Hangat Segar Timlo Sastro, Hidangan Khas Solo

Timlo Sastro 1

Setelah menemani istri saya melahirkan di Jebres, Surakarta, saya mampir ke salah satu warung yang menyajikan kuliner khas Solo, Timlo Sastro. Timlo Sastro atau kadang disebut juga Timlo Balong, didirikan oleh Pak Sastro pada tahun 1950-an di belakang Pasar Gede Solo, Kampung Balong. Sampai saat ini Timlo Sastro dapat ditemui di:

  • Pasar Gede Timur No. 1-2, Balong, Solo, Jawa Tengah.
  • Jl. Dr. Wahidin 3 No. 5, Penumping, Solo, Jawa Tengah.

Warung Timlo Sastro tidak berbentuk seperti restoran mewah, melainkan warung sederhana yang cukup bersih. Hal ini tidak masalah bagi banyak orang karena kenikmatan Timlo Sastro cukup terkenal di sekitar Solo.

Timlo Sastro 7

Timlo Sastro 6

Saya pribadi baru kemarin mencicipi hidangan yang namanya timlo, namanya saja agak asing di kuping saya. Seperti apa Timlo Sastro itu? Sekilas Timlo Sastro mirip sup atau soto bening. Ati ampela, daging ayam, semur telur bebek dan sosis dimasukkan ke dalam semangkuk kuah kaldu ayam yang telah dicampur dengan bawang, pala dan lada. Paduan rasanya mampu memberikan sensasi gurih-gurih segar yang enak, ternyata timlo mantab juga rasanya, cocok dengan lidah saya. Ati ampela yang berenang di dalam kuah timlo tidak terasa amis tapi bagi teman-teman yang kurang suka ati ampela dapat memesan timlo tanpa ati ampela lhoo. Saya kemarin sendiri memilih untuk memesan timlo komplit. Saran saya, jangan pesan timlo tanpa sosis karena sosisnya Timlo Sastro beda, bukan sosis daging pada umumnya. Sosisnya Timlo Sastro berupa suwiran dada ayam yang dibungkus oleh semacam lapisan tepung loempia, layak dicoba ;).

Timlo Sastro 4

Untuk menemani timlo, terdapat hidangan tambahan lain seperti pangsit, tahu, sosis solo dan lain-lain. Saya pribadi lebih senang dengan sosis solo karena rasanya dapat menyatu dengan baik dan membuat timlo semakin nikmat di lidah yummmmm.

Timlo Sastro 2

Timlo Sastro 3

Timlo Sastro 5

Pengalaman saya di Timlo Sastro kemarin membuat saya ketagihan dan memasukkan Timlo Sastro sebagai salah satu makanan favorit saya di Solo. Timlo Sasto memperoleh nilai 4 dari skala maksimum 5 yang artinya “Enak” :).

Iklan

Menyantap Mie Jadulnya Moicu

Moicu 1

Kebakaran di Pasar Senen Blok 3 pada 2014 lalu membuat lapak-lapak pedangang habis terbakar tak terkecuali lapak Mie Moicu yang sudah lama menjadi mie langganan bapak saya. Mie Moicu sekarang tetap berjualan di Pasar Senen Jakarta Pusat tapi lokasinya sudah pindah ke deretan kios antara blok 4 dan pasar impres, di depannya ada penjual telur dan nasi kapau, entah apakah ini akan menjadi tempat permanen atau hanya sementara saja. Keadaan restorannya sederhana dan bersih, mirip dengan keadaan Mie Moicu ketika masih di blok 3 tapi sedikit lebih kecil.

Apa istimewanya Mie Moicu? Mie yang Moicu hidangkan ada yang tipis dan ada yang lebar. Mie yang tipis agak standard dan tak berbeda dengan mie-mie lainnya. Mie yang lebar bentuknya lebih lebar menyerupai udon. Setiap mie tersebut ditaburi oleh potongan daging ayam ayam yang lumayan besar :). Kemudian kita dapat memilih apakah kita akan menggunakan bakso atau pangsit atau keduanya.

Mie Tipis Bakso

Mie Tipis Bakso

Mie Lebar Pangsit Bakso

Mie Lebar Pangsit Bakso

Rasa bakso dan pangsitnya lumayan enak, kemudian rasa kuah dan mienya Moicu terasa gurih, apalagi ketika potongan daging ayamnya yang segar dan relatif besar ikut bercampur masuk ke mulut saya, yuummmm :). Bagi saya pribadi Mie Moicu layak untuk mendapatkan nilai 3 dari skala maksimum 5 yang artinya “Lumayan”.

Cemilan Malam Ala Kedai Ketan Susu & Wedang Ronde Mbok Ne An Cuk

Mbok Ne An Cuk 1

Di sekitar rumah orang tua saya terdapat sebuah kedai yang bukanya di malam hari dan terlihat penuh. Awalnya saya kira itu kucingan, setelah saya coba ke sana, eh ternyata tempat tersebut adalah kedai ketan susu & wedang ronde yang namanya agak aneh bagi saya, Mbok Ne An Cuk (mbok’ne-an-cuk) yang merupakan kepanjangan dari Mbok’ ne, anak, cucu.

Meskipun mungil dan semi kaki lima, Mbok Ne An Cuk terbilang bersih dan nyaman. Setahu saya, kedai yang baru berdiri pada 2013 lalu ini sudah dapat ditemui di:

  1. Jl. Radin Inten II (Depan Buaran Plaza), JakTim.
  2. Jl. Kalimalang Raya F/18 (Samping PHD), JakTim.
  3. Jl. Fatmawati 168, Jaksel.
Mbok Ne An Cuk 2

Bagian Luar Mbok Ne An Cuk

Mbok Ne An Cuk 3

Bagian Dalam Mbok Ne An Cuk

Mbok Ne An Cuk 4

Ruang AC

Saya lihat lokasi dan bentuk kedai yang welcome, berhasil membuat banyak ABG betah berlama-lama di Mbok Ne An Cuk. Selain itu, hidangan utama yang Mbok Ne An Cuk sajikan bukan ketan susu biasa. Ketan yang lengket dan lembut disajikan di atas wajan kecil yang berfungsi sebagai piring. Kemudian bagian atasnya dilumuri aneka topping mulai dari yang manis sampai yang asin sesuai pilihan kita seperti duren, srikaya, keju cokelat, abon, serundeng, sosis, nangka, telur kornet keju, sosis keju dan lain-lain. Dari berbagai varian rasa topping tadi, saya relatif lebih suka dengan topping srikaya yang berwarna kehijauan, saya suka dengan rasa manis dan aroma srikayanya.

Mbok Ne An Cuk 5

Ketan Susu Coklat Keju dengan Kuah Susu

Mbok Ne An Cuk 7

Ketan Susu Srikaya tanpa Kuah Susu

Sebagai tambahan, kita dapat memilih untuk ditambahkan kuah susu atau tidak. Berhubung tidak terlalu suka manis, saya pribadi lebih memilih untuk tidak menambahkan kuah susu kalau saya memilih topping yang manis seperti coklat keju, srikaya, duren dan lain-lain, terlalu manis nantinya.

Varian topping pada ketan susu memang menarik dan berhasil mengubah ketan susu dari cemilan jadul menjadi cemilan masa kini. Kalau soal paduan rasa ketan susu secara keselurusan, saya tidak melihat sesuatu yang menonjol, rasanya yaaa lumayan ok laaah.

Tidak hanya ketan susu, Mbok Ne An Cuk juga menyajikan hidangan lain seperti wedang ronde. Wedang ronde nya terasa lebih pedas dan hangat daripada wedang ronde yang biasa istri saya santap di Solo, mungkin jahenya lebih banyak, cocok untuk disantap di malam yang dingin :).

Mbok Ne An Cuk 6

Wedang Ronde

Secara keseluruhan, Mbok Ne An Cuk pantas untuk memdapat nilai 3 dari skala maksimum 5 yang artinya “Lumayan”. Tempatnya pas untuk dijadikan tempat kumpul-kumpul bersama teman-teman :).

Gado-Gado Bon Bin, Meracik Gado-Gado Sejak 1960

Bon Bin 1

Terletak di Jl. Cikini 4 No. 5, Jakarta Pusat, Gado-Gado Bon Bin sudah beroperasi sejak 1960. Namanya menggunakan Bon Bin yang merupakan kepanjangan dari Kebun Binatang. Jl. Cikini 4 dahulu kala namanya memang Jl. Kebun Binatang sebelum Kebun Binatang Jakarta pindah ke Ragunan. Karena sudah memiliki nama sejak lama, maka Gado-Gado Bon Bin sudah memiliki pelanggan tetap meskipun kondisi restorannya tergolong sederhana dan kuno. Harganya pun tergolong mahal untuk ukuran gado-gado.

Bon Bin 2

Gado-gado yang dihidangkan Gado-Gado Bon Bin menggunakan bumbu kacang yang sangat halus dan kental. Bumbu kacang tersebut disiramkan ke atas kacang panjang, kangkung, toge, lontong dan lain-lain. Tidak lupa ada emping dan kerupuk udang diletakkan di atas taburan bumbu kacang. Bahan-bahan yang dipergunakan terasa segar dan berkualitas. Ada catatan khusus bagi lontong yang dipergunakan, lontongnya sangat padat dan kenyal, pokoknya berbeda dengan lontong-lontong yang saya santap di warung gado-gado lainnya.

Bon Bin 3

Kombinasi rasa gado-gado di Gado-Gado Bon Bin lumayan enak, yaaah not bad lahhh. Sayang Gado-Gado Bon Bin sama sekali tidak pedas. Walaupun saya sudah menambahkan tambahan sambal yang disediakan, tetap kurang pedas.

Bon Bin 4

Saya rasa Gado-Gado Bon Bin layak untuk mendapat nilai 3 dari skala maksimum 5 yang artinya “Lumayan”. Nilai yang terbilang cukup bagus dari seseorang yang lebih doyan daging dibandingkan sayuran :).

Batagor Kingsley, Batagor Beken dari Bandung

Kingsley 1

Beberapa hari yang lalu saya dan keluarga berkunjung ke Bandung untuk menghadiri resepsi pernikahan salah satu rekan satu angkatan saya di FT UI. Sepulangnya dari acara resepsi tersebut, saya ingin mencari makanan yang tidak terlalu kenyang namun lezat ; ). Saya bukan termasuk penduduk Jakarta yang sering berlibur ke Bandung, jadi terpaksa saya menanyakan kepada teman-teman saya tentang makanan khas Bandung apa yang kira-kira pas untuk saya santap sebelum saya pulang ke Jakarta. Mayoritas dari mereka menjawab Batagor Riri dan Batagor Kingsley, 2 nama merk batagor yang sudah sering saya dengar. Well kali ini saya memilih untuk singgah di Batagor Kingsley yang terletak di Jalan Veteran no 25, Bandung. Gerai Batagor Kingsley tersebut terlihat ramai dan bersih, tapi kurang pas untuk “nongkrong”.

Kingsley 6

Bagian Dalam Batagor Kingsley

Batagor Kingsley menyajikan siomay goreng, batagor goreng, batagor kuah, baso campur, batagor baso kuah dan lain-lain. Saya baru sempat mencicipi batagor goreng, siomay goreng dan batagor kuah Kingsley. Semuanya memiliki tekstur yang lembut dan kenyal. Aroma ikan memang tidak terlalu tercium, namun rasanya cukup terasa. Khusus untuk batagornya, tahu yang dipergunakan sangat lembut dan empuk, mantab. Istri saya pun ketagihan dengan batagor kuahnya. Kuahnya memang seperti kuah kaldu biasa, namun rasanya dapat menyatu dengan baik bila dikawinkan dengan batagor yang berenang di dalam kuah tersebut, yuuumm, lumayanlaaah.

Kingsley 4

Batagor Kuah

Kingsley 3

Siomay Goreng

Kingsley 2

Batagor Goreng

Seperti batagor-batagor dan siomay-siomay di tempat lain, terdapat sambal kacang, kecap, cuka dan sambal yang menemani. Namun tidak ada yang spesial dari bumbu-bumbu tambahan tersebut. Keunggulan batagor dan siomay Kingsley memang dari batagor atau siomay itu sendiri, pantaslah nama Kingsley sudah terkenal sampai ke Jakarta.

Kingsley 5

Saus, Sambal, Cuka

Secara keseluruhan, hidangan yang Batagor Kingsley sajikan layak untuk mendapat nilai 3 dari skala maksimal 5 yang artinya “Lumayan” ;).

Menyantap Hidangan Khas Korea Sambil Foto-Foto & Pilih Lagu di Mujigae

 Mujigae 1

Mujigae atau pelangi, kalau diterjemahkan dari bahasa Korea menjadi bahasa Indonesia, adalah nama restoran yang menyajikan hidangan khas Korea. Restoran yang dilengkapi oleh berbagai fasilitas digital ini sudah memiliki cabang di:

  • Mall Kelapa Gading 3, Lobby Gourmet Walk, Jl. Boulevard Raya Kelapa Gading Blok M, Kelapa Gading, Jakarta Utara.
  • Summarecon Mal Bekasi, Ground Floor, Jl. Bulevard Ahmad Yani Blok M, Bekasi Barat.
  • Summarecon Mall Serpong, Downtown Walk, Ground Floor, Jl. Bulevar Gading Serpong, Serpong, Banten.
  • Botani Square, Jl. Pajajaran Raya, Botani Square, Bogor.
  • Grand Metropolitan Mall, UG, Jl. KH. Noer Ali, Bekasi Selatan.
  • Supermall Karawaci, Jl. Boulevard Diponogoro No. 105, Karawaci, Banten.
  • Cihampelas Walk Young Street, Bandung.
  • Festival City Link Mall First Floor, Bandung.

Restoran Mujigae memiliki tempat yang nyaman dan dilengkapi dengan proyektor-proyektor yang memutar film Korea atau acara TV Korea atau video klip Korea, yaaaah pokoke Korea-Koreaan semua deh. Pengunjung dapat memesan video klip apa yang akan diputar di layar proyektor tersebut dengan menggunakan gadget tab yang tersedia di setiap meja. Bukan hanya memesan lagu, tab tersebut juga dipergunakan untuk edit-edit foto, main games dan memesan makanan.

Mujigae 5

Bagian Dalam Mujigae

Mujigae 4

Bagian Dalam Mujigae

Mujigae 3

Memilih Menu

Mujigae 2

Foto-Foto

Makanan yang disajikan Mujigae tentunya merupakan hidangan khas Korea Selatan seperti bibimbap, bulgogi, fried oden, kimchi, japche, nasi goreng, Korean fried chicken, toppoko, ramyun, aneka minuman dan lain-lain. Sampai saat ini saya baru sempat mencicipi Korean fried chicken, spicy bulgogi, spicy bibimbap, cheese bibimbap, fied oden mix, kimchi & japche

Korean fried chicken terasa manis-manis gurih & renyah, tidak pedas, lumayan enak :). Spicy bulgogi tidaklah spicy bagi saya pribadi, ini mirip sukiyakinya Hoka Hoka Bento, not bad.

Mujigae 10

Korean Fried Chicken

Mujigae 7

Spicy Bulgogi

Spicy bibimbap pun tidak spicy bagi saya, namun melihat betapa seimbangnya makanan khas Korea yang satu ini, saya yakin bapak saya akan senang sekali dengan Bibimbapnya Mujigae, banyak sayurnya. Bumbu merah yang tersedia pun memiliki rasa unik yang belum pernah saya rasakan di tempat lain, pokoknya beda :D.

Mujigae 13

Spicy Bibimbap

Sedikit berbeda dengan spicy bibimbap, cheese bibimbap memiliki tambahan keju, sisanya ya sama saja. Saya merasaka lengketnya keju-keju ketika mengaduk cheese bibimbap saya. Tambahan rasa keju pada bibimbap ini terasa pas sekali, saya lebih suka cheese bibimbap dibandingkan spicy bibimbap.

Mujigae 16

Cheese Bibimbap

Pada awalnya bibimbap memang akan terasa sedikit aneh, namun setelah 2 atau 5 suap makanan ini akan terasa enak asalkan kita menyantapnya dengan cara yang benar. Sebelum bibimbap bita santap, kita harus mengaduk-aduk bibmbap tersebut sampai merata, tak lupa kita juga harus menuangkan saus merahnya sambil mengaduk. Bibimbap adalah menu favorit teman-teman istri saya ketika mereka singgah ke Mujigae.

Kalau bibimbap adalah hidangan favorit teman-teman istri saya di Mujigae, nah classic ramyun adalah hidangan favorit ibu saya di Mujigae. Classic ramyun merupakan mie dengan aneka sayuran yang dihidangkan di dalam panci. Rasanya memang gurih dan lumayan, namun menurut saya pribadi classic ramyun tidak memiliki kekhasan, kurang ke-Korea-Korea-an :’D.

Classic Ramyun

Classic Ramyun

Kalau orang Jepang makan, mereka selalu makan dengan ditemani oleh sup miso. nah kalau orang Korea makan, mereka selalu ditemani oleh banchan. Bachan adalah lauk pendamping nasi yang dihidangkan dalam porsi yang kecil-kecil. Kimchi & japche adalah 2 dari sekian jenis banchan khas Korea yang saya cicipi di Mujigae. Kimchi adalah bachan yang terbuat dari sawi putih dan lobak yang dibumbui sehingga rasanya seperti asinan, agak asin-asin kecut. Sedangkan japche adalah campuran antara bihun dengan sayuran dalam porsi yang kecil.

Mujigae 9

Kimchi

Mujigae 8

Japche

Ada 1 menu yag entah termasuk banchan atau tidak, namanya fried oden mix. Pada dasarnya, fried oden mix seperti bento-bento-an, gorengan. Tidak terlalu spesial kalau dimakan sendiri, lebih baik fried oden mix ini disantap bersama dengan bulgogi, bibimbap atau menu Mujigae lainnya.

Mujigae 15

Fried Oden Mix

Untuk minuman & pencuci mulut, saya baru sempat mencicipi Korean green tea & pat bing su. Keduanya adalah minuman dengan rasa yang unik. Korean green tea tidak memiliki rasa yang sama dengan green tea pada umumnya, rasanya beda. Sementara itu pat bing su adalah hidangan es serut khas Korea dengan rasa dan tekstur kacang merah yang sangat dominan, saya kurang suka dengan hidangan pencuci mulut yang satu ini hehehe.

Mujigae 6

Korean Fried Chicken

Mujigae 11

Pat Bing Su

Secara garis besar, Mujigae menyajikan berbagai hidangan dan nuansa unik khas Korea yang lumayan ok. Mujigae layak untuk mendapat nilai 3 dari skala maksimum 5 yang artinya “Lumayan”. Terus terang lidah saya lebih cocok dengan makanan Jepang ketika makanan Korea, ketika saya di dulu di Jepang pun saya merasa sangat mudah beradaptasi dengan cita rasa masakan di sana. Mungkin ini jugalah kenapa hidangan khas Jepang lebih dulu menjamur di Indonesia ketimbang hidangan khas Korea ;).

Menyantap Chinese Food ala Rice Bowl

Rice Bowl 1

Rice Bowl adalah restoran chinese food yang sudah berdiri sejak 2004 dan sudah memiliki cabang di mana-mana mulai dari Jabodetabek, Medan, Bandung, Pekanbaru, Pontianak, Semarang, Surabaya sampai Sorong. Di daerah Jakarta Utara, Jakarta Timur & Bekasi saja, Rice Bowl dapat ditemui di:

  • Cibubur Junction, Jl. Jambore No. 1 Cibubur, Jakarta Timur.
  • Mall Artha Gading, Jl. Bulevar Artha Gading Selatan no.1, Jakarta Utara.
  • Mall Kelapa Gading, Food Court lantai 3, Jakarta Utara.
  • Tamini Square, Jl. Taman Mini Raya Lantai 1 FO 1 & FO 5, Jakarta Timur.
  • Mall Bekasi Square, Lantai 1 Kios No. 178-179, Jl. Ahmad Yani Bekasi No. 53, Bekasi, Jawa barat.
  • Mega Mall Pluit, Lt.4 F-02 & F-42, Jl. Pluit Indah Raya, Jakarta Utara.
  • Emporium Pluit Lt. 2 & Food Court, Jakarta Utara.
  • Mall Of Indonesia, Lantai I D/9, Jl. Boulevard Raya, Jakarta Utara.
Rice Bowl 4

Bagian dalam Rice Bowl

Rice Bowl 5

Bagian dalam Rice Bowl

Pertama kali saya makan di Rice Bowl adalah ketika pada suatu malam bapak saya mengajak keluarga makan di sana. Beliau ketagihan makan di Rice Bowl setelah beberapa minggu sebelumnya ia makan-makan di sana bersama teman-temannya. Jenis Chinese food yang disajikan Rice Bowl sebenarnya relatif standard seperti ayam kung pao, kailan cah daging, bebek panggang, ayam lada hitam dan lain-lain.

Pada umumnya, restoran-restoran chinese food hanya menyajikan 1 menu dalam jumlah yang banyak untuk disantap ramai-ramai. Rice Bowl memberikan pilihan dan lebih fleksibel. Ada set menu untuk berdua dan ada menu mangkuk untuk perorangan. Menu mangkuk untuk perorangan inilah yang menjadi judul dari restoran ini, Rice Bowl. Semangkuk nasi yang hangat dengan taburan topping sesuai jenis menu rice bowl apa yang kita inginkan seperti roasted duck rice bowl, black pepper beef rice bowl, kungpao chicken rice bowl, iced cappucino, Hongkong fried chicken rice bowl, Singapore hainanese chicken rice bowl, Singapore hainanese chicken with chili oil rice bowl dan lain-lain.

Black pepper beef rice bowl pada dasarnya adalah semangkuk nasi dengan daging, aneka sayuran lengkap dengan lumuran saus black pepper yang lumayan terasa black peppernya. Daging yang empuk dan saus black pepper dengan aroma dan rasa yang lumayan membuat menu ini terasa … lumayan hehehe, bukan black pepper terenak yang saya temui, tapi bukan pula yang terburuk v(^_^)v.

Rice Bowl 3

Black Pepper Beef Rice Bowl

Roasted duck rice bowl terdiri dari semangkuk nasi dan bebek panggang yang empuk dan enak. Tak tupa terdapat saus kemerahan yang terasa manis-gurih. Sekilas terdapat aroma dan rasa bawang, jahe dan tiram di sana. Hhhhmmm, rasanya enak dan pas, saya rasa menu ini adalah menu unggulan dari Rice Bowl :).

Rice Bowl 2

Roasted Duck Rice Bowl

 

Menu kungpao chicken rice bowl terdiri dari semangkuk nasi, potongan ayam goreng tepung, bawang bombay,cabe kering dan bawang daun yang sudah dilumuri oleh saus kental yang terasa sedikit gurih-manis. Rasa sausnya kurang mantab, sebenarnya. Beruntung saus berwarna merah tua yang tersedia di setiap meja mampu menambahkan rasa gurih, manis dan pedas yang pada awalnya kurang terasa. Dengan bantuan saus merah tua tersebut, rasa kungpao chicken ricebowl yang saya santap terasa enaaakkkk :).

Kungpao Chicken Rice Bowl

Iced cappucino tidak hanya berisikan kopi saja, tapi di sana terdapat pula es krim, cokelat dan jelly. Paduan rasanya menyegarkan dan terasa lumayan enak, rasa manisnya juga pas, tapi rasa kopinya kurang dominan.

Iced Cappucino

Hongkong fried chicken rice bowl terdiri dari semangkuk nasi, potongan mentimun, potongan tomat dan potongan ayam yang dilumuri saus. Tak lupa terdapat sambal khusus menemani menu ini. Saus yang melumuri potongan ayam ini terasa sekali bawang putih dan jahenya, tapi tidak ada rasa manis atau gurih yang dominan di sana. Sambal pelengkapnya juga terasa bawang putih dan jahenya, tapi ada sedikit rasa pedas di sana. Aroma jahe dan bawang putih yang saya rasakan tidak terlalu enak, tambahan rasa pedas dari sambalnya pun tidak membantu, jelas sudah ini bukan menu favorit saya, hehehehe. Beruntung rasanya agak tertolong ketika saya tambakan saus pedas manis yang ada di setiap meja.

Hongkong Fried Chicken Rice Bowl

Singapore hainanese chicken rice bowl merupakan semangkuk nasi dengan potongan mentimun, potongan tomat dan potongan ayam hainan plus sambal yang sama persis seperti pada menu Hongkong fried chicken rice bowl. Ayamnya sudah dibumbui bumbu hainan dengan aroma bawang putih dan jahe yang relatif dominan. Kali ini saya memesan tambahan yaitu nasi putihnya diganti oleh nasi hainan. Rasanya lumayan enak sebab bumbunya lebih mentab terasa. Andaikan saya menyantap menu ini tanpa mengganti nasi putih menjadi nasi nasi hainan, praktis rasanya akan amat sangat mirip dengan menu Hongkong fried chicken rice bowl :’D.

Singapore Hainanese Chicken Rice Bowl

Singapore hainanese chicken with chili oil rice bowl pada dasarnya sama dengan Singapore hainanese chicken rice bowl, hanya saja sambalnya tidak dipisah, melainkan ditaburkan di atas potongan ayam daaaaaaann terdapat taburan kacang di atas sambal tersebut. Bagaimana rasanya? Karena kali ini saya tetap menggunakan nasi putih, rasa hainannya kurang terasa, tambahan kacang pun tidak menambah nilai plus bagi menu ini. Yaaaaah seperti yang sudah-sudah, rasa menu ini tertolong ketika saya tambahkan sambal pedas manis yang ada di meja.

Singapore Hainanese Chicken with Chili Oil Rice Bowl

Sambal yang Ada di Setiap Meja

Rasa hidangan yang disajikan oleh Rice Bowl lumayan enak, meskipun tidak terlalu spesial. Keunggulannya ada di menu rice bowl. Walaupun sedang sendirian, kita dapat menyantap chinese food dengan paket yang relatif ekonomis bila dibandingkan kalau kita harus memesan 1 porsi nasi dan 1 porsi lauk pauk seperti di restoran chinese food pada umumnya. Selain itu Rice Bowl menjamin bahwa hidangan yang mereka hidangkan tidak mengandung babi atau minyak babi, hal ini merupakan keunggulan bagi saya yang muslim. Secara keseluruhan Rice Bowl cukup pantas untuk mendapat nilai 3 dari skala maksimum 5 yang artinya “Lumayan” :).