemeran Green Lantern dan Deadpool adalah orang yang sama namun Green Lantern merupakan tokoh komik rival abadi Marvel Comics, yaitu DC Comics.

Deadpool3

Deadpool4

Deadpool6

Deadpool2

Saya rasa promosi-promosi seperti ini memang diperlukan, mengingat kurang dikenalnya Deadpool oleh mayoritas penduduk dunia. Tentu saja, Deadpool baru muncul di buku komik pada tahun 1990-an, tidak dapat dibandingkan dengan Spiderman yang sudah hadir di buku komik sejak tahun 1962 atau jagoan-jagoan komik Marvel lainnya yang sudah hadir sebelum Deadpool.

Dari poster-poster promosi yang telah diedarkan, dapat terlihat bahwa Deadpool bukanlah superhero yang serius. Deadpool cenderung nyeleneh dan agak gila. Kegilaan Deadpool inilah yang membuat namanya naik daun dan cepat memperoleh basis penggemar, hingga akhirnya ada produser Hollywood yang bersedia membuat film layar lebarnya. Sebenarnya sebelum Deadpool hadir di Deadpool (2016), ia pun pernah hadir pula pada X-Men Origins: Wolverine (2009). Di sana Weapon X atau Deadpool atau Wade Wilson muncul sebagai lawan terakhir Wolverine.

Deadpool5

Wade Wilson atau Deadpool memang dapat dikatakan sebagai penyempurnaan dari Wolverine. Ia memang tidak memiliki tulang adamantium, tapi kemampuan menyembuhkan diri Deadpool sangat fantastis, ia hanya akan mati bila ia dihancurkan tak bersisa karena Deadpool dapat menumbuhkan anggota tubuhnya yang putus, patah, atau rusak.

Nah pada Deadpool (2016), dikisahkan bagimana Wade Wilson (Ryan Reynolds) dapat bertransformasi menjadi Deadpool. Awalnya Wade adalah mantan pasukan khusus Amerika yang banting setir menjadi tentara bayaran. Penyakit kanker yang ia derita memaksa Wade untuk ikut serta pada pengobatan eksperimental misterius yang konon tidak hanya akan menyembuhkan kanker Wade, tapi akan mengubah Wade menjadi pahlawan super pembela kebenaran.

Ternyata proses pengobatan eksperimental tersebut sangat menyakitkan dan maksud dibaliknya ternyata tidak baik. Setelah lolos dari laboratorium tempat eksperimen dilaksanakan, Wade yang sudah memiliki kekuatan super kemudian memburu orang-orang yang melakukan eksperimen kepadanya. Dengan menggunakan pedang dan senjata api, Wade kemudian mengenakan kostum merah-hitam dan menggunakan nama Deadpool.

Deadpool16

Deadpool14

DEADPOOL

Deadpool10

Deadpool7

Deadpool12

Deadpool8

Tidak sendirian, Deadpool dibantu oleh 2 anggota X-Men yang amat sangat tidak terkenal yaitu Colossus (Stefan Kapičić) dan Negasonic Teenage Warhead (Brianna Hildebrand). Colossus sangat bersemangat untuk merekrut Deadpool ke dalam X-Men walaupun sifat mereka bertolak belakang. Colossus sangat menjunjung tinggi kebenaran dan keadilan, sedangkan Deadpool agak gila, konyol dan cenderung seenaknya sendiri. Deadpool memang tidak selalu ada dipihak yang baik, terkadang ia memang berpihak kepada kejahatan. Saya rasa sampai kiamat pun, usaha Colossus akan gagal. Bagaimana dengan Negasonic Teenage Warhead? Mutant remaja yang satu ini agak dingin dan cuek, ia sering menjadi bahan lelucon Deadpool :’D.

Deadpool17

Deadpool15

Deadpool18

Kedua anggota X-Men tersebut ikut serta membantu Deadpool menuntaskan perburuannya. Kenapa kok Deadpool dendam sekali dengan orang-orang yang melakukan eksperimen terhadap dirinya? Akibat eksperimen tersebut, Wade memang sembuh dari kanker dan memiliki kekuatan menyembuhkan diri sendiri, namun badan dan wajah Wade hancur. Wade merasa tidak pantas bersanding dengan kekasih hatinya yang cantik, Vanessa (Morena Baccarin). Wade pun merasa bahwa dirinya tidak bisa lagi bergaul di tengah-tengah masyarakat layaknya orang normal. Kemana pun ia pergi, orang-orang menstempel Wade sebagai orang aneh. Apakah Vanessa akan memberikan stempel yang sama kepada Wade?

Deadpool11

Deadpool13

Walaupun dibungkus dengan adegan penuh aksi yang sadis, kata-kata kasar yang tak pantas didengar anak-anak dan tingkah Deadpool yang konyol, saya melihat Deadpool (2016) tetap memiliki unsur romansa dan pesan moral yang baik. Dari segi jalan cerita, Deadpool (2016) memang sangat sederhana dan dapat ditebak, tapi penyajian cerita ala Deadpool yang konyol termasuk lucu dan menarik untuk ditonton. Mirip seperti versi komiknya, Deadpool sering berinteraksi dan mengajak penonton untuk berbincang, seolah-olah ia sadar bahwa ia adalah karakter film :D.

Film ini layak untuk memperoleh nilai 4 dari skala maksimum 5 yang artinya “Bagus”. Saya optimis Deadpool (2016) akan ada sekuelnya. Oooh yaa, seperti film-film Marvel lainnya, jangan lewatkan cuplikan bocoran akan film Marvel berikutnya pada bagian paling akhir film, yaitu setelah deretan tulisan pendukung film ini selesai ditampilkan, hehehehe.

Sumber: www.foxmovies.com/movies/deadpool

The Cobbler (2014)

Cobbler1

Cobbler dalam bahasa Indonesia artinya adalah tukang memperbaiki sepatu. Jadi sudah dapat ditebak bahwa The Cobbler (2014) mengisahkan mengenai kehidupan profesi yang satu itu. Ah yang benar? Ya, benar, tapi bukan cobbler sembarangan lho, cobbler ajaib.

Dikisahkan bahwa profesi sebagai tukang memperbaiki sepatu sudah lama digeluti oleh Max Simkin (Adan Sandler) dan 3 generasi di atasnya termasuk ayah Max, Abraham Simkin (Dustin Hoffman), yang menghilang secara misterius sejak Max masih kecil. Max kini hidup men-jomblo dan masih tinggal bersama ibunya. Sehari-hari Max membuka toko spesialis perbaikan sepatu di tengah kota, tepat disebelah salon cukur rambut milik Jimmy (Steve Buscemi) yang setiap hari berbincang dengan Max dan menyemangati Max ketika Max sedang bosan. Max memang merasa bosan dengan kehidupannya yang sangat biasa sekali.

Cobbler10

Cobbler12

Kehidupan Max berubah 180 derajat ketika ia secara tidak sengaja menggunakan mesin jahit sepatu peninggalan leluhurnya. Ia menggunakan mesin tersebut untuk menjahit sepatu salah satu pelanggannya. Ketika Max mencoba menggunakan sepatu tersebut, tiba-tiba ia berubah menjadi si pemilik sepatu tersebut. Tiba-tiba Max memiliki wajah, badan, suara sampai aksen dari si pemilik sepatu.

Cobbler3

Cobbler4

Cobbler5

Dengan menggunakan mesin ajaib tersebut, Max melakukan berbagai keisengan sampai pada akhirnya ia terlibat ke dalam masalah yang besar. Anehnya, Max selalu mendapatkan pertolongan ajaib setiap ia masuk ke dalam kondisi yang terbilang berbahaya. Apakah ini merupakan efek dari mesin ajaib yang belum Max ketahui? Atau ayah Max-kah yang menolong Max?

Cobbler6

TC_120613_MP-2146.nef

Cobbler8

Cobbler9

Pertanyaan-pertanyaan di atas akan terjawab di bagian akhir dari The Cobbler (2014). Memang pada bagian tersebut akan terdapat sedikit kejutan yang tidak saya duga sebelumnya, sayang paling suka bagian itu dari seluruh cerita The Cobbler (2014). Namun sayang jalan cerita The Cobbler (2014) agak datar dan saya tidak tertawa sepanjang film diputar, saya hanya tersenyum disaat Max mengalami perubahan untuk pertama kalinya, tapi bukan genre The Cobbler (2014) adalah komedi?

Walaupun demikian, The Cobbler (2014) tidak sampai membuat saya mengantuk, saya masih tertarik untuk menontonnya sampai akhir. Olehkarena itulah maka The Cobbler (2014) masih mampu untuk mendapatkan nilai 3 dari skala maksimum 5 yang artinya “Lumayan”.