Berkeju-ria dengan Kue Tart Keju Hokkaido

Hokkaido adalah pulau terbesar kedua Jepang dan penghasil keju natural terbesar Jepang. Jadi tidak heran kalau di Hokkaido sana terdapat banyak kue tart keju yang lezat. Nah, kini kue tart keju ala Hokkaido hadir di Indonesia melalui gerai-gerai mungil dari Hokkaido Baked Cheese Tart.

Tapi apakah Hokkaido Baked Cheese Tart memang berasal dari Jepang? Mengejutkan, jawabnya tidak. Pembuat kue keju ala Hokkaido ini membuka cabang di Cina pada 2009, walaupun ternyata mereka merupakan perusahaan Malaysia. Kehadiran Hokkaido Baked Cheese Tart di Indonesia pun baru terlaksana pada 2016 lalu. Saat ini di Indonesia sendiri, Hokkaido Baked Cheese Tart sudah dapat ditemukan di Kota Kasablanka, Senayan City, Mall Kelapa Gading 3, Pondok Indah Mall 2, Lippo Mall Puri, Metropolitan Mall, Botani Square, Margo City, Supermall Karawaci, Living World Alam Sutera, Paris Van Java, Trans Studio Mall dan 23 Paskal Shopping Center.

Pada setiap gerai Hokkaido Baked Cheese Tart, terdapat aneka kue keju mungil dengan berbagi aneka pilihan rasa. Pada dasarnya kue yang mereka sajikan merupakan kue yang bentuknya seperti kue mangkok dimana terdapat lapisan keju pada biskuit bagian pinggirnya, dan terdapat krim dengan berbagai pilihan rasa pada bagian tengahnya. Nah, rasa krim yang ditawarkan memiliki berbagai variasi seperti rasa original, duren, redbean macha, blueberry dan dark chocolate.

Kue tart keju rasa original memiliki krim yang terasa sangaaaat keju sekali. Dengan bagian pinggir kue yang memang sudah memiliki rasa keju, varian yang satu ini tentunya sangat cocok bagi pecinta keju di luar sana. Tapi jangan salah, rasa keju di sini memiliki takaran yang pas tidak pringus bagi mulut Indonesia, dan tidak membuat perut menjadi mual. Kue yang satu ini dengan mudahnya menjadi varian favorit saya di sana.

Original

Sebagai pecinta duren, kue tart keju rasa duren akan menjadi varian yang paling saya sukai. Ahhh ternyata rasa durian dari krimnya ternyata sangat dominan sehingga rasa keju dari biskuitnya hanya akan terasa pada kunyahan terakhir. Rasa duren dan kejunya tidak terlalu menyatu dengan baik.

Duren

Kue tart keju rasa blueberry terasa agak masam dan tidak terlalu cocok ketika bertemu dengan keju. Yah, maaf tapi ini bukanlah varian hikkaido yg saya suka.

Blueberry

Bagaimana dengan kue tart keju rasa dark chocolate? Dalam hal ini, coklat hitam ternyata tidak dapat berteman dengan keju. Varian yang satu ini tak ubahnya seperti kue coklat biasa saja. Plus rasa pahit dari coklat hitamnya seperti mematikan rasa keju yang biasanya masih terada pada varian rasa lainnya. Mungkin bagi pecinta coklat hitam akan memiliki pendapat yang berbeda.

Dark Chocolate

Kue tart keju rasa redbean matcha terasa memikiki perpaduan rasa antara matcha di tengah dan biskuit keju yang terasa klop. Unsur red bean -nya sendiri tudak terlalu memberikan dampak apapun bagi kue yang satu ini. Tidak hanya berhasil menjadi salah satu varian favirot saya, konon rasa ini disukai oleh sebagian besar pengunjung karena rasa matcha-nya yang unik ketika bertemu dengan keju-kejuan.

Redbean Matcha

Apapun rasanya, kue-kue tersebut tetap terasa lembut semua. Semua krim isinnya pun sangat pekat dan mantab semua. Jangan remehkan ukurannya yang mungul. Cukup memakan 2 saja sudah mebuat perut terasa berisi loh :’D. Secara keseluruhan, kue-kue yang tahun lalu sempat hits ini pantas untuk memperoleh nilai 3 dari skala masimum 5 yang artinya “Lumayan”, yaaah not bad laaaa.

Iklan

Santap Chinese Food Istimewa di Ta Wan

ta-wan6

Berdiri sejak tahun 1996 di Megamal Pluit atau Pluit Village, Ta Wan saat ini telah menjadi restoran chinese food yang tersebar ke berbagai pusat perbelanjaan di Jabodetabek seperti Pluit Village, Mall Bassura, Baywalk Mall, Buara Plaza, Kota Kasablanka, Metropolitan Mall, Central Park, Cilandak Town Square, Emporium Pluit, Epiwalk Kuningan, Foodcentrum Sunter, FX Lifestyle, Gandaria City, Kuningan City, La Piaza, Lippo Kemang Village, Lippo Mall Puri, Lippo Pejaten Village, Lotte Shopping Avenue, Artha Gading, Mall Ciputra Grogol, Mall Puri Indah, Mall Cipinang Indah, Mall Kelapa Gading 3, Mall of Indonesia, Mall Taman Anggrek, Ruko Gold Coast Pantai Indah Kapuk, Pasaraya, Plaza Semanggi dan Setiabudi One.

Bagian Dalam Ta Wan

Saya lihat dimanapun Ta Wan buka, pastilah pengunjungnya ramai. Ada apa dengan Ta Wan? Dari segi harga dan porsi, sebenarnya termasuk menengah, tidak terlalu murah dan tidak terlalu mahal juga. Ada menu apa saja di sana? Banyak dan bermacam-macam, yang pasti termasuk chinese food, tapi jangan samakan Ta Wan dengan chinese food pinggir jalan yaa, sopasti beda. Saya sendiri baru mencicipi bubur 3 rasa, nasi goreng seafood, nasi goreng ayam, mie ayam jamur, poh cai bawang putih, kailan cah bawang putih, kakap tausi, hotplate seafood lada hitam, sapo tahu seafood, ikan dory telur asin dan udang telur asin.

Sebelum membahas salah satu menu yang pernah saya cicipi yakni bubur 3 rasa, apa ada yang tahu apa arti Ta Wan dalam bahasa Indonesia? Setelah bertanya kepada Mbah Google, ternyata mangkuk besar jawabnya. Mungkin ini berhubungan dengan menu spesial mereka yaitu bubur Cina, yang disajikan hangat di dalam mangkuk besar. Semua menu bubur di Ta Wan memang disajikan dalam porsi besar dan dimaksudkan untuk disantap ramai-ramai. Bubur 3 rasa merupakan varian bubur Ta Wan yang banyak teman saya rekomendasikan. Tekstur buburnya lembut sekali dan rasanya lebih ke arah plain atau tawar. Di dalam bubur 3 rasa terdapat potongan cakwe, udang dan ayam. Jangan lupa untuk menambahkan Sambal, merica dan kecap asin yang disedikan disetiap meja. Semuanya memberikan paduan rasa lembut yang enak walaupun bubur ini tidak memiliki rasa yang tajam dan berani.

Bubur 3 Rasa

Bubur 3 Rasa

Sambal

Sambal

Poh cai bawang putih merupakan sayur poh cai yang dilumuri kuah kental yang terasa lembut dan lumayan enak. Saya banyak terdapat potongan bawang putih tersebar di atas poh cai, rasanya cukup pas dan tidak terlalu menyengat ketika disantap bersama dengan poh cai dan kuah kentalnya.

Poh Cai Bawang Putih

Poh Cai Bawang Putih

Sementara itu, kailan cah bawang putih yaaaah sangat mirip dengan poh cai bawang putih. Yang beda hanya daunnya saja diagnti dari poh cai menjadi kailan. Komposisi bumbu dan rasanya yaaa sama, tidak jauh berbeda.

Kailan Cah Bawang Putih

Sapo tahu seafood merupakan semangkuk kuah kental dengan tahu sutra, potongan ikan, udang, cumi dan aneka sayur di dalamnya. Rasanya lembut tapi terlalu tawar bagi saya pribadi. Ini merupakan favorit ibu saya yang memang lebih suka dengan hidangan sejenis itu.

Sapo Tahu Seafood

Hotplate seafood lada hitam terdiri dari tahu lembut, potongan ikan, cumi dan udang yang disiram dengan saus lada hitam di atas sebuat hotplate yang mendidih. Sayang kok lebih banyak tahunya yah daripada seafoodnya hehehehehe. Rasanya sendiri lumayan enak meskipun saus lada hitamnya tidak pedas sama sekali.

Hotplate Seafood Lada Hitam

Penampilan nasi goreng seafood Ta Wan yang berwarna pucat mengingatkan saya kepada nasi goreng seafood di daerah Margajaya Bekasi yang sukses membuat saya mual, salah satu nasi goreng paling tidak enak yang pernah saya makan. Apakah nasi goreng seafood Ta Wan memiliki efek yang sama kepada saya? Ternyata tidak, nasi goreng seafoodnya harum, terasa sedikit gurih dan tidak amis, jauh dari kata mual. Rasa telur, udang dan ikan terasa lumayan enak. Namun saya lebih suka nasi goreng yang berwarna kecokelatan dengan rasa bumbu yang lebih “berani”, tidak soft seperti nasi goreng seafood Ta Wan.

Nasi Goreng Seafood

Nasi goreng ayam terlihat menggunakan daging ayam, telur dan sedikit daun bawang. Dari warna nasi yang pucat, sudah dapat ditebak bahwa nasi goreng ayamnya Ta Wan tidak manis, melainkan sedikit gurih dengan aroma yang harum di dalam rongga mulut. Bukan nasi goreng favorit saya, tapi bukan pula yang terburuk, yah lumayanlah.

Nasi Goreng Ayam

Mie ayam jamur menggunakan mie, sayur dan campuran ayam jamur yang sudah dilumuri kecap dan jahe. Kuah minyak dan bawang tak lupa menemani sajian yang satu ini. Ketika digabunhkan, rasa jahe dan bawang sedikit terasa, tapi yaaa sedikit yaaaa. Secara keseluruhan rasanya terlalu tawar bagi lidah saya hehehehe.

Mie Ayam Jamur

Kakap tausi merupakan potongan ikan kakap merah yang sudah digireng dengan tepung dan kemudian dilumuri oleh saus tausi atau saus kacang merah yang kental. Saus kentalnya terasa lembut dan memiliki aroma khas yang enak ketika ada di kerongkongan saya. Kakapnya sendiri tidak renyah dan tidak amis, yaaaah lumayan enaklah ketika disantap bersama dengan saus tausinya.

Kakap Tausi

Kakap Tausi

Udang telur asin adalah udang goreng tepung yang campurannya menggunakan telur asin. Rasa asinnya telur asin memang ada tapi tidak terlalu dominan, rasanya lembut dan meninggalkan aroma harum di mulut, yuummm, ini merupakan salah satu menu favorit saya di Ta Wan.

Udang Telur Asin

Udang Telur Asin

Ikan dory telur asin sama persis dengan udang telur asin, hanya saja udangnya ya diganti dengan ptongan ikan dory. Tapi terus terang saya lebih suka udangnya ya, tekstur dan aroma udang terasa lebih cocok dengan rasa telur asinnya.

Ikan Dory Telur Asin

Setelah menyantap beberapa hidangan Ta Wan, saya rasa sebenarnya semua hidangan Ta Wan menggunakan bumbu yang lembut dan lebih ke arah plain tapi mampu memberikan aroma dan rasa yang terbilang enak, tak heran cabang-cabangnya relatif ramai. Saya rasa Ta Wan layak untuk memperoleh nilai 4 dari skala maksimum 5 yang artinya “Enak”.