Inception (2010)

Inception (2010) merupakan karya Christopher Nolan yang berbicara mengenai dunia mimpi. Sebagai pengantar, saya akan menjelaskan mengenai dunia mimpi yang ada pada Inception (2020) tanpa memberikan spoiler. Ok berdasarkan pengalaman saya menontkn Inception (2010) berkali-kali, berikut yang dapat saya bagi mengenai dunia mimpi ala Nolan. Jadi, dikisahkan bahwa pihak militer berhasil melalukan uji coba terkait mimpi. Dengan menggunakan sebuah obat penenang tertentu, seseorang dapat masuk ke dalam alam bawah sadar orang lain. Dengan teknik inipun, beberapa orang dapat berbagi mimpi dan seolah-oleh memiliki kehidupan lain di alam mimpi sana. Ukuran waktu pada dunia mimpi jauh lebih lama dibandingkan ukuran waktu pada dunia nyata. Seseorang bisa saja bermimpi hanya sehari, namun ia merasakan hidup di dunia mimpi selama beberapa hari.

Ketika seseorang tewas di dalam dunia mimpi, ia hanya akan terbangun, tidak ada yang fatal di sana. Yang menjadi masalah adalah ketika seseorang berusaha melewati batasan-batasan yang sudah ditetapkan di dalam mimpi yang ia jalani. Ia bisa saja tersesat di dalam dunia limbo dan tidak akan kembali bangun di dunia nyata. Dunia limbo adalah dunia absurd yang sangat menyesatkan. Seseorang tidak akan dapat membedakan apakah ia sedang ada di dunia mimpi atau dunia nyata.

Di dalam sebuah mimpi, bisa saja tertanam atau ditanamkan mimpi-mimpi lain. Semuanya hadir dalam bentuk lapisan alam bawah sadar yang berlapis-lapis. Lapisan-lapisan inilah yang membuat seseorang dapat tersesat. Namun terkadang, semakin masuk ke dalam lapisan bawah sadar seseorang, semakin banyak pula rahasia yang dapat diperoleh.

Rahasia merupakan hal yang ingin diambil oleh Dom Cobb (Leonardo DiCaprio) dan komplotannya. Dom memiliki kemampuan untuk memanipulasi mimpi dan alam bawah sadar seseorang. Dengan demikian, ia dapat terus masuk ke dalam alam bawah sadar sampai memperoleh rahasia yang hendak ia curi.

Pada dasarkan Inception (2010) mengisahkan petualangan Dom dan kawan-kawan dalam mengambil sebuah rahasia yang sangat sulit. Dalam perjalanannya, ia pun secara tidak sadar, menggali trauma terbesar dalam hidupnya. Hal inipun memberikan berbagai pertanyaan mengenai realitas yang Dom hadapai sepanjang durasi Inception (2010) berlangsung.

Film yang satu ini sungguh mind-blowing bagi saya. Menonton Inception (2020) berkali-kali tidak membuat saya mati kebosanan. Jalan cerita film ini sangat menarik. Meskipun dibuat terpecah-pecah, penjelasan mengenasi dunia mimpi sebenarnya cukup jelas dan mudah untuk dipahami.

Ditambah dengan musik dari Hanz Zimmer yang ciamik dan pas, semuanya nampak menyenangkan untuk ditonton. Belum lagi special effect dan adegan aksi yang keren, semua seakan menambah deretan keunggulan Inception (2010) di mata saya.

Bagi saya, Inception (2010) layak untuk memperoleh nilai 5 dari skala maksimum 5 yang artinya “Bagus Sekali”. Nolan memang identik dengan film-film yang mengajak para penontonnya berfikir. Hal ini tentunya terjadi pula pada Inception (2010). Banyak orang yang memperdebatkan mengenai bagian akhir dari Inception (2010). Memang akhir film ini sedikit ambigu dan memberikan sesuatu hal yang dapat diperdebatkan. Bagi saya, perdebatan itu merupakan bagian yang menyenagkan untuk difikirkan. Lagipula, bagian akhir film bukanlah hal yang 100% menentukan apakah film tersebut bagus atau tidak :).

Sumber: http://www.warnerbros.com & http://www.inceptionmovie.uk

Shutter Island (2010)

Shutter Island

Shutter Island (2010) mengisahkan peristiwa yang terjadi pada tahun 1954 di Pulau Shutter yang terpencil. Apa apa di Pulau Shutter? Di pulau tersebut berdiri Rumah Sakit Jiwa Ashecliffe yang dipimpin oleh Dr. John Cawley (Ben Kingsley). Teddy Daniels (Leonardo DiCaprio) dan Chuck Aule (Mark Ruffalo) adalah polisi yang dikirim oleh pemerintah untuk menyelidiki hilangnya salah satu pasien di Pulau tersebut.

Shutter Island

Shutter Island

Shutter Island

Shutter Island

Sesampainya di sana, Teddy sering mengalami migrain dan mimpi-mimpi aneh. Hal ini terkait dengan 2 trauma berat yang pernah ia hadapi di masa lalu. Teddy sering teringat akan peristiwa sadis yang harus ia hadapi ketika ikut perang melawan Nazi. Kemudian Teddy juga sering teringat akan kematian istrinya, Dolores Chanal (Michelle Williams). Hal inilah yang ternyata menjadi alasan kenapa Teddy memiliki motif lain untuk datang ke Shutter Island.

Shutter Island

Shutter Island

Shutter Island

Shutter Island

Film ini bisa dibilang memiliki kejutan yang tak terduga bagi sebagian penonton. Sejak awal, saya sendiri melihat bahwa film ini adalah film tentang sakit jiwa. Dugaan saya mengenai kasus yang dihadapi Teddy ternyata terbukti benar walaupun jalan cerita film ini beberapa kali berusaha membelokkan arah kecurigaan saya. Film ini terlalu berusaha membelokkan tujuan dan arah tokoh utama sehingga fokus ceritanya agak blur. Hal ini pulalah yang membuat Shutter Island (2010) agak membosankan. Saya hanya dapat memberikan Shutter Island (2010) nilai 3 dari skala maksimum 5 yang artinya “Lumayan”.

Sumber: www.paramount.com/movies/shutter-island

The Revenant (2015)

Revenant1

The Revenant (2015) merupakan film yang berlatar belakang Amerika di sekitar tahun 1823. Amerika baru saja ditemukan oleh pendatang dari Eropa yang mau tak mau harus berhadapan dengan suku Indian yang sudah lebih dulu ada di Amerika. Peperangan dengan Indian, bukanlah tema utama yang diangkat pada Revenant (2015), melainkan petualangan Hugh Glass (Leonardo DiCaprio) yang diilhami oleh kisah nyata.

Revenant17

Revenant9

Dikisahkan bahwa Glass dan teman satu timnya berprofesi sebagai pemburu kulit. Mereka memburu berang-berang lalu menguliti dan mengolah kulit berang-berang untuk kemudian selanjutnya dijual kepada produsen sarung tangan, sepatu, tas, jaket atau topi.

Ketika sedang mengumpulkan kulit di tengah hutan, Glass dan kawan-kawan diserang oleh sekumpulan suku Indian. Karena kalah dari segi jumlah dan kesiapan, Glass dan kawan-kawan terpaksa kabur sambil membawa tumpukan-tumpukan kulit yang bisa dibawa.

Revenant5

Revenant13

Dalam perjalanannya, Glass terluka parah ketika ia berduel melawan beruang. Penghianatan oleh salah satu rekan 1 tim Glass, John Fitzgerald (Tom Hardy), membuat Glass ditinggalkan begitu saja dalam keadaan sekarat. Tidak hanya meninggalkan Glass, Fitzgerald juga merenggut satu-satunya hal paling berharga yang Glass miliki. Glass hanya dapat terbaring lemah tak berdaya melihat semuanya, ia tidak kuat untuk berdiri atau berbicara.

Revenant16

Diluar dugaan, Glass tidak mati, ia mampu bertahan hidup dan memburu orang yang telah menghianatinya. Perjalanan dan perjuangan Glass untuk bertahan hidup inilah yang mendominasi keseluruhan film The Revenant (2015).

Revenant11

Kalau dilihat dari segi cerita, sebenarnya agak klise dan biasa saja. Adegan aksi pada bagian awal film memang keren karena menggunakan long continous take. Tapi adegan aksi pada bagian akhir film ini justru nampak biasa saja.

Menurut saya, yang menonjol dari The Revenant (2015) adalah visualisasinya. Keadaan Amerika tahun 1823 di musim salju yang keras, dapat tergambar dengan baik sekali. Keputusan sang sutradara, Alejandro G. Iñárritu, untuk mengambil gambar di ruang terbuka yang alami, terbukti tepat walaupun keputusan ini membuat para kru film tersiksa. Mereka harus bekerja di suhu yang sangat dingin.

Revenant3

Revenant2

Revenant12

Revenant7

Leonardo DiCaprio sendiri harus merasakan tidur di dalam bangkai kuda. Jangan kaget kalau terdapat beberapa hal yang agak menjijikan pada film ini. Bagi Mas Leo, pengorbanannya terbayar lunas karena melalui The Revenant (2015), ia berhasil memenangkan penghargaan Oscar 2016 sebagai aktor terbaik. Sebuah penghargaan dimana Leo sudah berkali-kali hanya lolos sebagai nominator, akhirnyaaa menang juga :P.

Revenant8

Revenant15

Revenant4

Revenant14

Film ini bukanlah film Leonardo DiCaprio terbaik yang pernah saya tonton, saya lebih suka Inception (2010) v(^_^). Walaupun sudah menang Oscar, The Revenant (2015) hanya mampu memperoleh nilai 3 dari skala maksimum 5 yang artinya “Lumayan”.

Sumber: www.revenantmovie.com