Serial Nussa

Serial animasi anak Nussa merupakan salah satu film yang anak-anak saya tonton. Pada setiap episodenya, serial ini mengisahkan keseharian seorang anak muslim yang bernama Nussa (Muzakki Ramdhan). Nussa hidup bersama ibunya yang dipanggil Umma (Jessy Milianti), dan adiknya yang bernama Rarra (Aysha Razaana Ocean Fajar).

Dari berbagai tokoh yang ada, Nusa paling sering berinteraksi dengan Rarra. Rarra yang polos dan kekanakkanakan sangat cocok ketika bertemu Nussa yang dewasa. Tingkah Rarra menjadi nilai plus serial ini karena beberapa kelucuan memang dipicu oleh Rarra.

Ketika terdapat masalah, Nussa sering kali hadir dengan solusi dan nasehat beserta Fiman atau Hadist terkait. Terkadang, Nussa pun memperoleh masukan dari Umma dan karakter lain di serial ini. Semua kisahnya terbilang mudah dimengerti dan berhasil memberikan pendidikan islam tanpa terlihat menggurui.

Fokus serial Nussa sepertinya memang pendidikan anak muslim. Jadi sangat masuk akal kalau karakter-karakternya menggunakan baju muslim. Kemudian mayoritas karakter-karakternya pun beragama Islam. Tak jarang Nussa menghadirkan berbagai doa yang sebaiknya seorang muslim ucapkan sebelum melakukan sesuatu.

Dari sudut pandang saya yang seorang muslim, Nussa tentunya menjadi sebuah serial yang mendidik bagi keluarga saya. Ini bukan serial untuk para calon teroris yah. Sama sekali tidak ada kekerasan di sana. Saya rasa rekan-rekan non muslim pun masih bisa menonton film seri ini. Banyak sekali pesan moral yang diajarkan di sana. Tidak semumuanya terkait pendidikan Islam saja.

Dengan demikian, saya ikhlas untuk memberikan Nussa nilai 4 dari skala maksimum 5 yang artinya “Bagus”. Semoga serial ini dapat kembali berlanjut tanpa disangkutpautkan oleh konflik politik identitas yang melanda Indonesia :).

Sumber: http://www.nussaofficial.com

Serial Detektif Peet

Saya suka sekali dengan film-film detektif. Maka tak heran kalau saya tertarik untuk menonton film seri kartun Detektif Peet atau kalau di Korea sana berjudul Peet, The Forest Detective. Film kartun besutan EBS dan Big Star ini memang berasal dari Korea Selatan sana, bukan Indonesia ya. Detektif Peet sepertinya merupakan judul versi TV nasional kita supaya lebih komunikatif bagi penontonnya. Sasaran Serial Detektif Peet memang anak-anak usia 3 sampai 7 tahun. Saya pun menontonnya bersama-sama dengan anak-anak saya.

Tokoh utama film seri ini adalah sekelompok detektif hutan yang dipimpin oleh Detektif Peet. Kasus apa yang Detektif Peet tangani? Bak detektif dunia manusia, Detektif Peet menangani kasus kematian, kehilangan dan lain-lain. Tapi semuanya terkait dengan fenomena yang ada pada hewan dan tumbuhan ;). Di sini Detektif Peet mengajarkan kepada penontonnya mengenai berbagai hal terkait hewan dan tumbuhan, mulai dari perilaku, organ sampai rantai makanan dari mahluk-mahluk penghuni hutan. Semua dirangkai dengan kisah dan animasi yang menarik.

Tokoh-tokoh utama Detektif Peet hadir dalam bentuk animasi 3D yang digabungkan dengan latar belakang hewan dan tumbuhan sungguhan. Uniknya, semua berhasil ditampilkan dengan sangat rapi. Penggabungan antara gambar kartun dengan gambar nyata pada serial ini, patut diacungi jempol.

Animasi yang unik dengan pesan moral dan pendidikan yang kental, tentunya membuat saya ikhlas untuk memberikan Detektif Peet nilai 4 dari skala maksimum 5 yang artinya “Bagus”. Serial ini sangat cocok untuk ditonton bersama si kecil.

Sumber: http://www.ebs.co.kr