Pengalaman Suntik Meningitis di Rumah Sakit Pusat Otak Nasional

Meningitis

Sebentar lagi saya dan keluarga akan menunaikan ibadah umroh di Arab Saudi sana. Berdasarkan peraturan dari Pemerintah Arab Saudi, setiap Warga Negara Indonesia yang hendak memasuki wilayah Arab Saudi harus disuntik vaksi meningitis terlebih dahulu. Hal ini telah diatur pula oleh Pemerintah Indonesia melalui Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 13 Tahun 2016. Pemberian vaksin meningitis dilakukan maksimal 2 minggu sebelum keberangkatan karena vaksin tersebut baru bekerja efektif pada 10 sampai 14 hari setelah pemberian. Setelah pemberian vaksin, kita akan memperoleh buku kuning kecil yang disebut ICV (International Certifacate of Vaccination).

Kenapa sih kok harus suntik segala? Repot! Sepertinya tidak semua negara dikenakan peraturan ini bukan? Arab Saudi termasuk negara endemis Meningitis Meningokokus. Meningitis adalah sebuah penyakit yang berupa gejala peradangan yang menyerang lapisan selaput pelindung jaringan otak dan sumsum tulang belakang yang di akibatkan oleh bakteri atau virus, sebuah penyakit yang konon merenggut nyawa Olga Syahputra. Ketika dulu ke Mesir dan Turki, saya tidak pakai suntik-suntik seperti ini sih. Padahal bukankah kedua negara tersebut relatif dekat dengan Arab Saudi? Konon kita dapat membeli kartu kuning ICV secara ilegal, tanpa suntik lho, tapi hanya gosip yang tidak jelas kebenarannya ;). Ahhh, saya pribadi lebih memilih untuk mengikuti aturan saja lah. Toh saya yang sudah bertahun-tahun hidup di negara kepulauan tropis. Saya memang akan bertemu dengan berbagai manusia dari penjuru dunia di Mekah dan Madinah nanti, kota-kota di tengah gurun pasir dengan iklan dan keadaan yang berbeda dengan rumah saya. Tidak ada salahnya berjaga-jaga, meskipun saya yakin kuman penyakit di sana tidak semenyeramkan itu. Semua ada adalah tamu Allah yang sama-sama berniat untuk beribadah atas panggilan Allah.

Berhubung saya tinggal di wilayah Jabodetabek, maka saya mempertimbangkan untuk melakukan suntik meningitis di:

  • KKP Tanjung Priok Wilker Marunda, Jl. Raya Jayapura No. 1, Pelabuhan Marunda, Jakarta Utara, Telepon 021-44853773.
  • KKP Tanjung Priok Wilker Sunda Kelapa, Jln. Baruna Raya No. 1, Pelabuhan Sunda Kelapa, Jakarta Utara, Telepon 021-6917647.
  • KKP Kelas I Tanjung Priok, Jl. Raya Nusantara No. 2, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Telepon 021-43931045.
  • KKP Bandara Soekarno Hata, Jl. Area Perkantoran Soekarno Hatta, Cengkareng, Tangerang, Banten, Telepon 021-5506068.
  • KKP Bandara Halim Perdana Kusuma, Jl. Jengki No. 45, RT/RW: 08/02, Kebon Pala, Cililitan, Jakarta Timur, Telepon 021-8000166.
  • Rumah Sakit Pusat Otak Nasional, Jl. MT Haryono Kav. 11, RT/RW: 01/06, Cawang, Kramat Jati, Jakarta Timur, Telepon 021-29373377.
  • Rumah Sakit Persahabatan, Jl. Persahabatan Raya No. 1, Rawamangun, Jakarta Timur, Telepon 021-4891708.
  • Rumah Sakit Fatmawati, Jl. Rumah Sakit Fatmawati No. 1, Cilandak Barat, Jakarta Selatan, Telefon 021-7501524.
  • Rumah Sakit Haji Jakarta, Jl. Pondok Gede No. 4, Pinang Ranti, Jakarta Timur, Telefon 021-8000694.
  • Asrama Haji Bekasi, Jl. Kemakmuran No. 72, Bekasi, Jawa Barat, Telefon 021-88960946.

Banyak orang menyarankan untuk suntik di KKP Pelabuhan Tanjung Priok karena di sana tidak ada batas kuota vaksin per hari dan relatif sepi. Beberapa mengatakan bahwa kalau proses di sana hanya 15 menit saja, asalkan jangan di pagi hari ketika loket baru dibuka. Datanglah agak siang sedikit tapi di bawah pukul 12 karena ada waktu makan siang petugas antara pukul 12 sampai 1 siang.

Walaupun KKP Pelabuhan Tanjung Priok terletak nun jauh di ujung dunia dari rumah, saya awalnya berniat untuk melakukan vaksin di sana. Tapi sebelum saya berangkat ke sana, saya tergoda untuk suntik di Rumah Sakit Pusat Otak Nasional (PON), setelah melihat sebuah tulisan di Kompasiana. Katanya sih suntik meningitis di RS PON lantai 4, datang sekitar pukul 06:40 saja dapat nomor urut 1 dan pukul 9-an sudah selesai suntik. Tidak perlu antri dari jam 4 seperti di KKP Halim. Wow! Fantastis! Amazing! Kalau saya lihat, tulisan tersebut terakhir diperbaharui pada bulan Juli 2017. Walaupun si penulis tidak mencantumkan bulan atau tahun dia suntik, saya mengasumsikan bahwa kejadian yang beliau tulis itu terjadi pada Juli 2017. Pada tulisan ini, saya mengisahkan vaksinasi meningitis yang saya lakukan pada bulan Januari 2018, ahhh hanya berbeda sekitar 6 bulan, sepertinya RS PON boleh nih. Apakah kondisinya masih sama???

Sehari sebelum kedatangan, kami menelefon pihak RS PON di 021-29373377 dan memperoleh informasi bahwa RS PON melayani penyuntikan vaksin meningitis setiap hari senin, rabu dan jumat di lantai 2. Pemberian nomor antrian dilakukan mulai pukul 6 pagi dan pemanggilan sesuai antrian dilakukan mulai pukul 8 pagi. Persyaratan yang wajib dibawa adalah fotokopi passport, fotokopi KTP dan foto 4 x 6. Hhhmmmm pelayanan suntik meningitis di RS PON sudah pindah dari lantai 4 ke lantai 2.

Keesokan harinya, saya dan orang tua saya datang ke RS PON dan mengambil nomor antrian di loket informasi lantai 1. Di sana kami memperoleh formulir yang harus diisi dan nomor antrian yang …….. mengejutkan. Betapa kagetnya kami ketika kami memperoleh nomor antriam 50-an padahal waktu baru menunjukkan pukul 06:15. Cetakan waktu yang tertera pada kertas nomor antrian agak aneh, ahhh mungkin salah yaaa. Jangan-jangan nomor antriannya mulai di angka 50. Setelah berbincang-bincang dengan satpam yang ada di sana, kami memperoleh informasi bahwa pelayanan suntik meningitis dipindahkan dari lantai 4 ke lantai 2 karena semakin bertambahnya peminat, dan ternyata pembagian nomor antrian memang dimulai pukul 6 pagi tapi sebelum pukul 6, sudah ada yang menumpuk berkas, jam 5 pagi juga sudah ada. Jiaaahhhh, kalau begini caranya, ya sama saja seperti KKP Halim dong. Jadi sebelum antrian dibuka, orang-orang ada yang sudah datang menumpuk berkas dan nomor antrian dibuat mengikuti siapa yang menumpuk berkas paling awal. Selain itu ada pula orang-orang yang sudah melakukan pendaftaran secara online di kespel.depkes.go.id, aaah kenapa tidak terpikirkan oleh saya. RS PON sendiri hanya memiliki kuota 100 vaksin per hari, jadi nomor urut 101 sudah hampir pasti tidak akan memperoleh vaksin. KKP lain yang sudah lama melayani suntik meningitis seperti KKP Halim, memiliki kuota 250 vaksin per hari. Sedangkan khusus KKP Pelabukan Tanjung Priok tidak memiliki batas kuota. Aaahhhh kenapa kami tidak tetap di rencana awal ya? Seharusnya kami mengacuhkan tulisan di Kompasiana tentang meningitis di RS PON yang saya baca, dan tetap ke KKP Tanjung Priok saja. Aahhh apa boleh buat, nasi sudah menjadi bubur, terpaksa kami melanjutkan proses suntik meningitis di RS PON. Toh katanya kan pada sekitar bulan Juli 2017 tersebut dikatakan bahwa suntik di RS PON hanya akan memakan waktu 15 menit saja bukan? Sejauh apa sih bedanya setelah sekitar 6 bulan berselang?

Meningitis

Meningitis

Kami lalu menunggu di lantai 2 RS PON sambil memakan sarapan yang kami beli dari pedagang kaki lima tak jauh dari RS PON. Pemanggilan nomor antrian ternyata tidak dilakukan pada pukul 8 pagi, melainkan pada pukul 07:30. Kami baru dipanggil pada pukul 09:30 di loket penerimaan yang letaknya tepat di depan tangga berjalan. Disana kami mengembalikan formulir dan semua persyaratan yang sudah kami siapkan. Fotokopi KTP, fotokopi Passport dan 1 lembar foto 4 x 6 itu memang benar-benar syarat mutlak dan diminta. Disana kami ditawarkan apakah kami hendak suntik meningitis saja atau meningitis plus flu. Harga suntik meningitis adalah Rp. 305.000 dan harga suntik flu adalah Rp. 275.000.

Meningitis

Meningitis

Setelah memilih suntik apa saja yang hendak kami pilih, kami diarahkan menuju ke loket pembayaran yang letaknya berada di belakang loket penerimaan. Di depan loket tersebut, kami memberikan berkas dari loket sebelumnya, lalu kembali duduk menanti nama kami dipanggil. Kami dipanggil dan membayar pada pukul 09:30. Di sana mereka menerima debit BCA dan Mandiri, jadi saya tidak khawatir disaat saya sadar bahwa saya kehabisan uang tunai :’D.

Meningitis

Setelah selesai membayar kami diarahkan menuju ruang tunggu pemeriksaan yang berada di samping loket pembayaran. Di sana kami menyerahkan surat-surat dari loket pembayaran kecuali kertas kuitansi berwarna kuning karena kertas tersebut diperuntukkan bagi kami selaku pasien. Lalu kami kembali duduk menunggu dipanggil untuk ditensi. Kami dipanggil pada pukul 10:20 dan Alhamdulillah hasilnya bagus sehingga kami dapat melanjutkan ke langkah berikutnya. Apabila hasil tensinya kurang baik, maka harus diperiksa dan dicek agar tensinya baik, barulah dapat melanjutkan ke langkah selanjutnya. Setelah ditensi, kami kembali menunggu sampai akhirnya pada pukul 10:40, kami dipanggil ke dalam ruang dokter.

Meningitis

Di sana kami ditanyakan mengenai alergi dan riwayat penyakit. Untuk ibu-ibu muda, harus menyertakan hasil testpack. Hal ini untuk mendeteksi dini apakah yang bersangkutan sedang mengandung atau tidak. Untuk ibu hamil, setahu saya, setelah suntik, akan diberikan obat tambahan yang harus diminum setelah pulang dari Arab Saudi.

Selanjutkan kami dipersilahkan untuk kembali memgantri di depan ruangan penyuntikan yang letaknya tepat di samping ruangan sebelumnya. Kami mulai masuk ruangan penyuntikan pada sekitar pukul 11:10. Proses penyuntikannya cepat sekali, hanya saja proses administrasinya sedikit lama. Jadi setelah disuntik, si penyuntik harus mengisi beberapa data ke dalam kartu kuning atau ICV yang akan diberikan kepada kami. Proses ini selesai sekitar pukul 11:20.

Meningitis

Wah, kok saya selalu mencantumkan waktu yaaaa. Ya jelas, saya menulis sebagian besar tulisan ini, sambil menunggu dan mengantri :’D. Ini merupakan pengalaman saya pada akhir Januari 2018. Memang sih, agak di luar ekspektasi. Saya terlalu terlena membaca “lucky story” bisa suntik meningitis super cepat padahal orang yang berangkat ke Arab Saudi semakin bertambah jumlahnya dan aliran informasi sudah semakin cepat sehingga memang semakin hari, akan semakin banyak orang yang mengetahui bahwa RS PON menerima suntik meningitis. Walaupun begitu, saya tetap bersyukur Alhamdulillah proses suntik meningitis sudah terlampaui. Walaupun banyak menunggunya, ruang tunggu RS PON terbilang nyaman, bersih dan yang terpenting, saya selalu memperoleh tempat duduk dengan mudah :). Para petugas pun ramah dan sangat membantu sehingga kami tidak kebingungan mencari lokasi loket atau ruangan tertentu.

Ketika saya hendak keluar dari RS PON, saya bertemu sepupu saya yang tidak dapat kuota vaksin di RS PON karena datang terlalu siang. Untuk dapat suntik meningitis di RS PON memang harus datang pagi dan ikhlas menghabiskan waktu untuk mengantri. Bagi rekan-rekan yang hendak suntik meningitis, saya sarankan untuk mencoba datang ke KKP Tanjung Priok dan atau mendaftar terlebih dahulu secara online di kespel.depkes.go.id. Selamat mencoba! 🙂

Sumber: 
kespel.depkes.go.id
kkppriok.blogspot.com/p/pelayana-vaksin.html
mencegahpenyakit.com/pengertian-dan-definisi-penyakit-meningitis-serta-kenali-gejalanya/
http://www.depkes.go.id/development/site/jkn/index.php?cid=2274&id=kemenkes-ketatkan-pengawasan-international-certificate-of-vaccination-(icv)-meningitis.html

Iklan

Ringkasan Objek Wisata Singapura

Singapura

Ketika sedang merencanakan perjalanan ke Singapura yang ditungkan pada tulisan saya, Persiapan Wisata Singapura 2016. Saya mencari informasi mengenai berbagai objek yang ada di Singapura. Tapi karena informasinya cenderung terpisah-pisah maka saya akhirnya membuat rangkuman pribadi dengan format tertentu yang mudah dijadikan contekan dalam menyusun itenari dan ketika sedang berwisata di Singapura. Memang sih pada akhirnya tidak semuanya saya kunjungi tapi lumayanlah mana tau beberapa tahun berikutnya saya pergi lagi ke sana hehehehe.

Berikut rangkuman atau ringkasan yang saya susun pada tahun 2016 lalu:

Changi Airport

Website: http://www.changiairport.com
Saran:
• Changi Baby Room terdapat di Terminal 1, 2, 3. Ada banyak dan petunjuk arahnya jelas.
• Changi Praying Room terdapat di:
 Terminal 1 Arrival Hall West, Gate Holdroom C1, Transit Area.
 Terminal 2 Departure Transit Lounge North, dekat Gate E, belakang Relay, Level 2, Transit Area.
 Terminal 3 Departure Transit Lounge South, belakang Mont Blanc, Level 2, Transit Area.
• Lokasi foto-foto narsis:
 Sunflower Garden Transit Area, Terminal 2.
 Social Tree Transit Area, Terminal 1.
 Butterfly Garden Transit Area, Terminal 3.
 Enchanted Garden Transit Area, Terminal 2.
• Tour gratis yang dapat ditanyakan kepada bagian informasi:
 Heritage Tour.
 City Lights Tour.
• Ada Free kursi pijat (tapi suka penuh dan ada yang rusak), video games, mini cinema, wifi dan PC untuk browsing.

Universal Studios Singapore

Alamat: 8 Sentosa Gateway, Singapore 098269
Koordinat GoogleMaps: https://goo.gl/maps/AfijNNhWxAK2
Jam Buka: 10:00-19:00 (minggu-jumat) dan 10:00-20:00 (sabtu).
Website: http://www.rwsentosa.com/language/en-US/Homepage/Attractions/UniversalStudiosSingapore
Saran:
• Baby Centre terdapat di dalam Annual Pass Centre, dekat pintu masuk.
• Mushola ada di belakang lockernya area Ancient Egypt (Revenge of the Mummy).
• Makanan halal dapat ditemukan di Goldilocks (Zona Far Far Away), Casa del Wild (Zona Madagascar), Oasis Cafe (Zona Ancient Egypt) dan Starz Restaurant (Hard Rock Hotel).
• Waktu liburan atau peak season adalah pada Juni-Juli dan Desember-Februari, sebisa mungkin hindari datang pada bulan tersebut agar tidak terlalu ramai. Selain itu datanglah di hari kerja, jangan tanggal merah atau hari libur, USS adalah destinasi favorit Singapura.
• Datanglah di awal hari yaitu pukul 10:00. Begitu masuk, langsung saja ke wahana favorit yang sering panjang antriannya yaitu Transformers The Ride, Battlestar Galactica, Revenge of the Mummy & Lights, Camera, Action.
• Anak di bawah 2 tahun memang bisa masuk gratis tapi banyak wahana yang tidak bisa dimasuki. Yang bisa hanya Shrek 4D Adventure (Zona Far Far Away).
• Telat dan antrian sudah terlalu panjang? Terpaksa beli tiket Universal Express yang membuat kita dapat langsung masuk ke dalam wahana tanpa mengantri panjang. Tapi mahaaaaaaaaal sekali. 1 tiket berlaku untuk 1 orang lho, hiks.
• Antri di antrian single rider untuk antrian yang lebih singkat tapi tidak dapat memilih tempat duduk. Tidak semua wahana ada single rider dan kadang tulisannya tak terlihat, sebaiknya Tanya petugas dimana antrian single rider.
• Penitipan barang atau deposit box yang jangka waktu gratisnya lama ada di area Sci Fi City, durasi gratisnya 1 jam.
• Jadwal pertunjukkan:
Pertunjukkan tari dan musik, Pantages Hollywood Theater di area Hollywood yang diadakan setiap hari pada pukul 11:00, 13:15, 15:30 dan 17:30.
Pertunjukkan speciall effect dengan tema air, Waterworld Show, di area The Lost World yang diadakan setiap hari pada pukul 12:30, 15:00 dan 17:30.
Pertunjukkan komedi, Donkey Live, di area Far Far Away Land yang diadakan setiap setengah jam sekali dari pukul 10:45 – 18:45.
Hollywood Dreams Parade sudah tidak ada lagi, jadi jangan ditunggu.

Singapore Zoo & River Zoo

Singapura

Website: store.wrs.com.sg
Alamat: 80 Mandai Lake Rd, Singapore 729826
Koordinat GoogleMaps: https://goo.gl/maps/LWq6EvGsd5p
Jam Buka: 08:30-18:00 (counter tiket tutup pukul 17:30).
Website: http://www.zoo.com.sg & http://www.riversafari.com.sg
Saran:
• Beli tiket online dengan langsung sama saja, kalau beli langsung juga ada diskon-diskonan.
• Karena Singapore Zoo lumayan luas, sebaiknya beli paket tiket masuk plus tram. Ada 4 stasiun tram dimana pemilik tiket tram dapat naik-turun sepuasnya.
• Lokasi mushola ada di Loading/Unloading Bay, musholanya memang mushola staf tapi boleh digyunakan pengunjung asalkan izin dulu.
• Diaper Changing Facilities ada banyak, terdapat di Rainforest Kidzworld Zoo Entrance, Wildlife Learning Centre, Ah Meng Restaurant, Reptile Garden, Pavilion by the Lake, Reptile Garden, Main Entrance, Nursing River Safari, Giant Panda Forest, Boat Plaza, Amazon Flooded Forest
• Menuju tempat ini harus menggunakan LTR/MRT plus bus. Tanda-tanda jalannya sangat komunikatif tapi kalau mau antar jemput dari daerah Suntec, bisa beli tiket bus khusus di http://www.safarigate.com, jadi tidak menggunakan bus umum.
• Di dalam River Safari, kita dapat membeli tiket perahu untuk keliling menggunakan perahu kecil tapi anak di bawah 2 tahun tidak boleh naik.
• Ada perahu besar yang tidak perlu bayar lagi tapi rutenya tidak mengelilingi River Safari, anak berumur di bawah 2 tahun boleh naik.
• Di Singapore Zoo ada beruang kutub dan di River Safari ada panda.

Singapore Flyer

Singapura

Alamat: 30 Raffles Ave, Singapore 039803
Koordinat GoogleMaps: https://goo.gl/maps/fWyKXYRcCNN2
Jam Buka: 08:30 – 22:00.
Website: http://www.singaporeflyer.com
Saran:
• Tidak ada makanan halal di sana kecuali 7 Eleven.
• 1 rotasi Singapore Flyer memakan waktu 30 menit.
• Mushola ada di West Promenade Level 1 (dekat DBS ATM/AXS machines).
• Selain taman tropis, di sana terdapat atraksi lain seperti 6D motion ride experience at XD Theater, flight simulator dan Duck & Hippo Tours.

Esplanade

Alamat: 1 Esplanade Dr, Singapore 038981
Koordinat GoogleMaps: https://goo.gl/maps/Jrvk6LVZeRS2
Website: http://www.esplanade.com/
Saran:
• Di dalamnya kadang ada pertunjukkan music dan seni gratisan.
• Bisa naik ke rooftop gratis.

Helix Bridge

Koordinat GoogleMaps: https://goo.gl/maps/Vz4XNf8gqP52
Saran:
• Lampu cantik Helix Bridge menyata pukul 7 malam, kalau ke sana siang, jembatannya Nampak biasa.

Merlion Park

Koordinat GoogleMaps: https://goo.gl/maps/5Hc4ZKPQwhw
Saran:
• Pertunjukkan laser Marina Baysands dapat dilihat dari sini.
• Jadwal pertunjukannya:
Minggu, Senin, Selasa, Rabu, Kamis jam 20:00 dan 21.30 (2 kali pertunjukan)
Jumat dan Sabtu jam 20:00, 21:30 dan 23:00 (3 kali pertunjukan)

Marina Bay Sands
Alamat: 10 Bayfront Avenue, Singapore 018956
Koordinat GoogleMaps: https://goo.gl/maps/9A2pSw19b5F2
Website: http://www.marinabaysands.com
Saran:
• Dari Sands SkyPark Observation Deck, kita dapat melihat Singapura dari puncak gedung ini, tapi harus bayar, tidak gratis. Infinity Pool tidak dapat diakses pengunjung umum.
• Sands SkyPark Observation Deck & Infinity Pool dapat diakses gratis oleh tamu hotel Marinabay Sands.

Gardens by the Bay

Alamat: 18 Marina Gardens Dr, Singapore 018953
Koordinat GoogleMaps: https://goo.gl/maps/KKJkr6uXVNx
Jam Buka: Outdoor Garden (05:00-02:00), Area Konservasi (09:00-21:00), Far East Organization Children’s Garden (09:00-21:00 di tanggal merah, senin tutup dan 10:00-19:00 di hari biasa kecuali senin)
Website: http://www.gardensbythebay.com.sg
Saran:
• Untuk melihat Outdoor Garden (Super Tree Grove, Sun Pavilion, Heritage Gardens, World of Plants, Dragonfly & Kingfisher Lakes) dari dekat, bisa gratis asal kuat jalan. Kalau mau cepat, bisa bayar tiket naik trem untuk keliling outdoor garden.
• Untuk naik ke OCBC Skyway, harus bayar. Dari sana bisa melihat bagian atas Super Tree Grove dan Outdoor Garden dari atas.
• Masuk ke Area Konservasi (Flower Dome & Cloud Forest) harus bayar, untuk menuju ke sana bisa naik trem yang rutenya keliling outdoor garden.
• Far East Organization Children’s Garden yang ada pancuran airnya dapat diakses gratis, jangan lupa bawa baju ganti kalau ke sana.

Istana Kampong Glam

Alamat: 85 Sultan Gate, Singapore 198501
Koordinat GoogleMaps: https://goo.gl/maps/wSiD3uDowUq
Website: http://www.malayheritage.org.sg
Saran:
• Pusat kebudayaan melayu, ada show budaya dan museum gratis

Masjid Sultan

Alamat: 3 Muscat Street, Singapore 198833
Koordinat GoogleMaps: https://goo.gl/maps/CM226uYkJ9B2
Website: sultanmosque.sg
Saran:
• Banyak restoran halal di dekat Masjid.
• Pedagang di dekat masjid termasuk murah.

Clarke Quay
Alamat: 3 River Valley Rd, Singapore 179024
Koordinat GoogleMaps: https://goo.gl/maps/ARWkvgpfP9Q2
Website: http://www.clarkequay.com.sg/en/
Saran:
• Ada festival tahunan di Singapore River dari awal November sampai tanggal 5 November, keterangan lebih lanjut ada di http://www.singaporeriverfestival.sg
• Bisa naik kapak keliling Singapore River dari sini.

Sumber:
http://www.sentosa.gov.sg
http://www.buschartersingapore.com
http://www.thethemeparkguy.com
insideuniversal.net
http://www.rwsentosablog.com
http://www.themeparkinsider.com
nahaowan.com
malayheritage.org.sg
http://www.travelhackergirl.com
http://www.archdaily.com
http://www.thousandwonders.net
hwww.gardensbythebay.com.sg
http://www.esplanade.com
http://www.meritushotels.com
http://www.facebook.com/MUIS.SG/posts/10151836686296329

Baca juga:
Persiapan Wisata Singapura 2016
Wisata Singapura Hari Pertama
Wisata Singapura Hari Kedua
Wisata Singapura Hari Ketiga
Wisata Singapura Hari Keempat

Persiapan Wisata Singapura 2016

Singapura

Pertengahan 2016 lalu, saya beserta istri dan anak saya berlibur ke Singapura. Kenapa Singapura? Tidak terlalu jauhnya jarak antar objek wisata, relatif baiknya keamanan di sana dan transportasi yang ramah stroller menjadi utama sebab anak saya baru berumur 1 tahun. Selain itu bahasanya menggunakan bahasa Inggris sehingga kalaupun tersesat, kami akan mudah bertanya dan membaca tanda jalan. Dengan demikian, kami bisa berjalan-jalan keliling Singapura tanpa bantuan pemandu wisata meskipun memang agak repot dan harus melakukan persiapan yang matang. Tapi lumayanlah bisa berhemat sebab di Singapura hampir semuanya serba bayar dan relatif mahal bagi saya pribadi. Berdasarkan pengalaman kemarin, berikut hal- hal yang sebaiknya dipersiapkan dan dipertimbangkan ketika hendak berlibur ke Singapura:

1. Passport dan Visa

Bagi warga negara ASEAN seperti Indonesia, Visa tidak diperlukan untuk masuk ke Singapura. Tapi passport ya tetap wajib ada, paling tidak berlaku 6 bulan lagi. Tidak ada ketentuan harus menggunakan 3 nama ataupun harus passport elektrik, bebas :). Belum membuat passport? Sekarang mudah kok, bagaimana caranya pernah saya bahas pada Perpanjang Passport di Kanim Bekasi.

2. Tiket Pesawat atau Feri

Pada sekitar 2003 saya pernah masuk ke Singapura lewat Batam dengan menggunakan feri. Tiket ferinya memang murah sih, tapi saya harus naik pesawat dulu dari Banten/Jakarta ke Singapura karena saya tinggal di Jakarta. Mau bagaimanapun harus beli tiket pesawat. Nah untuk perjalanan 2016 kemarin, saya menggunakan tiket promosi Citilink yang harganya jadi lebih murah daripada tiket pesawat ke Padang atau Bali. Saran saya jeli-jelilah ketika ada Travel Fair, lihat syarat-syarat promonya dan pastikan Travel Fair tersebut merupakan Travel Fair benaran, bukan Travel Fair jadi-jadian :P. Dengan boomingnya Travel Fair yang diadakan sebuah maskapai penerbangan, sekarang ini tiba-tiba hadir beberapa Travel Fair yang menjual harga tiket tapi masih tergolong mahal, yang ada kita malah diajak ikut membeli paket tour-nya :’D. Oh yaaa, ketika menentukan waktu keberangkatan dan membeli tiket pesawat, jangan lupa untuk cek ramalan cuaca dan perkiraan musim terutama ketika akan membawa anak kecil. Repot juga kalau ke sana ketika kondisinya sedang hujan sepanjang hari.

3. Booking Penginapan

Penginapan bukanlah hal yang saya dapatkan di Travel Fair sebab saya masih kurang tahu mau menginap di daerah mana. Berhubung saya hanya pergi bersama istri dan anak saya yang masih 1 tahun maka saya mempertimbangkan hal-hal berikut:

  1. Tingkat keamanan.
  2. Tingkat kebisingan.
  3. Jarak dari stasiun MRT/LRT terdekat (saya berencana untuk menggunakan MRT saja selama di Singapura).
  4. Jarak dari objek wisata yang dituju.
  5. Jarak dari restoran yang menyediakan makanan halal atau jarak dari 7 Elevan terdekat (7 Eleven banyak cabangnya dan menyediakan makanan halal yang dapat dijadikan bekal).

Karena untuk mempertimbangkan hal-hal di atas kami perlu banyak bertanya dan baca-baca, maka kami tidak memperoleh penginapan di Travel Fair, tidak sempat. Akhirnya kami memperoleh penginapan berbulan-bulan berikutnya melalui Traveloka yang kebetulan sedang memberikan diskon cukup besar heheheh.

4. Tiket MRT/LRT

Selama di Singapura, kami berencana untuk menggunakan MRT/LRT saja karena mayoritas objek wisata terletak tidak jauh dari Stasiun-Stasiun MRT. Untuk objek wisata yang jauh seperti Singapore Zoo atau Jurong, sarana transportasi bus dapat dipergunakan.

Bagaimana metode pembayarannya? Kami memilih menggunakan kartu EZ-Link yang dapat diisi ulang. Kami meminjam kartu EZ-Link milik sepupu istri saya dan melakukan isi ulang di Bandara Changi. Bagi yang belum punya EZ-Link, dapat pula langsung membelinya di Bandara Changi atau 7 Eleven cabang Singapura. Ataaaauu dapat pula meminjam kartu EZ-Link milik anggota group facebook Backpaker Dunia, silahkan berkenalan dan menghubungi salah satu anggotanya, mereka baik-baik kok, asal kartunya dirawat dan dikembalikan setelah selesai dipakai yaaa :).

Bagi teman-teman yang berencana melakukan banyak sekali perjalanan dengan menggunakan LRT/MRT/bus, dapat pula menggunakan kartu Singapore Tourist Pass yang dapat dibeli di Airport Changi dan beberapa Stasiun MRT besar. Dengan menggunakan Singapore Tourist Pass, maka teman-teman dapat menggunakan bus/MRT/LRT sepuasnya dalam jangka waktu tertentu sesuai paket yang dibeli. Kalau kartu EZ-Link, penggunaannya berdasarkan kuota yang dibeli, bukan unlimited seperti Singapore Tourist Pass.

Selain opsi di atas, ada pula teman saya yang memilih menggunakan kartu single trip, jadi dia harus membayar di  setiap stasiun yang akan dinaiki. Saya sendiri kurang suka dengan opsi ini karena dengan demikian waktu akan habis untuk mengantri terutama di jam sibuk.

Saya lebih memilih untuk menggunakan kartu prabayar EZ-Link daripada kartu bufee Singapore Tourist Pass karena kebetulan, berdasarkan itenari kami, biaya transportasi kami akan lebih murah bila menggunakan kartu EZ-Link. Untuk perbandingan tarifnya, bisa dilihat di situs resminya yaitu home.ezlink.com.sg dan thesingaporetouristpass.com.sg.

5. Peta

Untuk peta saya mendownload peta offline Singapura di aplikasi Google Maps Android. Kemudian saya pun menyimpan file peta jalur MRT/LRT di dalam handphone saya. Ini saya lakukan karena saya tidak berminat untuk membeli SIM Card di Singapura, cukup menjadi fakir Wi-Fi saja, toh semuamua tentang Singapura dapat didownload dan di simpan di handphone. GPS-pun akan tetap berfungsi di handphone meskipun tidak tersambung ke jaringan internet. Toh Singapura itu kecil, relatif aman dan mayoritas penduduknya mahir berbahasa Inggris hehehehe.

Untuk berjaga-jaga tak lupa kami mengambil peta jalur MRT/LTR/bus dan peta objek wisata yang dapat dengan mudahnya ditemukan di Bandara Changi, semua informasi relatif lengkap tersedia di sana.

6. SIM Card

Untuk komunikasi, saya hanya berbekal kartu SIM Card Indonesia saya yang internetnya dimatikan. Toh saya tidak akan update foto-foto narsis di akun media sosial saya :P. Selain itu sebagaimana sudah saya jabarkan pada poin 5 bahwa untuk navigasi saya akan melihat peta dan bertanya, mudah dan murahhhhh ;). Menjadi fakir wi fi tidak menjadi kendala walaupun kami berpergian bersama-sama anak kecil :).

7. Stroller

Bagi yang hendak membawa bayi atau anak kecil ke Singapura, jangan ragu untuk membawa stroller sebab jalanan Singapura dan transportasi umumnya terbilang sangat ramah stroller bahkan pada jam-jam sibuk. Jangan bandingkan transportasi Singapura dengan Jakarta yaaa, kita masih ketinggalan jauh. Saya pribadi kemarin membawa stroller Chocollate Pockit Recline yang ringan dan kecil ketika dilipat.

8. Gendongan Bayi

Tidak hanya stroller, pada waktu itu kami membawa pula gendongan bayi karena anak saya tidak terus menerus seharian mau di stroller. Mengingat yang namanya berwisata pastilah banyak jalan kakinya, maka sebaiknya teman-teman menggunakan gendongan bayi yang ergonomis dan nyaman. Ada harga, ada rupa sih, tidak semua gendongan bayi itu nyaman lhoo. Ketika sedang tidak dipakai, gendongan bayi bisa saya ikatkan ke stroller :).

9. Gothere.sg

Apa itu gothere.sg? Itu adalah website yang akan memberikan infomasi mengenai angkutan umum apa saja yang harus kami naiki untuk mencapai suatu tempat. Jadi gothere.sg akan menginformasikan bahwa untuk mencapai objek A, kami harus naik MRT sampai B arah C kemudiam berhenti di stasiun D dan keluar melalui pintu X. Informasinya detail sekali dan sangat berguna bagi wisatawan asing. Saya menggunakan gothere.sg ketika menyusun itenari dan saya pun sering membuka gothere.sg ketika mendapat wi fi gratisan hehee.

9. Itenari

Itenari atau rencana perjalanan wisata merupakan hal vital yang harus disusun agar wisata kita menjadi efektif. Saya biasa browsing dahulu objek-objek apa saja yang akan dikunjungi, lalu saya plotkan di dalam sebuah itenari lengkap dengan cara menuju objek tersebut dengan jamnya. Yaaah pada prakteknya nanti kami sendiri memang tidak 100% mengikuti itenari yang saya buat tapi paling tidak, ada pakem-pakem yang dapat kami ikuti sehingga kami tidak akan kebingungan mau ke mana ketika sudah tiba di Singapura. Berikut contoh itenari yang saya gunakan pada 2016 kemarin:

Hari Jam Kegiatan
4-Nov 6:10 Berangkat dari Soekarno Hatta terminal 2
9:00 Tiba di Changi Terminal 3, urus Imigrasi & jalan keliling Changi
11:30 Changi Airport – Hotel V Lavender dengan East-West Line (hijau) MRT Changi Airport – MRT Tanah Merah – MRT Lavender
12:00 Tiba di Hotel V Lavender dan menitipkan koper (check in pukul 14:00)
12:15 Makan Siang di Sup Tulang Deen Biasa, Jl. Sultan No 95
12:30 Keliling Malay Heritage Centre, Kampong Glam, Masjid Sultan, Arab st, Haji Lane, Bugis
16:00 Bugis-Garden By The Bay (MRT Bugis – MRT Bayfront (arah MRT Chinatown)
16:20 Keliling Garden By The Bay
18:00 Keliling area Marina Bay Sands, Helix Bridge, Fontain of Youth, Foodcourt Makansutra, Esplanade, Merlion Park, Raffles Landing Site, Singapore River Festival
20:30 Kembali ke hotel
5-Nov 7:00 Lavender – Sentosa (MRT Lavender – MRT Outram Park arah MRT Joo Koon – MRT Harbourfront – Exit E dan Jalan ke Vivocity/Sentosa Station – Beach Station
7:20 Keliling Southernmost Point of Continental Asia
8:30 Beach Station – Imbiah menggunakan bus 1 warna hijau
8:40 Keliling Merlion Walk, Merlion Sentosa, Tiger Tower, tukar tiket wings of time
9:50 Keliling Universal Studio
19:15 Waterfront Station – Beach Station
19:40 Menonton Wings of Time dan makan di Tastes of Asia
21:30 Pulang ke Hotel (Beach Station – Sentosa Station – Jalan ke MRT Harbourfront – MRT Outram Park arah MRT Punggol – MRT Lavender arah MRT Pasir Ris – Exit B)
6-Nov 7:00 Hotel – Singapore Zoo (MRT Lavender – MRT City Hall arah MRT Joo Koon – MRT Ang Mo Kio arah MRT Jurong East – Exit C dan jalan ke bus stop Ang Mo Kio Interchange (54009), Ang Mo Kio Avenue 8 – Bus 138 – Singapore Zoo)
9:00 Keliling Singapore Zoo
12:30 Keiling River Safari
15:00 River Safari – Singapore Flyer (Singapore Zoo Bus Stop (48131) – Bus 138 – Ang Mo Kio Interchange, Ang Mo Kio 8- MRT Ang Mo Kio – MRT Newton arah MRT Marina South Pier – MRT Promenade arah MRT Chinatown)
17:00 Keliling Singapore Flyer
19:00 Acara bebas dan kembali ke hotel
7-Nov 7:00 Hotel – Mustafa Centre (Busstop at after Kallang Road (07371), Lavender St – Bus 67 – After Allenby Road, Jalan Besar, 4 stop later)
7:30 Keliling Mustafa Centre
9:45 Mustafa Centre – Orchard (Busstop After Allenvy Road (07319) – Bus 65 – Orchard Boulevard)
10:00 Keliling di Orchard, Fort Channing, Bugis, acara bebas
15:30 Hotel – Changi (MRT Lavender – MRT Tanah Merah arah MRT Pasir Ris – MRT Changi Airport – Exit A
16:00 Tiba di Changi
17:35 Changi Terminal 3 – Soeta Terminal 2

Manusia boleh berencana tapi Allah yang memutuskan, pada kenyataannya tidak semua kisah perjalanan saya sesuai dengan itenari yang saya buat sendiri. Selengkapnya akan saya ceritakan pada Wisata Singapura Hari PertamaWisata Singapura Hari KeduaWisata Singapura Hari KetigaWisata Singapura Hari Keempat.

10. Tiket Atraksi

Mayoritas tiket atraksi-atraksi yang ada di Singapura dapat kita beli lewat internet. Bisa langsung ke website resminya, bisa juga melalui pihak reseller atau pihak ketiga seperti penjual tiket di groupon (sekarang fave), kaskus, travel. Berdasarkan pengalaman kemarin, membeli melalui website resmi akan terkena tarif yang sama seperti beli langsung di tempat meskipun ditulis harga promo atau diskon ini itu :P. Harga tiket akan lebih murah jika membelinya di pihak ketiga, tapi hati-hati yaa, biasanya ada aturan yang harus diterima seperti tiket akan dikirim H-1, tiket harus diambil manual di Singapura, dan lain-lain. Jeli-jelilah melihat ulasan tentang pihak ketiga tersebut agar tidak salah pilih.

10. Contekan & Coretan

Ketika saya sedang mempersiapkan hal-hal di atas, saya membuat coretan untuk setiap objek yang saya print untuk dijadikan contekan. Isinya kurang lebih mengenai informasi penting dari objek-objek yang masuk ke dalam itenari dan objek-objek cadangan. Yaa mana tau tiba-tiba terjadi suatu hal, kami tetap dapat manfaatkan kunjungan wisata kami dengan optimal. Berikut contoh coretan yang saya buat tahun 2016 lalu:

Untuk yang versi lengkapnya, bisa dilihat pada Ringkasan Objek Wisata Singapura.

Sekian sedikit tips dari saya, semoga bermanfaat terutama bagi teman-teman yang berencana mengunjungi Singapura tanpa menggunakan paket tour lengkap.

Sumber:
home.ezlink.com.sg
thesingaporetouristpass.com.sg
http://www.smrt.com.sg
Gothere.sg
TribunTravel.com
batampos.co.id
http://www.medanbisnisdaily.com
http://www.changirecommends.com
Streetdirectory.com
geekculture.co

Baca juga:
Ringkasan Objek Wisata Singapura
Wisata Singapura Hari Pertama
Wisata Singapura Hari Kedua
Wisata Singapura Hari Ketiga
Wisata Singapura Hari Keempa

Pengalaman Membeli Mobil di Akhir Tahun 2014

Menjelang akhir tahun 2014 lalu saya berniat untuk membeli mobil yang akan saya pergunakan di sekitar Jabodetabek. Karena saya kurang faham akan mesin dan serba serbi tentang mobil, saya berencana membeli mobil baru saja, bukan mobil bekas, takut salah beli, mobil itu bukan barang murah bagi saya. Setiap mobil memiliki waktu pakai masing-masing, mobil bekas sudah pasti usia pakainya lebih tua dibandingkan mobil bekas. Selain itu kita tidak tahu apa saja yang pernah menimpa mobil bekas tersebut, pernah kena banjir, kecelakaan atau lainnya. Sebenarnya semuanya tidak masalah andaikan kita lihai dan faham akan serba serbi permobilan. Bagaimanapun juga, mobil bekas sopasti lebih murah ketimbang mobil baru lhooh.

Setelah memutuskan untuk membeli mobil baru, saya berburu ke dealer-dealer mobil terdekat. Awalnya saya bingung ingin memilih untuk membeli mobil yang seperti apa jenisnya. Kalau dari bentuk, saya pribadi lebih senang dengan mobil jip seperti Toyota Rush, Mitsubishi Pajero dan kawan-kawan. Berhubung pengguna mobil ini nantinya bukan saya seorang saja, melainkan istri saya juga, mobil dengan bentuk jip tidak masuk lagi ke dalam kategori pencarian saya. Maka saya mulai mempertimbangkan fungsi dan harga dalam pencarian mobil ini.

Mobil Pajero

Mitsubishi Pajero

Mobil Pajero Spec1

Spec Pajero

Mobil Pajero Spec2

Spec Pajero

Kalau dilihat dari fungsi dan harga, sepertinya mobil-mobil 3 baris tempat duduk seperti Toyota Avanza, Daihatsu Xenia, Honda Mobilio, Suzuki Ertiga dan kawan-kawan akan lebih cocok bagi saya dan istri saya. Karena di akhir tahun 2014 lalu Toyota Avanza diskon gila-gilaan untuk menghabiskan stok 2014, saya pribadi sangat tergoda untuk membelinya, sayang istri saya kurang senang dengan Toyota Avanza karena bentuknya terlalu pasaran, membosankan dan kurang bagus. Weleh-weleh, entah kenapa saya sedikit setuju juga dengan pendapat tersebut, bentuk Avanza dan Xenia memang sudah lama seperti itu saja, tidak berevolusi.

Mobil Avanza 1

Toyota Avanza

Mobil Avanza 2

Fitur & Spec Avanza Veloz

Hhhhmmmm, kalau begitu mobil apa yah yang kira-kira cocok? Setelah browsing-browsing, akhirnya kami tergoda dengan Chevrolet Spin, mobil 3 baris tempat duduk yang bermesin diesel dengan cc rendah (1,3 cc) dan dirakit di Bekasi. Sayang belakang baru diketahui bahwa pabrik GE (General Motors) yang merakit Chevrolet Spin di Bekasi akan ditutup dan karyawannya terkena PHK semua :(. Terlepas dari tutupnya pabrik tersebut, saya tergoda dengan hadirnya mesin diesel cc kecil, biasanya mesin diesel memiliki cc yang besar, cc besar biasanya lebih boros bahan bakar. Harga mesin diesel sendiri sebenarnya relatif lebih mahal mahal ketimbang mesin berbahan bakar bensin biasa, namun mesin diesel lebih sederhana dan relatif lebih kuat, perawatannya cenderung tidak banyak mengeluarkan biaya, selain itu harga Solar lebih murah dibandingkan harga Premium atau Pertamax. Sayang sekali ketika saya hampir membayar DP ke dealer Chevrolet, saya & istri saya berubah pikiran. Selain harga jual mobil bekas non Jepang biasanya turun drastis dan suku cadangnya pun relatif mahal serta sulit diperoleh, kami memutuskan untuk mengalokasikan sebagian dana yang kami miliki untuk membangun rumah. Terpaksalah kami harus mencari mobil dengan harga yang lebih rendah lagi. Hmmmm bingung lagi deh mau mobil yang seperti apa :(.

Mobil Spin 1

Chevrolet Spin

Mobil Spin 2

Spec Spin

Spec Spin

Spec Spin

Berhubung Nissan March saat itu sedang discount besar juga dan harganya dibawah Toyota Avanza atau Chevrolet Spin, maka saya & istri saya datang ke dealer Nissan untuk test drive dan tanya-tanya. Mulai saat itu kami memutuskan untuk membeli mobil tipe hatchback. Memang sih kapasitasnya terbatas, tapi kalau dipikir-pikir toh kami belum memiliki anak. Kalaupun nanti ada anak, rasanya mobil berkapasitas 4 sampai 5 orang seperti Nissan March masih dapat dipergunakan. Selain itu, kami saat ini masih tinggal di Apartemen yang parkirannya amit-amit penuhnya. Parkirnya relatif sulit karena agak mepet-mepet, lebih praktis kalau menggunakan mobil kecil. Tapi sebenarnya saya pribadi kurang suka dengan bentuk Nissan March sejak awal. Maaf tapi menurut saya bentuknya agak “culun”. Untunglah tambahan disain V di bagian depan Nissan March terbaru memang berhasil memperganteng tampilan Nissan March, meskipun setelah dipikir-pikir, . . . . yaaa tetap kurang ok juga :’D.

Mobil March 1

Nissan March

Mobil March 2

Fitur Nissan March

Mobil March 3

Spec March

Setelah lama berfikir, akhirnya kami memutuskan untuk turun derajat lagi. Kami mulai melihat mobil-mobil tipe termurah dari produsen mobil Jepang terkemuka yang mayoritas dihuni oleh mobil-mobil hatchback mungil dan masuk ke dalam kategori LCGC (Low Cost Green Car). Apa itu LCGC? Teorinya sih LCGC adalah mobil murah ramah lingkungan. Terlepas dari perdebatan politis apakah LCGC benar berguna bagi bangsa dan negara atau tidak, saya tertarik untuk meninjau kemungkinan membeli mobiil LCGC. Mobil yang masuk ke dalam spesifikasi LCGC pastilah mengalami downgrade dibandingkan produk lainnya meskipun sudah memperoleh keringanan pajak dari pemerintah. Sepengetahuan saya, ada 5 mobil LCGC yang saat itu beredar di Indonesia, yaitu Suzuki Karimun Wagon R, Datsun Go+ Panca, Honda Brio Satya, Toyota Agya dan Daihatsu Ayla. Wah wah wah, mau pilih yang mana ya?

Mobil Datsun 1

Datsun Go+ Panca

Mobil Datsun 2

Spect Datsun Go+ Panca

Mobil Karimun 1

Suzuki Karimun Wagon R

Mobil Karimun 2

Spec Karimun Wagon R

Mobil Agya Ayla 1

Toyota Agya

Mobil Agya Ayla 2

Spec Toyota Agya

Brio 1

Honda Brio Satya

Brio 3

Spec Honda Brio

Keenamnya memiliki harga yang beti alias beda-beda tipis, mirip, tak jauh berbeda. Datsun Go+ Panca lebih dahulu tereleminasi karena kasus knuckle dan cakramnya yang berkarat. Walaupun jawaban resmi dari Datsun adalah bahwa komponen tersebut memang tidak dilapisi anti karat tapi Datsun menjamin kekuatan dan umur dari komponen tersebut, saya termasuk orang yang tidak mau mengambil resiko, apalagi Datsun bukanlah merk yang terbilang populer di Indonesia belakangan ini.

Melihat dari bentuk, spesifikasi keamanan dan jumlah silinder, singkat kata akhirnya kami memilih untuk membeli Honda Brio Satya karena Honda Brio Satya memiliki 4 silinder, bentuk yang sesuai dengan selera kami dan fitur keamanan yang relatif lebih lengkap dibandingkan para pesaingnya. Mobil 4 silinder tentunya relatif lebih kuat dan memiliki getaran yang lebih sedikit dibandingkan mobil 3 silinder. Fitur keselamatan Honda Brio Satya pun relatif lebih lengkap dan meyakinkan karena dilengkapi oleh dual SRS airbag, ABS + EBD, pretensioner with load limiter seatbelt & G-CON + ACE.

Brio 4

Exterior Brio Satya

Brio 5

Interior Brio Satya

Brio 6

Interior Brio Satya

Brio 7

Fitur Keamanan Brio

Brio 8

Fitur Keamanan Brio

Kelemahan Honda Brio adalah pada bagian belakangnya yang didominasi oleh kaca, yaahh mirip Honda Civic tahun 80-an. Masalahnya apakah kaca tersebut cukup kuat? Saya percaya bagian belakangnya cukup kuat karena saya melihat demo membanting bagasi belakang Honda Brio dan hasilnya tidak retak atau pecah. Selain itu saya belum mendengar banyak kasus terkait masalah pada bagian belakang “mobil setrikaan” ini.

Brio 2

Bagian Belakang Honda Brio

Oh iya, ada satu lagi kelemahan Honda Brio Satya. Mobil ini dijual oleh dealer Honda yang terkenal pelit diskon atau promo :(. Hal ini sangat kontras bila dibandingkan dengan para pesaingnya. Akhirnya setelah berputar-putar dari 1 dealer Honda ke dealer Honda lainnya, akhirnya kami menemukan sales Honda yang relatif banyak memberikan promo dan diskon dibandingkan sales lainnya. Meskipun bekerja kepada 1 dealer yang sama, setiap sales bisa saja memberikan promo dan diskon yang berbeda-beda lhooo, tergantung orangnya ;).

Setelah test drive, akhirnya kami jadi membeli Honda Brio Satya merah walaupun konon warna mobil selain warna hitam, abu-abu atau putih relatif sulit dijual. Saya bosan dengan mobil warna abu-abu atau putih karena warna mobil saya sebelumnya berwarna abu-abut dan putih. Yah sudahlah, toh kami bukan tipe orang yang bosenan atau gonta ganti mobil. Rencananya mobil ini akan kami pergunakan sampai “habis” masa pakainya, sampai mogok-mogok tak jelas suatu hari nanti :).

Untuk tipe Honda Brio Satya yang kami beli, kami memilih tipe E dengan transmisi manual. Tipe E memang tipe yang paling lengkap dan mahal, tapi itu sebanding karena interiornya memang lebih bagus ketimbang 2 tipe di bawahnya. Pada awalnya kami ingin membeli Honda Brio Satya E yang bertransmisi automatic, tapi melihat jeda harga sekitar 20 juta-an, yaaah lebih baik kami membeli Brio Satya E yang bertransmisi manual saja. Mobil-mobil manual jaman sekarang sudah empuk dan ringan kok perpindahan giginya, tidak seperti mobil-mobil manual jadul yang pernah saya miliki sebelumnya x__x.

Brio 9

Tipe-Tipe Honda Brio

Setelah beberapa bulan mobil tersebut saya pergunakan di jalanan Jakarta yang macet, ternyata bensinnya sekitar 1:11, tidak sehemat yang saya prediksi sih :(. Apalagi kalau saya lihat di manual Honda Brio Satya, kendaraan mungil ini didisain untuk menggunakan bahan bakar RON (Research Octane Number) 90 ke atas padahal saya biasa menggunakan bensin Premium (RON 88). Bahan bakar di Indonesia yang memiliki nilai RON di atas 90 adalah Pertamax (RON 92), Pertamax Plus (RON 95), Shell Super (RON 92), Shell V-Power (RON 95) dan lain-lain, yang pasti harga per liternya lebih mahal daripada Premium :(. Kalau saya tetap menggunakan Premium, maka pembakaran di karburator mobil saya tidak akan optimum karena bahan bakar terbakar tidak pada waktu yang tepat sehingga terjadi detonasi pada mesin yang pada akhirnya akan mengurangi “usia” mesin mobil saya. Kalau mobil ini ingin saya pergunakan kira-kira sampai 4 atau 5 tahun, sebaiknya saya menggunakan Premium saja, toh pemilik setelah saya yang akan terkena dampaknya hehehehe. Tapi kalau saya bermaksud untuk menggunakan mobil ini sampai lebih dari 5 tahun, yaa dengan berat hati sebaiknya saya menggunakan Pertamax dan kawan-kawan :(, … entah … sampai saat ini saya masih menggunakan Shell Super tapi bukan tidak mungkin besok saya pindah ke Premium karena faktor harga.

Walaupun tidak sehemat yang saya prediksi dan didisain untuk menggunakan bahan bakar non subsidi, mobil yang saya beli tersebut ternyata cukup nyaman kalau dipergunakan ke luar kota seperti Puncak. Tidak ada masalah ketika kami bermacet ria di jalanan yang menanjak :).

Setelah seharian dipergunakan, entah di dalam kota atau di Puncak, mobil tentunya harus dicuci. Saya biasa mencuci mobil sendiri, lebih hemat hohohoho. Ketika sedang mencuci mobil tersebut, saya merasakan dan melihat bahwa plat body-nya Honda Brio Satya ini terasa tipis, berbeda dengan Honda New Brio (CBU). Plat Honda Brio Satya memang lebih “kaleng” dibandingkan plat Honda Jazz dulu yang pernah saya kemudikan, yaaah namanya juga mobil LCGC, pastilah berbeda dengan Honda Jazz dan New Honda Brio (CBU) yang tergolong bukan mobil LCGC. Tapi paling tidak ketipisan plat body tersebut ternyata tidak membuat mobil bergoyang ketika mobil kami dilewati bus atau kendaraan besar berkecepatan tinggi ketika kami sedang melaju di jalan tol.

Dari segi penampilan, Honda Brio Satya sama saja dengan Honda Brio Sport (CBU) meskipun harganya jauh berbeda karena Honda Brio Sport (CBU) bukan mobil LCGC dan diimport dari luar. Banyak pemilik Honda Brio Satya yang mengubah stiker belakang supaya mobilnya dikira Honda Brio Sport (CBU). Bah, percuma, setiap saya melihat Honda Brio sopasti itu Honda Brio Satya kecuali kalau warnanya biru atau hijau. Perlu diketahui, warna biru dan hijau hanya dimiliki oleh Honda Brio Sport (CBU), sedangkan warna oranye hanya dimiliki oleh Honda Brio Satya. Sementara itu warna lainnya seperti merah, hitam, putih dan lain-lain dimiliki oleh Honda Brio Satya dan Honda Brio Sport (CBU) hehehehe.

Apapun warnanya, apapun tipenya, semurah apapun harganya, saya bersyukur sudah dapat membeli kendaran dengan jerih payah sendiri. Semoga berkah dan tidak kena baret motor :P. Pendapat saya di atas adalah pendapat saya pribadi, mohon maaf kalau ada yang menyinggung terutama teman-teman yang bekerja di bidang otomotif :).

Sumber: www.chevrolet.co.id, www.toyota.astra.co.id, www.honda-indonesia.com, www.daihatsu.co.id, www.suzuki.co.id, www.nissan.co.id, www.datsun.co.id.

Pengalaman Tinggal di Apartemen

Papan, sandang & pangan adalah kebutuhan primer manusia. Pada blog ini rasanya saya sering membahas pangan alias makanan dan minuman. Kali ini saya hendak membahas papan alias tempat tinggal, tempat tinggal yang saat ini saya tempati yaitu apartemen.

Tifolia 8

Gambar Salah Satu Apartemen di Jakarta Utara

Saya pribadi sementara ini lebih memilih untuk tinggal di apartemen bersubsidi atau rusunami karena saya masih berdua saja dengan istri, belum ada anak. Unit apartemen saya hanya berukuran 33 meter persegi, mungil yah :’D. Jadi pendapat saya mengenai apartemen di tulisan ini berdasarkan pengalaman saya tinggal di apartemen bersubsidi, bukan apartemen mewah ya. Di Jakarta banyak terdapat apartemen, mulai dari yang kelas lux sampai kelas sederhana seperti rusunami. Kelebihan tinggal di apartemen yang paling menonjol bagi keluarga saya adalah karena lokasinya yang dekat dengan berbagai fasilitas umum seperti akses jalan tol, pusat perbelanjaan, bioskop dan lain-lain. Namun entah kenapa sekarang ini banyak apartemen-apartemen yang dibangun nun jauh di sana, di pinggir kota, bahkan ada yang di pegunungan seperti Sentul, weleh-weleh. Kalau apartemen dibangun di Bekasi, kemungkinan fungsinya mirip seperti apartemen di tengah Jakarta, dekat keramaian, dekat tempat kerja pula. Di Bekasi sana banyak pabrik lohhh. Nah kalau apartemen yang dibangun di lokasi seperti Sentul, kemungkinan fungsinya seperti vila atau tempat liburan.

Selain karena istri saya senang memandang kota dari atas atau istilah kerennya city view, saya pribadi senang sekali dengan posisi apartemen saya karena dengan dekatnya jarak ke kantor, bukan karena alasan yang lain seperti tempat liburan dan wisata. Semakin cepat saya sampai rumah dan semakin siang saya bisa berangkat ke kantor, maka semakin banyak pula waktu saya bersama istri di apartemen, tidak tua di jalan, maklum Jabodetabek macetnya minta ampun.

Apapun fungsinya, unit apartemen biasanya memiliki luas yang mungil dibandingkan rumah. Tapi kalau keluarga kita masih mungil juga, luas unit apartemen yang mungil tersebut akan terasa cukup efisien. Luas yang harus dibersihkan otomatis kecil juga, tidak perlu bantuan pembantu rumah tangga. Kalaupun kita tidak sempat bersih-bersih, kita dapat membayar mas-mas atau mba-mba cleaning service untuk membersihkan unit kita di pagi dan sore hari. Di apartemen semua ada dan serba instan bin cepat asalkan ada fulus :P.

Mau makan? Selain laundry, supermarket, kantor travel, kantor ormas dan supermarket, di lantai bawah atau di pelataran apartemen biasanya bertebaran warung makan, mulai dari yang tidak punya nama sampai franchise ternama. Kalau malas keluar, tenaaang saja, kan ada layanan cathering & delivery order. Hampir setiap hari saya bertemu dengan pengantar KFC, Pizza Hut dan kawan-kawan di lift apartemen :P.

Tidak hanya sebatas pesan makan dan bersih-bersih saja, kalau ada AC rusak atau pipa rusak pun penghuni apartemen bisa langsung angkat telefon saja dan akan ada petugas datang memperbaiki. Tapi memang terkadang, petugas yang terlibat dalam layanan-layanan tersebut meminta tip meskipun tidak secara terang-terangan, yaaah macam di hotel saja mungkin. Masalahnya memang banyak juga unit apartemen yang disewakan mingguan atau harian, nah penghuni-penghuni mingguan/harian ini yang sering merusak kebiasaan petugas-petugas tersebut. Karena penghuni temporer ini terkadang merasa bahwa apartemen sama dengan hotel mungkin, jadi apa-apa langsung kasih tip, tip lagi, tip lagi kepada petugas yang datang walaupun sudah membayar ke pihak manajemen dari petugas tersebut :'(. “Situ uenak ae duite akeh & ga tinggal di sini tahunan, lha aku piye jal???”.

Masalah tip ini terjadi pula dalam hal parkiran apartemen yang terkenal ruwet. Saya akui mencari parkir di area apartemen itu susah untuk jam-jam tertentu, maka saya tidak keberatan memberikan tip kepada petugas parkir yang menolong saya, bukan oknum satpam yang hanya “nongkrong” sambil “awey-awey” kemudian menghampiri “sok-sok ngajak ngobrol gak penting blasss” yang secara halus artinya mau bilang “bagi tip duong bos” :’P, bah!

Mencari parkir di apartemen saya yang hanya 3 tower itu saja sudah cukup susah, entahlah bagaimana nasib kawan-kawan yang tinggal di apartemen dengan lebih dari 3 tower seperti superblock apartemen kalibata. Pada jam-jam tertentu, teman saya yang tinggal di sana membutuhkan sekitar 45 menit untuk parkir sampai tuntas atau untuk keluar dari area parkir apartemen menggunakan mobil. Andaikan 1 unit apartemen hanya diperbolehkan membawa 1 kendaraan, masalah ini tidak akan terjadi. Saya lihat sendiri ada 1 unit mungil berisikan 3 orang dan masing-masing orang pulang pergi mengunakan mobil. Selain 3 mobil tersebut mereka memiliki 1 motor dan 1 mobil lagi, waduh mau buka showroom apa?

Saya sendiri lebih sering naik angkot atau bus. Selain murah, banyak angkot atau bus melewati depan apartemen :). Tapi saya agak segan kalau naik ojeg atau bajaj dari depan apartemen, harganya relatif tinggi dan tidak mau ditawar. Berbeda kalau kalau abang ojeg atau bajaj melihat saya keluar dari jalan di seberang apartemen, harganya relatif lebih bisa ditawar :P.

Sayang sekali harga apartemen sekarang tidak bisa ditawar seperti tarif bajaj atau ojeg :P. Harga apartemen baru terus naik tapi terkadang sulit dijual, tergantung lokasi dan faktor-faktor lain. Mungkin karena status apartemen adalah Strata Tile? Sebenarnya Strata Tile sejajar dengan SHM. Karena statusnya yang sejajar, sertifikat Stratra Tile bisa dijadikan sebagai jaminan usaha juga lhooo. Sertifikat Strata Tile menjelaskan kepemilikan unit lengkap dengan panjang, lebar, batas utara, batas timur, batas barat, batas selatan, di bawah ada apa dan di atas ada apa. Bagimana dengan tanah, lift, koridor dan fasilitas umum yang ada di area apartemen? Dimiliki bersama oleh semua pemilik unit apartemen yang pengaturan dan pengelolaannya dilakukan oleh Perhimpunan Penghuni.

Perhimpunan Penghuni biasanya menjadi wadah yang mengatur kepentingan  penghuni termasuk asuransi. Undang-Undang No. 16 tahun 1985 dan Peraturan Pemerintah No. 4 tahun 1988 memang mewajibkan Perhimpunan Penghuni untuk mengasuransikan apartemen. Biasanya biaya asuransi ini diambil dari iuran bulanan. Setahu saya, iuran bulanan yang dimaksud biasa disebut service fee. Service fee wajib dibayar per bulan dan per meter persegi dari unit yang dimiliki.

Selain service fee, terdapat pula biaya listrik dan air. Jangan harap harga listrik dan air sama seperti harga PLN dan PAM. Masing-masing apartemen memiliki peraturan dan tarif yang berbeda terkait hal ini, namun biasanya harga listrik dan air di apartemen lebih mahal daripada harga listrik dan air di rumah.

Saya sendiri berencana untuk pindah ke pilihan tempat tinggal yang berbentuk rumah ketika keluarga kecil saya sudah bertambah besar. Kalau saya sudah pindah nanti, unit apartemen saya akan saya sewakan saja entah bulanan atau mingguan, yang pasti tidak harian apalagi jam-jam-an, saya tidak ingin unit apartemen saya dipergunakan untuk hal-hal yang negatif. Masalahnya sekarang saja saya sering mendapat selebaran iklan pijat diselipkan lewat bagian bawah pintu depan unit saya. Iklan tersebut berisikan layanan pijat siap dipanggil 24 jam oleh wanita/pria muda dan menarik. Ada pijat erotik, vitalitas dan lain-lain. Wah-wah, kok agak “menjurus” begini iklannya? Terkadang pelaku penyebar iklan seperti ini kena “grebek” warga apartemen karena meresahkan, tapi sayang mati 1 tumbuh 1000, iklan seperti ini tidak berhenti beredar. Mungkin karena ada penghuni yang menjadi konsumennya ya?

Saya sendiri tidak terlalu tahu siapa saja tetangga saya yang doyan pijit-pijitan karena lingkungan apartemen memang relatif lebih individualistis dibandingkan lingkungan perumahan. Tetangga sebelah rumah saya saja tidak pernah membalas senyum saya, apalagi bisa saling kenal. Hal ini dialami pula oleh teman saya yang tinggal di apartemen sebelah. Kalaupun bertemu di bus atau jalan, yaa pasti tidak akan saling sapa.

Hal inilah yang menyebabkan PP atau Perhimpunan Penghuni sering dikuasai oleh pihak pengembang. Kepengurusan PP terkadang diputuskan melalui voting, lha kalau sesama penghuni cuek semua ya hampir dipastikan pihak pengembang akan menang. Ada pengembang yang nakal, ada pula pengembang yang baik-baik saja. Saya dengar ada apartemen-apartemen yang penghuninya demo dikarenakan keputusan PP yang dianggap “memeras” dan mencampuri kehidupan sehari-hari penghuni. Beruntung hal tersebut tidak terjadi di apartemen tempat saya tinggal. Ada baiknya kita menyelidiki terlebih dahulu pihak pengembang apartemen kepada orang estimator bank, biasanya mereka mengetahui apakah pengembang tersebut bermasalah atau tidak.

Demikian sekelumit pengalaman saya selama saya tinggal di sebuah apartemen murah meriah yang terletak di Jakarta Pusat. Semoga bermanfaat bagi rekan-rekan yang berniat untuk membeli atau menyewa apartemen.

Aksi Copet di Trotoar Jalan

Kali ini saya akan menbahas tentang aksi copet yang dilakukan tidak di dalam angkutan umum atau pasar, tapi di trotoar jalan biasa yang terlihat aman. Copet zaman sekarang tidak mentargetkan dompet lagi sebagai sasaran, tapi handphone atau smartphone, mungkin karena relatif mudah dijual. Selain itu, bisa jadi harga smartphone lebih besar dibandingkan dengan jumlah uang yang ada di dompet.

Pada suatu hari, saya sedang berjalan kaki di daerah Semanggi, sekitar bagian luar pagar Universitas Atma Jaya. Saya sedang berjalan di trotoar dengan smartphone saya letakkan di dalam saku kanan celana jeans saya. Pada waktu itu, saya baru saja turun dari bus kota dan hendak jalan kaki ke Plaza Semanggi. Ketika sedang berjalan, sekonyong-konyong datang si A dari arah kanan seolah-olah ia baru saja turun dari bus dengan posisi menuju ke arah saya untuk berjalan di trotoar.

Copet 1

Awalnya posisi si A ada di belakang saya.

Copet 2

Karena gaya jalannya seperti orang kesurupan, akhirnya si A berhasil menyusul saya sehingga si A berjalan di bagian depan kanan saya. Sampai saat itu ia masih  berjalan lurus searah dengan arah jalan saya.

Copet 3

 Tiba-tiba ada tangan menggenggam bagian bawah celana kiri saya, ternyata itu tangan si B yang datang dari arah belakang kiri, alasannya adalah untuk mencegah terinjaknya kacamatanya oleh kaki kiri saya. Weleh? Kok bisa tiba-tiba itu kacamata jatuh di depan saya? Aneh sekali. Berhubung ada tangan di kaki kiri saya, otomatis saya berhenti dan mengalihkan pandangan ke kaki kiri saya. Naaah pada saat yang bersamaan, si A tiba-tiba berhenti dan berbalik arah sambil menyenggol bagian kanan celana saya. Si A berpura-pura mau menyebrang atau menyetop kendaraan umum yang datang dari arah belakang.

Copet 4

Beruntung, saat itu saya baru saja menerima telepon dengan terburu-buru sehingga saya belum sempat memasukkan smartphone saya ke dalam sarungnya sehingga smartphone saya posisinya tertumpuk di bawah sarung samartphone saya. Si A hanya berhasil mengambil sarung smartphone saya yang sudah bulukan dan memang hendak saya cari penggantinya di Plaza Semanggi :D.

Pada dasarnya komplotan copet ini hanya terdiri dari si pengalih perhatian yaitu si B, si eksekutor yaitu si A dan biasanya ada si penjaga yang biasa ada di sekitar proses pencopetan terjadi. Wujud si eksekutor dan si penjaga biasanya tidak terlalu menonjol, penampakannya seperti orang lain di sekitarnya, tidak terlalu dekil dan tidak terlalu necis. Sementara itu wujud si pengalih perhatian bermacam-macam. Berdasarkan cerita beberapa teman saya, ada yang mengalihkan perhatian si calon korban dengan pura-pura muntah atau pura-pura pingsan, pokoknya yang heboh-heboh dan lain daripada yang lain :’D.

Saran saya, jangan letakan dompet di kantong kanan celana, copet-copet langsung hijau matanya melihat ada benjolan berbentuk seperti smartphone di kantong depan celana. Sebaiknya masukan saja ke dalam tas, letakan tas tersebut di bagian depan dan tetap waspada. Jangan terlalu peduli terhadap kejadian aneh yang ada di sekitar kita. Boleh peduli, asal tetap waspada terhadap barang bawaan kita. Semoga bermanfaat & kita semua terhindar dari aksi copet di manapun kita berada :).