Bad Words (2013)

BadWords1

Nun jauh di Amerika sana, kegiatan mengeja telah menjadi sebuah kompetisi yang cukup bergengsi. Setiap peserta harus menyebutkan huruf dari sebuah kata yang diucapkan oleh si pembawa acara. Kompetisi ini lazim diikuti oleh anak-anak dengan orang tua mereka yang tidak segan-segan untuk membayar biaya les agar anak-anaknya dapat memenangkan kompetisi tersebut. Betapa kesalnya para orang tua tersebut ketika mereka menemui kenyataan bahwa anak mereka harus berlomba dengan seorang pria dewasa berumur 40-an. Pada Bad Words (2013), Guy Trilby (Jason Bateman) menjadi satu-satunya pria dewasa yang berhasil masuk ke dalam kompetisi mengeja yang bergengsi dan diliput oleh media masa, National Golden Quill Spelling Bee.

BadWords9

BadWords4

BadWords3

Dengan dibantu oleh Jenny Widgeon (Kathryn Hahn), seorang wartawan, Trilby berhasil mengakali pasal-pasal yang mengatur batasan peserta kompetisi mengeja. Trilby pun menggunakan cara-cara licik untuk mengalahkan lawan-lawannya yang notabene masih anak-anak (x__x). Walaupun dibenci oleh mayoritas peserta kompetisi beserta orang tuanya, Trilby ternyata mampu memperoleh teman baru di sana. Ia menjalin persahabatan dengan anak kecil sesama peserta kompetisi, Chaitanya Chopra (Rohan Chand). Di sini sebenarnya Trilby banyak mengajarkan hal-hal yang kurang baik bagi Chaitanya, hal ini yang membuat Bad Words (2013) rasanya kurang pantas ditonton anak-anak.

BadWords10

BadWords6

BadWords5

BadWords11

BadWords7

BadWords8

Selain itu perilaku dan kata-kata Trilby memang agak kasar juga. Komedi yang Bad Words (2013) tampilkan merupakan komedi dewasa yang sebenarnya agak lucu dan cukup mengena sindirannya. Trilby harus menghadapi kesinisan dan kekasaran orang lain, dan lucunya Trilby membalas mereka dengan lebih sinis dan lebih kasar lagi. Yaaah sebenarnya konflik utama dari semua ini adalah keikutsertaan Trilby pada kompetisi mengeja tingkat nasional yang lazim diikuti oleh anak-anak. Entah kenapa diskriminasi yang Trilby dapat karena ulah Trilby sendiri ternyata cukup menarik untuk diikuti. Para petinggi organisasi mengeja dan para orang tua peserta lainnya pasti akan melakukan segala cara agar Trilby tersingkir. Alasan sesungguhnya kenapa Trilby rela mengikuti kompetisi tersebut pun, agak misterius sampai bagian akhir film.

 

Saya pribadi cukup terhibur dengan prilaku tercela Trilby dan kecerian Chaitanya :). Terlepas dari perilaku kurang baik yang Bad Words (2013) contohkan, jalan cerita Bad Words (2013) sebenarnya terbilang bagus dan tidak membosankan, terkadang mampu membuat saya tersenyum. Secara keseluruhan, Bad Words (2013) masih layak untuk memperoleh nilai 4 dari skala maksimum 5 yang artinya “Bagus”.

Sumber: www.badwordsmovie.com

Running Man TV Show

Running Man 1

Walaupun akhir-akhir ini Indonesia masih sedikit mengalami demam K-Pop dan serba serbi yang berasal dari dunia hiburannya Korea Selatan, saya bukan termasuk mahluk yang mengikuti trend tersebut. Saya pun tidak pernah hafal grup musik Korea yang anggotanya 1 kelurahan, banyak beneeer, bagi honornya gimana yah :P. Uniknya, hanya ada 2 hal yang saya tau dan hafal dari dunia hiburan Korea Selatan yaitu Gang Nam Style dan Running Man :). Saya pertama kali menonton Running Man di Laptop saya yang merupakan hasil download-an teman saya. Entah asalnya dari mana :’D.

Running Man sendiri merupakan acara kompetisi yang kreatif dan variatif. Peserta tetap Running Man adalah MC atau penyanyi atau bintang film yang pada awalnya berjumlah 8. Kemudian terjadi perubahan jumlah anggota menjadi 9, lalu terakhir, sampai tulisan ini saya buat jumlahnya menjadi 7 orang yaitu Yo Jae Suk (Grasshopper), Ji Suk Jin (Big Nose), Kim Jong Kook (Sparta Kook), Ha Dong-Hoon (Haha), Kang Gary (Peaceful Gary), Song Ji Hyo (Ace) & Lee Gwang Soo (Icon of Betrayal).

Dalam setiap episodenya, terdapat bintang tamu yang hadir sebagai peserta. Biasanya bintang tamu yang hadir itu datang sekaligus mempromosikan film barunya atau album musik barunya atau acara barunya. Anggota tetap Running Man bersama para bintang tamu biasanya melakukan aneka lomba di tempat-tempat yang terkenal atau bersejarah. Kadang, tempat yang dipilih adalah tempat yang sedang melakukan promosi, yaaah sekalian iklan. Tapi kadang tempatnya adalah tempat yang konyol seperti kosan salah satu kontestan, saya ingat ada episode dimana lokasinya adalah rumahnya Haha x__x.

Running Man 18

Running Man 16

Running Man 15

Running Man 10

Pokoknya dimanapun tempatnya, lomba-lomba yang diadakan di sana seru dan membuat semua orang berlari, yaaa judulnya saja Running Man bukan Walking Man bukan? ;). Biasanya anggota tetap Running Man dan bintang tamunya dipecah menjadi kelompok dan setiap kelompok harus melaksanakan misi tertentu. Ada kondisi dimana sesama anggota kelompok harus atau dapat menghianati anggota lainnya, pokoknya tidak ada lawan abadi dan tidak ada sekutu abadi, semua dapat berubah dalam hutungan detik, heheheh.

Running Man 7

Running Man 14 Running Man 9 Running Man 3 Running Man 4 Running Man 2 Running Man 5

Running Man 21 Running Man 17 Running Man 11 Running Man 6 Running Man 23

Running Man 13 Running Man 12

Cara eleminasi yang khas dari beberapa lomba yang dilakukan pada acara Running Man adalah dengan melepaskan tempelan nama yang terpasang pada bagian punggung lawan. Kim Jong Kook adalah peserta yang paling ditakuti dalam hal ini. Badan yang kekar disertai dengan agresifitas yang tinggi membuat anggota yang lain lari kocar kacir setiap Kim datang. Tapi mereka lari bukan untuk menyerah, melainkan lari untuk mempersiapkan strategi bagaimana cara mengelabui Kim. Kadang keberuntungan dan kecerdasan dapat membuat seseorang memenangkan kompetisi pada Running Man.

Running Man 22

Running Man 8

Running Man 20

Running Man 19

Pada episode-episode awal, pemenang kompetisi tidak mendapatkan apa-apa, tapi bagi yang kalah akan mendapatkan hukuman, hukuman yang agak konyol dan memalukan. Sekarang, pada episode-episode yang baru, pemenang akan mendapatkan hadiah, mulai dari hadiah yang konyol sampai hadiah yang wow seperti keliling Eropa hhhmmmm, mau duong keliling Eropa gratizzz :).

Lomba-lomba dan misi-misi yang ditampilkan Running Man tidak monoton, penuh kejutan, lucu dan seru untuk ditonton. Acara ini termasuk acara paling kreatif yang pernah saya tonton. Olehkarena itulah Running Man layak untuk mendapat nilai 5 dari skala maksimum 5 yang artinya “Bagus Sekali”.

My Kitchen Rules TV Show

MKR 1

My Kitchen Rules adalah acara kompetisi memasak yang diselenggarakan di Australia dan dipandu oleh Pete Evans & Manu Feildel. Kedua pemandu acara tersebut berperan juga sebagai juri utama My Kitchen Rules. Saya sendiri agak asing dengan kedua orang ini tapi dari logatnya, si Manu itu orang Prancis dan si Pete itu orang Australia. Kabarnyaaa,  Pete & Manu adalah koki terkenal di Australia sana.

Pete & Manu tidak sendirian berperan sebagai juri, mereka dibantu pula oleh beberapa juri tamu seperti Guy Grossi, Karen Martini, Liz Egan, Colin Fassnidge dan Tobie Puttock. Para juri tamu ini adalah orang-orang yang cukup terkenal di industri kuliner Australia sana, saya sendiri baru melihat mereka di acara My Kitchen Rules.

MKR 12MKR 5

MKR 14

Juri-juri ini memberikan penilaian kepada hasil masakan para peserta My Kitchen Rules yang terdiri dari beberapa kelompok kontestan. 1 kelompok kontestan terdiri dari 2 orang dan mewakili salah satu dari beberapa negara bagian yang ada di Australia. 1 kelompok kontestan dapat terdiri dari sepasang kekasih, ibu anak, suamu istri, sahabat, ibu-ibu, bapak-bapak dan lain-lain. Kelompok-kelompok kontestan ini diberikan tugas memasak masakan pembuka, utama atau penutup yang berbeda di setiap babaknya. Kadang mereka harus berkolaborasi dengan kelompok kontestan lain, kadang mereka harus belanja sendiri dalam berburu bahan baku, kadang mereka harus memasak di hadapan banyak orang, membuka lapak mini restoran dan lain-lain. Kelompok-kelompok kontestan yang memperoleh nilai terburuk atau terbawah harus bersiap-siap untuk terkena eliminasi.

MKR 9 MKR 8 MKR 15

MKR 10

MKR 3

MKR 4

Eliminasi tentunya menjadi sesuatu yang wajib ada pada acara kompetisi memasak seperti My Kitchen Rules. Tapi ada bedanya acara My Kitchen Rules dengan acara kompetisi memasak lainnya? Acara TV yang mengangkat kompetisi atau lomba memasak sudah banyak yang beredar bahkan sampai ada versi Indonesia-nya. Saya tertarik menonton acara My Kitchen Rules karena setiap kelompok seperti memiliki karakter yang mau ditonjolkan. Ada kelompok yang berkarakter periang, baik hati, norak, sombong sampai belagu hehehehehe.

Pada My Kitchen Rules, terkadang penilaian pada suatu babak tidak 100% ditentukan oleh dewan juri melainkan oleh sesama kontestan. Masing-masing kelompok boleh berkomentar mengenai hidangan yang dimasak oleh para pesaingnya. Naaaah, sesi komentar inilah yang seru. Sampai-sampai ada kelompok kontestan yang dianggap karakter jahat. Episode tiap episode saya lihat untuk melihat kejatuhan dari kelompok yang kurang saya sukai. Berikut adalah kelompok pasangan My Kitchen Rules yang menyebalkan menurut saya.

1. Sophia Pou & Ashlee Pham (Musim 4)
Duet ini adalah mahluk pualing menyebalkan yang pernah saya lihat di TV. Saya mulai menonton My Kitchen Rules pada saat kompetisi memasak tersebut sudah memasuki musim ke 4. Sophia & Ashlee adalah sahabat karib keturunan Asia yang mewakili Sydney, New South Wales. Komentar, mimik dan bahasa tubuh Sophia & Ashlee sangat kasar dan tidak sopan. Sophia nampak lebih lebih dominan dalam hal ini, sementara Ashlee nampak seperti pengikut yang taat dan penurut.
Selain perilaku buruk di atas, Sophia & Ashlee juga sering menggunakan kata “babe“, “ok babe”, “yes babe”, you do that babe”, haaissss norak abisss. Logat dan cara mereka mengatakan babe itulooh yang norak, dasar wong Australi kampung :’P.
Mereka menolak meminta maaf atas perilaku mereka yang kurang baik karena mereka memang ingin jujur dan tampil apa adanya tanpa kepura-puraan. Tapi rasanya, kalau saya atau manusia normal lainnya mau tampil apa adanya, kami tidak akan sekasar Sophia & Ashlee. Malu, sebagai orang Asia saya malu mempunyai wakil Asia seperti Sophia & Ashlee :(.

MKR 11 MKR 2

MKR 13

2. Kelly Ramsay & Chloe James (Musim 5)
Sahabat karib yang hobi melancong keliling dunia ini berhasil masuk ke Final My Kitchen Rules dan . . . syukurlah . . . kalah ;). Pada tayangan My Kitchen Rules, Kelly & Chloe nampak seperti kontestan yang sombong, suka mengejek kontestan lain dan menganggap remeh kontestan lain. Saya lihat kedua bocah asal Perth, Western Australian ini sering memandang satu sama lain sambil tertawa kecil ketika ada kontestan lain yang melakukan kesalahan. Selain itu komentar-komentar Kelly & Chloe juga cukup menyebalkan seolah mereka adalah kontestan yang paling jago masak.
Kelly & Chloe memang menyebalkan tapi mereka memang pandai memasak dan pantas untuk masuk Final. Berbeda jauh dengan Sophia & Ashlee (Musim 4) yang sangat menyebalkan & tidak mampu menyentuh babak final ;). Berhubung saya sudah melihat perilaku Sophia & Ashlee, maka tingkah Kelly & Chloe nampak tidak terlalu menyebalkan, hohoho. Apalagi Kelly mengklain bahwa produser My Kitchen Rules menyunting komentar mereka sehingga mereka nampak seperti tokoh jahat di My Kitchen Rules. Berarti dengan kata lain Kelly & Chloe tidak suka dengan penampilan mereka di TV, wajar, masih normal berarti :’P.

MKR 7 MKR 6 MKR 16

Perlu diingat juga, tanpa hadirnya kelompok-kelompok kontestan di atas, My Kitchen Rules tidak akan seseru ini. Daya tarik dari kompetisi memasak ini bukanlah dari pertunjukkan kemahiran masak dari para kontestannya, melainkan aksi “drama” yang hampir selalu ada di setiap episode-nya. Andaikan My Kitchen Rules hanya menyuguhkan lomba memasak se-Australia saja, saya pasti malas menontonnya. Selama beberapa minggu terakhir ini, My Kitchen Rules telah berhasil menjadi acara kompetisi favorit saya. Maka, My Kitchen Rules layak mendapat nilai 4 dari skala maksimum 5 yang artinya “Bagus” ;).

Sumber: au.tv.yahoo.com/my-kitchen-rules/

Nokia & Finlandia

NokiaLogoNokia adalah sebuah perusahaan telekomunikasi yang sudah mendunia dan sempat menguasai pasar telefon genggam selama 14 tahun sebelum dominasinya dipatahkan oleh Samsung pada 2012 lalu. Sejak 1998, Nokia berhasil mematahkan dominasi Motorola dalam hal penjualan telefon genggam padahal Motorola berasal dari negara Amerika Serikat yang jauh lebih besar dari negara asal Nokia, Finlandia. Berikut akan dipaparkan pengaruh Nokia dan negara Finlandia sebagai negara asal Nokia.

Nok&Fin1

Gambar 1. Sumber Pertumbuhan GDP Finlandia

Gambar 2. Kontribusi Nokia & industri elektronika terhadap GDP Finlandia

Gambar 2. Kontribusi Nokia & industri elektronika terhadap GDP Finlandia

Gambar 3. Grafik Penjualan Nokia 1980-2006

Gambar 3. Grafik Penjualan Nokia 1980-2006

Gambar 4. Grafik Penjualan Nokia 2006-2011

Gambar 4. Grafik Penjualan Nokia 2006-2011

Setelah mengalami resesi pada sekitar tahun 1991, GDP Finlandia kembali mengalami peningkatan pada sekitar tahun 1994 dan seterusnya terus mengalami peningkatan hingga awal abad ke-21 dengan sektor teknologi sebagai penyumbang utama peningkatan tersebut sebagaimana ditunjukkan oleh gambar 1. Faktor utama pendorong pertumbuhan ini adalah pertumbuhan permintaan akan teknologi handset dan peralatan jaringan telekomunikasi yang dipimpin oleh Nokia. Penjualan Nokia pada periode tahun 1990 hingga awal abad ke-21 cenderung meningkat sebagaimana ditunjukkan oleh gambar 2 dan 3. Nilai eksport yang dilakukan oleh Nokia ke luar negeri sangat mempengaruhi GDP Finlandia.

Gambar 5. Nokia/GDP & Nokia/Exports

Gambar 5. Nokia/GDP & Nokia/Exports

Gambar 6. Persentase Besar Pajak Nokia dari Total Pendapatan Pajak Perusahaan di Finlandia

Gambar 6. Persentase Besar Pajak Nokia dari Total Pendapatan Pajak Perusahaan di Finlandia

Negara Finlandia juga mendapatkan penghasilan dari pajak yang dibayarkan oleh Nokia setiap tahunnya. Persentase besar pajak Nokia dari total pendapatan pajak perusahaan mencapai puncaknya pada tahun 2003 yaitu di atas 20%. Nokia bagaikan harta karun bagi pemerintah Finlandia, entah apa yang terjadi pada negara tersebut bila tidak ada Nokia.

Besarnya pendapatan Nokia tidak dapat dipisahkan dari inovasi-inovasi yang berhasil diluncurkan oleh Nokia. Selama berbisnis di bidang telekomunikasi, Nokia berhasil membuat saklar digital telepon pertama, meluncurkan telepon genggam NMT pertama, meluncurkan handset GSM pertama, meluncurkan ponsel pertama yang memiliki fitur The Nokia Tune, telepon satelit pertama di dunia, meluncurkan handset pertama di dunia yang sudah mendukung teknologi WAP, meluncurkan ponsel 3G pertama, meluncurkan ponsel pertama dengan fitur mobile gaming multiplayer dan lain-lain. Nokia selalu ingin menjadi yang pertama dan terdepan dalam hal inovasi. Inovasi-inovasi yang berhasil memukau penduduk dunia ini dihasilkan oleh Nokia melalui riset dan penelitian yang cukup mahal. Selama ini, biaya riset dan penelitian Nokia dibantu oleh negara Finlandia melalui Tekes (The Finnish Funding Agency for Technology and Innovation). Tabel 1 menunjukkan besaran nilai bantuan yang diterima Nokia dari Finlandia. Negara Finlandia sangat menyadari pentingnya inovasi agar dapat memenangkan kompetisi dan pada akhirnya bantuan dari Finlandia kepada Nokia dapat bermanfaat bagi Finlandia juga sebab Nokia sangat mempengaruhi perekonimian negara tersebut.

Nok&Fin7

Tabel 1. Pembiayaan R&D Nokia

Hubungan antara Nokia dan Finlandia inilah yang harus dicontoh oleh Indonesia. Pemerintah seharusnya lebih aktif dan kreatif lagi dalam pengembangan riset agar pada suatu saat nanti Indonesia juga memiliki perusahaan besar seperti Nokia.

 

Daftar Pustaka

Jyrki Ali-Yrkkö (2010). Nokia and Finland in a Sea of Change. Helsinki: Taloustieto Oy

Pohjola, Matti. Economic Growthand Welfare in Finland. Aalto University School of Economy

http://www.nokia.com

http://www.tekes.fi/en/community/Home/351/Home/473

http://www.wikipedia.com