Constantine (2005)

Constantine1

Constantine (2005) mengisahkan bagaimana John Constantine (Keanu Reeves), sang pengusir setan dan iblis, menyelidiki kasus bunuh diri saudara kembar identik dari Detektif Angela Dodson (Rachel Weisz). Penyelidikan John terhadap kasus bunuh diri ini ternyata berhubungan dengan sebuah rencana besar yang dapat menghancurkan keseimbangan antara dunia, neraka dan surga.

Constantine3

Constantine13

Constantine6

Constantine9

Constantine2

Setan? Iblis? Constantine (2005) itu film horor ya? Bukan, Constantine (2005) adalah film bergenre supranatural action thriller yang diadaptasi dari komik Hellblazer yang diterbitkan oleh Vertigo Comics, anak perusahaan DC Comics. John Constantine yang menjadi karakter utama komik tersebut memang dilahirkan dengan kemampuan untuk melihat dan berinteraksi dengan malaikat dan setan. Merasa stres dengan kemampuannya, John sempat melakukan dosa besar yang membuat John divonis untuk tidak akan masuk surga. Lucifer, raja neraka, berjanji akan datang sendiri untuk menjemput jiwa John ketika John meninggal nanti.

Constantine8

Constantine4

Constantine12

Constantine5

Constantine7

Constantine11

Constantine14

Constantine10

Nah, masa lalu John inilah yang pada akhir film Constantine (20015), John pergunakan untuk mempertahankan keseimbangan antara surga, dunia dan neraka. Cerdasss, saya suka dengan Constantine (2005) karena bagian akhirnya yang cerdas, kadang kita tidak perlu sekuat Superman untuk menang ;). Selain itu, alur ceritanya tidak membosankan, special effect-nya pun lumayan ok. Saya rasa Constantine (2005) layak untuk memperoleh nilai 4 dari skala maksimum 5 yang artinya “Bagus” :).

Bourne Legacy (2012)

The Bourne Legacy adalah film action thriller yang disutradarai oleh Tony Gilroy, penulis dari 3 film Bourne terdahulu. Film ini merupakan film keempat dari seri film Bourne berdasarkan novel yang ditulis oleh Robert Ludlum. 3 film Bourne terdahulu yang telah hadir di bioskop & DVD adalah Bourne Identity, Bourne Supremacy & Bourne Ultimatum. Sambutan para pecinta film cukup baik sehingga dibuatlah film keempatnya meski dengan tokoh utama yang berbeda, jagoan di Bourne Legacy bukan Jason Bourne lagi. Walaupun diedarkan dengan judul yang sama dengan novelnya, film-film Bourne memiliki plot yang berbeda dengan versi novelnya.

Pada Bourne Legacy, diceritakan bahwa peristiwa-peristiwa pada 3 film Bourne terdahulu telah menyebabkan tereksposnya operasi Blackbriar & operasi Threadstone ke media. Hal ini mengancam kelangsungan operasi-operasi serupa yaitu operasi Outcome & berbagai proyek operasi lain di masa depan yang saat ini sudah mulai dijalankan. Operasi Outcome adalah salah satu operasi kelanjutan dari operasi Threadstone yang bertujuan untuk menciptakan agen-agen lapangan dengan kemampuan fisik & intelektual di atas rata-rata. Setiap agen dari operasi Outcome diharuskan menelan beberapa pil yang mampu menaikkan kemampuan mereka, mereka harus menelan pil-pil tersebut secara terus menerus atau mereka akan mengalami kesakitan & berbagai resiko penyakit lain, sementara itu para ilmuwan masih menyelidiki bagaimana cara agar kemampuan yang didapat dari pil tersebut menjadi permanen. Uji coba & hal-hal yang dilakukan oleh para ilmuwan & agen pada operasi Outcome sangat rahasia & agak ilegal, bila media masa menulis mengenai operasi ini maka akan ada beberapa petinggi pemerintahan yang terancam karirnya.

Beberapa petinggi pemerintahan Amerika mulai ketakutan dan berusaha membungkam semua orang yang terlibat kasus Jason Bourne & operasi Outcome, baik agen lapangannya maupun para ilmuwannya. Satu per satu agen dan ilmuwan yang terlibat operasi Outcome dibunuh. Namun ada 2 orang yang lolos yaitu Aaron Cross (Jeremy Renner), agen lapangan operasi Outcome & Dr. Marta Shearing (Rachel Weisz), ilmuwan operasi Outcome. Aaron membutuhkan bantuan Marta untuk menghilangkan ketergantungannya pada pil-pil yang harus ditelan oleh setiap agen operasi Outcome. Sementara itu Aaron & Marta telah terdaftar sebagai buronan internasional sehingga kemanapun mereka pergi, pasti akan ada orang-orang yang memburu mereka.

Sepanjang film, banyak sekali adegan kejar mengejar yang menurut saya biasa-biasa saja, kurang “greget”. Tidak ada kejutan atau taktik strategi yang keren atau menakjubkan, adegannya kebanyakan tembak, kabur, pukul, kabur, bersembunyi, kabur lagi. Saya sempat merasa sedikit bosan tapi untunglah film ini masih ada ceritanya, tidak hanya action saja. Semua adegan kejar-kejaran yang disuguhkan, memiliki tujuan dan misi tertentu. Aaron & Marta memiliki rencana yang pada akhirnya berhasil dieksekusi meski tetap saja, seperti film-film Bourne sebelumnya, tokoh utamanya pasti tetap berstatus sebagai buronan & tidak semua tokoh antagonisnya mati, supaya ada film Bourne kelima kali yah. Saya hanya dapat memberi nilai 3 dari skala maksimal 5 yang artinya “Lumayan”. Dibilang jelek tidak, dibilang bagus juga tidak. Tidak heran film ini gagal menggeser The Expendables 2 dari tahta juara Box Office minggu ini.

Sumber: http://www.thebournelegacy.net