Black Widow (2021)

Black Widow merupakan salah satu tim inti kelompok superhero The Avengers yang hampir selalu muncul di film-film MCU (Marvel Cinematic Universe). Sudah sejak lama para fans menantikan film solo Black Widow. Entah apakah ini sudah terlambat atau belum, baru pada tahun 2021 ini Black Widow memperoleh film solonya melalui Black Widow (2021).

Masa kecil Black Widow atau Natasha Romanov (Scarlett Johansson) dihabiskan sebagai bagian dari keluarga mata-mata Rusia. Mereka berpura-pura menjadi keluarga Amerika biasa yang tinggal di Ohio. Setelah misi mata-mata selesai, keluarga tersebut terpecah.

Natasha kecil kemudian dilatih di dalam Red Room oleh Jendral Dreykof (Ray Winstone) untuk menjadi seorang Black Widow. Sekumpulan tentara handal yang sangat terlatih untuk menyelesaikan berbagai misi. Pelatihan yang diberikan sejak kecil, tentunya menjadi Natasha sangat handal. Namun pada akhirnya ia memilih untuk membunuh Dreykof dan membelot menjadi anggota S.H.I.E.LD. untuk kemudian menjadi anggota The Avengers. Sejak saat itu Natasha mengaggap Dreykof dan Red Room sudah musnah.

Bertahun-tahun kemudian, Yelena Belova (Florence Pugh) memberitahu Natasha bahwa Dreykof selamat dan Red Room masih beroperasi secara tersembunyi. Di Ohio dulu, Yelena sempat menjadi adik Natasha dalam keluarga pura-pura mereka. Dari sana, mereka mengumpulkan informasi mengenai Red Room dengan menemui agen yang berperan menjadi ayah dan ibu mereka di Ohio dulu.

Setelah misi menjadi ayah di Ohio selesai, Alexei Shostakov (David Harbour) menjadi Red Guardian, versi Uni Soviet dari Captain Amerika. Pada masanya Red Guardian pun harus berhadapan dengan Captain America.

Sementara itu, figur ibu bagi Natasha & Yelena, Melina Vostokoff (Rachel Weitz) menjabat sebagai ketua tim peneliti Red Room. Selain itu, ternyata Melina pun seorang Black Widow yang dahulu dilatih di Red Room.

Ketika Natasha, Yelena, Alexi dan Melina bertemu, ada nostalgia yang sentimentil di sana. Misi mereka di Ohio adalah satu-satunya kesempatan mereka untuk merasakan bagaimana rasanya memiliki keluarga. Bagi mereka, semua yang terjadi di Ohio terasa nyata.

Seperti menjadi ayah & ibu sungguhan, Melina & Alexei bersedia membantu Yelena & Natasha melawan Dreykof yang dikawal oleh banyak Black Widow. Tak hanya itu, keempatnya harus berhadapan dengan Taskmaster (Olga Kurylenko). Kostum Taskmaster sebenarnya sudah cukup sangar, sayang perannya hanya untuk berkelahi saja. Black Widow (2021) sepertinya kurang memaksimalkan karakter yang satu ini.

Namun, keterlibatan Taskmaster dalam adegan perkelahian, tetap terlihat bagus. Saya suka dengan berbagai adegan aksi pada Black Widow (2021). Semuanya terbilang realistis dan seru untuk ditonton. Apalagi di sana Natasha melakukan taktik perang psikologis yang menjadi keahliannya. Saya benar-benar terhibur di sana.

Ditambah lagi dengan jalan cerita yang cerdas & enak untuk diikuti, Black Widow (2021) semakin banyak memiliki kelebihan. Mirip film-film MCU lainnya, beberapa humor pun diselipkan pada Black Widow (2021) dan hasilnya terbilang pas. Humornya hadir disaat yang tepat sehingga dapat menjadi penyegar di tengah-tengah berbagai adegan aksi yang serius.

Hampir semua peristiwa pada Black Widow (2021), terjadi sesaat setelah Captain America: Civil Wars (2016). Jadi, bagi yang sudah menonton setiap film-film MCU, pasti tahu persis kapan Natasha gugur. Sudah dapat dipastikan Natasha akan tetap segar bugar setelah Black Widow (2021) berakhir. Saya rasa ini bukanlah kejutan. Toh selama ini tidak pernah ada film superhero solo MCU dimana tokoh utamanya tewas pada film solo pertamanya. Jagoan mah menang terus dong.

Saat ini beberapa tokoh utama The Avengers seperti dipensiunkan dengan berbagai alasan. Yah selain kontrak para pemerannya memang habis, MCU membutuhkan penyegaran. Hilang 1, muncul 1, kurang lebih itulah yang terjadi. Captain America baru sudah terlahir melalui Serial The Falcon and the Winter Soldier. Black Widow pun saya rasa mengalami hal yang sama dan Black Widow (2021) berperan untuk memperkenalkan calon Black Widow baru pengganti Natasha.

Saya rasa tidak pernah ada kata terlambat bagi kemunculan film apapun termasuk Black Widow, selama kualitasnya ok. Untuk Black Widow (2021) sendiri, saya ikhlas memberikan nilai 4 dari skala maksimum 5 yang artinya “Bagus”.

Sumber: http://www.marvel.com/movies/black-widow

Oblivion (2013)

Oblivion1

Oblivion adalah film fiksi ilmiah berdasarkan novel grafis terbitan Radical Comics dengan judul yang sama. Pada awal film, dinarasikan bahwa 60 tahun yang lalu bumi diserang oleh mahluk luar angkasa. Terjadi peperangan sengit yang menghancurkan Bulan & penggunaan senjata nuklir. Dengan keberadaan radiasi nuklir & hancurnya bulan, terdapat banyak bencana yang memaksa manusia untuk pergi dari bumi meski pada akhirnya manusia menang melawan mahluk luar angkasa.

Oblivion5

Oblivion13

Setelah bumi porak poranda, manusia mengungsi ke Titan, bulan dari planet Saturnus. Jack Harper (Tom Cruise) & Victoria (Andrea Riseborough) adalah sebagain dari penghuni Titan yang dikirim kembali ke Bumi untuk memperbaiki robot-robot pelindung tambang yang mengekstrak sumber daya Bumi. Tambang-tambang tersebut selalu mendapat serangan dari sisa-sisa mahluk luar angkasa yang masih ada di Bumi. Hal-hal di atas adalah fakta-fakta yang diketahui Jack & Victoria, namun masalahnya apakah semua itu betul, salah atau sebagian salah?

Oblivion12

Oblivion3

Oblivion2

Oblivion9

Oblivion8

Ingatan Jack & Victoria sementara dihapus agar dapat menjalankan misinya dengan efektif. Berbeda dengan Victoria, tidak semua ingatan Jack terhapus. Jack selalu memiliki mimpi akan seorang wanita cantik yang misterius. Pada suatu hari, Jack berhasil menyelamatkan seorang wanita (Olga Kurylenko) dari serangan robot-robot yang seharusnya diprogram hanya untuk menyerang mahluk luar angkasa. Jack terkejut ketika melihat wajah wanita yang baru ia selamatkan, wajahnya sangat mirip dengan wajah wanita misterius yang muncul pada mimpi-mimpi Jack. Rasa penasaran Jack akan semua yang ada disekitarnya semakin besar & membawa Jack ke dalam petualangan yang sangat menentukan nasib seluruh umat manusia.

Oblivion7

Oblivion11

Oblivion10

Oblivion4

Efek spesial, peralatan & kostum yang dipergunakan pada film ini termasuk keren kecuali motor putihnya Jack yang menurut saya kurang bagus. Adengan peperangan & aksinya cukup bagus dan tidak berlebihan. Hanya saja plot yang misterius dan kadang menggunakan flashback membuat beberapa penonton, termasuk teman saya, kebingungan di bioskop (x_x), saya pribadi tidak merasa kebingungan dan malah menjadi semakin penasaran untuk terus menonton, ingin tahu akhirnya seperti apa. Akhir dari film ini memang tidak menggantung, hanya saja saya tidak tahu apakah harus mengkategorikan akhir dari cerita ini termasuk happy ending atau bukan atau campuran keduanya. Oblivion tidak hanya menjual aksi saja, ada beberapa adegan percintaan yang cukup sedih pada film ini. Menurut saya, Oblivion layak mendapat nilai 3 dari skala maksimum 5 yang artinya “Lumayan”. Bagus untuk hiburan & berhasil membuat saya sedikit penasaran.

Sumber: www.oblivionmovie.com/splashpage/index.php