Warung Leko, Spesial Iga Sapi Penyet

 

 

 

 

Sekitar tahun 2011 lalu, saya pernah mengalami pelayanan yang buruk sekali pada salah satu cabang Warung Tekko di Tangerang Selatan :'(. Pengalaman tersebut membuat saya pribadi mem-blacklist Warung Tekko. Saya tak akan makan di sana kecuali kalau ditraktir atau sedang terdesak. Toh rasa makannya biasa pakai banget, entah pendapat ini muncul karena saya kesal atau tidak ya hehehehe. 8 tahun sudah berlalu, saya rasa manajemen Warung Tekko sudah banyak bebenah diri dan melakukan berbagai perbaikan sehingga pelayanannya semakin baik kedepannya. Toh cabang Warung Tekko yang menyebalkan tersebut sudah tutup :D.

Nila setitik, rusak susu sebelanga. Karena Warung Leko memiliki logo dan bentuk yang sangat mirip dengan Warung Tekko, yaaah otomatis Warung Leko tidak sengaja masuk pula ke dalam blacklist saya hohohoho. Wah kenapa kok keduanya mirip yah? Ternyata keduanya memang sama-sama berasal dari Surabaya dan berdiri di bawah bendera Warung Leko. Saya rasa nama leko sekilas mirip seperti kata lekoh yang sering diucapkan orang Surabaya ketika menyantap makanan yang enak sekali. Dan sepertinya masakan mereka memang cocok dengan lidah Surabaya karena cabang mereka terus bertambah dari hari ke hari. Lhah terus kok ada Tekko dan Leko itu dari mana asalnya? Konon karena perselisihan internal, mereka kemudian pecah kongsi. Salah satu pihak yang berselisih kemudian memilih untuk keluar dan mendirikan Warung Tekko. Itulah mengapa logo, dekorasi toko dan menu masakannya sangat mirip sekali.

Warung Leko sendiri sebenarnya sudah berdiri di Surabaya sejak tahun 2006. Walaupun sepertinya di DKI Jakarta sendiri cabangnya tak sebanyak Warung Tekko, Warung Leko sudah memiliki cabang di Setiabudi One, Grand Indonesia, Central Park, Citywalk Sudirman, Plaza Semanggi, Jalan Gajah Mada, Jalan Pemuda, Jalan Pesanggrahan Raya, Senayan City, Kota Kasablanka Mall, Lotte Shopping Avenue, Ciputra Mall, Kelapa Gading Mall 3 dan Rukan Cordoba. Wah lumayan banyak juga yaaaa.

Bagian Dalam

Bagian Dalam

Salah satu cabang Warung Leko ini buka di gedung tempat saya bekerja dulu. Restorannya nampak penuh sekali terutama setelah Sholat Jumat. Kalau dilihat dari bentuknya, restoran ini menyajikan makanan yang lebih Indonesia, bukan Western atau Jepang. Yaaa jelasss, Warung Leko memang terkenal akan hidangan iga sapinya. Saya sendiri baru sempat mencicipi iga hotplate dan iga & otot sapi penyet. Yang lain, entahlah mungkin kapan-kapan saya cicipi juga.

Iga & otot sapi penyet terdiri dari sambal penyet yang terletak di bawah lalapan, potongan iga goreng dan potongan otot sapi. Daging iganya tidak full daging, terdapat sedikit lemak disela-sela dagingnya sehingga daging tidak terlalu kering. Ototnya lembut dan dapat memberikan tambahan tekstur yang enak ketika dikunyah bersama dengan daging iga. Baik iga maupun otot, terasa enak sekali ketika ditemani dengan sambal yang rasa dan aroma terasinya mantab. Khusus di Warung Leko, saya lebih suka memesan sambal yang tidak terlalu pedas. Sambal yang terlalu pedas justru akan mematikan aroma dan rasa terasinya. Tidak semuamua yang semakin pedas, semakin enak bukan? ;).

Iga & Otot Sapi Penyet

Iga hotplate adalah daging iga sapi yang dibakar dengan saus barbeque. Kemudian iga tersebut disajikan di atas hotplate dengan sambal, tomat, bawang dan lalapan. Daging iga di sini terasa lembut tapi sayang saus barberque-nya kurang terasa. Saya sendiri harus menjilati saus yang menempel pada tulang iga. Padahal sausnya lumayan enak loh, jumlahnya saja yang sedikit sekali. Sambal yang digunakan pada menu ini tidak seenak sambal penyet yang digunakan pada menu iga & otot sapi penyet. Penggunaan hotplate pun tidak mampu memberikan banyak perbedaan.

Iga Hotplate

Sejauh ini, sepertinya inilah salah satu warung iga dengan iga goreng paling enak yang pernah saya santap, asalkan ditemani dengan sambal penyetnya ;). Sambal penyet Warung Leko memang juara. Lokasi yang strategis dan restoran yang bersih tentunya menambah nilai plus tempat ini. Tentunya saya ikhlas untuk memberikan Warung Leko nilai 4 dari skala maksimum 5 yang artinya “Enak”.

Iklan

Sluuurrrpp, Lezat Hangat Empal Gentong Ala Mang Darma Krucuk yang Asli

Empal Gentong Darma 1

Empal gentong adalah makanan khas Cirebon yang lumayan terkenal. Oleh karena itu, ketika saya singgah di Cirebon kemarin, saya sempatkan diri saya untuk mampir di Restoran Empal Gentong yang paling terkenal di Cirebon, Empal Gentong Bu Darma atau Mang Darma atau Krucuk yang terletak di Jalan Slamet Riyadi No. 1, Krucuk, Cirebon, samping BTN Cirebon, hanya 1 kali naik angkot dari Stasiun Cirebon. Telp. 081804644091/08131326359. Jangan kaget kalau di Cirebon kita menemukan restoran empal gentong yang menggunakan nama Darma, mulai dari depan Stasiun Cirebon saja saya sudah menemukan 2 restoran yang menggunakan Darma. Saya tidak tahu apakah mereka cabang atau bukan, yang pasti restoran empal gentong ala Mang Darma yang asli adalah restoran yang terletak di Jalan Slamet Riyadi No 1. Sayang spanduk namanya berubah-ubah, dulu tulisannya Empal Gentong Mang Darma, lalu jadi Empal Gentong Bu Darma, eeeeee terakhir minggu lalu saya lihat namanya jadi Empal Gentong Krucuk, kumaha ieu teh? Membingungkan. Beruntung saya sudah beberapa kali berkunjung ke Empal Gentong Mang Darma jadi kurang lebih masih ingat lokasi dan bentuk restorannya seperti apa.

Empal Gentong Darma 9

Peta Lokasi Empal Gentong Mang Darma/Bu Darma/Krucuk

Empal Gentong Darma 8

Bagian Dalam

Empal Gentong Darma 7

Bagian Dalam Juga ūüôā

Namanya memang berubah, apakah rasanya berubah? Empal gentong tetap menggunakan gentong tanah liat yang  dibakar dengan menggunakan kayu bakar dari pohon asem. Di dalam gentong tersebut terdapat kuah kuning yang mirip gule atau soto kuning khas Bogor. Kuah kuning tersebut kemudian dituangkan ke dalam mangkok-mangkok untuk selanjutnya dihidangkan dengan taburan sedikit irisan daun di atasnya. Oh iyaa, sebelum menuangkan kuah empal gentong ke dalam mangkok, kita dapat memilih isi dari sajian empal gentong yang akan kita santap, apakah daging sapi saja atau jeroan (babat, usus, paru) atau kikil atau tulang muda atau kombinasinya. Tak lupa lontong atau nasi ikut menemani sajian khas Cirebon ini. Saya pribadi lebih suka empal gentong campur dengan nasi jadi merasakan semuanya sekaligus dapat keluar restoran dalam keadaan lebih kenyang, hehehehe ; ).

Empal Gentong Darma 4

Empal Gentong Isi Campur dengan Nasi

Empal Gentong Darma 3

Empal Gentong Isi Daging dengan Lontong

Paduan rasa antara kuah empal gentong dengan isinya terasa pass, dan enakkk. Baik jeroan, daging maupun kikilnya cukup empuk dan mampu berpadu dengan kuah yang gurih & memiliki aroma khas ;). Rasa empal gentong ala Mang Darma semakin mantab lagi bila kita tambahkan cabai kering giling dorokdok/kerupuk kulit. Mantabbbb, ini baru empal gentong.

Empal Gentong Darma 6

Cabai Kering Giling & Garam

Empal Gentong Darma 5

Kerupuks

Sudah pasti saya ikhlas memberikan Empal Gentong Mang Darma nilai 4 dari skala maksimal 5 yang artinya “Enak”. Kalau ke Cirebon, jangan lupa mampir di Restoran Empal Gentong Mang Darma yang asli, jangan sampai salah hohoho ;).

Icip-Icip Sate Kere & Jeroan Yu Rebi

Yu Rebi 1

Kemarin adalah untuk yang kedua kalinya saya singgah di restoran Sate Jeroan Sapi Yu Rebi yang terletak di Jl. Kebangkitan Nasional, Kios 1-2, Teposanan (belakang Sriwedari), Solo. Saya dan keluarga saya mendapat rekomendasi dari eyang saya yang tinggal di Solo untuk mengunjungi Sate Jeroan Sapi Yu Rebi. Konon, orang-orang beken yang sedang berkunjung ke Solo juga biasa singgah ke Sate Jeroan Sapi Yu Rebi yang saya lihat cukup sederhana, tidak terlalu mewah.

Yu Rebi 3

Awalnya, Sate Jeroan Sapi Yu Rebi hanya menjual sate kere. Eww, sate miskin? Yups, jadi dulu tidak semua orang mampu membeli sate daging yang mahal. Sebagai alternatif, maka dijualah sate yang terbut dari tempe gembus (tempe yang dibuat dari ampas kedelai sisa proses pembuatan tahu). Yu Rebi adalah salah satu pedagang sate kere yang ternama di kota Solo. Tempe gembus yang dipergunakan oleh Yu Rebi adalah tempe gembus pilihan sehingga teksturnya lembut, tidak keras. Tempe gembus dipotong-potong kemudian dicampur oleh bumbu bacem sampai bumbunya meresap. Kemudian potongan tempe gambus tersebut ditusuk, dibakar dan masuk ke perut saya :D.

Yu Rebi 4

Saat ini, restoran Sate Jeroan Sapi Yu Rebi tidak hanya menjual sate kere, namun menjual juga sate daging, iso, babat, ati, torpedo, ginjal dan kikil. Tidak seperti sate yang lazim saya temui di Jakarta, 1 tusuk sate Yu Rebi, terdiri dari 10 tempe/daging/jeroan. Sate yang sudah dibakar dengan menggunakan arang disajikan dengan ditemani oleh sambal kacang yang manis, tidak pedas dan cukup kental, sampai-sampai butir kacangnya masih terlihat dengan jelas. Agar sekali makan saya dapat mencicipi aneka jenis sate Yu Rebi, saya kemarin memesan seporsi sate campur yang terdiri dari semua jenis sate yang Yu Rebi jual.

Yu Rebi 2

Dari berbagai sate yang disajikan, menurut saya jeroan seperti babat, ati dan kikilnya lebih pas & terasa cocok dengan bumbu kacangnya, enak :D. Untuk sate dagingnya, rasanya agak kurang empuk, mungkin masih ada gajihnya sedikit. Secara garis besar,¬†restoran¬†Sate Jeroan Sapi Yu Rebi layak mendapat nilai 4 dari skala maksimal 5 yang artinya “Enak”. Saya tak akan ragu untuk mampir ke¬†restoran¬†Sate Jeroan Sapi Yu Rebi kalau ada kesempatan ke Solo lagi “mrgreen:.

Ngolicow at Holycow! Steakhouse by Chef Afit

Holycow1

Sebenarnya sudah sejak dulu saya ingin mencicipi Holycow. Saya melihat ulasan yang bagus mengenai tempat tersebut di berita-berita & social media. Namun berhubung tempatnya jauh di Jakarta Selatan, niat untuk berkunjung selalu batal, jauh dari rumah siy -___-. Beberapa minggu yang lalu, saya mendengar bahwa Holycow buka cabang di Kelapa Gading, horeee, terjangkau dari rumah, sekalian nengok famili hehehee. Jadi saat ini Holycow bisa ditemui di:

  1. Jalan Wolter Monginsidi, Ruko De Monginsidi No.12E, Jakarta Selatan, telefon: 083807878973.
  2. Jalan Kapten Tendean No.41, Jakarta Selatan, telefon: 082123224737.
  3. Jalan Raya Boulevard Blok WB2 No. 16, Kelapa Gading, Jakarta Utara, telefon: 021-4508413.
  4. Jalan TB. Simatupang, Cilandak Town Square, Jakarta Selatan, telefon: 021-75916367.
  5. Jalan Jalur Sutera 25 BC, Kompleks Ruko The Element No.B-18, Banten, telefon: 021-29314952.
  6. Jalan Pantai Indah Kapuk, Kamal Muara, Rukan Gold Coast Blok B No. 16, Jakarta Utara, telefon: 087711319816.
  7. Jalan Panjang No. 18, Jakarta Barat, telefon: 021-53662815.
  8. Jalan Menteng Raya Blok FG1/6, Bintaro Jaya Sektor 5, Tangerang, Banten, telefon: 021-74867919.
  9. Jalan Raya Alternatif Cibubur, Ruko Ciputra Mall Blok Rcw 6 No. 1, Citra Gran, Bekasi, Jawa Barat, telefon: 081294478983.
  10. Jalan Batu Tulis Raya No. 22H, Jakarta Pusat, telefon: 081318961721.
  11. Jalan Raya Kalimalang, Ruko Green Terrace No.8 (TransMart Billymoon), Jakarta Timur, telefon: 021-22869087.
  12. Jalan Boulevard Ilago Serpong, Ruko Mendrisio 3 No.B-31, Tangerang Selatan, Banten, telefon: +6281380668980.
  13. Ruko Bulevard Hijau Blok B-8 No.33-35, Kota Harapan Indah, Bekasi, Jawa Barat, telefon: 082110770128.
  14. Jalan Pregolan No.6, Tegalsari, Surabaya, Jawa Timur, telefon: 031-5343412.
  15. Jalan Hayam Wuruk No.6, Surabaya Town Square, Ground Floor, Surabaya, Jawa Timur, telefon: 031-5634682.
  16. Jalan Dewi Sri No.70, Legian, Bali, telefon: 0361-766149 / 087860213978.
  17. Jalan Raya Puputan Renon No. 286A, Pertokoan Bajra Sandi No. 1, Denpasar, Bali, telefon: 081999531834.
  18. Jalan Pengayoman A5 No. 9, Panakukkang, Makassar, Sulawesi Selatan, telefon: 0411-441333.
  19. Jalan Raya Dieng No. 32 (Depan Cyber Mall / Plaza Dieng), Malang, Jawa Timur, telefon: 0341-573804.
  20. Jalan Soekarno Hatta No. 45, Labuh Baru Timur, Payung Sekaki, Pekanbaru, Riau, telefon: 082268188588.
  21. Jalan Mayjen D.I. Panjaitan No. 173, Babura, Medan Petisah, Kota Medan, Sumatera Utara. telefon: 081375026727.

Hati-hati, jam bukanya agak unik, yaitu antara pukul 11:00 s/d 14:00 dan 17:00 s/d habis (biasanya sekitar pukul 22:00).

Holycow2

Bagian Dalam

Saya pribadi sebenarnya agak janggal juga sih dengan nama restorannya. Perasaan dulu namanya Steak Hotel by Holycow!, tapi yang di Kelapa Gading kok namanya jadi Holycow! Steakhouse by Chef Afit :’/. Setelah tanya teman, ternyata perubahan nama terjadi karena ada pemisahan usaha, pecah kongsi kali yah, hohohohoho.

Jangan harap menemukan steak ikan atau makanan lain yang tidak berdaging di sana, restoran ini memang khusus bagi karnivora x_x. Di sana kita dapat memesan bergyu (burger wagyu), wagyu sirloin steak, wagyu tenderloin steak, wagyu rib eye steak, rib eye big bites, prime rib eye, prime sirloin, wagyu petite tender, sirloin young beef,¬†misu dan lain-lain. Menu andalan di Holycow tentunya adalah wagyu steaknya. Kita dapat memilih apakah steak mau dimasak welldone, medium atau rare, saya sendiri lebih memilih medium, lebih juicy ;). Kemudian kita bisa memilih kentangnya mau yang frech fries atau mashed potato. Terakhir kita juga dapat memilih sausnya, mau pilih home made mushroom sauce, blackpepper sauce, W sauce, barberque sauce atau buddy’s special sauce. Saus-saus tersebut terasa mantab terutama W sauce & buddy’s special sauce, rasanya masam-masam unik ;). Namun menurut saya saus-saus tersebut hanyalah sebagai pelangkap karena pahlawan pada sajian Holycow! Steakhouse by Chef Afit adalah steak-nya. Dagingnya empuk dan terasa gurih-gurih¬†panas, yummmmm, enaaaakkk, tidak tawar atau flat seperti steak-nya orang Eropa atau Amerika, cucok sekali dengan lidah Indonesia saya. Rasanya daging tersebut sudah diolesi oleh lada, bawang dan bumbu lain ketika dibakar. Sajian daging ala Holycow! Steakhouse by Chef Afit terasa semakin mantab ketika saya menyantab saus, kentang, sayurannya juga, hhhmmmmm. Tapi terus terang saya tidak merasakan rasa nikmat ini ketika saya pertama kali datang ke salah satu cabang Holycow! Steakhouse by Chef Afit :(. Beruntung pada kunjungan kedua dan seterusnya, rasa steaknya sangatlah memuaskan, jauuuuhhh lebih enyak dibandingkan steak yang saya santap dikunjungan pertama saya. Kok bisa beda yaaah? Sepertinya yang membakar steak saya di kunjungan saya yang pertama itu orang baru mungkin, aahhh seharusnya ada¬†quality control di sana. Karena rasa steak yang datar di kunjungan pertama saya tersebut, perlu waktu lebih dari setahun bagi¬†saya untuk mau singgah di¬†Holycow! Steakhouse by Chef Afit lagi dan mengubah isi tulisan blog saya yang satu ini ;).

Tapi kalau ditanya apa favorit saya di¬†Holycow! Steakhouse by Chef Afit, saya pasti akan menjawab Buddy’s Special karena lemak yang menyelip di sela-sela daging terasa nikmat dan juicy ketika saya santap. Tak lupa saya pasti memesan saus favorit saya, yaitu saus jamus alias mushroom sauce ;). Yuuummm, istri saya saja ngidam-nya menu yang satu ini, hehehehehe.

French Fries Side Dish

French Fries Side Dish

Holycow3

Wagyu Sirloin with Mushroom Sauce & Mashed Potatoes

Holycow4

Wagyu Rib Eye with W Sauce & French Fries

HolyCow13

Wagyu Petite Tender with Blackpepper Sauce & Mashed Potatoes

HolyCow12

Sirloin Young Beef with Buddy’s Special Sauce & French Fries

Rib Eye BIG BITES!

Rib Eye BIG BITES! with Mushroom Sauce & French Fries

Prime Rib Eye with Mushroom Sauce & French Fries

Prime Rib Eye with Mushroom Sauce & French Fries

Prime Sirloin with Mushroom Sauce & French Fries

Prime Sirloin with Mushroom Sauce & French Fries

Holycow

Buddy’s Special with Mushroom Sauce & French Fries

Selain steak, Holycow juga menyediakan menu lain seperti Misu. Ada misu rasa Green Tea, Bluebery, Original. Misu rasa Green Tea, Bluebery rasanya agak aneh, tapi Misu Original rasanya enak sekali, lumayanlaaah, lumayan bikin ketagihan heheheh. v(^_^)v.

Holycow5

Misu Green Tea, Misu Blueberry & Misu Original

Menurut saya pribadi, secara garis besar rasa makanan di Holycow! Steakhouse by Chef Afit layak mendapat nilai 5¬†dari skala maksimum 5 yang artinya “Enak Sekali”. Tak heran kalau cabang-cabang Holycow! Steakhouse by Chef Afit semakin bertambah jumlahnya dan jumlah pengunjungnya juga relatif ramai.¬†This is one of the best Indonesian steak in town.

Lezatnya Masakan Khas Sulawesi Mamink Daeng Tata’

Mamink Daeng Tata’ adalah restoran masakan Sulawesi yang terkenal di dearah Jalan Casablanca dengan iga bakar atau Tata’ Ribs sebagai menu unggulannya. Bentuk restoran¬†Daeng Tata’ nampak sederhana dari luar, terlihat susunan kayu-kayu sederhana menghiasi restoran, bagian depan restoran Daeng Tata’¬†selalu dipadati oleh kendaraan para pengunjung restoran ini. Restoran yang sudah berdiri sejak 1993 ini tidak hanya menyediakan ruangan non AC, tapi saat ini sudah menyediakan ruangan ber-AC tapi kita harus agak masuk ke dalam atau bertanya kepada pegawainya karena posisi ruangannya agak masuk ke dalam. Saya sendiri baru tahu kemarin padahal sudah sering makan di tempat ini X’D.

Bagian dalam Daeng Tata’

Tata’ Ribs

Saya biasa makan Tata’ Ribs di sini karena banyak teman-reman saya yang merekomendasikan menu ini. Sebelum Tata’ Ribs atau iga bakar dihidangkan, iga sapi yang dilumuri bumbu kacang dan kecap dibakar di atas arang tempurung kelapa, mungkin ini yang membuat aromanya enak dihidung saya :D.¬†Rasa rempah-rempah khas Indonesia cukup terasa meski menurut saya pribadi masih agak sedikit kurang. Selain Tata’ Ribs, terdapat menu-menu lain yang saya liat sering dipesan oleh pengunjung lain, menu-menu tersebut contohnya adalah Konro, Soto Daeng Tata’, Sop Sodara Daeng Tata’ dan Coto Daeng Tata’. Semuanya khas Sulawesi dan patut dicicipi.

Daeng4

Konro

Setelah melihat nota pembayaran, saya baru tahu bahwa ternyata sekarang ini cabang Daeng Tata’ sudah ada sampai Bandung. cabang-cabangnya antara lain adalah:

  1. Jl. K.H Abdullah Syafi’i No 33, Tebet
  2. Jl. Soepono – Arteri Permata Hijau No 25, Simpruk
  3. Jl. Pejaten Raya (Ruko den_tata’)
  4. Jl. Setiabudi No 153, Bandung

Saya memang belum pernah makan di cabang yang lain, jadi saya hanya dapat menilai rasa Daeng Tata’ yang di Casablanca, semoga saja kualitas masakan di restoran cabang tidak berbeda dengan kualitas masakan di restoran pusatnya. Menurut saya rasa Daeng Tata’ yang di Casablanca secara keseluruhan adalah 4 dari skala nilai maksimal 5 yang artinya “Enak”. Bisalaah buat variasi menu makan, tidak perlu ke Sulawesi untuk makan makanan Sulawesi ūüôā

Sate & Sop Kambing Rahayu Kusuma Jaya yang b(^_^)

Ini dia tempat makan sate dan sop kambing langganan saya sejak kecil. Meski tempatnya sederhana tapi rasa sate dan sopnya maknyooss. Bagi yang tidak doyan kambing dan tidak suka dengan aroma kambing, jangan khawatir, warung ini juga menyediakan sate ayam meski menurut saya masih lebih enak sate kambingnya.

Sop & Sate

Kalau saya makan di sini, biasanya saya pesan 10 sate kambing, 1 sop kambing, 2 nasi heheheheh rakus? Porsinya kecil? Otentu tidak, lidah saya sudah terlanjur jatuh hati dengan makanan di warung ini hehee. Pada awalnya saya hanya menggemari sopnya saja, namun ternyata satenya lumayan enak juga meski menurut saya agak kurang empuk. Yang pasti sopnya wajib saya pesan, tapi kalau satenya tergantung kondisi perut dan dompet ūüėČ

Lokasi Rahayu Kusuma Jaya

Bagian Luar Warung

Terletak di persimpangan antara Jalan Pahlawan Revolusi & Jalan Pondok Bambu Batas Jakarta Timur, kondisi warung sate ini kurang lebih masih sama persis dengan kondisinya ¬†ketika saya masih kecil dulu, tidak ada kemajuan atau kemunduran, sama saja. Tempat ini juga tidak pernah ramai sekali, entah karena kurang promosi, karena plang penunjuknya sudah pudar tak terawat atau karena nama …… nama? ya anda tidak salah baca, saya tadi tulis nama. Coba lihat namanya, rasanya tidak komersil sekali, nama warung makan atau restoran kok Rahayu Kusuma Jaya, mirip dengan nama koperasi atau bus antar kota :P. Mungkin seharusnya warung ini ganti nama menjadi cukup Rahayu saja atau Sate Mpok Rahayu gitu atau apalah yang bagusan dikit ahahahaha.

Tapi walaubagaimanapun juga, sampai saat tulisan ini saya publish, warung ini termasuk warung sate & sop kambing pualing enak di Jakarta Timur. Menurut saya¬†nilai warung sate & sop kambing dengan nama abnormal ini adalah 5 dari skala nilai maksimal 5 yang artinya ‚ÄúEnak Sekali‚ÄĚ,¬†recommended untuk dicoba ūüėÄ