The Fate of the Furious (2017)

Kisah para pembalap jalanan kembali hadir melalui film Fast & Furious kedelapan atau Fast 8 atau F8 atau The Fate of the Furious (2017). Kecuali karakter Brian O’Conner dan istri, kali ini akan kembali hadir sahabat & anggota tim Dominic Toretto (Vin Diesel) yang tersisa dari insiden pada Furious 7 (2015) yaitu Luke Hobbs (Dwayne Johnson), Roman Pearce (Tyrese Gibson), Letty Ortiz (Michelle Rodriguez), Tej Parker (Chris ‘Ludacris’ Bridges) & Ramsey (Nathalie Emmanuel). Anggota tim Dom yang sudah seperti keluarga kali ini harus berhadapan dengan ….. Dom.

Wew, Dominic menghianati teman-temannya sendiri? Pada sebuah misi, Dom memilih untuk berhianat dengan membantu Cipher (Charlize Theron), seorang teroris yang ternyata menjadi dalang pada Fast & Furous 6 (2013) dan  Furious 7 (2015). Teman-teman Dom kini justru mendapatkan bantuan dari tokoh antagonis pada Fast & Furous 6 (2013) dan  Furious 7 (2015), mereka bersatu untuk menghentikan Cipher dan Dom.
Kenapa Dom berhianat? Sayangnya kisah mengenai asal mula kenapa Dom berhianat sudah dikisahkan dari awal film. Alasan utamanya ternyata berhubungan dengan karakter pada Fast Five (2011) yang sekali lagi sudah diungkapkan pada bagian tengah film. Saya rasa sebenarnya The Fate of the Furious (2017) memiliki peluang besar untuk membuat penontonnya penasaran seperti ketika menonton trailer-nya. Sayang sekali peluang tersebut tidak dimanfaatkan dengan baik sehingga sekali lagi film franchise Fast & Furious menjadi film aksi yang mudah ditebak alurnya.

Saya akui adegan aksi yang ditampilkan terbilang ambisius. Di sana saya melihat mobil-mobil berjatuhan, aksi tank baja sampai kapal selam. Semuanya nampak keren dan memukau, tapi rasanya kok film-film franchise Fast & Furious sekarang seperti kehilangan roh awalnya? Bukankah film ini pada awalnya merupakan film mengenai balapan jalanan yang menampilkan mobil-mobil keren dengan aksi yang memukau? Memang sih lawan yang dulu dihadapi hanya kelas penyelundup dan pencuri saja, bukan teroris internasional. Tapi itu rasanya lebih rasional dan lebih asli.

Sekarang, musuhnya memang lebih bombastis, tapi hal itu membuat The Fate of the Furious (2017) tak olahnya seperti film-film Mission Imposible, Bourne dan James Bond. Sudah banyak franchise film yang mengangkat isu bombastuis nan kompleks seperti ini, pasaran. Fast & Furious seperti kehilangan jati diri. Adegan balapan pada The Fate of the Furious (2017) hanya terlihat pada bagian awal film saja demi menunjukkan kepada penonton bahwa tokoh utamanya adalah pembalap jalanan dan film ini layak disebut sebagai bagian dari franchise Fast & Furious :P.

Namun bagaimanapun juga, adegan aksinya terbilang lumayan bagus meskipun saya melihat beberapa adegan rumit tak masuk akal di sana. Jalan ceritanya sedikit banyak masih mampu mengimbangi adegan aksinya sehingga saya tidak mengatuk selama menonton film yang durasinya hampir 3 jam. Yaaa ampun, mau menyaingi durasinya Batman Dark Knigh Trilogi mas?

Secara keseluruhan, film ini masih layak untuk memperoleh nilai 3 dari skala maksimum 5 yang artinya “Lumayan”. Melihat bagian akhir film ini dan besar pendapatannya, saya rasa akan ada film Fast & Furious kesembilan. Entah tokoh Luke Hobbs akan tetap ada atau tidak, melihat perseteruan antara Vin Diesel dan Dwayne Johnson menjelang rilis The Fate of the Furious (2017).

Sumber: http://www.fastandfurious.com

Iklan

Furious 7 (2015)

Furious7 4

Setelah pada Furious 6 (2013) Dominic “Dom” Toretto, Brian O’Conner (Paul Walker), Letty Ortiz (Michelle Rodriguez), Roman Pearce (Tyrese Gibson), Tej Parker (Chris Bridges), Han (Sung Kang) dan  Luke Hobbs (Dwayne Johnson) berhasil menggagalkan rencana Owen Shaw (Luke Evans), Dom dan kawan-kawan hidup damai tanpa menyadari bahaya yang datang. Pada Furious 7 (2015), dikisahkan bahwa ternyata Owen memiliki seorang kakak yang sangat berbahaya, Deckard Shaw (Jason Statham). Deckard adalah sebuah mesin pembunuh yang dulunya berkerja bagi pemerintah, sekarang pemerintah tidak dapat mengendalikan Deckard lagi, tak ada yang mampu mengendalikannya. Melihat adiknya terbaring tak berdaya di rumah sakit, Deckard bertekad untuk membalaskan kekalahan adiknya kepada Dom dan kawan-kawan.

Furious7 12

Operasi balas dendam Deckard diawali dengan membunuh Han, menyerbu kantor Luke Hobbs dan membom rumah keluarga Dom. Dalam upaya pemboman, keponakan Dom sekaligus anak dari Brian nyaris menjadi korban. Decker telah benar-benar membawa hawa peperangan ke dalam kehidupan Dom dan kawan-kawan. Deckard hadir sebagai sosok jagoan yang sulit diduga dan sulit dikalahkan, entah bagaimana cara Dom menyingkirkan mahluk satu itu. Dom dan kawan-kawan tidak bisa berdiam diri menunggu Deckard hadir dan membunuh mereka seperti Deckard membunuh Han. Pihak yang diburu harus mampu membalikkan keadaan menjadi pihak yang memburu.

Furious7 1

Furious7 8

Tiba-tiba hadir seorang misterius yang diperankan oleh Kurt Rusell datang menawarkan solusi bagi Dom. Sebuah perangkat canggih yang bernama God’s Eye telah hilang dan pemerintah membutuhkannya kembali sebelum God’s Eye dipergunakan oleh teroris. God’s Eye dapat menemukan siapapun, di manapun dengan menghimpun semua data yang terkumpul dari perangkat elektronik yang ada di dunia tanpa izin dari si pemilik perangkat-perangkat tersebut. Apabila Dom dan kawan-kawan berhasil menemukan dan merebut kembali God’s Eye, pemerintah akan membantu Dom untuk memburu Deckard dengan menggunakan God’s Eye.

Furious7 7

Furious7 6

Furious7 9

Aaahhh sebenarnya konsep perangkat semacam God’s Eye sudah sering diangkat pada film-film Amerika, tidak ada yang baru di sana. Yang baru adalah adegan aksi yang melibatkan mobil-mobil melompat beterbangan di angkasa, memang terlihat keren tapi agak mustahil sebenarnya hohohoho. Seperti film-film Fast & Furious sebelum Furious 7 (2015), Furious 7 (2015) menampilkan banyak aksi akrobatik yang melibatkan mobil. Tapi menurut saya, lama kelamaan film-film Fast & Furious bergeser dari film tentang balapan jalanan menjadi film tentang sekelompok mantan kriminal yang bersatu menjalankan sebuah misi bersama dengan menggunakan kemampuan mereka mengendalikan mobil. 2 Fast 2 Furious (2003), film kedua Fast & Furious, tetap menjadi film Fast & Furious favorit saya karena di sana masih ada kisah balapan jalanan yang detail beserta mobil-mobil yang nampak keren di eranya :).

Fast And Furious 6

Furious7 2

Furious7 5

Furious7 10

Furious7 3

Beruntung adegan aksi pada Furious 7 (2015) masih dibumbui oleh kekonyolan Roman Pierce yang kadang mampu membuat saya tertawa. Selain itu terdapat jalan cerita yang tidak terlalu mudah ditebak sehingga Furious 7 (2015) tidak terlalu menjemukan.

Rasaya, film terakhir Paul Walker ini layak untuk memperoleh nilai 3 dari skala maksimum 5 yang artinya “Lumayan”. Pada bagian akhir film ini terdapat persembahan khusus bagi Paul Walker yang tewas pada kecelakaan mobil sebelum Furious 7 (2015) dirilis ke pasaran. Saudara laki-laki Paul dan dengan dibantu oleh special effect diipergunakan untuk menyelesaikan Furious 7 (2015). Bagian akhir tersebut cukup menyedihkan mengingat Paul Walker selalu hadir pada film-film Fast & Furious sejak film pertama sampai ketujuh. Well sepertinya Paul akan absen pada Furious 8 yang mungkin akan hadir pada April tahun depan.

Furious7 13

Sumber: www.furious7.com

Fast & Furious 6 (2013)

FF6_1

Fast & Furious merupakan film keenam dari deretan film The Fast & the Furious. Ahhhh tidak terasa The Fast & the Furious sudah sampai 6 film. Sejak penayangan film pertamanya pada tahun 2001 lalu, film ini selalu masuk box office. Ceritanya berkisar pada kehidupan dunia balapan liar yang diselimuti oleh berbagai aksi kejahatan, karakter protagonisnya pun tidak semuanya orang baik-baik.

FF6_6FF6_2FF6_14FF6_15FF6_16Pada Fast & Furious 6 ini, dikisahkan bahwa Dominic Toretto (Vin Diesel), Brian O’Connor (Paul Walker), Gisele (Gal Gadot), Han (Sung Kang), Roman (Tyrese Gibson) & Tej (Ludacris) hidup terpisah setelah mereka berhasil mengalahkan penjahat kelas kakap di Brasil pada film Fast Five (2011). Memiliki kekayaan namun hidup sebagai buronan tidaklah selalu menyenangkan. Peluang bagi Dom dan kawan-kawan untuk hidup bebas, tidak sebagai buronan lagi, muncul ketika Luke Hobbs (Dwayne Johnson) & Riley (Gina Carano) datang dengan sebuah tawaran. Hobbs menawarkan pengampunan penuh atas tindakan kriminal yang dilakukan Dom dan kawan-kawan di masa lalu asalkan mereka berhasil membantu Hobbs menangkap kawanan pencuri yang dipimpin oleh Owen Shaw (Luke Evans). Bagi Dom, tawaran ini bersifat personal karena ternyata Letty Ortiz (Michelle Rodriguez), kekasih Dom yang dikisahkan tewas pada Fast & Furious (2009), masih hidup dan bekerja kepada Shaw.

FF6_10

FF6_4

FF6_8 FF6_9 FF6_7

Tim yang dikumpulkan Shaw terdiri dari 12 orang dengan keahliannya masing-masing, termasuk Letty. Sama seperti tim yang dipimpin Dom, tim ini juga bekerja sama dalam melakukan aksi kriminal. Hanya saja terdapat perbedaan perspektif mengenai definisi tim antara Dom & Shaw. Bagi Dom, tim adalah keluarga, satu untuk semua. Sementara bagi Shaw, tim adalah kelompok yang dapat dibongkar pasang dengan cepat agar efisien. Kalau saya tebak, tim Dom pastilah menang, hanya saja mungkin tidak semua anggota tim Dom selamat & setia ;).

FF6_12

FF6_11

Fast And Furious 6

FF6_5

FF6_13

Kalau saya lihat, jalan cerita film ini berkaitan erat dengan film Fast & Furious (2009), mulai dari musuhnya sampai munculnya tokoh Letty lagi. karakter favorit saya pada film ini bukanlah Dom ataupun O’Connor, tapi Roman, kebodohannya bisa membuat saya tersenyum hehehehe. Seperti saya duga, film ini memiliki banyak adegan kejar-kejaran dengan berbagai kendaraan. Namun, rasanya adegan kejar-kejarannya terbilang biasa saja, mobil-mobil balap yang ditampilkanpun tidak sebanyak film The Fast & The Furious yang pertama & kedua. Adegan berkelahinya lumayan bagus hanya saja ada beberapa yang menurut saya agak berlebihan, ga mungkin bangeddd. Entah kenapa jalan ceritanyapun kurang wow, meski ada sedikit kejutan di bagian akhir film. Menurut saya, film ini layak mendapat nilai 3 dari skala maksimum 5 yang artinya “Lumayan”. Oh yaaa, salah satu aktor pada film ini ada orang Indonesianya looh, namanya Joe Taslim, dia berperan sebagai Jah, salah satu anak buah Shaw yang kalahnya terakhir. Bangga juga, ada orang Indonesia yang bisa kerja bareng aktor Hollywood, semoga yang lain cepat nyusul :).

Sumber: www.thefastandthefurious.com/splashpage/