Ad Astra (2020)

Dari beberapa film luar angkasa yang saya tonton, Ad Astra (2020) merupakan salah satu yang beda dan unik. Film ini mengambil latar belakang dimana teknologi luar angkasa kurang lebih masih seperti teknologi luar angkasa pada tahun 2020. Hanya saja, semuanya sudah diproduksi secara masal dan tersebar di banyak tempat. Bahkan perjalanan Bumi ke planet lain pun sudah dilakukan secara komersial tapi tetap dengan menggunakan teknologi yang masih saya jumpai pada tahun 2020. Bukan menggunakan teknologi super canggih yang belum ada saat ini.

Kemudian adegan pertempurannya terbilang unik. Semua dilakukan di daerah nol gravitasi dengan baju astronot yang tebal dan tidak tahan peluru. Sayang adegan yang keren ini hanya sedikit sekali karena Ad Astra (2020) pada dasarnya merupakan film drama hehehehehe.

Wew, drama? Yaaa! Ad Astra (2020) adalah film drama. Latar belakangnya saja yang agak-agak fiksi ilmiah. Dikisahkan Mayor McBride (Brad Pitt) ditugaskan untuk menyelidiki sumber dari badai elektomagnetik yang mengancam kehidupan di Bumi dan sekitarnya. Tersangka utama dari masalah ini adalah Proyek Lima yang dipimpin oleh Clifford McBride (Tommy Lee Jones). Bertahun-tahun yang lalu, Clifford beserta awaknya dikabarkan hilang bersama dengan Proyek Lima yang mereka kerjakan.

Clifford meninggalkan putra semata wayangnya, Roy McBride. Jadi Roy di sini dikirim untuk menyelidiki proyek yang ayahnya kerjakan. Sayang tidak ada misteri di sana karena pihak pemerintah dikabarkan sudah mengetahui dimana Proyek Lima berada. Status Clifford sesungguhnya pun dijelaskan dengan sangat gamblang tanpa menyisakan sedikitpun misteri di sana. Sangat terlihat sekali bahwa Ad Astra (2020) memang lebih fokus menggali masalah keluarga dan kehidupan. Terkadang, sejauh apapun kita melangkah, masalah kehidupan tetap akan ikut menyertai.

27

Pesan moral dari Ad Astra (2020) memang sangat tegas dan bagus sekali. Special effect yang disajikan pun sukses membangun sebuat atmosfer yang unik. Sayang jalan ceritanya amat sangat membosankan. Saya saja harus minum kopi di tengah-tengah film ini. Tempo yang lambat dan penjelasan yang diumbar sejak awal, terkadang membuat saya kehilangan alasan untuk menonton film ini. Apalagi bagian akhirnya yaaa hanya begitu saja x__x.

Di tengah-tengah kebosanan yang diberikan, Ad Astra (2020) masih mampu memberikan sebuat atmosfer film luar angkasa yang unik denga pesan yang baik. Saya rasa Ad Astra (2020) masih layak untuk memperoleh nilai 3 dari skala maksimum 5 yang artinya “Lumayan”.

Sumber: http://www.adastramovie.com

Fury (2014)

Fury 1

Ketika melihat judul Fury (2014), yang saya ingat adalah karakter Fury, pimpinan SHIELD dari dunia fantasi penuh superhero-nya Marvel. Ternyata Fury (2014) adalah film mengenai kisah para prajurit divisi tank tentara Amerika Serikat di perang dunia kedua. Pada tahun 1945, Jerman mulai terdesak, mereka harus mempertahankan tanah air mereka dari serbuan tentara sekutu. Diantara tentara-tentara sekutu yang menginvasi Jerman, ada sekelompok tentara Amerika divisi Tank yang dipimpin oleh Don “Wardaddy” Collier (Brad Pitt) dengan anggota kru Boyd “Bible” Swan (Shia LaBeouf), Grady “Coon-Ass” Travis (Jon Bernthal), Trini “Gordo” Garcia (Michael Peña) dan Norman Ellison (Logan Lerman). Mereka adalah tim yang mengoperasikan sebuah Tank M4A3E8 Sherman yang dijuluki Fury. Semua tank pada waktu itu memiliki julukan yang unik termasuk Tank yang Don dan kawan-kawan gunakan dan anggap sebagai rumah kedua mereka.

Fury 3

1231428 - FURY

Fury 12

Fury 2 Fury 5

Tidak seperti tank jaman sekarang, Tank M4A3E8 Sherman biasa dioperasikan oleh 5 orang dengan tugas yang berbeda yaitu pengemudi, penembak, mekanik, petugas peluru dan pemimpin tim. Pada suatu hari, Don mendapatkan misi untuk mempertahankan sebuah persimpangan jalan dari serbuan tentara Jerman. Kalau tentara Jerman sampai berhasil menembus persimpangan jalan tersebut dengan mudah, makan akan timbul banyak korban karena pada persimpangan jalan tersebut terdapat jalan yang menuju pusat suplay dan obat-obatan tentara sekutu. Selain memimpin awak Tank Fury, Don juga memimpin beberapa Tank lain, Don bertugas sebagai kepala Platoon Tank. Perjalanan menuju persimpangan jalan tersebut tidaklah mudah dan pada akhirnya hanya Fury yang berhasil mencapai persimpangan jalan dalam keadaan luka parah. Sementara itu ratusan tentara Jerman terus berjalan menuju persimpangan jalan tersebut. Mampukah 5 tentara Amerika dalam sebuah Tank mengalahkan ratusan tentara Jerman?

Fury 15 Fury 6 Fury 16

Brad Pitt;Shia LaBeouf;Logan Lerman;Michael Pena

Fury 9

Tenaaaang, Fury (2014) bukan film Rambo, jadi kisah pada Fury (2014) terlihat relatif realistis. Fury (2014) tidak hanya mengisahkan kepahlawanan, tapi film ini mengisahkan pula betapa kejamnya perang. Kejahatan dan kekejaman tidak hanya dilakukan oleh tentara Jerman, tentara Amerika termasuk para kru Tank Fury pun bukan orang suci. Tidak semua orang Jerman jahat dan tidak semua orang Amerika baik, perang dapat mengubah semuanya. Alur cerita dan pesan moral dari Fury (2014) nampak jelas dan itu merupakan nilai plus dari Fury (2014).

Dari segi hiburan, saya hanya menyukai bagian dimana terjadi perang strategi antara beberapa Tank, kereen, jarang-jarang ada film perang bertemakan Tank yang saya tonton. Mayoritas film perang yang pernah saya tonton pastilah tentang tentara angkatan datar dengan senapan dan pistolnya, bukan pasukan dari divisi Tank. Sayang ada beberapa bagian dari Fury (2014) yang sedikit membosankan, porsi drama kemanusiaannya lumayan banyak juga.

Fury 8

Fury 13 Fury 11

1231428 - FURY

Fury 4

Olehkarena itulah saya merasa bahwa Fury (2014) layak mendapat nilai 3 dari skala maksimum 5 artinya “Lumayan'”. Cukup ok untuk dijadikan tontonan akhur pekan, tapi kurang cocok kalau dijadikan tontonan bersama pasangan, ada adegan sadisnya.

Sumber: http://furymovie.tumblr.com/all#all