Persiapan Wisata Korea 2017

Maksud hati hendak berangkat tahun 2018, apadaya dapatnya tahun 2017 :D. Awal 2017 lalu saya, istri dan anak kami baru saja pulang dari Thailand pada …. Kemudian kami merencanakan untuk pergi lagi tahun depannya. Tapi karena sesuatu hal, akhirkan kami kembali berpetualang ke negeri orang pada akhir 2017, berdekatan dengan ulang tahun kedua anak kami.

Waktu itu kami memutuskan untuk pergi ke Korea Selatan. Bukan karena kami maniak K-Pop yaaaa. Tapi karena kami memang belum pernah ke sana dan pasti ada banyak hal unik di sana ….. daaaan tiket promonya adanya yang tujuannya ke sana hehehehehe. Biaya transportasi bisa jadi menjadi salah satu hal yang sangat dipertimbangkan ketika kami akan berangkat ke suatu negara. Tiket pesawat selalu menjadi sesuatu yang pertama kali kami beli. Kemudian barulah disusul dengan visa, passport penginapan dan lain-lain. Berikut hal-hal yang kami persiapkan ketika akan berwisata ke Korea Selatan.

  1. Tiket Pesawat

Awalnya kami datang ke sebuah Travel Fair yang konon banyak tiket murahnya. Calon tujuan kami antara lain adalah Hongkong & Korea Selatan. Kalau dihitung-hitung, dapat dikatakan bahwa Hongkong adalah opsi yang relatif lebih ekonomis. Saya sudah mereka-reka bahwa kalau memang jadi memilih tiket pesawat Hongkong, maka Macau akan diikutsertakan. Macau itu relatif dekat dari Hongkong dan rasanya kurang seru kalau hanya ke Hongkong saja, apalagi saya sendiri sudah pernah ke Hongkong sebelumnya.

Ketika kami melakukan komparasi tiket di Travel Fair dengan tiket yang dijual on-line, kami menemukan bahwa Asiana Airlines (아시아나항공) sedang memberikan promo. Yaitsss, kami langsung berniat membeli tiket promo Asiana menuju Seoul dengan mempertimbangkan ramalan cuaca dan daftar hari raya di Korea Selatan sana, berdasarkan pengalaman kami pada Persiapan Wisata Singapura 2016 dan Persiapan Wisata Thailand 2017. Datang di musim hujan dan hari raya, terkadang memberikan rintangan tambahan lho.

Bisa dibilang, ini adalah pilihan yang paling sreg bagi kami. Kami berangkat dan pulang tepat sebelum anak kami berumur 2 tahun, hitungan tiketnya masih gratis heheheh. Perjalanan kali ini tentunya akan lebih jauh ketimbang perjalanan menuju Singapura atau Bangkok tempo lalu. Mau bagaimana juga, membawa bayi ke negeri orang memang agak menantang pastinya. Karena Korea Selatan adalah negara 4 musim, maka kami harus memperhitungkan agar tidak ke sana di saat musim dingin. Dulu, saya pernah ke Jepang di saat masih ada salju dan kondisinya sangat tidak bersahabat untuk membawa bayi keluar luar rumah -__-. Wah pertimbangan tanggal kedatangannya bertambah rumit yaaa.

Akhirnya kami membeli tiket promo Asiana sedemikian rupa sehingga kami tidak datang di musim gugur, curah hujan hampir tak ada dan tidak ada hari raya apa-apa. Taaaapi, yaaa taaapii, kami hanya memiliki waktu untuk mempersiapkan segalanya dalam waktu 1,5 bulan O_O.

  1. Passport dan Visa

Passport bukanlah masalah bagi kami. Passport yang dulu saya urus pada Perpanjang Passport di Kanim Bekasi, masih berlaku sampai lebih dari 8 bulan. Sayang oh sayang, Korea Selatan bukan negara bebas Visa bagi passport Indonesia. Saya pun hanya memiliki 1,5 bulan untuk mengurus ini semua. Pengurusan Visa Korea Selatan sebenarnya tidak sesulit pengurusan Visa Australia, tapi waktu yang hanya 1,5 bulan ini benar-benar singkat. Maka, kami menggunakan jasa Dwidaya Tour untuk mengurus permohonan Visa kami ke Konsulat Korea Selatan.

Berikut persyaratan yang harus kami lengkapi:

  1. Passport dengan masa berlaku minimal 8 bulan.
  2. Fotocopy bagian passport yang pernah ada Visa dan stempel imigrasinya, kalau ada.
  3. Pas Foto warna 4 x 6 sebanyak 2 lembar dengan latar belakang warna putih.
  4. Bukti keuangan dalam bentuk rekening koran atau print tabungan di bank yang sudah dilegalisir oleh bank. Ini bukan cetakan atau fotocopy buku tabungan lhoo. Sebaiknya datang langsung ke bank dan minta buatkan. Tidak ada ketentuan pasti harus ada dana berapa di sana, tapi setahu saya dana yang ada harus cukup untuk hidup di Korea Selatan dan pulang ke Indonesia. Kemudian, mereka juga melihat cashflow-nya. Jangan ada membom 1 rekening dengan dana yang banyak agar ketika memohon Visa, dana terlihat banyak. Saya sendiri memberikan print tabungan dari rekening tempat saya biasa menerima gaji dan rekening tempat saya biasa belanja, plus fotocopy deposito.
  5. Surat Referensi Bank Asli. Ini saya peroleh juga dari bank, relatif mudah kok, hanya ke Costumer Service saja langsung dibuatkan.
  6. Karena status saya karyawan, maka diperlukan Surat Sponsor atau Surat Keterangan Kerja dari Perusahan dalam bahasa Inggris lengkap dengan Kop Surat Perusahaan. Isinya mencantumkan jabatan, masa kerja, alamat perusahaan dan no telefon perusahaan. Biasanya ada kata-kata yang menjamin bahwa karyawan akan pulang ke Indonesia. Umumnya, HRD perusahaan sudah punya template-nya kok, mudah ini ;).
  7. Karena saya bukan pengusaha, maka saya tidak perlu melampirkan Fotocopy S.I.U.P.
  8. Fotocopy Kartu Keluarga & KTP.
  9. Fotocopy Akte Nikah bagi yang sudah menikah. Bagi yang belum, jangan “baper” :’D.
  10. Fotocopy Kartu Pelajar, serta Surat Keterangan Pelajar bagi yang masih sekolah atau kuliah.
  11. Fotocopy Akte Lahir Anak bagi yang membawa bayi seperti saya.
  12. Untuk anak yang bepergian sendiri harus ada surat ijin dari orang tua. Untuk istri yang bepergian sendiri harus ada surat ijin dari suami.
  13. Fotocopy Surat Ganti Nama kalau pernah ganti nama.
  14. Print out tiket pesawat.
  15. Print out booking penginapan.
  16. Bukti potong pajak SPT PPH 21 atau Slip Gaji. Yang ini saya lengkapi juga walaupun tidak wajib dan hanya diperlukan bila pada passport kita, belum ada riwayat perjalanan atau data tabungan kita kurang meyakinkan.

Persyaratannya memang kadang terkesan agak mengambang. Tapi pada dasarnya permohonan Visa Korea Selatan ini relatif mudah kok. Mereka sedang menggalakan sektor periwisata mereka. Visa kami sendiri, terbit setelah seminggu menunggu. Horee, jadi juga deh ke Seoul :D.

  1. Booking Penginapan

Pada perjalanan kali ini, kami akan mengambil waktu yang sedikit lebih panjang dibandingkan perjalanan kami sebelumnya, cukup 8 hari saja hehehehehe. Kami pun bermaksud untuk mencuci dan memasak bekal kami sendiri di sana. Dengan membawa bekal, kami tidak akan khawatir dalam mencari makanan halal di Korea. Dengan mencuci sendiri, maka kami tidak perlu membawa terlalu banyak pakaian atau membayar uang laundry di sana. Olehkarena itulah maka kami mencari penginapan lengkap dengan air panas, setrika, mesin cuci dan kompor, serta dekat dengan Stasiun. TV dan kolam renang tidak kami cari sebab kami tidak jauh-jauh datang ke Seoul untuk wisata hotel ;).

Tunggu sebentar, kenapa kok dekat masjid atau lokasi restoran halal tidak masuk ke dalam bahan pertimbangan? Pada prakteknya, kami akan lebih sering berkeliling di luar penginapan. Menginap di dekat masjid tidak telalu menambah nilai plus. Berdasarkan pengalaman yang sudah-sudah, makanan halal di negeri orang, tetap akan lebih mahal dibandingkan kalau kita masak atau bawa sendiri. Itulah alasan kenapa kok kami tidak mencari penginapan di daerah Ittaewon yang merupakan daerah komunitas muslim terbesar di Seoul.

Agak berbeda dengan perjalanan kami sebelumnya, akhirnya kami memilih untuk menyewa Apartemen studio di tengah kota melalui Airbnb. Kami memilih sebuah unit Apartemen di Time Castle, gedung di seberang Dongdaemun Design Plaza, tak jauh dari Halte Bus Limo Bandara dan Stasiun Dongdaemun History & Culture Park. Melalui chatting dengan si pemilik unit Apartemen, kami memperoleh cara mudah untuk mencapai Apartemen dari Bandara. Kami pun memperoleh informasi tempat penitipan koper karena ada selisih antara waktu kedatangan dengan check-in Apartemen. Bonussss, kami memperoleh Unlimited Internet Egg Wi-Fi dari si pemilik. Pemilihan kami terhadap unit Apartemen ini ditentukan pula oleh faktor keramahan dan helpfull tidaknya si tuan rumah pemilik unit. Mau bagaimana juga, kita pasti memerlukan petunjuk dan tips ketika sedang menuju penginapan atau menggunakan aneka peralatan asing yang ada di dalam penginapan. Sebelum booking, kita bisa chatting dulu dengan pemilik unit di Airbnb, di sinilah kami melakukan seleksi. Lucunya, baik sebelum sampai di Korea maupun selama kami di Korea, kami tidak pernah bertemu langsung dengan si tuan rumah, semua via on-line :D. Tentunya ini akan menjadi petualangan baru yang sangat berbeda dibandingkan petualangan kami sebelumnya.

  1. Perbekalan

Mencari makanan halal di Seoul nampaknya akan sesulit mencari makanan halal di Bangkok. Maka kali ini kami membawa perbekalan berupa beras dan makanan siap goreng untuk dimasak di Apartemen. Ada rendang, ayam goreng, serundeng dan tempe. Tak lupa kami membawa pula rice cooker super mungil untuk menanak nasi ;).

  1. SIM Card

Karena kami memperoleh bonus Egg Wi-Fi dari tempat kami menginap, maka kami tidak membeli SIM Card di Seoul sana. Mayoritas pemilik Flat atau Apartemen yang menyewakan unit mereka di Airbnb, memberikan bonus berupa Egg Wi-Fi yang dapat dibawa kemana-mana dan berfungsi sebagai hotspot portable. Internetnya memang unlimited, tapi kecepatannya hanya 3G. Yaaaah lumayanlah untuk browsing dan membuka peta hohohoho.

  1. Peta

Dengan bantuan Egg Wi-Fi, kami tentunya dapat menggunakan peta on-line dengan lebih mudah dan akurat. Nama gedung pada peta on-line Seoul memang banyak menggunakan huruf hangeul yang terkadang sulit kami pahami. Tapi untunglah untuk objek wisata dan Stasiun ada huruf latih dan bahasa Inggrisnya. Tak lupa kami pun meyimpan peta off-line dari jaringan kereta di Seoul sebagai contekan, ini wajib hukumnya supaya tidak tersesat di dalam Stasiun yang luas.

  1. Transportasi

Seoul memiliki pilihan transportasi berupa bus, taksi dan kereta yang sebenarnya sama-sama nyaman. Tapi kalau dihitung, kereta merupakan pilihan yang ekonomis dan cepat. Terlebih lagi kebanyakan objek wisata di Seoul memiliki pintu masuk yang berdekatan dengan Stasiun. Maka, kereta menjadi pilihan transportasi kami selama di Seoul. Kalau sudah terdesak, kami mungkin akan memilih taksi.

Sistem perkeretaan Seoul nampak rapih, bersih, tepat waktu dan semua Stasiunnya nampak sudah terintegrasi. Kita tidak perlu keluar dari gedung untuk pindah jalur kereta. Tapi tangga menuju Stasiun di sana sangat curam dan banyak Stasiun tidak menyediakan lift O_O. Saya sendiri harus beberapa kali menggotong stroller portable yang kami bawa ketika naik turun tangga. Beruntung Stasiun-Stasiun besar yang merupakan persimpanga jalur atau dekat dengan objek wisata populer, memiliko lift di sebuah pojok. Semua dapat dilihat dari peta Stasiun yang komunikatif, mudah sekali dipahami.

Di sana nanti, kami akan memiliki pilihan untuk membeli tiket transportasi secara prabayar atau single trip. Kami memilih untuk membeli kartu prabayar T-Money langsung di Seoul, karena ada promosi dan kartu ini dapat dipergunakan untuk membayar kereta, bus dan taksi. Kartu ini dapat dibeli di loket tiket kereta Stasiun, cabang 7-Eleven atau loket-loket lainnya yang memiliki logo T-Money. Setelah membeli kartunya, kita dapat mengisi kartu di Card Recharge Vending Machine. Proses pengisian menggunakan instruksi berbahasa Inggris yang sangat mudah dipahami loh, tidak ada masalah di sana. Sebenarnya ada kopetitor lain seperti kartu Bee, tapi ketika kami di sana, hanya T-Money yang membeli potongan harga 100 Won per perjalanan, lumayanlaaah :).

  1. Stroller & Gendongan Bayi

Gendongan bayi dan stroller portable yang ringan, wajib dibawa bila hendak membawa bayi ke Korea Selatan. Keduanya merupakan barang yang terus kami bawa kemana-mana. Pastikan gendongan bayi yang dibawa adalah gendongan yang nyaman digunakan, penampilan boleh sama, tapi kualitasnya beda. Untuk stroller, pastikan untuk membawa stroller yang ringan dam dapat dilipat menjadi kecil. Saya pribadi kemarin menggunakan Ergobaby dan Chocolate Pocket Recline.

  1. Sepatu

Sepatu? Yaaaa, saya tidak salah tulis. Perjalanan ke Bangkok beberapa bulan yang lalu pada …. menyebabkan kaki saya terkena plantar fasciitis. Karena terlalu banyak jalan dan membawa beban berat secara tiba-tiba dalam jangka waktu tertentu, daerah tumit saya menjadi kurang enak ketika digunakan berjalan. Permasalahan ini dapat dicegah andaikata saya menggunakan sepatu khusus untuk berjalan dengan sol yang agak tebal. Kali ini, saya membawa 2 sepatu yang saya rasa nyaman hohohoho.

  1. Itenari

Pada kunjungan wisata kali ini, kami berniat untuk mengunjungi berbagai objek wisata di Seoul, Seorak dan Nami. Kami tentunya berniat untuk mengunjungi pusat perbelanjaan yang khas dan memiliki sesuatu yang berbeda. Acara-acara seperti les membuat kimchi dan mengunjungi desa pengrajin akan kami lewatkan. Dengan mengatur semuanya sendiri, kami dapat memilih objek wisata yang ingin kami kunjungi sendiri dengan durasi waktu sesuka hati. Dengan membawa anak di bawah 2 tahun, terkadang ada waktu dimana kami tidak dapat berangkat pagi, hal ini akan menimbulkan masalah tersendiri kalau ikut travel. Itenari mereka pukul 8 sudah berangkat, kalau kami sampai tidak ikut ya rugi juga, apalagi anak di bawah 2 tahun, sering dihitung bayar setengah harga oleh travel. Padahal pada kenyataannya, pesawat dan beberapa objek wisata menggratiskan tiket masuk untuk anak di bawah 2 tahun. Perjalanan 8 hari di Korea ini, akan lebih longgar dan jauh lebih hemat dibandingkan kalau ikut travel, tapi yaa jelas lebih rumit dan repot. Berikut itenari atau rencana perjalanan yang kami susun sejak masih di Indonesia:

Hari Jam Kegiatan
Jumat, 15 Sep 2017 08:00 – 10:00 Tiba di Bandara Incheon, mengurus imigrasi dan menguus penginapan di Dongdaemun
11:30 – 12:00 Perjalanan ke Namsan Tower
12:00 – 14:30 Wisata di Namsan Tower
14:30 – 15:10 Perjalanan ke  K Star Road
15:10 – 16:10 Wisata di K Star Road
16:10 – 16:40 Perjalanan pulang ke Dongdaemun
16:40 – Lelah Wisata di Dongdaemun Design Plaza (DDP) & Doota Mall
Sabtu, 16 Sep 2017 07:30 – 09:30 Perjalanan ke Gapyeong
10:00 – 10:10 Perjalanan ke Nami Island
10:10 – 13:00 Wisata di Pulau Nami
13:00 – 13:10 Perjalanan ke Petite France
13:10 – 14:55 Wisata di Petite France
14:55 – 15:05 Perjalanan ke Morning Calm Garden
15:05 – 16:20 Wisata di Morning Calm Garden
16:30 – 17:00 Perjalanan pulang ke Gapyeong
17:00 – 19:00 Perjalanan pulang ke Seoul
Minggu, 17 Sep 2017 09:00 – 09:45 Perjalanan ke Ihwa Mural Village
09:45 – 11:30 Wisata di Ihwa Mural Village
11:30 – 13:15 Perjalanan ke Ewha Woman University
13:15 – 15:00 Wisata di Ewha Woman University
15:00 – 15:45 Perjalanan ke Itaewon
15:45 – 17:00 Wisata di Itaewon
17:00 – 17:45 Perjalanan ke Banpo Bridge
17:45 – Lelah Wisata di Banpo Bridge
Senin, 18 Sep 2017 08:00 – 17:00 Pergi ke Dongdaemun History Culture Park Station Exit 10 untk ikut land tour Klook ke Gunung Seorak & Kuil Naksansa
19:00 – Lelah Diantarkan ke Dongdaemun History Culture Park Station Exit 10 oleh pihak Klook untuk acara bebas
Selasa, 19 Sep 2017 09:00 – 10:00 Perjalanan ke Onemount Snow Park
10:00 – 12:00 Wisata di Onemount Snow Park
12:00 – 13:10 Perjalanan ke The War Memorial of Korea
13:10 – 14:00 Wisata di The War Memorial of Korea
13:00 – Lelah Bebas
Rabu, 20 Sep 2017 07:00 – 07:20 Perjalanan ke Bukcheon Hanok Village
07:20 – 08:30 Wisata di Bukcheon Hanok Village
08:30 – 09:00 Perjalanan ke Gwanghamun Square
09:00 – 10:00 Wisata di Gwanghamun Square
10:00 – 10:15 Perjalanan ke Gyeongbokgung Palace
10:15 – 11:30 Wisata di Gyeongbokgung Palace
11:30 –12:30 Perjalanan ke Cheongdokgung Palace
12:30 – 13:45 Wisata di Cheongdokgung Palace
13:45 – Lelah Bebas
Kamis, 21 Sep 2017 09:00 – 09:30 Perjalanan ke Gwanjang Market
09:30 – 12:00 Wisata di Gwanjang Market
12:00 – 12:10 Perjalanan ke Insadong
12:10 – 14:00 Wisata di Insadong
14:00 – 14:10 Perjalanan ke Cheonggyecheon Steream
14:10 – 16:00 Wisata di Chenggyecheon Stream
16:00 – 16:30 Perjalanan ke Yeouido Hangang Park
16:30 – 18:00 Wisata di Yeouido Hangang Park
18:00 – Lelah Bebas
Jumat, 22 Sep 2017 08:00 – 10:30 Perjalanan ke Everland
10:30 – Puas Wisata di Everland
Sabtu, 23 Sep 2017 07:00 – 08:15 Perjalanan ke Bandara Incheon
08:15 – Selesai Pulang ke Jakarta
  1. Contekan & Coretan

Menemani itenari yang sudah kami susun, kami pun menbawa coretan dan contekan yang berisi informasi singkat dari beberapa objek wisata yang ada di sana sebagaimana saya tulis pada Ringkasan Objek Wisata Korea Selatan. Beberapa objek yang tidak masuk ke dalam itenari pun kami masukkan sebagai objek wisatan cadangan.

  1. Tiket Atraksi

Kami membeli secara tiket masuk Onemount Snow Park dan Everland on-line. Harganya memang lebih murah, tapi tanggal kedatangan otomatis sudah ditentukan dan tidak dapat diubah. Untuk mempermudah perjalanan, kami pun membeli land tour via Klook ketika mengunjungi wilayah Gunung Seorak. Tiket dan transportasi selama 1 hari di sana, akan kami peroleh dari rekanan Klook di Seoul.

Untuk objek atau atraksi lainnya, kami akan membeli tukit masuknya langsung di tempat saja. Kalau semua dibeli lewat on-line dan tanggal kedatangannya kurang fleksibel, kemungkinan akan menimbulkan kesulitan ketika ada sesuatu hal yang membuat rencana perjalanan kami berubah. Terkadang, perjalanan kami agak bergeser dan sedikit tidak sesuai dengan itenari yang sudah kami susun. Kamu masih membutuhkan objek-objek yang waktu kedatangannya dapat digeser-geser ;).

Semua sudah siap, maka kami pun memulai petualang kami pada Hari Pertama Wisata Korea – Incheon, Namsan Tower & K Star Road.

Baca juga:
Ringkasan Objek Wisata Korea Selatan
Hari Pertama Wisata Korea – Incheon, Namsan Tower & K Star Road
Hari Kedua Wisata Korea – Naminara Republic, Petite France & The Garden of Morning Calm
Hari Ketiga Wisata Korea – Ihwa, Ewha, Itaewon & Banpo
Hari Keempat Wisata Korea – Gunung Seorak & Naksansa
Hari Kelima Wisata Korea – One Mount Snow Park, The War Memorial of Korea & Myeong-dong
Hari Keenam Wisata Korea – Gyeongbokgung, Bukchon & Changdeokgung
Hari Ketujuh Wisata Korea – Gwangjang & Cheonggyecheon
Hari Kedelapan & Kesembilan Wisata Korea – Everland & Incheon

Menikmati Ojju K-Food, Hidangan Ala Korea Porsi Jumbo

Ojju

Meskipun Ojju K-Food mulai membuka cabang pertamanya di Mall Kota Kasablanka pada tahun 2016 dan kantor saya berada di atas Mall tersebut, saya baru sempat mencoba makan di Ojju pada awal tahun 2018. Saya lihat restoran ini selalu terlihat ramai pada jam-jam istirahat dan hari libur, antriannya amit-amit deh. Hal ini sangat jauh berbeda dibandingkan restoran lain yang dulu sempat menempati lokasi Ojju di Lantai UG Food Society Mall Kota Kasablanka. Saat ini Ojju sudah memiliki cabang lain selain cabang Mall Kota Kasablanka, yaitu Gandaria City, Margo City, Grand Indonesia. Semua cabangnya terletak di mall-mall besar yang nyaman. Restorannya pun dipenuhi oleh dekorasi ala Korea tentunya.

Restoran ini menyajikan aneka hidangan Korea modern seperti budae jjigae, rolling cheese, dosirak, ramyeon, seafood pajeon, gyeran bbang, oi muchim dan lain-lain. Menu unggulan Ojju adalah menu-menu yang porsinya relatif besar yaitu budae jjigae dan rolling cheese. Saya sendiri baru sempat mencicipi rolling cheese saja, menu ini dipesan oleh mayoritas pengunjung.

Ketika memesan rolling cheese, kita harus memilih lauk utama pada rolling cheese, apakah ingin menggunakan sayap ayam, paha ayam dan iga sapi. Kemudian kita akan memilih tingkat kepedasan dari saus yang akan menyertai. Setelah itu, akan ada petugas yang meletakkan lauk utama, potongan keju, kentang dan saus spesial ala Ojju. Semuanya diletakkan di atas kompor yang tersedia di setiap meja. Kemudian semua bahan makanan tersebut dimasak dan diolah sedemikian rupa hingga berubah wujudnya menjadi rolling cheese yang matang, harum dan penampilannya menggugah selera. lauk utama yang dipilih, terasa gurih-gurih manis dan enak ketika bertemu dengan saus, lelehan keju dan kentang, yuummmm uenaaakk :D. Saya memilih saus yang paling pedas dan setelah saya cicipi, ternyata tidak pedas sama sekali. Sayang jumlah sausnya kalah jauh dibandingkan jumlah lelehan kejunya. Terlalu banyak keju dalam satu suapan akan membuat rasa keseluruhan terlalu asin. Memang sih lelehan kejunya lembut, tidak pringus dan harum, tapi kalau terlalu banyak yaaa kurang ok jadinya. Jumlah kentangnya juga terlalu sedikit bila dibandingkan dengan lauk utama dan lelehan kejunya. Kentangnya pasti habis lebih dulu. Saran saya, pesan tambahan kentang saja, jangan menambah nasi. Menu ini terasa hambar kalau ditambahkan nasi x_x, kentang itu sudah paling passss. Oh yaaaa, 1 porsi rolling cheese dimaksudkan untuk disantap 2 atau 3 orang, kalau makan sendirian ya pasti kekenyangan pangkat tiga, porsinya jumboooo.

Selain terdapat kompor kecil, di setiap meja, terdapat terdapat pula 4 jenis banchan. Apa itu banchan? Banchan merupakan hidangan pendamping berporsi mungil yang biasa disantap bersama-sama dengan menu utama di Korea Selatan sana. Nah 4 banchan yang tersedia pada setiap meja adalah kimchi, krim jagung, salad makaroni dan oi muchim (asinan timun). Dari dulu saya memang kurang suka dengan banchan ala Korea yang kecut dan keasaman seperti kimchi dan oi muchim (asinan timun). Saya lebih suka menyantap hidangan utama saya dengan krim jagung dan salad makaroni yang sedikit manis. Rasanya tidak dominan sehingga mampu mendampingi rasa dari menu utama tanpa merusaknya.

Menurut saya pribadi, Ojju K-Food memang sudah sepantasnya dipenuhi pengunjung. Hanya saja memang sayangnya menu-menu unggulannya hanya tersedia dalam porsi jumbo sehingga sulit kalau datang ke Ojju sendirian :’D. Namun bagaimanapun juga, restoran ini masih layak untuk memperoleh nilai 4 dari skala maksimum 5 yang artinya “Enak”.

Menyantap Hidangan Khas Korea Sambil Foto-Foto & Pilih Lagu di Mujigae

 Mujigae 1

Mujigae atau pelangi, kalau diterjemahkan dari bahasa Korea menjadi bahasa Indonesia, adalah nama restoran yang menyajikan hidangan khas Korea. Restoran yang dilengkapi oleh berbagai fasilitas digital ini sudah memiliki cabang di:

  • Mall Kelapa Gading 3, Lobby Gourmet Walk, Jl. Boulevard Raya Kelapa Gading Blok M, Kelapa Gading, Jakarta Utara.
  • Summarecon Mal Bekasi, Ground Floor, Jl. Bulevard Ahmad Yani Blok M, Bekasi Barat.
  • Summarecon Mall Serpong, Downtown Walk, Ground Floor, Jl. Bulevar Gading Serpong, Serpong, Banten.
  • Botani Square, Jl. Pajajaran Raya, Botani Square, Bogor.
  • Grand Metropolitan Mall, UG, Jl. KH. Noer Ali, Bekasi Selatan.
  • Supermall Karawaci, Jl. Boulevard Diponogoro No. 105, Karawaci, Banten.
  • Cihampelas Walk Young Street, Bandung.
  • Festival City Link Mall First Floor, Bandung.

Restoran Mujigae memiliki tempat yang nyaman dan dilengkapi dengan proyektor-proyektor yang memutar film Korea atau acara TV Korea atau video klip Korea, yaaaah pokoke Korea-Koreaan semua deh. Pengunjung dapat memesan video klip apa yang akan diputar di layar proyektor tersebut dengan menggunakan gadget tab yang tersedia di setiap meja. Bukan hanya memesan lagu, tab tersebut juga dipergunakan untuk edit-edit foto, main games dan memesan makanan.

Mujigae 5

Bagian Dalam Mujigae

Mujigae 4

Bagian Dalam Mujigae

Mujigae 3

Memilih Menu

Mujigae 2

Foto-Foto

Makanan yang disajikan Mujigae tentunya merupakan hidangan khas Korea Selatan seperti bibimbap, bulgogi, fried oden, kimchi, japche, nasi goreng, Korean fried chicken, toppoko, ramyun, aneka minuman dan lain-lain. Sampai saat ini saya baru sempat mencicipi Korean fried chicken, spicy bulgogi, spicy bibimbap, cheese bibimbap, fied oden mix, kimchi & japche

Korean fried chicken terasa manis-manis gurih & renyah, tidak pedas, lumayan enak :). Spicy bulgogi tidaklah spicy bagi saya pribadi, ini mirip sukiyakinya Hoka Hoka Bento, not bad.

Mujigae 10

Korean Fried Chicken

Mujigae 7

Spicy Bulgogi

Spicy bibimbap pun tidak spicy bagi saya, namun melihat betapa seimbangnya makanan khas Korea yang satu ini, saya yakin bapak saya akan senang sekali dengan Bibimbapnya Mujigae, banyak sayurnya. Bumbu merah yang tersedia pun memiliki rasa unik yang belum pernah saya rasakan di tempat lain, pokoknya beda :D.

Mujigae 13

Spicy Bibimbap

Sedikit berbeda dengan spicy bibimbap, cheese bibimbap memiliki tambahan keju, sisanya ya sama saja. Saya merasaka lengketnya keju-keju ketika mengaduk cheese bibimbap saya. Tambahan rasa keju pada bibimbap ini terasa pas sekali, saya lebih suka cheese bibimbap dibandingkan spicy bibimbap.

Mujigae 16

Cheese Bibimbap

Pada awalnya bibimbap memang akan terasa sedikit aneh, namun setelah 2 atau 5 suap makanan ini akan terasa enak asalkan kita menyantapnya dengan cara yang benar. Sebelum bibimbap bita santap, kita harus mengaduk-aduk bibmbap tersebut sampai merata, tak lupa kita juga harus menuangkan saus merahnya sambil mengaduk. Bibimbap adalah menu favorit teman-teman istri saya ketika mereka singgah ke Mujigae.

Kalau bibimbap adalah hidangan favorit teman-teman istri saya di Mujigae, nah classic ramyun adalah hidangan favorit ibu saya di Mujigae. Classic ramyun merupakan mie dengan aneka sayuran yang dihidangkan di dalam panci. Rasanya memang gurih dan lumayan, namun menurut saya pribadi classic ramyun tidak memiliki kekhasan, kurang ke-Korea-Korea-an :’D.

Classic Ramyun

Classic Ramyun

Kalau orang Jepang makan, mereka selalu makan dengan ditemani oleh sup miso. nah kalau orang Korea makan, mereka selalu ditemani oleh banchan. Bachan adalah lauk pendamping nasi yang dihidangkan dalam porsi yang kecil-kecil. Kimchi & japche adalah 2 dari sekian jenis banchan khas Korea yang saya cicipi di Mujigae. Kimchi adalah bachan yang terbuat dari sawi putih dan lobak yang dibumbui sehingga rasanya seperti asinan, agak asin-asin kecut. Sedangkan japche adalah campuran antara bihun dengan sayuran dalam porsi yang kecil.

Mujigae 9

Kimchi

Mujigae 8

Japche

Ada 1 menu yag entah termasuk banchan atau tidak, namanya fried oden mix. Pada dasarnya, fried oden mix seperti bento-bento-an, gorengan. Tidak terlalu spesial kalau dimakan sendiri, lebih baik fried oden mix ini disantap bersama dengan bulgogi, bibimbap atau menu Mujigae lainnya.

Mujigae 15

Fried Oden Mix

Untuk minuman & pencuci mulut, saya baru sempat mencicipi Korean green tea & pat bing su. Keduanya adalah minuman dengan rasa yang unik. Korean green tea tidak memiliki rasa yang sama dengan green tea pada umumnya, rasanya beda. Sementara itu pat bing su adalah hidangan es serut khas Korea dengan rasa dan tekstur kacang merah yang sangat dominan, saya kurang suka dengan hidangan pencuci mulut yang satu ini hehehe.

Mujigae 6

Korean Fried Chicken

Mujigae 11

Pat Bing Su

Secara garis besar, Mujigae menyajikan berbagai hidangan dan nuansa unik khas Korea yang lumayan ok. Mujigae layak untuk mendapat nilai 3 dari skala maksimum 5 yang artinya “Lumayan”. Terus terang lidah saya lebih cocok dengan makanan Jepang ketika makanan Korea, ketika saya di dulu di Jepang pun saya merasa sangat mudah beradaptasi dengan cita rasa masakan di sana. Mungkin ini jugalah kenapa hidangan khas Jepang lebih dulu menjamur di Indonesia ketimbang hidangan khas Korea ;).

Running Man TV Show

Running Man 1

Walaupun akhir-akhir ini Indonesia masih sedikit mengalami demam K-Pop dan serba serbi yang berasal dari dunia hiburannya Korea Selatan, saya bukan termasuk mahluk yang mengikuti trend tersebut. Saya pun tidak pernah hafal grup musik Korea yang anggotanya 1 kelurahan, banyak beneeer, bagi honornya gimana yah :P. Uniknya, hanya ada 2 hal yang saya tau dan hafal dari dunia hiburan Korea Selatan yaitu Gang Nam Style dan Running Man :). Saya pertama kali menonton Running Man di Laptop saya yang merupakan hasil download-an teman saya. Entah asalnya dari mana :’D.

Running Man sendiri merupakan acara kompetisi yang kreatif dan variatif. Peserta tetap Running Man adalah MC atau penyanyi atau bintang film yang pada awalnya berjumlah 8. Kemudian terjadi perubahan jumlah anggota menjadi 9, lalu terakhir, sampai tulisan ini saya buat jumlahnya menjadi 7 orang yaitu Yo Jae Suk (Grasshopper), Ji Suk Jin (Big Nose), Kim Jong Kook (Sparta Kook), Ha Dong-Hoon (Haha), Kang Gary (Peaceful Gary), Song Ji Hyo (Ace) & Lee Gwang Soo (Icon of Betrayal).

Dalam setiap episodenya, terdapat bintang tamu yang hadir sebagai peserta. Biasanya bintang tamu yang hadir itu datang sekaligus mempromosikan film barunya atau album musik barunya atau acara barunya. Anggota tetap Running Man bersama para bintang tamu biasanya melakukan aneka lomba di tempat-tempat yang terkenal atau bersejarah. Kadang, tempat yang dipilih adalah tempat yang sedang melakukan promosi, yaaah sekalian iklan. Tapi kadang tempatnya adalah tempat yang konyol seperti kosan salah satu kontestan, saya ingat ada episode dimana lokasinya adalah rumahnya Haha x__x.

Running Man 18

Running Man 16

Running Man 15

Running Man 10

Pokoknya dimanapun tempatnya, lomba-lomba yang diadakan di sana seru dan membuat semua orang berlari, yaaa judulnya saja Running Man bukan Walking Man bukan? ;). Biasanya anggota tetap Running Man dan bintang tamunya dipecah menjadi kelompok dan setiap kelompok harus melaksanakan misi tertentu. Ada kondisi dimana sesama anggota kelompok harus atau dapat menghianati anggota lainnya, pokoknya tidak ada lawan abadi dan tidak ada sekutu abadi, semua dapat berubah dalam hutungan detik, heheheh.

Running Man 7

Running Man 14 Running Man 9 Running Man 3 Running Man 4 Running Man 2 Running Man 5

Running Man 21 Running Man 17 Running Man 11 Running Man 6 Running Man 23

Running Man 13 Running Man 12

Cara eleminasi yang khas dari beberapa lomba yang dilakukan pada acara Running Man adalah dengan melepaskan tempelan nama yang terpasang pada bagian punggung lawan. Kim Jong Kook adalah peserta yang paling ditakuti dalam hal ini. Badan yang kekar disertai dengan agresifitas yang tinggi membuat anggota yang lain lari kocar kacir setiap Kim datang. Tapi mereka lari bukan untuk menyerah, melainkan lari untuk mempersiapkan strategi bagaimana cara mengelabui Kim. Kadang keberuntungan dan kecerdasan dapat membuat seseorang memenangkan kompetisi pada Running Man.

Running Man 22

Running Man 8

Running Man 20

Running Man 19

Pada episode-episode awal, pemenang kompetisi tidak mendapatkan apa-apa, tapi bagi yang kalah akan mendapatkan hukuman, hukuman yang agak konyol dan memalukan. Sekarang, pada episode-episode yang baru, pemenang akan mendapatkan hadiah, mulai dari hadiah yang konyol sampai hadiah yang wow seperti keliling Eropa hhhmmmm, mau duong keliling Eropa gratizzz :).

Lomba-lomba dan misi-misi yang ditampilkan Running Man tidak monoton, penuh kejutan, lucu dan seru untuk ditonton. Acara ini termasuk acara paling kreatif yang pernah saya tonton. Olehkarena itulah Running Man layak untuk mendapat nilai 5 dari skala maksimum 5 yang artinya “Bagus Sekali”.

Renyah-Renyah Gurih Ayam Goreng Khas Korea-nya Kyochon

Kyochon 2

Satu lagi restoran ayam goreng ala Korea Selatan yang membuka cabang di gedung tempat saya bekerja, Kyochon namanya. Dengam berbekal voucher diskon Groupun, beberapa hari yang lalu saya berkunjung ke restoran Korea tersebut. Restoran apakah Kyochon itu? Kyochon berdiri pada tahun 1991 di Korea Selatan dan menyajikan ayam goreng sebagai menu andalannya. Sayap dan paha adalah bagian ayam goreng yang disajikan Kyochon. Kita dapat memilih apakah sayap/paha ayam tersebut mau dibumbui original atau merah/red atau madu/honey. Ayam bumbu original terasa garing, kering dan asin-asin guruh serta sedikit beraroma bawang. Ayam bumbu madu pada dasarnya adalah ayam bumbu original yang dilumuri cairan kental yang cukup manis seperti madu. Ayam bumbu merah juga merupakan ayam bumbu original yang dilumuri oleh bumbu merah yang terasa manis-manis pedas. Baik ayam bumbu madu maupun ayam bumbu merah tidak kehilangan rasa gurih, gurihnya seperti ayam bumbu original namun tidak seasin ayam bumbu original. Saya pribadi paling doyan dengan ayam bumbu merahnya, yummmm ; ).

Kyochon mengklaim bahwa semua hidangan yang disajikan Kyochon menggunakan bahan baku yang segar, berkualitas, tidak mengandung babi dan rendah lemak. Kok bisa rendah lemak? Karena digoreng agak lama dan digoreng dengan menggunakan minyak canola. Awalnya saya menduga bahwa Kyochon adalah fastfood, ternyata saya salah. Setelah kita selesai memesan menu di Kyochon, kita harus menunggu beberapa saat dulu sebab menu yang kita pesan baru dimasak. Yaaa pantaslah kalau harus menanti sekitar 30 menit untuk seporsi ayam goren ala Kyochon. Tapi penantian tersebut tidaklah percuma, ayam yang disajikan memang terasa segar dan bumbunya pun terasa, tidak tawar atau hambar, pokoke cucoklah dengan lidah Indonesia saya.

Kyochon 4

Ayam Bumbu Madu, Original & Merah.

Selain hidangan ayam goreng yang ok, Kyochon sebenarnya menyajikan menu lain juga seperti kimchi soup, rice cake soup, mandarin chicken salad, green salad, galbi chicken steak with kimchi fried rice, aneka minuman dan lain-lain.

Kyochon 3

Jus Jeruk

Berminat mencicipi hidangan di atas? Silahkan datang ke cabang Kyochon di Jakarta yang baru ada 3 yaitu:

  1. Mall Pacific Place Lt.4 Unit 4-57,69. Jl. Jendral Sudirman Kav. 52-53, Jakarta. Telp. (021) 57973183.
  2. Mall Kota Kasablanka, Food Society Lv. UG Unit FSU10B. Jl. Casablanca Raya Kav. 88, Jakarta Selatan. Telp. (021) 29626169.
  3. Gandaria City, Mainstreet Lv. UG unit MU29-30. Jl. Sultan Iskandar Muda, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Telp. (021) 29236448.

Kyochon 5

Kyochon 1

Bagian Dalam Kyochon

Tempatnya nyaman dan ada banyak foto-foto artis Korea kurus yang kurang saya kenal namanya, yaaah para penggemar K-Pop sepertinya pasti tahu & mengenal siapa artis itu.
Menilik kunjungan saya ke Kyochon di atas, saya rasa Kyochon layak mendapat nilai 4 dari skala maksimum 5 yang artinya “Enak”, rasanya agak berimbang dengan harganya ;).

Oldboy (2013)

Oldboy

Oldboy (2013) adalah versi Amerika dari film Korea dengan judul yang sama, 올드보이 (2003). Sudah ada beberapa film Jepang yang diadaptasi & dibuat versi Amerika-nya, nah jarang-jarang nih ada film Korea yang dibuat film versi Amerika-nya seperti Oldboy, walaupun film Oldboy versi Korea juga merupakan adapdasi dari serial kartun Jepang dengan judul yang sama, balik-baliknya ke Jepang lagi ya hehee :P.

Oldboy2

Film yang versi Korea-nya sudah memenangkan berbagai penghargaan ini, bercerita mengenai nasib yang menimpa Joe Doucett (Josh Brolin), seorang pria brengsek, tidak bertanggung jawab, asusila & pemabuk. Pada suatu malam, Joe diculik dan disekap di sebuah kamar selama 20 tahun. Ia hanya ditemani sebuah TV yang menayangkan kisah bagaimana mantan istrinya dibunuh & bagaimana anak perempuannya berkembang menjadi musisi yang cukup berbakat. Setelah 20 tahun, akhirnya Joe dibebaskan & berkenalan dengan seorang perawat muda bernama Marie (Elizabeth Olsen). Marie akhirnya membantu Joe untuk mencari tahu alasan siapa yang menyekap Joe & mengapa Joe disekap serta bagaimana nasib anak perempuan Joe. Kenyataan pahit yang diterima Joe diakhir cerita sebenarnya merupakan benih dari sifat & prilakunya sendiri yang …. brengsek dari lahir mungkin :P.

Oldboy4

Oldboy3

Oldboy7

Oldboy6

Oldboy8 Oldboy5

Kenyataan pahit? ya, betul, kenyataan pahit, ending Oldboy memang agak nyinyir sebab film ini adalah film gelap dimana menurut saya tidak ada karakter protagonisnya, semuanya antagonis baik Joe maupun orang yang menyekap Joe. Ada pribahasa yang cocok dengan cerita Oldboy (2013), “apa yang kau tanam, itulah yang kau tuai” :).

Awalnya saya pikir Oldboy (2013) adalah film action yang isinya hanya adegan sadis saja, ternyata ada sedikit twist di akhir cerita yang cukup mencengangkan:’D. Yang pasti film ini tidak patut ditonton oleh anak-anak, bukan karena adegan perkelahiannya yang sadis, namun memang ceritanya yang agak dewasa.

Terus terang saya kurang suka dengan film bercerita gelap seperti Oldboy (2013), dari skala maksimum 5, tadinya saya ingin memberi angka 2 saja, namun kejutan dibagian akhir membuat saya berkata bahwa yaaaaa Oldboy (2013) cukup layaklaah diberi nilai 3 yang artinya “Lumayan”. Mungkin para pecinta film dengan cerita gelap seperti Oldboy (2013) akan memberikan nilai yang jauh lebih tinggi dari saya ;).

Sumber: http://www.oldboymovie.co.uk/

Bon Chon Chicken, Restoran Fast Food Rendah Lemak dari Busan

Bon Chon 1

Tahun ini memang tahunnya Korea, semua yang serba Korea sempat booming di negeri tercinta kita ini. Mulai dari film Korea, group penyanyi yang anggotanya sekampung, jaringan supermarket Korea,  sampai makanan Korea. Korea yang saya maksud disini tentunya bukan Korea Utara yaaa, hehee ;). Sejak tahun 2012 lalu, ada 1 jaringan makanan capat saji asal korea yang mulai buka lapak di Indonesia, Bon Chon Chicken. Bon Chon pertama kali berdiri di Busan, Korea Selatan pada tahun 2002. Kemudian mulai tahun 2006 dan seterusnya, Bon Chon melebarkan sayapnya ke berbagai penjuru dunia seperti Amerika, Thailand, Brunei, Singapura dan lain-lain. Di Indonesia sendiri, restoran Bon Chon Chicken sudah dapat ditemukan pada mall-mall di wilayah Jabodetabek dan Bali, yaitu Kota Kasablanka, Grand Indonesia, Central Park, Gandaria City, Citywalk Sudirman, Living World Alam Sutera, Supermal Karawaci, Beachwalk Bali, Mall of Indonesia, Lippo Mall Kemang & Emporium Pluit Mall.

Bon Chon 2

Meski berasa dari Korea, bukan berarti Bon Chon menyajikan menu khas Korea, menu-menu yang disajikan Bon Chon pada dasarnya mirip dengan menu-menunya KFC dan kawan-kawan. Ada Burger, ayam goreng, kentang goreng, soda dan lain-lain. Kalau begitu, apa yang menjadi nilai tambah Bon Chon? Well, ayam-ayam yang digunakan Bon Chon diklaim tidak mengalami proses pembekuan, dicuci manual dengan tangan sehingga bebas bulu atau kotoran lemak, merupakan ayam organik dan digoreng selama 20 menit sehingga memiliki kadar lemak yang lebih sedikit. Selain itu bumbu ayamnya tidak menggunakan bahan kimia termasuk pewarna ataupun MSG, konon yang dipergunakan adalah bahan natural sesuai resep Bon Chon yang di Korea sana.

Kalau saya lihat, ukuran ayam gorengnya cenderung kecil yaaa, mungkin karena rendah lemak. Ayam goreng tersebut ditaburi oleh saus atau bumbu khas Bon Chon, tapi menurut saya, sausnya cenderung kurang berasa yaa, mungkin karena tidak pakai MSG … hihihihi. Mirip seperti paket nasi di McDonalds, ayam goreng Bon Chon juga didampingi oleh dadar telur seperti pada gambar di bawah ini.

Bon Chon 3

Paket Ayam Goreng

Ayam goreng tidak hanya disajikan seperti gambar di atas, namun Bon Chon juga menyajikan ayam yang sudah dipotong-potong kemudian digoreng tepung. Kita juga diberi pilihan apakah potongan ayam bertepung tersebut ingin diberikan saus khusus atau tidak, menu ini disebut bites. Rasanya lebih crispy sih, tapi jadi mirip nuget-nugetan yaaa, hehee.

Bon Chon 5

Bites & French Fries

Kemudian muncul menu yang mirip dengan bites, hanya saja nasinya tidak hanya nasi putih, melainkan dapat berupa nasi goreng. Selain itu ayamnya bisa dilumuri oleh saus lada hitam atau sweet chili. Saus lada hitamnya cukup terasa pedas, enak juga :). Nah untuk sweet chili, saya sendiri belum sempat mencicipi :D. Untuk rasa nasi gorengnya sendiri …. biasa saja, kurang berbumbu hehehehe.

Bon Chon 6

Blackpepper Fried Rice Bowl

Selain ayam goreng, di Bon Chon ada burger juga lhooo. Kalau dari porsi ya tidak sebesar Whooper-nya Burger King tapi ya cukuplaaa, ukurannya mendukung program diet saya ;). Seperti burger pada umumnya, burger di Bon Chon menggunakan daging/ayam, sayur, mustard/bumbu dan keju (optional). Paduan rasanya lumayan, standar siy, tidak terlalu istimewa.

Bon Chon 4

Bon Chon Spicy Burger

Kemudian ada 1 lagi menu di Bon Chon, namanya sweet fries. Kentang goreng dengan potongan yang agak lebih tebal, dibanding french fries-nya Burger King atau McD, ditaburi oleh gula dan coklat butir. Tidak terlalu istimewa rasanya, saya tetap memakan kentang goreng manis tersebut dengan saus sambal hehehehe.

Bon Chon 7

Sweet Fries

Secara keseluruhan, Bon Chon layak mendapat nilai 3 dari skala maksimum 5 yang artinya “Lumayan”. Oh yaa, ada 1 lagi yang unik dari Bon Chon, harga makanan Bon Chon cabang Jakarta berbeda dengan harga makanan di cabang Tangerang, entah kenapa ya, tapi tenangg bedanya hanya sekitar lima ribu kok :mrgreen:.

**************************************Update05/04/2018**************************************
Bon Chon Indonesia sudah rebranding menjadi Chick ‘n Roll

Ini Dia Lotteria, Saingannya KFC & McD dari Korea

Lotteria

Lotteria adalah franchise fast food asal Korea Selatan yang saya lihat mulai banyak ditemui di Jabodetabek, Bandung, Karawang. Lokasinya kebanyakan sih di Mal-Mal yang baru & besar seperti Thamrin City, Kota Kasablanka, Plaza Semanggi, Botani Square, Lippo Mall Kemang, Resida Park Mall dan lain-lain. Pemiliknya sama dengan pemilik dari jaringan supermarket Lotte Mart, pantas namanya mirip yah. Lotteria sendiri ternyata sudah ada sejak tahun 1972, tapi baru masuk ke Indonesia pada tahun 2010 lalu. Restoran ini merupakan salah satu restoran fast food terbesar di Korea Selatan dan sudah punya cabang di negara-negara Asia.

Suasana restorannya seperti restoran fast food pada umumnya hanya saja lagu yang diputar adalah lagu-lagu K-Pop, lengkap dengan video klipnya :`D. Makanan yang disajikan sebenarnya beti (beda-beda tipiz) dengan makanannya KFC, McD, A&W dan kawan-kawan. Sama-sama menyajikan ayam goreng tepung dan aneka burger. Mungkin yang sedikit berbeda adalah penggunaan bumbu manis atau pedas di atas ayam gorengnya, lumayan enak sih tapi lidah Indonesia saya menganggap bahwa bumbu tersebut kurang spicy jadi yaaa akhirnya mirip juga dengan ayamnya KFC atau McD -__-.

Lotteria4

Chicken Fillet, Chicken Gangjong, Salad & Egg

Selain ayam, ada menu-menu lain yang menjadi pembeda Lotteria dari KFC atau McD. Menu-menu tersebut contohnya adalah chicken gangjong, shrimp burger, seasoning potato, magic pop tornado, teriyaki burger, bulgogi burger, buldak burger, chicken buldak dan lain-lain. Chicken gangjong terdiri dari ubi dan potongan ayam dengan diolesi oleh saus berwarna merah, agak hambar rasanya, bentuknya saja yang berhasil membuat saya penasaran. Shrimp burger mirip seperti burger lain hanya saja di bagian tengahnya yang dipakai itu daging udang yang sudah diolah, tidak terlalu spesial, standard aja. Seasoning potato sebenarnya frech fries tapi ditaburi oleh bumbu tambahan yang gurih, not bad :). Magic pop tornado rasanya seperti pop ice yang ditaburi permen lengket, agak sedikit asam rasanya karena taburan permennya rasanya agak asam. Teriyaki burger merupakan burger yang menggunakan saus teriyaki lengkap dengan potongan bawang bombay, rasanya agak manis, tidak terlalu spesial. Buldak burger merupakan burger yang terdiri dari ayam goreng tepung, sayuran, mustard, dan saus yang katanya sih saus pedas :P, rasa saus yang katanya menjadi ciri khas buldak burger kok jauh dari kata pedas ya? Ketika saya memesan burger tersebut saya memang tidak ditanyakan mau level berapa sih, apa memang tidak ada level-leve-lan seperti ayam buldak ya? Ahhhh beruntung ayam goreng tepungnya terasa renyah dan menyatu dengan baik ketika bertemu bahan-bahan lainnya sehingga rasa burger buldak tetap terasa lumayan enak sebagai burger ayam, bukan burger super pedas yaa. Bulgogi burger menggunakan daging yang sudah diolesi saus kental berwarna hitam di tengahnya, ada sedikit aroma bumbu sukiyaki, hhmmm rasa enak juga ternyata :). Bagaimana dengan buldak versi ayamnya? Chicken buldak terasa super pedas dan sedikit manis, pedasnya pedas merica, jadi yang tidak kuat pedas jangan pesan menu ini, saya pribadi suka dengan chicken buldak, pedasnya “nendang” yuuuummmm.

Lotteria2

Shrimp Burger

Lotteria8

Teriyaki Burger

Lotteria9

Magic Pop Tornado

Lotteria6

Bulgogi Burger

Lotteria3

Ayam Goreng

Lotteria7

Seasoning Potato

Lotteria5

Paket Chicken Gangjong

Burger Buldak

Burger Buldak

Chicken Buldak

Secara keseluruhan hidangan di restoran ini masih layak untuk mendapatkan nilai 3 dari skala maksimum 5 yang artinya “Lumayan”. Lumayanlaaaaa, apalagi kalau sedang ada promo di sana hehehehe.