Reservoir Dogs (1992)

Reservoir Dogs (1992) termasuk film lamanya Om Quentin Tarantino dimana sang sutradara ikut memerankan salah satu karakter yaitu sebagai Mr. Brown. Dikisahkan bahwa Mr. Brown melakukan perampokan bersama-sama dengan Mr. White (Harvey Keitel), Mr. Orange (Tim Roth), Mr. Blonde (Michael Madsen), Mr. Pink (Steve Buscemi) dan Mr.Blue (Edward Bunker). Lha kok namanya menggunakan warna semua? Keenam karakter di atas memang tidak mengenal satu sama lain dan dilarang untuk saling bertukar informasi pribadi termasuk nama asli masing-masing. Mereka hanya boleh berinteraksi terkait dengan perampokan yang dikoordinir oleh Joe Cabot (Lawrence Tierney) dan Eddie Cabot (Chris Penn).

Apakah perampokannya berjalan lancar? Ooooh tentu tidak. Semua rencana yang sudah disusun menjadi berantakan dan malapetaka. Setelah kegagalan yang memakan korban jiwa, beberapa anggota komplotan tersebut berkumpul di sebuah gudang. Di gudang inilah mereka membahas dan adu argumen terkait kekacauan yang terjadi. Apakah ada polisi yang menyamar diantara mereka?

Walaupun tokoh perampoknya ada 7, tokoh utama yang dominan hanya 5 yaitu Mr. White, Mr. Orange, Mr. Pink, Mr. Blonde, Joe dan anak Joe yaitu Eddie. Tokoh-tokoh lainnya seakan hanya berperan sebagai bumbu pelengkap. Jadi yaaa sepanjang durasi film, saya melihat kelima tokoh tersebut saling berinteraksi. Terus terang hal ini agak membosankan yaa. Rasa penasaran akan kenapa kekacauan itu terjadi gagal menghilangkan rasa kantuk saya ketika menonton Reservoir Dogs (1992).

Mirip seperti film-film karya Quentin Tarantino lainnya, saya melihat banyak darah, aksi sadis dan kata-kata kotor serta lagu-lagu tahun 70-an . Semuanya disajikan dengan menggunakan alur cerita maju mundur yang cukup komunikatif dan tidak membingungkan. Penyajian yang unik memang terbilang menarik meskipun kalau saya pikir-pikir, film ini sebenarnya sederhana dan standard lho.

Mohon maaf bagi fans beratnya Quentin Tarantino, saya hanya mampu memberikan Reservoir Dogs (1992) nilai 3 dari skala maksimum 5 yang artinya “Lumayan”. Bagi saya ini bukanlah film terbaik Tarantino.

Sumber: http://www.miramax.com/movie/reservoir-dogs/

Iklan

Zootopia (2016)

zootopia1

Zootopia (2016) adalah film animasinya Walt Disney yang bercerita mengenai kota Zootopia. Apa istimewanya Zootopia? Kota tersebut dihuni oleh berbagai hewan, mulai dari yang mungil sampai yang besar, mulai dari herbivora sampai karnivora. Divergensi merupakan daya tarik Zootopia, semua dapat menjadi apapun. Setidaknya itulah yang Judy Hopps (Ginnifer Goodwin) percaya sejak kecil.

zootopia11

Jody merupakan seekor kelinci yang tumbuh dipeternakan wortel milik keluarganya. Sejak kecil ia bercita-cita untuk menjadi polisi, sebuah pekerjaan yang biasanya dilakukan oleh hewan-hewan bertubuh besar seperti gajah, banteng, macan dan lain-lain. Setelah melalui berbagai rintangan, akhirnya Judy berhasil menjadi kelinci pertama yang menjadi polisi dan ditugaskan di kepolisian Zootopia. Sayang karena tubuhnya yang mungil dan stigma bahwa kelinci itu “imut” dan kurang “garang”, maka iapun disepelekan dan diberikan tugas sebagai penjaga parkir oleh atasannya.

zootopia10

zootopia9

zootopia7

zootopia6

Apakah Judy menerima nasibnya begitu saja? Tentu tidak. Pada suatu kesempatan, Judy berhasil mendesak atasannya agar Judy ditugaskan untuk mencari hewan yang hilang, sebuah tugas yang lebih serius dan dapat dijadikan ajang pembuktian.

zootopia4

zootopia8

Untuk melacak hewan yang hilang, Judy bekerjasama dengan Nicholas P. “Nick” Wilde (Jason Bateman), seekor rubah yang berprofesi sebagai penipu karena stigma di masyarakat yang menganggap bahwa rubah merupakan hewan cedik namun licik, tidak dapat dipercaya. Hey bukankah di Zootopia kabarnya semua dapat menjadi segalanya? Aahhh slogan, hanyalah slogan. Stigma masyarakat terhadap hewan tertentu terus menempel walaupun cap tersebut belum tentu benar.

zootopia3

zootopia5

zootopia2

Di sini Judy dan Nick harus dapat membuktikan bahwa cap masyarakat terhadap suatu jenis hewan tertentu tidaklah tepat. Judy yang dimasa kecilnya pernah berselisih dengan rubah, harus dapat bekerjasama dengan rubah lain yang sifatnya belum tentu sama dengan rubah yang Judy temui saat ia masih kecil dulu.

Saya lihat Zootopia (2016) berhasil memberikan cerita dengan pesan moral yang baik dengan balutan humor dan gambar yang bagus pula. Ceritanya memang tidak terlalu lucu, tapi unsur misterinya relatif terlihat meskipun saya sudah dapat menebak siapa penjahat sesungguhnya di pertengahan cerita. Jarang-jarang nih ada film detektif seperti Zootopia (2016).

Akhir kata, Zootopia (2016) sekali lagi menunjukkan kepada saya bahwa Walt Disney masih mampu membuat film yang bagus di tengah-tengah persaingan yang sengit. Lihat saja tahun 2016 ini ada berapa film animasi yang masuk bioskop. Saya rasa Zootopia (2016) layak untuk memperoleh nilai 4 dari skala maksimum 5 yang artinya “Bagus”.



Sumber: http://www.disneyanimation.com/projects/zootopia

Mengurus Perpanjangan SIM 2016

SIM1

Selain orang yang lahir pada tanggal 29 Februari, pasti akan mengalami hari ulang tahun seriap tahunnya. Momen ulang tahun bisa jadi menjadi momen yang menyenangkan atau justru momen yang menyebalkan, tergantung situasi. Terlepas dari menyebalkan atau menyenangkan, ketika mendekati waktu ulang tahun, ada baiknya periksalah masa berlaku SIM teman-teman, apakah akan habis tahun ini? Tanggal masa berlaku SIM (Surat Izin Mengemudi) biasanya mengikuti tanggal ulang tahun lho. Tahun ini masa berlaku SIM dan KTP saya habis sebagaimana tertulis di kartunya. Syukurlah e-KTP sekarang berlaku seumur hidup jadi tulisan masa berlaku di e-KTP saya dapat saya abaikan. Pasal 64 ayat (7) huruf a UU No 24 Tahun 2013 menyatakan bahwa KTP-elektronik untuk warga negara indonesia masa berlakunya seumur hidup, hore, saya tak perlu ke Kelurahan :D.

Untuk SIM, perpanjangan harus tetap dilakukan sesuai dengan Pasal 214 PP 44/1993 yang menerangkan bahwa Surat Izin Mengemudi (SIM) berlaku selama lima tahun dan dapat diperpanjang. Berdasarkan Surat Telegram dari Korlantas no 271/II/2015, perpanjangan SIM dapat dilakukan mulai 14 hari sebelum masa berlaku SIM habis. Nah itu kan batas minimal, berapa maksimal toleransi perpanjangan SIM? Perpanjangan SIM dapat dilakukan hingga maksimal 3 bulan dari habisnya masa berlaku SIM. Bila sudah melewati 3 bulan, maka kita harus membuat SIM baru di Polres domisili asal sesuai KTP-nya, tidak dapat memperpanjang lewat SIM online.

Apa itu SIM online? Maksud online di sini bukan berarti kita dapat memperpanjang lewat komputer pribadi yaa. Online disini artinya adalah kita dapat memperpanjang SIM di lokasi yang telah ditentukan tanpa melihat domisili asal kita di KTP, asalkan perpanjangan SIM-nya masih di bawah 3 bulan setelah masa berlaku berakhir. Contohnya adalah penduduk ber-KTP Jayapura dapat memperpanjang SIM di Jakarta, lumayan, tidak perlu repot-repot mudik bukan?

Untuk wilayah Jakarta, perpanjangan SIM dengan online sudah dapat dilakukan di Kantor Satuan Penyelenggara Administrasi SIM (Satpas SIM) yang terletak di:
1.Jakarta Selatan: Kantor Polres Metro Jakarta Selatan, Jl. Wijaya 2, Mall Blok M dan Gandaria City
2. Jakarta Timur: Kantor Sat Wil Lantas Polres Metro Jakarta Timur, Kebon Nanas
3. Jakarta Utara: Jl. Gorontalo Raya, Tanjung Priuk
4. Jakarta Barat: Kantor SatPas Daan Mogot KM 11
5. Jakarta Pusat: Kantor Polsek Metro Kemayoran, Jl. Landasan Pacu
Untuk lokasi di daerah lainnya, dapat dilihat di https://www.polri.go.id/layanan-sim.php.

Selain di Satpas SIM, perpanjangan SIM konon sudah dapat dilakukan pula di Gerai SIM yang terletak di dalam Mall, yaitu:
1. Jakarta Barat: Mall Taman Palm, Jl. Kamal Raya Outer Ring Road, Cengkareng, No. Telepon 021-5435181
2. Jakarta Timur: Pusat Grosir Cililitan (PGC), Jl. Mayjen. Soetoyo No. 76 (Lt.7) Kramat Jati, Cililitan No. Telepon 021-30019792
3. Jakarta Utara: Mall Artha Gading (Lt.1), Jl. Boulevard Artha Gading, No. Telepon 021-45864131
4. Jakarta Selatan: Mall Blok M Square dan Mall Gandaria City
Berdasarkan info dari http://www.poldametrojaya.info/bidang/bid-humas/gerai-stnk-dan-sim-di-lima-wilayah-dki-jakarta.html, gerai-gerai SIM diatas buka pada pukul 08:00 sampai pukul 14:00 WIB untuk hari kerja dan buka pada pukul 08:00 sampai pukul 11:00 WIB. Namun alangkah baiknya bila kita menelefon dahulu gerai-gerai tersebut atau bertanya-tanya dahulu karena konon jam operasionalnya sudah ada yang bergeser dan bahkan sudah tutup :P.

Terakhir, 1 lagi alternatif bagi yang hendak memperpanjang SIM adalah SIM Keliling yang untuk daerah Jakarta sendiri terdapat di:
1. Jakarta Pusat : Kantor Pos & Giro Lapangan Banteng
2. Jakarta Utara : PosPol Jembatan III
3. Jakarta Selatan : Depan Taman Makam Pahlawan Kalibata
4. Jakarta Barat : LTC Glodok (Minggu I, II) dan Citraland (Minggu III, IV)
5. Jakarta Timur : Astra Honda Dewi Sartika
Jam operasional untuk SIM Keliling adalah 08:00 – 14:00 pada hari kerja dan 08:00 – 12:00 untuk hari sabtu. Untuk Lebih info lengkapnya, kita dapat mengunjungi situs http://www.simkeliling.info atau menghubungi telefon 1500669.

Mau pilih perpanjang SIM di mana? Mau di Satpas SIM, Gerai SIM, atau SIM Keliling? 5 tahun yang lalu, saya melakukan perpanjangan SIM di Satpas SIM Jakarta Timur. Pada saat itu saya datang pada hari kerja sehingga hampir tidak ada antrian, sepi sekali. Prosesnya cukup cepat, hanya mengisi formulir, ke kasir, tes kesehatan lalu foto. Nah berdasarkan informasi yang saya peroleh, memperpanjang SIM di SIM Keliling biayanya lebih murah dan relatif cepat karena tidak ada tes kesehatan dan tidak diajak ikut asuransi bhayangkara. Namun SIM Keliling hanya melayani perpanjangan SIM A dan SIM C saja. Berhubung SIM saya adalah SIM A, maka tidak masalah jika tahun ini saya ingin mencoba memperpanjang SIM di SIM Keliling. Dengan demikian, beberapa minggu yang lalu, saya mampir ke SIM Keliling yang ada di Jakarta Timur.

SIM Keliling tersebut terletak di parkiran Astra Honda Dewi Sartika (seberang Rumah Sakit Budhi Asih) yang lumayan luas. Karena saya datang pada pukul 9 di hari sabtu, maka SIM Keliling tersebut sudah ramai, hiks! :(.

SIM3

Langkah pertama yang saya lakukan adalah datang ke mobil petugas dengan membawa 2 fotokopi KTP dan SIM lama. Dari sana, saya memperoleh formulir yang harus diisi.

SIM4 SIM5

Setelah selesai mengisi, saya kembalikan formulir tersebut kepada petugas. Kemudian saya harus menunggu sampai nama saya dipanggil lewat TOA. Menunggu ooh menunggu, inilah proses terlama dari perpanjangan SIM di SIM Keliling. Saya sampai bosan menunggu sambil bermain HP dan membuat kerangka tulisan ini ;).

Setelah hampir 2 jam menunggu, senang rasanya ketika nama saya dipanggil untuk masuk ke dalam mobil SIM Keliling. Di dalam mobil tersebut dilakukan proses foto, ambil sidik jari, tanda tangan, pembayaran dan KTP yang baru langsung diberikan, cepat.

Kalau dihitung-hitung, memperpanjang SIM di SIM Keliling memang lebih murah dibandingkan di Satpas SIM. 5 tahun lagi, kemungkinan besar saya akan kembali memperpanjang SIM di SIM Keliling, tapi tidak di hari sabtu tentunya. Hal tersebut akan saya lakukan kalau aplikasi memperpanjang SIM di HP Android masih belum sempurna. Sekedar informasi saja, saat ini sudah ada aplikasi Simobo di HP Android, namun banyak yang mengeluhkan bahwa proses registrasi dan input data pada Simbodo masih gagal dan tidak tersimpan. Sayang sekali kalau kemajuan ICT tidak dimanfaatkan dengan maksimal, padahal propabilitas terjadinya pencaloan, pungli dan korupsi dapat dikurangi dengan penyempurnaan aplikasi ini. Perlu keseriusan dan konsistensi dari pihak terkait, jangan asal buat lalu tidak dirawat, kapan mau maju :’D.

SIM2

Serial The Closer & Major Crimes

Major Crimes 1

Serial The Closer dan Major Crimes adalah film seri yang menemani saya berlari di atas treadmill setiap pulang kantor. Kedua serial ini saling berkaitan dan sama-sama mengisahkan mengenai sebuah kasus kriminal yang berbeda pada setiap episodenya, jadi berbeda dengan serial True Detective yaaa. Kasus-kasusnya selesai dan terpecahkan pada 1 episode. Episode berikutnya akan mengisahkan kasus lain.

Pada The Closer dikisahkan bagaimana sebuah divisi elit dari kepolisian Los Angeles, memecahkan berbagai kasus kejahatan yang datang ke meja mereka. Divisi ini dipimpin oleh Brenda Leigh Johnson (Kyra Sedgwick), seseorang yang ahli dalam melakukan interogasi hingga ia memperoleh pengakuan dari si pelaku. Berbagai taktik dan tipu daya Brenda lakukan untuk memperoleh pengakuan.

Major Crimes 11

Major Crimes 9

Major Crimes 15

Major Crimes 18

Major Crimes 10

Metode interogasi dan cara Brenda memimpin kadang menimbulkan friksi sehingga menimbulkan konflik dengan pihak internal dan eksternal kepolisian. Kehidupan pribadi Brenda pun memiliki porsi yang cukup banyak pada serial ini. Jadi The Closer memang tidak murni mengisahkan mengenai investigasi sebuah kasus kriminal saja, namun kuhidupan pribadi dan politik kantor yang ada di sekitar kasus-kasus itu pun, ikut dikisahkan.

Brenda tidak sendiri, ia dibantu pula oleh detektif-detektif veteran dalam menjalankan tugasnya. Di sana ada David Gabriel (Corey Reynolds), Louie Provenza (G. W. Bailey), Andy Flynn (Tony Denison), Michael Tao (Michael Paul Chan), Julio Sanchez (Raymond Cruz) dan Irene Daniels (Gina Ravera). Kecuali Gabriel dan Irene, detektif-detektif ini rasanya sudah uzur semua, yaaahh namanya juga divisi khusus yang dihuni para detektif veteran x__x. Ibu saya yang kurang hafal judul serial ini sering menyebut serial ini sebagai “film detektif tua” :’D.

Major Crimes 17

Major Crimes 12

Pada akhir The Closer season 7, divisi yang Brenda pimpin mengalami restrukturisasi sehingga season 7 merupakan season terakhir The Closer. Dengan diakhirinya serial The Closer, maka dimulailah serial Major Crimes. Sesuai judulnya, serial Major Crimes mengisahkan divisi major crimes, divisi yang Brenda dulu pimpin. Anggota major crimes kini diisi oleh David Gabriel, Louie Provenza, Andy Flynn, Michael Tao, Julio Sanchez dan Amy Sykes (Kearran Giovanni). Posisi Brenda sendiri digantikan oleh Sharon O’Dwyer Raydor (Mary McDonnell). Disini terlihat perbedaan kepemimpinan, Brenda agak lebih seenaknya sendiri, sedangkan Raydor lebih disiplin dan taat aturan. Dikisahkan bahwa pada beberapa kasus yang Brenda tangani, si pelaku dapat lolos di persidangan karena kurang bukti atau kesalahan prosedur. Raydor datang dengan kemampuan interogasi yang mirip dengan Brenda, hanya saja Raydor lebih kalem dan mau melakukan kompromi agar si pelaku tetap memperoleh hukuman meskipun bukan hukuman maksimum. Bagi Raydor, ini lebih baik ketimbang memaksakan agar si pelaku dikenai pasal-pasal dengan hukuman maksimum tapi si pelaku berhasil lolos di pengadilan.

Major Crimes 2

Major Crimes 14

Major Crimes 13

Major Crimes 5

Major Crimes 16

Drama akan kehidupan pribadi dan politik di sekitar divisi major crimes dikisahkan pula pada serial Major Crimes. Miriplaaaaa, hanya berganti judul dan sedikit susunan pemain, serta porsi Raydor pada Major Crimes tidak sebesar porsi Brenda pada The Closer.

Major Crimes 8

Major Crimes 6

Saya sendiri tidak menemukan kasus-kasus dan teknik interogasi yang “wah” pada The Closer dan Major Crimes. Drama yang dihadirkan lumayan menarik untuk diikuti, tapi tidak terlalu spesial. Secara keseluruhan, rasanya kedua serial ini mampu memberikan hiburan yang lumayan ok walaupun tidak diisi oleh polisi atau detektif yang kekar dan keren. Nilai 3 dari skala maksimum 5 yang artinya “Lumayan”, ikhlas saya berikan kepada The Closer dan Major Crimes :).

Sumber: majorcrimestv.net

Serial Body of Proof

Body of Proof 1

Satu lagi film seri yang sering saya & istri saya tonton, Body of Proof judulnya. Film seri Body of Proof ini mengambil penggalan kisah kehidupan Dr. Megan Hunt (Dana Delany), seorang dokter bedah syaraf yang beralih profesi menjadi penyelidik medis di kepolisian.

Dr. Hunt mengalami kecelakaan mobil yang menyebabkan beberapa syaraf tangannya bermasalah, ia tidak dapat lagi melakukan operasi bedah syaraf yang memerlukan presisi tinggi. Kemudian Dr. Hunt banting setir menjadi penyelidik medis kepolisian yang sering berinteraksi dengan mayat korban pembunuhan. Saya lihat Dr. Hunt ini memiliki karakter yang “ngeyel”, ceplas ceplos, sulit diatur dan optimistis. Karakter inilah yang membawa Dr. Hunt pada kesuksesan di profesi barunya sebagai penyelidik medis. Dengan pengetahuan medis yang mumpuni, disertai dengan insting yang baik, Dr. Hunt berhasil memecahkan kasus-kasus pembunuhan yang mampir ke meja otopsinya.

Body of Proof 8

NICHOLAS BISHOP, DANA DELANY, GEOFFREY AREND

Body of Proof 6

Body of Proof 5

DANA DELANY, WINDELL D. MIDDLEBROOKS

Body of Proof 11

Body of Proof 9

Kesuksesan memecahkan berbagai kasus tidak diikuti oleh kesuksesan dalam kehidupan pribadi Dr. Hunt. Status Dr. Hunt adalah orang tua tunggal, ia sudah bercerai dan memiliki 1 anak perempuan dari pernikahannya tersebut. Ibu Dr. Hunt adalah seseorang yang berkuasa di pemerintahan. Hubungan antara ibu Dr. Hunt dengan Dr. Hunt sendiri pada awalnya kurang dekat dan cenderung bermasalah, Ayah Dr. Hunt sendiri sudah lama meninggal dengan dugaan karena bunuh diri. Hubungan antara Dr. Hunt dengan anak semata wayangnya pun, penuh masalah dan konflik, masalah yang harus seorang orang tua tunggal menghadapi anaknya yang semakin hari semakin tumbuh dewasa. Menjaga keseimbangan antara karir dan kehidupan pribadi menjadi PR tambahan bagi Dr. Hunt.

Body of Proof 10

Body of Proof 4

Body of Proof 3

Body of Proof memang mengambil latar belakang yang mirip dengan film seri CSI, namun kadar drama Body of Proof tentunya relatif lebih kental. Hal inilah yang menyebabkan Body of Proof sering ditonton oleh saya dan istri saya bersama-sama. Saya senang karena ada unsur misteri dan investigasi. Sementara itu istri saya senang karena ada dramanya. Namun karena agak “nanggung” terkadang kasus-kasus yang dihadirkan terkadang kurang menarik, Dr. Hunt nampak berperan sangat besar melampaui peranannya sebagai penyelidik medis, ia mengikuti aksi interogasi, pengejaran tersangka dan lain-lain. Hal ini agak mustahil dan tidak masuk akal. Drama yang munculpun kebanyakan adalah drama keluarga biasa. Saya rasa Body of Proof pantas untuk mendapat nilai 3 dari skala maksimum 5 yang artinya “Lumayan”.

22 Jump Street (2014)

22 Jump St 1

Pada waktu TK dulu saya sering menonton film seri 21 Jumpt Street di RCTI. Tidak terasa serial TV tersebut sudah diangkat ke layar lebar dan sekuelnya sudah hadir di bioskop-bioskop pada bulan Juni ini. Melanjutkan film layar lebar 21 Jump Street (2012), kini hadir sekuelnya dengan judul yang mirip, 22 Jump Street (2014).

Kali ini duet polisi bocor, Schmidt (Jonah Hill) dan Jenko (Channing Tatum) kembali ditugaskan untuk menyamar. Mereka tidak ditugaskan untuk menyamar di SMA lagi, melainkan di sebuah perguruan tinggi. Kedua sahabat ini melakukan penyelidikan atas kematian seorang mahasiswi yang tewas setelah mengkonsumsi narkoba jenis baru, whyphy. Karena latar belakang dan kemampuan yang bertolak belakang, tugas penyamaran ini kembali menguji seberapa besar kekompakan Shmidt & Jenko.

22 Jump St 10 22 Jump St 5

Jenko yang berbadan besar namun agak telmi menjadi pemain andalan di tim american football perguruan tinggi dengan nama samaran Brad. Jenko semakin lama semakin menikmati & nyaman dengan samarannya sebagai Brad. Jenko bahkan berfikir untuk keluar dari kepolisian dan tetap menjadi Brad.

22 Jump St 8 Jenko (TATUM) and Zook (WYATT RUSSELL) out on the field 22 Jump St 2

Sementara itu Schmidt yang fisiknya lebih lemah dari Jenko, justru menjalin hubungan cinta dengan mahasiswi jurusan seni yang ternyata adalah . . . Kenyataan siapa sebenarnya kekasih baru Schmidt berhasil membuat saya & istri tertawa terbahak-bahak :D.

22 Jump St 11 22 Jump St 7

Sayangnya, kelucuan seperti itu sedikit sekali saya alami selama menonton 22 Jump Street (2014). Film ini memang mengusung genre action comedy tapi sayangnya beberapa guyonannya agak garing. Saya masih menikmati bagian awal dan tengah 22 Jump Street (2014), tapi sayang menjelang bagian akhirnya agak garing, berlebihan dan sedikit membosankan. Maksud saya dengan berlebihan di sini adalah jalan ceritanya yang terlalu lebay dan tidak masuk akal :(, akting mas Channing dan mas Jonas sendiri cukup ok.

22 Jump St 9 22 Jump St 12

22 Jump St 6

Jonah Hill;Channing Tatum

Terlepas dari adegan kerjar-kejaran dan perkelaian yang garing pada bagian akhir film, 22 Jump Street (2014)  cukup menghibur & layak mendapat nilai 3 dari skala maksimum 5 yang artinya “Lumayan”. Oh yaaa, beberapa guyonan pada 22 Jump Street (2014) agak kasar dan porno, kurang pas untuk ditonton anak kecil.

Sumber: www.22jumpstreetmovie.com/site/

Serial Perception

Perception 1

Serial atau film seri Perception adalah salah satu film seri yang kadang saya tonton di channel Fox Crime. Film seri ini baru mulai tayang pada 2012 lalu dan belum dinyatakan tamat sampai saya menulis tulisan ini. Perception bukanlah film yang bersambung, setiap episode mengisahkan kasus yang berbeda. Kasus tersebut ditangani oleh seorang profesor ahli dibidang neuroscience yang menginap penyakit paranoid schizophrenia, Dr. Daniel J. Pierce (Eric McCormack). Pierce bertindak sebagai konsultan yang membantu seorang agen FBI, Katherine “Kate” Rose Moretti (Rachel Leigh Cook), dalam menyelesaikan berbagai kasus FBI.

Perception 4 Perception 5 Perception 7

Perception 3

Perbedaan Perception dengan film seri bertemakan detektif lainnya adalah terletak pada karakter protagonisnya, Dr. Pierce. Pierce yang jenius namun sakit, memecahkan berbagai kasus FBI di Chicago dengan ditemani oleh berbagai tokoh halusinasi yang muncul. Setiap kasus memicu kemunculan tokoh halusinasi Pierce yang hanya dapat dilihat oleh Pierce saja tentunya. Kejelian & analisa Pierce dalam melihat sebuah kasus dari sudut pandang yang berbeda terkadang dituangkan melalui karakter halusinasi tersebut.

Perception 2 Perception 6

Pierce memang memiliki kemampuan berfikir yang menonjol namun penyelidikan sebuah kasus, tentunya membutuhkan karakter lain yang secara fisik dan mental kuat untuk mengimbangi kelemahan Pierce yang memang “sakit”. Kate hadir mengisi peranan tersebut, dia memang seorang wanita namun Kate cukup kuat untuk melakukan pengejaran dan menembak seseorang dengan pistolnya. Kate sendiri sebenarnya adalah mantan murid Pierce yang sempat jatuh cinta pada Pierce. Entah apakah film seri Perception akan mengambil alur seperti film seri Bones dan Castle atau tidak. Pada film seri Bones & Castle, kedua karakter utama menjalin cinta, bahkan pada film seri Bones, mereka sampai memiliki anak.

Perception 8 Perception 9

Perception memang bukanlah film seri favorit saya, tapi toh saya masih tetap betah di depan TV ketika episode-episode serial ini tayang di channel yang saya tonton. Kasus dan cerita yang disajikan terkadang menarik, terkadang biasa saja, keunikan Pierce dalam menganalisa kasus memang unik namun terkadang tidak menambah nilai plus bagi suatu episode Perception. Olehkarena itulah Perception hanya dapat memperoleh nilai 3 dari skala maksimum 5 yang artinya “Lumayan”. Lumayanlaaah buat hiburan di rumah seteah seharian penat pacaran dengan laptop di kantor :P.