Vivarium (2020)

Misteri adalah sesuatu yang saya sukai dari sebuah film. Hal itulah yang membuat saya tertarik untuk menonton Vivarium (2020). Singkat kata, dikisahkan Tom (Jesse Eisenberg) dan Emma (Imogen Poots) adalah pasangan muda yang sedang mencari rumah. Pencarian rumah, membawa keduanya ke dalam sebuah kompleks perumahan. Anehnya, setelah memasuki kompleks perumahan tersebut, mereka tidak dapat menemukan jalan pulang atau keluar dari sana.

Mereka adalah satu-satunya penguhuni di sana, sampai pada suatu hari, mereka menerima sebuah kotak berisi bayi. Secara misterius segala kebutuhan hidup mereka pun disedikan di dalam kotak kardus yang entah kapan diisinya, dan oleh siapa diisinya. Mereka seolah dipaksa untuk membangun sebuah keluarga baru di tempat tersebut. Apa yang terjadi pada Tom dan Emma?

Yang terjadi adalah …. sumpah tidak akan terjawab sampai bagian paling paling paling paling akhir dari Vivarium (2020). Saya sadar bahwa terkadang memang ada film yang sampai pada bagian akhir masih menyisakan sebuah misteri yang dapat dijadikan sebagai bahan untuk dipikirkan oleh penikmat film. Tapi Vivarium (2020) menahan segala misterinya sampai akhir. Film ini hanya mengisahkan pengalaman misterius Tom dan Emma saja, tanpa mau membuka sedikitpun tabir misteri dibalik itu.

Jalan ceritanya pun terbilang membosankan. Misteri dan unsur fiksi ilmiah yang disajikan gagal membuat saya terpaku penasaran di depan layar. Dengan latar belakang tempat kejadian yang itu-itu saja, seharusnya ada gebrakan yang mampu memecahkan rasa kantuk saya.

Kalau teman-teman menginginkan hiburan, jauhi film ini. Jangan buang-buang waktu menontonnya. Tapi teman-teman menginginkan sebuah film fiksi ilmiah yang sangat misterius, bisa coba tonton Vivarium (2020). Bagi saya pribadi sih, unsur hiburan film ini sangat minus. Sepertinya Vivarum (2020) adalah film fiksi ilmiah penuh misteri, tanpa arah dan tujuan yang sangat absurd. Maaf saya hanya dapat memberikan Vivarium nilai 2 dari skala maksimum 5 yang artinya “Kurang Bagus”.

Sumber: vertigofilms.com

Now You See Me 2 (2016)

see-me-1

Pertunjukan sulap spektakuler the horsemen kembali hadir pada Now You See Me 2 (2016). Setelah sukses melakukan membuka aib beberapa tokoh ternama pada Now You See Me (2013), formasi the horsemen kali ini mengalami perubahan dengan digantikannya Henley Reeves (Isla Fisher) oleh Lula May (Lizzy Caplan). Tokoh Henley dikisahkan menghilang dan keluar dari the horsemen karena ketidakjelasan arah dan tujuan the horsemen yang dibimbing oleh the eye. Padahal alasan dibalik pergantian tersebut adalah karena Isla Fisher, pemeran Henley, sedang hamil sehingga tidak dapat ikut syuting.

see-me-7

see-me-5

see-me-12

Dengan demikian, maka formasi the horsemen kali ini terdiri dari Daniel Atlas (Jesse Eisenberg), Merritt McKinney (Woody Harrelson), Jack Wilder (Dave Franco) dan Lula May (Lizzy Caplan). Keempat ahli sulap dan ilusi tersebut menerima perintah dari the eye, sebuah organisasi misterius yang menggunakan sulap untuk kebaikan. Dylan Rhodes (Mark Ruffalo) kembali hadir sebagai penghubung antara the eye dan the horsemen. Dengan profesi Dylan sebagai agen FBI, ia dapat mengacak-acak usaha penangkapan the horsemen. Namun sampai kapan Dylan dapat melakukan hal ini?

Dalam sebuah misi, Dylan dan kawan-kawan terkena jebakan sehingga identitas asli Dylan dan status Jack Wilder dibuka ke ranah publik. Kekacauan tersebut membuat friksi antara Atlas dan Dylan semakin tajam. Atlas merasa bahwa the horsemen tidak membutuhkan Dylan untuk mengarahkan mereka. Seharusnya Atlas dapat langsung berkomunikasi dengan the eye. Sebelumnya, Atlas sudah beberapa kali mencoba berkomunikasi dengan the eye, ia tidak sabar menunggu arahan dari Dylan. Ahhhh, ternyata justru ego Atlas inilah yang menjadi celah bagi seseorang untuk menghancurkan the horsemen, dendam masa lalu kembali hadir di sini.

see-me-4

see-me-3

see-me-10

see-me-6

see-me-9

see-me-8

Mirip seperti Now You See Me (2013), Now You See Me 2 (2016) kembali menghadirkan trik-trik sulap dan ilusi yang penuh kejutan. Menonton film ini tak ubahnya seperti menonton pertunjukkan yang tidak membosankan meskipun praktis Now You See Me 2 (2016) sangat mirip dengan Now You See Me (2013). Bagi saya pribadi itu bukanlah masalah karena saya belum bosan dengan model cerita yang seperti ini. Cerita beserta sulap yang dihadirkan tetap menarik kok :). Saya rasa Now You See Me 2 (2016) masih layak untuk memperoleh nilai 4 dari skala maksimum 5 yang artinya “Bagus”.

Sumber: www.nowyouseeme.movie

Batman V Superman: Dawn of Justice (2016)

Superman Batman 1

Setelah penantian panjang, akhirnya pada tahun 2016 ini DC Comics menghadirkan 2 superhero mereka yang paling terkenal dalam 1 film layar lebar. Superman dan Batman tidak hanya menjadi icon DC Comics yang paling terkenal, namun rasanya kedua superhero tersebut merupakan 2 superhero paling terkenal dan terpopuler sepanjang masa. Bagi saya pribadi, nama besar keduanya mampu mengalahkan deretan superhero-superhero keluaran Marvel mulai dari Spiderman, Iron Man, Hulk, Deadpool, X-Men, Punisher, Ant Man sampai Thor :).

Kali ini Superman dan Batman hadir dalam Batman V Superman: Dawn of Justice (2016) yang mengambil latar belakang keadaan beberapa bulan setelah pertempuran maha dahsyat pada Man of Steel (2013) berakhir. Pemeran Superman atau Clark Kent masih sama seperti pada Man of Steel (2013) yaitu Henry Cavill. Sedangkan Batman atau Bruce Wayne tidak diperankan lagi oleh Christian Bale yang sebelumnya suskes memerankan Batman pada Trilogi Dark Knight. Ben Affleck lah yang kali ini hadir sebagai Batman.

Superman Batman 12

Superman Batman 11

Superman Batman 15

Dikisahkan bahwa perkelahian antara Superman dan Jendral Zod (Michael Shannon) pada Man of Steel (2013) memakan banyak korban jiwa. Sebagian masyarakat menganggap Superman sebagai pahlawan, namun sebagian lagi sangat membenci Superman dan menyalahkan Superman atas kehancuran dan kematian yang terjadi pada Man of Steel (2013).

Superman Batman 9

Superman Batman 13

Superman Batman 7

Superman Batman 6

Hal ini dimanfaatkan oleh Lex Luthor (Jesse Eisenberg) untuk memperburuk hubungan antara Superman dan Batman. Batman memang beraksi di Gotham dan Superman beraksi di Metropolis, dua kota yang berbeda. Namun keduanya saling melihat dan mengamati aksi satu sama lain. Beberapa tindakan Batman tidak sesuai dengan pemikiran Superman, sebaliknya Batman pun kurang setuju dengan beberapa tindakan Superman meskipun keduanya sama-sama membela kebenaran dan memerangi kejahatan. Pada bagian ini, saya rasa alasan kenapa Batman dan Superman kurang suka satu sama lain tidak setajam alasan perseteruan Superman dan Batman yang dikisahkan pada komik The Dark Knight Returns karya Frank Miller pada 1986 :(.

Superman Batman 8

Superman Batman 10

Superman Batman 2

Superman Batman 16

Superman Batman 14

Superman Batman 5

Well, pada akhirnya, sesuai judulnya, Superman memang akan berkelahi dengan Batman pada Batman V Superman: Dawn of Justice (2016). Perkelahian yang lumayan seru namun tidak seheboh dan sedahsyat perkelahian mereka berdua melawan . . . . . . Doomsday.

Superman Batman 3

Bagi teman-teman yang membaca komik Superman pasti tau siapa Doomsday. Bagian akhir dari film ini pun pasti hampir bisa ditebak arahnya kemana. Kemunculan Doomsday merupakan akhir sekaligus awal dari sesuatu, sesuatu itu merupakan alasan kenapa saya sudah pasti akan menonton sebuah film DC Comics berikutnya ;).

Tapi terus terang saya agak heran, fisik Doomsday pada film ini memang keren dan menyerupai komiknya, namun asal mula kelahiran Doomsday pada Batman V Superman: Dawn of Justice (2016) rasanya jauh melenceng dibandingkan asal mula kelahiran Doomsday pada versi komik. Alasan kenapa Lex Luthor menginginkan kematian Superman pun tidak terlihat jelas. Selain itu ceritanya terkadang nampak lompat-lompat karena film ini ingin menampilkan jalan cerita dari beberapa tokoh tapi perpindahannya kurang halus.

Berbicara soal tokoh, ternyata selain Batman dan Superman, ada tokoh-tokoh superhero lain yang muncul di Batman V Superman: Dawn of Justice (2016). Kita dapat melihat Wonder Woman (Gal Gadot), The Flash (Ezra Miller), Aquaman (Jason Momoa) dan Cyborg (Ray Fisher). Diantara keempatnya, Wonder Woman memperoleh porsi yang cukup besar. Lagu pengiring ketika Wonder Woman hadir dan ikut berkelahi pun merupakan lagu pengiring yang keren dan mampu membuat adegan perkelahian semakin seru. Adegan perkelahian yang melibatkan Wonder Woman merupakan bagian paling seru dari film ini.

Superman Batman 19

Superman Batman 18

Superman Batman 17

Saya nilai adegan perkelahian pada Batman V Superman: Dawn of Justice (2016) memang tidak sebanyak Man of Steel (2013), namun rasanya lebih proporsional. Adegan perkelahian pada Man of Steel (2013) memang keren tapi agak terlalu banyak, overdosis :’D. Dengan didukung oleh special effect d an kostumyang keren, Batman V Superman: Dawn of Justice (2016) mampu memberikan visualisasi yang cantik dan bagus untuk ditonton :).

Superman Batman 4

Film superhero DC Comics kali ini memang seru dan keren, namun beberapa kelemahan pada plot ceritanya membuat saya hanya mampu untuk memberikan nilai 3 dari skala maksimum 5 yang artinya “Lumayan”. Bagaimanapun juga, film Batman V Superman: Dawn of Justice (2016) tetap layak untuk dijadikan hiburan dan kita tidak rugi kalau menontonnya di bioskop, durasinya 2 jam lewat gitu loh hehehehehe.

Sumber: batmanvsuperman.dccomics.com

American Ultra (2015)

American Ultra 1

Pada American Ultra (2015) dikisahkan Mike Howell (Jesse Eisenberg) hidup damai bersama kekasihnya, Phoebe Larson (Kristen Stewart), di kota Liman yang sederhana. Sehari-hari Mike bekerja sebagai penjaga toko sampai larut malam. Dunia Mike dan Phoebe berubah ketika pada suatu malam seorang wanita misterius datang dan mengucapkan kata-kata aneh yang membuat Mike berubah. Mike seketika itu langsung memiliki refleks dan kemampuan berkelahi layaknya agen rahasia kelas atas.

American Ultra 2

Setelah itu Mike dan Phoebe diburu oleh sekelompok agen CIA dan sebatalyon tentara. Film ini menceritakan kejadian 1 malam dimana Mike dan Phoebe diburu disekitar kota Liman. Seharusnya American Ultra (2015) dapat dibuat lebih atraktif lagi dengan menyimpan misteri di awal film. Sayang hampir semua hal terkait Mike sudah dibeberkan di bagian awal American Ultra (2015).

American Ultra 3

American Ultra 6

American Ultra 4

American Ultra 5

Saya pikir American Ultra (2015) akan menjadi film from zero to hero yang sebagus salah satu serial TV favorit saya, Chuck. Pada serial Chuck, sang tokoh utama pun berubah dari seorang biasa menjadi agen rahasia CIA setelah ia mendapatkan sebuah pemicu. Sayang oh sayang kualitas American Ultra (2015) jauh di bawah serial Chuck :(.

American Ultra 8

Film American Ultra (2015) seolah seperti film absurd yang tak jelas arahnya kemana dan alurnya terlalu sederhana. Saya pun tidak melihat chemistry antara Mike dan kekasihnya. Adegan perkelahiannya terbilang biasa binti standard. Bagaimana dengan komedi atau kelucuannya? Nol, bagi saya American Ultra (2015) tidak memiliki racikan komedi di dalamnya.

Ahhh sayang sekali padahal saya sudah berharap banyak terhadap American Ultra (2015) setelah melihat trailer-nya. Maaf ya Mas Jesse Eisenberg, kali ini saya hanya mau memberikan American Ultra (2015) nilai 2 dari skala maksimum 5 yang artinya “Kurang Bagus”.

Sumber: http://www.americanultrathemovie.com

The Hunting Party (2007)

Hunting Party 1

Masih ingat dengan tragedi pemusnahan etnis muslim bosnia pada tahun 1992-1995 lalu? Perang tersebut adalah pemusnahan etnis masal pertama yang terjadi setelah perang dunia kedua. Menyusul pecahnya negara Yugoslavia, daerah Bosnia yang merupakan bagian dari Yugoslavia ingin mendirikan negara sendiri. Namun hal tersebut ditentang oleh kalangan dari petinggi-petinggi etnis Serbia. Etnis Serbia memang merupakan etnis terbesar di Yugoslavia. Pertumpahan darah tak dapat dielakkan ketika Tentara Yugoslavia datang menyerbu Bosnia yang mayoritas penduduknya beragama islam. Perang berakhir dengan campur tangan Amerika Serikat & NATO. Para petinggi Serbia dinyatakan sebagai penjahat perang dan harus dihukum.. . . . . andai tertangkap, kalau tak tertangkap yaaa statusnya buron saja terus sampai kiamat x__x.

Nah The Hunting Party (2007) mengangkat kisah perburuan salah satu penjahat perang tersebut. Jangan harap kita akan melihat aksi tentara NATO apalagi Amerika Serikat seperti saat mereka sedang memburu Osama. Karakter utama atau si pemburu pada The Hunting Party (2007) adalah seorang wartawan stres, Simon Hunt (Richard Gere).

Sesaat setelah perang Bosnia usai, Simon melakukan tindakan yang tidak pantas ketika membawakan sebuah siaran langsung TV terkait pembantaian etnis muslim Bosnia. Ia langsung dipecat dan menghilang dari dunia jurnalistik. Padahal sebelum insiden tersebut, Simon adalah wartawan yang cukup ternama dan sering meliput di daerah-daerah konflik.

Hunting Party 6

Hunting Party 9

Bertahun-tahun kemudian Simon kembali ke daerah bekas negara Yugoslavia untuk memburu Dragoslav “The Fox” Bogdanović (Ljubomir Kerekeš). Simon tidak sendiri, ia dibantu oleh sahabat sekaligus mantan kameramannya, Duck (Terrence Howard). Karena ketika Simon bertemu Duck, Duck sedang didampingi oleh Benjamin Strauss (Jesse Eisenberg), maka Benjamin pun ikut terseret ke dalam kegian perburuan ini. Mampukah mereka memburu penjahat perang yang tak dapat NATO dan Amerika Serikat temukan?

Hunting Party 5

MCDHUPA EC013

Hunting Party 2

Hunting Party 4

Hunting Party 7

Hunting Party 8

Sepanjang film diputar, terdapat flashback yang menjelaskan kenapa Simon menjadi stres dan sangat benci The Fox. Saya suka dengan alur cerita The Hunting Party (2007), ceritanya tidak membosankan, memiliki sedikit humor dan membuat saya penasaran :).

Sebenarnya akan sangat memalukan apabila pada kehidupan nyata, buronan penjahat perang dapat ditemukan oleh sepasang wartawan yang tidak memiliki kemampuan dan fasilitas seperti tentara atau agen rahasia sekelas CIA. Karakter The Fox memang hanyalah fantasi saja, namun profilnya mirip sekali dengan profil mantan presiden Republik Serbia, Radovan Karadžić, yang buron antara tahun 1996 sampai dengan tahun 2008. Penangkapan pada tahun 2008 pun terjadi ketika Republik Serbia sedang mendaftarkan diri untuk bergabung dengan Uni Eropa. Selamban itukah kerja Republik Serbia, Amerika Serikat dan sekutunya?

The Hunting Party (2007) memang agak menyindir kekurangniatan Republik Serbia, Amerika Serikat dan sekutunya dalam memburu penjahat perang Bosnia. Saya yakin The Hunting Party (2007) pasti kurang disukai oleh masyarakat Serbia karena film ini agak memojokkan Serbia, tapi saya tetap suka dengan cara The Hunting Party (2007) menyindir, terlebih lagi jalan ceritanya mudah dicerna dan menarik. Karena itulah The Hunting Party (2007) layak untuk mendapatkan nilai 4 dari skala maksimum 5 yang artinya “Bagus” ;).

Now You See Me (2013)

Now_You_See_Me_1

Sejak tahun lalu, saya sudah tertarik untuk menonton film Now You See Me, trailernya cukup menarik :). Film thriller yang disutradarai oleh Louis Leterrier ini mengisahkan trik-trik sulap dari 4 pesulap solo yang bekerja sama membuat 3 pertunjukkan sulap yang lain daripada yang lain, pertunjukkan yang diakhiri dengan pembagian uang kepada para penonton. Sayangnya uang yang dibagikan bukanlah uang mereka, tapi uang yang “diambil” dari orang atau lembaga tertentu. Motif mereka melakukan itu tidak jelas … sampai bagian terakhir film ini barulah semua dijelaskan.

Now_You_See_Me_9 Now_You_See_Me_2

Now_You_See_Me_10 ?????????????? NOW YOU SEE ME

Keempat pesulap pada film ini adalah Daniel Atlas (Jesse Eisenberg), Henley Reeves (Isla Fisher), Jack Wilder (James Franco) & Merritt McKinney (Woody Harrelson). Masing-masing pesulao tersebut memiliki keahlian yang unik, mulai dari ahli meloloskan diri, alhi hipnotis sampai ahli nyopet x_x. Mereka bersatu membentuk satu group yang bernama The Four Horseman. Group ini datang dengan bantuan dari seorang pengusaha asuransi , Arthur Tressler (Michael Caine), yang belakangan justru menjadi salah satu orang yang dirampok uangnya, saya agak heran, ini mana yang baik, mana yang jahat ya hohohoho. Aksi  keempat pesulap ini tentunya menarik perharian pihak yang berwajib, Dylan Rhodes (Mark Ruffalo) dari FBI dan Alma (Melanie Laurent) dari Interpol dikirim untuk menangkap dan mengumpulkan barang bukti yang diperlukan untuk menangkap The Four Horseman. Selain agen Dylan & Alma, The Four Horseman juga diburu oleh seorang mantan pesulap yang berprofesi sebagai pembongkar rahasia sulap para pesulap-pesulap lain, Thaddeus Bradley (Morgan Freeman). Semua trik dan tindakan The Four Horseman direncanakan oleh seseorang, pesulap kelima selain anggota The Four Horseman mungkin?

NOW YOU SEE ME NOW YOU SEE ME Now_You_See_Me_4 Now_You_See_Me_5 Now_You_See_Me_7

Sampai akhir film, saya gagal menebak siapakah pesulap kelima yang menjadi otak dari semua tindakan The Four Horseman. Kalau masalah motifnya, di pertengahan film sudah mulai bisa ditebak :idea:. Visualisasi pertunjukan sulap yang bagus dan jalan cerita yang berhasil membuat saya penasaran tanpa harus menggunakan terlalu banyak flashback seperti Ocean Eleven (2001) atau Ocean Twelve (2004), memberikan saya alasan yang cukup untuk memberikan Now You See Me nilai 3 dari skala maksimum 5 yang artinya “Bagus” :mrgreen:.

Sumber: http://nowyouseememovie.com/