Mission: Impossible – Fallout (2019)

Saya sudah lupa berapa banyak film layar lebar Mission Imposible yang diputar di bioskop. Yang pasti saya agak terlambat ketika pertama kali menonton Mission: Impossible – Fallout (2019). Seperti film-film Mission Impossible sebelumnya, Mission: Impossible – Fallout (2019) masih mengisahkan bagaimana Ethan Hunt (Tom Cruise) dan kawan-kawan berkeliling dunia menyelamatkan dunia dari ancaman individu atau organisasi teroris.

Kali ini, dalam sebuah misi di Berlin, Ethan gagal mengambil 3 hulu ledak nuklir yang sangat berbahaya. Hati nurani Hunt membuatnya memilih untuk menyelamatkan rekannya dibandingkan menyelesaikan misinya. Sekarang Hunt harus membayar kegagalannya dengan merebut ketiga hulu ledak tersebut dari tangan para gangster Eropa Timur.

Semua harus Ethan lakuan sebelum Apostles berhasil membeli atau merebut hulu ledak tersebut. Apostles merupakan organisasi reinkarnasi dari Syndicate yang dulu dipimpin oleh Solomon Lane (Sean Harris). Syndicate bubar setelah Hunt menangkap Lane pada Mission: Imposible – Rogue Nation (2015). Tak mengherankan kalau usaha Hunt kali ini erat hubungannya dengan masa lalu Hunt terkait penangkapan Lane tersebut.

Seperti biasa, di sana terdapat beberapa teknologi terkini yang membantu Ethan dan kawan-kawan. Kemudian terdapat jebakan dan penghianatan yang terjadi berkali-kali. Untuk masalah penghianatan ini, sebenarnya dari awal sudah dapat ditebak, namun eksekusinya cukup bagus dan tak terduga.

Bagaimana dengan adegan aksinya? Baru pada Mission: Impossible – Fallout (2019) inilah saya melihat beberapa adegan kejar-kejaran terbaik yang pernah saya lihat. Satu menggunakan motor, dan satu lagi menggunakan helikopter. Semua disajikan dengan cantik sehingga adegan tersebut nampak seru sekali.

Hanya saja film ini mengandung banyak sekali adegan aksi sehingga jalan ceritanya sendiri sebenarnya yaa hanya begitu saja, klise. Dari segi cerita, jangan berharap banyak pada Mission: Impossible – Fallout (2019). Film ini adalah film aksi yang non stop sarat dengan adegan aksi. Terkadang, saya pribadi merasa bosan melihat berbagai adegan aksi yang datang terus menerus seperti tidak pernah berhenti.

Akhir kata, saya rasa Mission: Impossible – Fallout (2019) layak untuk memperoleh nilai 3 dari skala mkasimum 5 yang artinya “Lumayan”. Saya yakin franchise Mission Impossible akan terus berlanjut dengan mengedepankan berbagai adegan aksi yang spektakular. Semoga semua diiringi dengan jalan cerinya yang lebih menarik :).

Sumber: http://www.paramount.com/movies/mission-impossible

Mission: Impossible – Rogue Nation (2015)

Rogue Nation 1

Pada tahun 2015 ini Ethan Hunt (Tom Cruise) dan agen-agen IMF (Impossible Missions Force) hadir kembali pada film layar lebar Mission Imposible kelima, Mission: Impossible – Rogue Nation (2015). Lawan Ethan dan kawan-kawan kali ini adalah sebuah sindikat yang beranggotakan mantan agen rahasia dari berbagai negara. Ethan menduga bahwa sindikat misterius tersebut bertanggung jawab terhadap berbagai aksi misterius di Jakarta, Manila dan kota-kota besar lainnya. Maksud, tujuan sampai siapa pemimpin dan donatur sindikat tersebut masih tidak diketahui. Keberadaan sindikat tersebut pun disangkal oleh para petinggi MI6 dan CIA.

Rogue Nation 11

Keadaan semakin parah ketika IMF tiba-tiba dibubarkan dan para anggotanya ditarik menjadi anggota CIA, semua anggota IMF dipanggil pulang untuk penempatan tugas berikutnya oleh CIA. Ethan menolak pemanggilan tersebut dan dianggap sebagai buronan oleh CIA. Ethan bersikeras mengejar dan menyelidiki sindikat yang keberadaannya disangkal oleh CIA. Chief Director CIA sendiri, Alan Hunley (Alec Baldwin), ikut aktif turun tangan mengejar Hunt. Padahal diam-diam Hunt sendiri dibantu oleh mantan anggota IMF yang terpaksa ditarik oleh Alan menjadi anggota CIA seperti Benji Dunn (Simon Pegg), William Brandt (Jeremy Renner) dan Luther Stickell (Ving Rhames).

Rogue Nation 4

Rogue Nation 10

Rogue Nation 6

Rogue Nation 12

Rogue Nation 7

Dalam perjalanannya, Ethan beberapa kali berhadapan dengan Ilsa Faust (Rebecca Ferguson), agen MI6 yang entah benar-benar masih bekerja untuk MI6 atau sudah sepenuhnya berpaling kepada sindikat atau lebih memilih bekerja untuk dirinya sendiri. Ilsa terkadang nampak sebagai teman, terkadang nampak sebagai lawan.

Rogue Nation 9

Rogue Nation 8

Mission: Impossible – Rogue Nation (2015) penuh tipu daya dan intrik yang tidak mudah ditebak ke mana arahnya. Jebakan-jebakan ala film seri Mission Imposible lebih kental terasa pada Mission: Impossible – Rogue Nation (2015) dibandingkan 4 film layar lebar Mission Imposible terdahulu. Film layar lebar kelima Mission Imposible inipun masih menampilkan adegan aksi yang dapat dikatakan hampir mustahil dilakukan. Ada adegan kejar-kejaran motor, bergelantungan di pesawat dan menyelam.

Rogue Nation 5

Rogue Nation 3

Rogue Nation 2

Tapi entah kenapa kurang ada emosi di sana, saya tetap tidak merasakan efek “wow” ketika menonton Mission: Impossible – Rogue Nation (2015). Film ini masih layak untuk memperoleh nilai 3 dari skala maksimum 5 yang artinya “Lumayan”. Sejauh ini Mission: Impossible – Rogue Nation (2015) adalah film layar lebar Mission Imposible terbaik yang pernah saya tonton.

Sumber: www.missionimpossible.com