Tom Sushi, Bukan Sushi Biasa

Di tengah-tengah hirukpikuk keramaian dari berbagai restoran sushi yang sudah lebih dahulu ada, Tom Sushi hadir dan langsung terlihat cukup ramai. Sushi memang sudah tidak hype atau trend lagi, tapi restoran sushi terus saja hadir silih berganti. Well, apa yang membuat Tom Sushi berbeda?

Sejak 2017 hadir di Jakarta Pusat, restoran ini rajin membuka cabang baru sampai ke daerah pinggiran Jakarta. Sampai saat ini Tom Sushi sudah dapat kita temui di Grand Indonesia, Mall of Indonesia, Pluit Village, Grand Galaxy Park, Pondok Indah Mall 2, Dmall Depok dan Palembang Icon. Saya pribadi hampir setiap minggu datang ke Tom Sushi Grand Galaxy Park. Restoran yang nyaman tentunya menjadi salah satu keunggulannya. Meski yaaaaa tak jarang saya dan keluarga terpaksa antri di waiting list yang kurang nyaman -_-. Ketika restoran penuh, maka kita harus masuk waiting list dengan berdiri antri di luar restoran, tak ada tempat duduk, tak ada pula daftar waiting list tertulis. Semua harus berdiri antri seperti antri sembako :’D.

Wah-wah, dengan kondisi waiting list yang kurang ok begitu, kok saya maumaunya datang hampir setiap minggu ke Tom Sushi? Anak saya sangat super duper ketagihan dengan sushinya Tom Sushi (x_x). Sushi mana yah yang paling ok di sana. Yaaah, sampai saat ini kami baru mencicipi tobikko gunkan, spicy ebi fried roll, inari spicy salmon, inari kani mentai, inari spicy beef, unagi cheese fried, kani mentai sushi, takoyaki, oase roll, corn butter, aburi spicy salmon hako dan aburi salmon tuna salad cheese.

Corn butter sebenarnya merupakan menu yang sederhana karena terdiri dari jagung dan mentega. Tapi rasanya ternyata lumayan enak juga loh, mungkin efek menteganya yang sangat kental dan melimpah yaaa. Putri kedua saya yang tidak terlalu doyan sushi, biasa menyantap menu yang satu ini sambil menemani kakaknya menyantap menu lain.

Corn Butter

Tobikko gunkan adalah sushi dengan taburan telur ikan di atasnya. Terkadang, telur ikannya terasa sedikit amis. Yaaah rasanya sih standard seperti sushi telur ikan di tempat lain.

Tobikko Gunkan

Takoyaki disajikan dengan sedikit mustard di atasnya. Rasa adonan tepungnya lembut dan tebal. Cumi yang terdapat di dalamnya pun terasa cukup banyak. Not bad laaah.

Takoyaki

Aburi salmon sushi merupakan sushi yang terdiri dari nasi dan potongan salmon dengan taburan rumput laut di atasnya. Menu yang satu ini memang sederhana, tapi ternyata rasanya enak loh, apalagi ketika sudah dipadukan dengan kecap dan wasabi ;). Menu ini cukup klasik dan cocok bagi teman-teman yang gemar dengan hidangan yang tidak terlalu gurih.

Aburi Salmon Sushi

Inari spicy salmon & inari kani mentai pada dasarnya merupakan sushi yang bagian pinggirnya menggunakan tahu manis, bukan rumput laut pada umumnya. Nah pada bagian tengahnya terdapat daging ikan, nasi dan aneka bumbu. Konon, inari spicy salmon menggunakan sambal, sehingga akan terasa sedikit pedas. Sedangkan inari kani mentai tidak menggunakam sambal sehingga tidak pedas dan rasanya dominan manis. Rasa manis kedua hidangan ini cukup khas karena didapatkan dari tahu yang berada di ujungnya. Paduan rasanya benar-benar lezat. Kedua sushi ini sopasti masuk menjadi sushi favorit saya sepanjang masa hehehehe.

Inari Spicy Salmon

Inari Kani Mentai

Inari spicy beef & unagi cheese fried merupakan usaha Tom Sushi untuk berkreasi dengan boba. Whoa, boba? Ini sushi atau ChatTime?? Boba atau bola tapioka akhir-akhir ini digunakan oleh penjual minuman ke dalam produk mereka. Nah bagaimana kalau boba dimasukkan ke dalam sushi? Inari spicy beef dan unagi cheese fried sama-sama menggunakan boba di dalamnya, tapi saya memiliki pendapat yang jauh berbeda mengenai keduanya.

Pada dasarnya, inari spicy beef sangat mirip dengan inari kani mentai, hanya saja inari spicy beef menggunakan daging sapi dan boba pada bagian tengahnya. Rasa manis dari tahunya ternyata terasa cukup nikmat ketika bertemu dengan boba, daging sapi, nasi dan aneka bumbu yang terdapat di tengahnya. Rasa kenyal si boba sendiri masih terasa dan menambah keunikan hidangan yang satu ini.

Inari Spicy Beef

Bagaimana dengan unagi cheese fried? Sushi ini merupakan nasi, belut, keju dan boba yang dibalut dengan rumput laut. Ingat yaaa, unagi itu belut, jadi yang tidak suka belut, hindarilah menu yang satu ini. Bagi saya pribadi, belutnya terasa agak amis dan menutup rasa gurihnya si keju dan kekenyalan si boba. Maaf tapi saya kurang suka dengan kreasi sushi yang satu ini.

Unagi Cheese Fried

Kani mentai sushi & oase roll merupakan 2 varian sushi yang menggunakan crab stick di dalamnya. Perbedaannya adalah bahwa kani mentai sushi lebih sederhana karena hanya terdiri dari nasi, crab stick dan mustard saja. Sementara itu oase roll terdiri dari nasi, ctab stick, telur rumput laut dengan taburan campuran sambal hijau di atasnya. Oase roll memang terasa sedikit lebih pedas dan masam, tapi kedua varian sushi ini tidak terlalu cocok dengan lidah saya. Entah kenapa, crab stick di sini menjadi faktor yang membuat sushi terasa kurang enak.

Oase Roll

Kani Mentai Sushi

Aburi spicy salmon hako adalah varian sushi pedas lagi dari Tom Sushi. Sushi ini terdiri dari nasi, salmon dengan taburan telur ikan, sambal, bubuk cabai dan sedikit kremesan. Rasanya agak pedas-pedas renyah, lumayan juga. Tidak setiap hari saya dapat menemukan sushi pedas seperti ini ;).

Aburi Spicy Salmon Hako

Spicy ebi fried roll memang tidak sepedas aburi spicy salmon hako, tapi spicy ebi fried roll ini terasa lebih gurih. Sayang rasa tempuranya tidak terlalu terasa, mungkin karena tepungnya agak tebal ya hehehe. Tapi saya relatif lebih cocok dengan tingkat kepedasan spicy ebi fried roll yang hanya mengandalkan bubuk cabai sebagai sumber rasa pedasnya, lumayan ok laaah.

Spicy Ebi Fried Roll

Aburi salmon tuna salad cheese merupakan sushi salmon dengan krim dan lapisan keju, tak lupa ada sedikit keremesan dan telur ikan di atasnya. Rasanya keju sekali, ternyata salmon dikasih keju itu enakkkkkkk, yummm. Inilah salah satu sushi paling enak yang pernah saya santap. Ok ini memang lebih ke arah sushi modern dan bukan syshi original, tapi ya memang rasanya enak, mau dibilang apa lagi hehehehe. Sekali datang keluarga saya biasa memesan menu ini langsung 3 atau 5 piring. Aburi salmon runa salad cheese adalah salah satu menu wajib kami di Tom Sushi.

Aburi Salmon Tuna Salad Cheese Sushi

Secara garis besar, saya menikmati kunjungan saya ke Tom Sushi. Keberanian Tom Sushi untuk berinovasi patut diacungi jempol. Restoran ini tentunya layak untuk memperoleh nilai 4 dari skala maksimum 5 yang artinya “Enak”.

Nasi Uduk Khas Betawi Asli, Gurihnya Poooll

Sering melewati deerah Jl. Pahlawan Revolusi Jakarta Timur, membuat saya dan keluarga melihat ramainya sebuah restoran sederhana. Namanya pun agak umum yah, Nasi Uduk Khas Betawi. Lokasinya tepat di seberang Rumah Sakit Bunda Aliyah Pondok Bambu. Restoran ini hanya buka di malam hari karena lokasinya digunakan oleh bengkel pada pagi hari.

Lokasi

Restoran yang ramai ini, berhasil dikelola dengan baik sekali karena semuanya dibuat teratur menggunakan nomor antrian. Jadi, sesampainya di sana, silahkan isi form kecil terkait nama pemesan, apakah mau dibungkus atau makan di sama, dan menu yang akan dipesan. Nahhh, masalahnya di sana memang tidak ada daftar menu wkwkwkwkw. Yahhh kalau mau tahu menu yang ada, silahkan lihat di etalase kaca, atau tanyakan kepada petugas. Menu pada Nasi Uduk Khas Betawi Asli ini cukup umum kok. Di sana ada nasi uduk, ayam goreng, paru, semur tahu, tahu goreng, tempe godeng, perkedel jagung dan empal.

Nasi Uduk Betawi

Form Pemesanan

Etalase Kaca

Dapur

Bagian Dalam Restoran

Keunggulan restoran yang satu ini adalah pada nasi uduknya. Bumbu pada nasi uduknya ini sangat berani, gurihnya tidak tanggung-tanggung. Tapi walaupun gurih sekali, nasi uduknya tidak membuat eneg atau mual loh.

Nasi Uduk

Bagaimana dengan lauk pauknya? Standard sih sebenarnya. Hanya saja, rasanya jadi enak ketika bertemu dengan nasi uduknya. Saya dan istri biasanya menyantap nasi uduk dengan salah satu menu goreng-gorengan (ayam goreng, tahu goreng, empal, perkedel dan lain-lain), plussss satu menu semur. Saya sih biasanya memesan semur tahu. Kuah semur yang manis terasa lezat ketika bertemu si nasi uduk dan lauk lainnya, yummmm :D.

Semur Tahu

Untuk lauk selain nasi uduk dan semur, saya sendiri lebih senang dengan ayam gorengnya. Sedangkan istri saya suka dengan empalnya. Nahhh kalau favorit orang-orang yang saya lihat justru perkedel jagung dan paru, hhhmmm, saya sih tidal terlalu suka :). Yahhh selera orang kan boleh berbeda-beda.

Ayam Goreng, Tahu Goreng, Tempe Goreng, Perkedel Jagung & Empal

Bagaimana dengan sambalnya?? Bagi saya pribadi, tidak ada rasa pedas di sana, rasanya agak asam manis, mirip dengan sambal-sambal di restoran nasi uduk Betawi pada umumnya. Sambal ini tentunya terasa sagat cocok ketika bertemu dengan si nasi uduk dan berbagai lauk pauk pendampingnya. Bagi saya yang asam lambungnya terkadang bermasalah, sambal seperti ini relatif cocok bagi lambung saya ;).

Sambal

Restoran ini jelaaaas sudah pasti memperoleh nilai 4 dari skala maksimum 5 yang artinya “Enak”. Sementara ini, paling tidak seminggu sekali saya dan keluarga mampir ke sana :D.

Ahhh, Ramainya Mie Ayam Pak Jony Pondok Kelapa

Sudah lama saya selalu melewati pedagang kaki lima mie ayam yang cukup ramai, di sekitar daerah Lampiri, tak jauh dari rumah orang tua saya. Berbagai kesibukan membuat saya tidak pernah sedikitpun mencicipi mie ayam yang lama kelamaan sudah mampu menyewa ruko, sehingga sekarang sudah tidak hanya berupa gerobak mie pinggir jalan saja.

Setahu saya, pada tahun 90-an mie ayam ini hanya berupa gerobak pinggir jalan dan tidak memiliki nama. Yaaah hanya dikenal sebagai mie ayam di lurusan Lampiri Pondok Kelapa. Saat ini mie ayam tersebut sudah memiliki nama yaitu Mie Ayam Pak Jony dengan lokasi di sebuah ruko di Jalan Pondok Kelapa Raya Blok D2 Nomor 1, Duren Sawit, Jakarta Timur, tempatnya di samping Bank Mandiri.

Warung mie sederhana tersebut nampak bersih dan rapih. Saya dan istri pun akhirnya mampir ketika kami melewati Jalan Pondok Kelapa Raya di siang hari. Yaaah, mie ayam ini memang hanya buka di pagi hari, dan sekitar jam 3 sore biasanya sudah tutup.

Seperti pedagang mie ayam pada umumnya, Mie Ayam Pak Jony yang satu ini menyajikan mie ayam, mie bakso, mie pangsit dan kombinasinya. Sebenarnya semuanya terada standard yaaa. Hanya saja, potongan daging ayamnya terbilang besar dan sepeetinya tidak dicampur oleh gajih atau kulit atau jeroan. Dengan demikian, setiap kunyahan akan memberikan rasa daging ayam yang mantab.

Secara keseluruhan, saya rasa Mie Ayam Pak Jony oni masih layak untuk memperoleh nilai 3 dari skala maksimum 5 yang artinya “Lumayan”. Lokasi yan bersih dan potongan daging ayam yang besar tentunya dapat dijadikn pertimbangan kalau teman-temn mencari sarapan di sekitar Pondok Kelapa Jakarta Timur :).

Standard hanya potonhan daging ayamnya cukup vesar dan banyak untuk ukuran mie pinggir jalan sehingga setiap kunyahan, akan tearsa daging ayam yg lev8h mantanlb

Berkeju-ria dengan Kue Tart Keju Hokkaido

Hokkaido adalah pulau terbesar kedua Jepang dan penghasil keju natural terbesar Jepang. Jadi tidak heran kalau di Hokkaido sana terdapat banyak kue tart keju yang lezat. Nah, kini kue tart keju ala Hokkaido hadir di Indonesia melalui gerai-gerai mungil dari Hokkaido Baked Cheese Tart.

Tapi apakah Hokkaido Baked Cheese Tart memang berasal dari Jepang? Mengejutkan, jawabnya tidak. Pembuat kue keju ala Hokkaido ini membuka cabang di Cina pada 2009, walaupun ternyata mereka merupakan perusahaan Malaysia. Kehadiran Hokkaido Baked Cheese Tart di Indonesia pun baru terlaksana pada 2016 lalu. Saat ini di Indonesia sendiri, Hokkaido Baked Cheese Tart sudah dapat ditemukan di Kota Kasablanka, Senayan City, Mall Kelapa Gading 3, Pondok Indah Mall 2, Lippo Mall Puri, Metropolitan Mall, Botani Square, Margo City, Supermall Karawaci, Living World Alam Sutera, Paris Van Java, Trans Studio Mall dan 23 Paskal Shopping Center.

Pada setiap gerai Hokkaido Baked Cheese Tart, terdapat aneka kue keju mungil dengan berbagi aneka pilihan rasa. Pada dasarnya kue yang mereka sajikan merupakan kue yang bentuknya seperti kue mangkok dimana terdapat lapisan keju pada biskuit bagian pinggirnya, dan terdapat krim dengan berbagai pilihan rasa pada bagian tengahnya. Nah, rasa krim yang ditawarkan memiliki berbagai variasi seperti rasa original, duren, redbean macha, blueberry dan dark chocolate.

Kue tart keju rasa original memiliki krim yang terasa sangaaaat keju sekali. Dengan bagian pinggir kue yang memang sudah memiliki rasa keju, varian yang satu ini tentunya sangat cocok bagi pecinta keju di luar sana. Tapi jangan salah, rasa keju di sini memiliki takaran yang pas tidak pringus bagi mulut Indonesia, dan tidak membuat perut menjadi mual. Kue yang satu ini dengan mudahnya menjadi varian favorit saya di sana.

Original

Sebagai pecinta duren, kue tart keju rasa duren akan menjadi varian yang paling saya sukai. Ahhh ternyata rasa durian dari krimnya ternyata sangat dominan sehingga rasa keju dari biskuitnya hanya akan terasa pada kunyahan terakhir. Rasa duren dan kejunya tidak terlalu menyatu dengan baik.

Duren

Kue tart keju rasa blueberry terasa agak masam dan tidak terlalu cocok ketika bertemu dengan keju. Yah, maaf tapi ini bukanlah varian hikkaido yg saya suka.

Blueberry

Bagaimana dengan kue tart keju rasa dark chocolate? Dalam hal ini, coklat hitam ternyata tidak dapat berteman dengan keju. Varian yang satu ini tak ubahnya seperti kue coklat biasa saja. Plus rasa pahit dari coklat hitamnya seperti mematikan rasa keju yang biasanya masih terada pada varian rasa lainnya. Mungkin bagi pecinta coklat hitam akan memiliki pendapat yang berbeda.

Dark Chocolate

Kue tart keju rasa redbean matcha terasa memikiki perpaduan rasa antara matcha di tengah dan biskuit keju yang terasa klop. Unsur red bean -nya sendiri tudak terlalu memberikan dampak apapun bagi kue yang satu ini. Tidak hanya berhasil menjadi salah satu varian favirot saya, konon rasa ini disukai oleh sebagian besar pengunjung karena rasa matcha-nya yang unik ketika bertemu dengan keju-kejuan.

Redbean Matcha

Apapun rasanya, kue-kue tersebut tetap terasa lembut semua. Semua krim isinnya pun sangat pekat dan mantab semua. Jangan remehkan ukurannya yang mungul. Cukup memakan 2 saja sudah mebuat perut terasa berisi loh :’D. Secara keseluruhan, kue-kue yang tahun lalu sempat hits ini pantas untuk memperoleh nilai 3 dari skala masimum 5 yang artinya “Lumayan”, yaaah not bad laaaa.

Pezzo Pizza, A Carnival In Every Bite

Pezzo Pizza mulai berdiri di Singapura pada tahin 2012. Kemudian Pezzo Pizza mulai hadir di indonesia sekitar tahun lalu, kalau tidak salah. Salah satu cabangnya kebetulan terletak tepat di depan Masjid Mall yang biasa saya kunjungi. Berbeda dengan Pizza Hut, Domino Pizza dan Pizza Express, Pezzo Pizza relatif tidak menyediakan fasilitas untuk makan di tempat. Mereka membuka gerai-gerai mungil yang saat ini sudah tersedia di pusat-pusat perbelanjaan seperti Mall Ciputra, Mall Artha Gading, Kuningan City, Kota Kasablanka, Plaza Blok M, Pejaten Village Mall, Mall Kalibata City Square, harmoni Exchange, Plaza Atrium Senen, Cibubur Square, AEON Garden City, Living World, Summarecon Serpong, Mall Ciputra Cibubur, Lippo Mall Puri, Lippo Mall Kemang, Pasaraya Blok M.

Dari beberapa varian pizza yang ada, saya baru mencicipi hola hawaian, supremo, hot chick, chicken delight, pepperoni party dan meat munchers. Wha hampir semua yaaaa hehehee, saya memang pernah membeli banyak pizza di Pezzo Pizza pada waktu ada promo ulang tahun ;).

Hola hawaian merupakan pizza yang terdiri dari chicken ham, chiken Rasher, nanas dan keju mozarella. Rasa nanas yang manis asam ternyata terasa enak ketika dipadukan dengan chicken ham, chiken Rasher dan lelehan keju mozarella. Rasa asin dari keju mozarella dapat dimbangin dengan rasa nanas yang relatif dominan. Walaupun penampakannya nampak kurang menarik, ternyata rasanya pas sekali di lidah, ini merupakan salah satu pizza favorit saya di Pezzo.

Supremo merupakan pizza yang terdiri dari chicken ham, chiken Rasher, salami, pepperoni, bawang, paprika hijau, jamur dan keju mozzarella. Karena sepertinya menu ini terbilang sebagai menu yang paling lengkap, saya pikir rasanya akan seperti super supreme tempo dulu milik Pizza Hut. Ahhh saya ternyata salah, supremo terdiri dari aneka bahan tapi rasa asin dari lelehan keju mozarellanyalah yang justru relatif dominan. rasa paprika hijau dan bawang memang memberikan sedikit rasa yang berbeda apalagi potongannya besar-besar, tapi secara keseluruhan supremo terasa lumayan enak. Rasanya akan sedikit terlalu asin kalau tidak ditambahkan sambal belibis yang tersedia.

Hot chick merupakan pizza yang terdiri dari spicy shredded chicken, saus cabai merah, paprika merah, paprika hijau, keju mozzarella plus lumuran saus cabai di atasnya. Walaupun pada deskripsi di atas banyak menggunakan kata-kata hot, cabai dan spicy, sumpah pizza ini sama sekali tidak pedas bagi lidah Indonesia saya :D. Tapi patut saya akui, pizza hot chick memang lebih terasa berbumbu dibandingkan pizza-pizzanya Pezzo lainnya. Saya merasakan daging ayam empuk yang berbumbu cukup dominan pada hidangan ini. Rasanya ternyata enak juga loh :).

Chicken delight merupakan pizza yang terdiri dari potongan oregano chicken, chicken rasher, bawang, jamur dan keju mozzarella. Potongan ayam yang besar dan banyak membuat rasa ayam menjadi dominan pada pizza ini. Dengan menambahkan sambal, rasa pizza ini akan terasa lebih enak lagi :).

Meat munchers merupakan pizza yang terdiri dari daging cincang, pepperoni, chicken rasher, chicken ham, sosis dan tak lupa, keju mozzarella. Walaupun ada daging ayamnya, ternyata aroma dan rasa daging sapi relatif lebih terasa pada varian pizza yang satu ini :).

Pepperoni party merupakan varian pizza yang isiannya paling sederhana, hanya pepperoni dan keju saja. Tekstur pepperoni yang kasar dan dan aroma daging sapi yang harum, ternyata lumayan enak juga bila bertemu dengan keju dan sambal, yummm :).

Apapun varian rasanya, pizza yang dibuat Pezzo Pizza memiliki adonan roti yang empuk, rasa keju yang kental terasa, topping dengan potongan yang besar dan melimpah, serta porsi potongan yang besar per-potongnya. Karena pizzanya Pezzo Pizza memang dimaksudkan untuk menemani jalan-jalan di Mall atau di rumah, maka 1 potong pizza saja sudah cukup besar untuk mengisi perut, tidak beli per loyang kecil yang bentuknya bundar dan tidak praktis untuk disantap di jalan ;).

Tema karnaval yang penuh kegembiraan nampaknya cocok juga bagi pizza asal Singapura ini. Saya rasa Pezzo Pizza layak untuk memperoleh nilai 4 dari skala maksimum 5 yang artinya “Enak”.

Pengalaman Suntik Meningitis di Rumah Sakit Pusat Otak Nasional

Meningitis

Sebentar lagi saya dan keluarga akan menunaikan ibadah umroh di Arab Saudi sana. Berdasarkan peraturan dari Pemerintah Arab Saudi, setiap Warga Negara Indonesia yang hendak memasuki wilayah Arab Saudi harus disuntik vaksi meningitis terlebih dahulu. Hal ini telah diatur pula oleh Pemerintah Indonesia melalui Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 13 Tahun 2016. Pemberian vaksin meningitis dilakukan maksimal 2 minggu sebelum keberangkatan karena vaksin tersebut baru bekerja efektif pada 10 sampai 14 hari setelah pemberian. Setelah pemberian vaksin, kita akan memperoleh buku kuning kecil yang disebut ICV (International Certifacate of Vaccination).

Kenapa sih kok harus suntik segala? Repot! Sepertinya tidak semua negara dikenakan peraturan ini bukan? Arab Saudi termasuk negara endemis Meningitis Meningokokus. Meningitis adalah sebuah penyakit yang berupa gejala peradangan yang menyerang lapisan selaput pelindung jaringan otak dan sumsum tulang belakang yang di akibatkan oleh bakteri atau virus, sebuah penyakit yang konon merenggut nyawa Olga Syahputra. Ketika dulu ke Mesir dan Turki, saya tidak pakai suntik-suntik seperti ini sih. Padahal bukankah kedua negara tersebut relatif dekat dengan Arab Saudi? Konon kita dapat membeli kartu kuning ICV secara ilegal, tanpa suntik lho, tapi hanya gosip yang tidak jelas kebenarannya ;). Ahhh, saya pribadi lebih memilih untuk mengikuti aturan saja lah. Toh saya yang sudah bertahun-tahun hidup di negara kepulauan tropis. Saya memang akan bertemu dengan berbagai manusia dari penjuru dunia di Mekah dan Madinah nanti, kota-kota di tengah gurun pasir dengan iklan dan keadaan yang berbeda dengan rumah saya. Tidak ada salahnya berjaga-jaga, meskipun saya yakin kuman penyakit di sana tidak semenyeramkan itu. Semua ada adalah tamu Allah yang sama-sama berniat untuk beribadah atas panggilan Allah.

Berhubung saya tinggal di wilayah Jabodetabek, maka saya mempertimbangkan untuk melakukan suntik meningitis di:

  • KKP Tanjung Priok Wilker Marunda, Jl. Raya Jayapura No. 1, Pelabuhan Marunda, Jakarta Utara, Telepon 021-44853773.
  • KKP Tanjung Priok Wilker Sunda Kelapa, Jln. Baruna Raya No. 1, Pelabuhan Sunda Kelapa, Jakarta Utara, Telepon 021-6917647.
  • KKP Kelas I Tanjung Priok, Jl. Raya Nusantara No. 2, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Telepon 021-43931045.
  • KKP Bandara Soekarno Hata, Jl. Area Perkantoran Soekarno Hatta, Cengkareng, Tangerang, Banten, Telepon 021-5506068.
  • KKP Bandara Halim Perdana Kusuma, Jl. Jengki No. 45, RT/RW: 08/02, Kebon Pala, Cililitan, Jakarta Timur, Telepon 021-8000166.
  • Rumah Sakit Pusat Otak Nasional, Jl. MT Haryono Kav. 11, RT/RW: 01/06, Cawang, Kramat Jati, Jakarta Timur, Telepon 021-29373377.
  • Rumah Sakit Persahabatan, Jl. Persahabatan Raya No. 1, Rawamangun, Jakarta Timur, Telepon 021-4891708.
  • Rumah Sakit Fatmawati, Jl. Rumah Sakit Fatmawati No. 1, Cilandak Barat, Jakarta Selatan, Telefon 021-7501524.
  • Rumah Sakit Haji Jakarta, Jl. Pondok Gede No. 4, Pinang Ranti, Jakarta Timur, Telefon 021-8000694.
  • Asrama Haji Bekasi, Jl. Kemakmuran No. 72, Bekasi, Jawa Barat, Telefon 021-88960946.

Banyak orang menyarankan untuk suntik di KKP Pelabuhan Tanjung Priok karena di sana tidak ada batas kuota vaksin per hari dan relatif sepi. Beberapa mengatakan bahwa kalau proses di sana hanya 15 menit saja, asalkan jangan di pagi hari ketika loket baru dibuka. Datanglah agak siang sedikit tapi di bawah pukul 12 karena ada waktu makan siang petugas antara pukul 12 sampai 1 siang.

Walaupun KKP Pelabuhan Tanjung Priok terletak nun jauh di ujung dunia dari rumah, saya awalnya berniat untuk melakukan vaksin di sana. Tapi sebelum saya berangkat ke sana, saya tergoda untuk suntik di Rumah Sakit Pusat Otak Nasional (PON), setelah melihat sebuah tulisan di Kompasiana. Katanya sih suntik meningitis di RS PON lantai 4, datang sekitar pukul 06:40 saja dapat nomor urut 1 dan pukul 9-an sudah selesai suntik. Tidak perlu antri dari jam 4 seperti di KKP Halim. Wow! Fantastis! Amazing! Kalau saya lihat, tulisan tersebut terakhir diperbaharui pada bulan Juli 2017. Walaupun si penulis tidak mencantumkan bulan atau tahun dia suntik, saya mengasumsikan bahwa kejadian yang beliau tulis itu terjadi pada Juli 2017. Pada tulisan ini, saya mengisahkan vaksinasi meningitis yang saya lakukan pada bulan Januari 2018, ahhh hanya berbeda sekitar 6 bulan, sepertinya RS PON boleh nih. Apakah kondisinya masih sama???

Sehari sebelum kedatangan, kami menelefon pihak RS PON di 021-29373377 dan memperoleh informasi bahwa RS PON melayani penyuntikan vaksin meningitis setiap hari senin, rabu dan jumat di lantai 2. Pemberian nomor antrian dilakukan mulai pukul 6 pagi dan pemanggilan sesuai antrian dilakukan mulai pukul 8 pagi. Persyaratan yang wajib dibawa adalah fotokopi passport, fotokopi KTP dan foto 4 x 6. Hhhmmmm pelayanan suntik meningitis di RS PON sudah pindah dari lantai 4 ke lantai 2.

Keesokan harinya, saya dan orang tua saya datang ke RS PON dan mengambil nomor antrian di loket informasi lantai 1. Di sana kami memperoleh formulir yang harus diisi dan nomor antrian yang …….. mengejutkan. Betapa kagetnya kami ketika kami memperoleh nomor antriam 50-an padahal waktu baru menunjukkan pukul 06:15. Cetakan waktu yang tertera pada kertas nomor antrian agak aneh, ahhh mungkin salah yaaa. Jangan-jangan nomor antriannya mulai di angka 50. Setelah berbincang-bincang dengan satpam yang ada di sana, kami memperoleh informasi bahwa pelayanan suntik meningitis dipindahkan dari lantai 4 ke lantai 2 karena semakin bertambahnya peminat, dan ternyata pembagian nomor antrian memang dimulai pukul 6 pagi tapi sebelum pukul 6, sudah ada yang menumpuk berkas, jam 5 pagi juga sudah ada. Jiaaahhhh, kalau begini caranya, ya sama saja seperti KKP Halim dong. Jadi sebelum antrian dibuka, orang-orang ada yang sudah datang menumpuk berkas dan nomor antrian dibuat mengikuti siapa yang menumpuk berkas paling awal. Selain itu ada pula orang-orang yang sudah melakukan pendaftaran secara online di kespel.depkes.go.id, aaah kenapa tidak terpikirkan oleh saya. RS PON sendiri hanya memiliki kuota 100 vaksin per hari, jadi nomor urut 101 sudah hampir pasti tidak akan memperoleh vaksin. KKP lain yang sudah lama melayani suntik meningitis seperti KKP Halim, memiliki kuota 250 vaksin per hari. Sedangkan khusus KKP Pelabukan Tanjung Priok tidak memiliki batas kuota. Aaahhhh kenapa kami tidak tetap di rencana awal ya? Seharusnya kami mengacuhkan tulisan di Kompasiana tentang meningitis di RS PON yang saya baca, dan tetap ke KKP Tanjung Priok saja. Aahhh apa boleh buat, nasi sudah menjadi bubur, terpaksa kami melanjutkan proses suntik meningitis di RS PON. Toh katanya kan pada sekitar bulan Juli 2017 tersebut dikatakan bahwa suntik di RS PON hanya akan memakan waktu 15 menit saja bukan? Sejauh apa sih bedanya setelah sekitar 6 bulan berselang?

Meningitis

Meningitis

Kami lalu menunggu di lantai 2 RS PON sambil memakan sarapan yang kami beli dari pedagang kaki lima tak jauh dari RS PON. Pemanggilan nomor antrian ternyata tidak dilakukan pada pukul 8 pagi, melainkan pada pukul 07:30. Kami baru dipanggil pada pukul 09:30 di loket penerimaan yang letaknya tepat di depan tangga berjalan. Disana kami mengembalikan formulir dan semua persyaratan yang sudah kami siapkan. Fotokopi KTP, fotokopi Passport dan 1 lembar foto 4 x 6 itu memang benar-benar syarat mutlak dan diminta. Disana kami ditawarkan apakah kami hendak suntik meningitis saja atau meningitis plus flu. Harga suntik meningitis adalah Rp. 305.000 dan harga suntik flu adalah Rp. 275.000.

Meningitis

Meningitis

Setelah memilih suntik apa saja yang hendak kami pilih, kami diarahkan menuju ke loket pembayaran yang letaknya berada di belakang loket penerimaan. Di depan loket tersebut, kami memberikan berkas dari loket sebelumnya, lalu kembali duduk menanti nama kami dipanggil. Kami dipanggil dan membayar pada pukul 09:30. Di sana mereka menerima debit BCA dan Mandiri, jadi saya tidak khawatir disaat saya sadar bahwa saya kehabisan uang tunai :’D.

Meningitis

Setelah selesai membayar kami diarahkan menuju ruang tunggu pemeriksaan yang berada di samping loket pembayaran. Di sana kami menyerahkan surat-surat dari loket pembayaran kecuali kertas kuitansi berwarna kuning karena kertas tersebut diperuntukkan bagi kami selaku pasien. Lalu kami kembali duduk menunggu dipanggil untuk ditensi. Kami dipanggil pada pukul 10:20 dan Alhamdulillah hasilnya bagus sehingga kami dapat melanjutkan ke langkah berikutnya. Apabila hasil tensinya kurang baik, maka harus diperiksa dan dicek agar tensinya baik, barulah dapat melanjutkan ke langkah selanjutnya. Setelah ditensi, kami kembali menunggu sampai akhirnya pada pukul 10:40, kami dipanggil ke dalam ruang dokter.

Meningitis

Di sana kami ditanyakan mengenai alergi dan riwayat penyakit. Untuk ibu-ibu muda, harus menyertakan hasil testpack. Hal ini untuk mendeteksi dini apakah yang bersangkutan sedang mengandung atau tidak. Untuk ibu hamil, setahu saya, setelah suntik, akan diberikan obat tambahan yang harus diminum setelah pulang dari Arab Saudi.

Selanjutkan kami dipersilahkan untuk kembali memgantri di depan ruangan penyuntikan yang letaknya tepat di samping ruangan sebelumnya. Kami mulai masuk ruangan penyuntikan pada sekitar pukul 11:10. Proses penyuntikannya cepat sekali, hanya saja proses administrasinya sedikit lama. Jadi setelah disuntik, si penyuntik harus mengisi beberapa data ke dalam kartu kuning atau ICV yang akan diberikan kepada kami. Proses ini selesai sekitar pukul 11:20.

Meningitis

Wah, kok saya selalu mencantumkan waktu yaaaa. Ya jelas, saya menulis sebagian besar tulisan ini, sambil menunggu dan mengantri :’D. Ini merupakan pengalaman saya pada akhir Januari 2018. Memang sih, agak di luar ekspektasi. Saya terlalu terlena membaca “lucky story” bisa suntik meningitis super cepat padahal orang yang berangkat ke Arab Saudi semakin bertambah jumlahnya dan aliran informasi sudah semakin cepat sehingga memang semakin hari, akan semakin banyak orang yang mengetahui bahwa RS PON menerima suntik meningitis. Walaupun begitu, saya tetap bersyukur Alhamdulillah proses suntik meningitis sudah terlampaui. Walaupun banyak menunggunya, ruang tunggu RS PON terbilang nyaman, bersih dan yang terpenting, saya selalu memperoleh tempat duduk dengan mudah :). Para petugas pun ramah dan sangat membantu sehingga kami tidak kebingungan mencari lokasi loket atau ruangan tertentu.

Ketika saya hendak keluar dari RS PON, saya bertemu sepupu saya yang tidak dapat kuota vaksin di RS PON karena datang terlalu siang. Untuk dapat suntik meningitis di RS PON memang harus datang pagi dan ikhlas menghabiskan waktu untuk mengantri. Bagi rekan-rekan yang hendak suntik meningitis, saya sarankan untuk mencoba datang ke KKP Tanjung Priok dan atau mendaftar terlebih dahulu secara online di kespel.depkes.go.id. Selamat mencoba! 🙂

Sumber: 
kespel.depkes.go.id
kkppriok.blogspot.com/p/pelayana-vaksin.html
mencegahpenyakit.com/pengertian-dan-definisi-penyakit-meningitis-serta-kenali-gejalanya/
http://www.depkes.go.id/development/site/jkn/index.php?cid=2274&id=kemenkes-ketatkan-pengawasan-international-certificate-of-vaccination-(icv)-meningitis.html

Bebek Gendut Tembalang

Bebek Gendut

Momen libur lebaran kemarin saya habiskan dengan bersilaturahmi ke rumah saudara-saudara termasuk yang terletak di Semarang, sebuah kota tempat saya pernah menimba ilmu dahulu kala. Masih segar diingatan saya, bagaimana saya dulu menghabiskan waktu malam minggu saya di sana. Berhubung dulu itu saya anak kos dengan anggaran terbatas, maka di akhir pekan saya biasa mencari hidangan yang enak tapi tidak terlalu mahal dan dekat dengan kos-kosan. Dulu saya biasa berjalan kaki ke warung tenda Bebek Mas Ndut yang terletak tak jauh dari Patung Diponegoro di Jl. Ngesrep Timur V, Tembalang.

Lama tak mengunjungi warung tersebut, warung tenda Bebek Mas Ndut sudah berubah menjadi Bebek Gendut yang terletak di sebuah bangunan ruko dengan alamat Jl. Ngesrep Timur V No. 31, Sumurboto, Tembalang, Semarang Selatan. Tidak hanya warungnya yang semakin nyaman, Bebek Gendut sekarang tidak hanya buka di malam hari, melainkan buka pula di siang hari. Kabarnya, Bebek Gendut telah membuka cabang pula di Jl. Haji Samali, Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Wah, sudah maju ya sekarang, seingat saya warung yang sudah buka sejak 1996 ini memang selalu ramai :).

Bebek Gendut

Bagian Depan bebek Gendut

Bebek Gendut

Bagian Dalam bebek Gendut

Menu apa saja yang ada di Bebek Gendut? Mulai dari bebek goreng, bebek bakar, ayam goreng, ayam bakar, sampai gurame goreng. Saya sendiri selalu memesan bebek goreng sebagai menu favorit saya. Bebek gorengnya terbilang besar, empuk, tidak amis, kering dan ditaburi oleh kremesan yang renyah dan gurih. Tak lupa ada sambal yang setia menemani. Sambalnya tidak terlalu pedas dan sepertinya ada aroma jahe di sana. Paduan rasanya terasa nikmat, apalagi kalau saya tambahkan petai, yuummmm, hehehehe.

Bebek Gendut

Bebek Goreng

Sampai sekarang, Bebek Gendut tetap mampu bertahan sebagai salah satu warung favorit saya. Bebek Gendut layak untuk memperoleh nilai 4 dari skala maksimum 5 yang artinya “Enak”, waaah jadi ingin ke Semarang lagi nih :).