Sonabest, Sajian Khas Nusantara dengan Resep Turun Temurun

Berkunjung ke wilayah Depok, saya mampir ke restoran sederhana yang bernama Sonabest. Sementara ini setahu saya Sonabest dapat ditemukan di:

  1. Jl. Raya Jagakarsa, Jakarta Selatan. Pelataran Kompleks Ruko Grand Jagakarsa Residence.
  2. Jl. KH. M. Usman, Beji, Depok. Bagian depan parkiran Superindo Express Beji.

Nah kemarin saya mampir ke cabang yang di Beji. Lokasinya di ruangan terbuka dan bersih. Ada apa saja sih di Sonabest? Menu unggulannya adalah sate maranggi dan sop iga. Wuah bagaimana ya rasanya?

Sate maranggi hadir dengan balutan bumbu yang kental dan menempel pada daging atau gajih. Satu tusuk sate maranggi Sonabest, isinya cukup padat loh. Daging yang dipergunakan adalah daging sapi tenderloin yang empuk. Gajihnya pun tak kalah lembut dan legit. Ditambah bumbu rempah yang Sonabest gunakan, yuuummmmm, enak. Saya merasakan ada sebuah rasa khas ketika menyantap sate maranggi yang satu ini. Kalau kurang manis atau pedas, bisa menambahkan kecap dan sambal khusus yang ada di setiap meja. Ini adalah salah satu sate favorit saya.

Sop iga hadir dengan kuah hangat dan gurih. Dagingnya pun tidak pelit, jadi isinya bukan tulang saja hehehehe. Pasuan rasanya enak loh, apalagi kalau sedang hujan, wuih, mantab.

Restoran yang baru dibuka pad 2021 ini memiliki menu yang sedikit namun terasa spesial di lidah saya. Konon masakannya dibuat berdasarkan resep dari leluhur si pemilik. Sopasti Sonabest layak untuk memperoleh nilai 4 dari skala maksimum 5 yang artinya “Enak”.

Sedep Raos Sate Maranggi Cibungur b(^_^)

Cibungur5

Setiap mendengar kata sate, pasti kita ingatnya dengan sate madura, padahal ada 1 varian sate lagi yang tidak kalah enaknya, sate maranggi. Sate maranggi adalah makan tradisional asli Indonesia, sate ini biasa ditemui Purwakarta, Cianjur dan beberapa kota lain di Jawa Barat. Salah satu warung sate maranggi yang sudah terkenal sejak dahulu kala adalah warung sate maranggi Cibungur yang terletak di Jalan Raya Cibungursari, Bungursari, Purwakarta. Kalau dari Jakarta, tinggal masuk tol Cikampek sampai ujung tol tersebut, yaitu gerbang Sadang. Dari pintu keluar tol, belok ke arah kanan, nanti di sebelah kiri jalan kita akan menemui warung sate di bawah pepohonan yang teduh b(^_^).

Cibungur8

Meski sederhana, warung sate ini cukup luas, mampu menampung banyak orang. Tempat parkirnyapun memadai, kelihatan sekali warung sate ini sering kedatangan tamu-tamu bermobil, kalau saya lihat kebanyakan pengunjungnya berplat B x_x.

Cibungur7

Cibungur6

Sate maranggi yang disajikan Cibungur, dapat menggunakan daging sapi atau daging kambing. Rasa satenya benar-benar istimewa, dagingnya empuk, gurih & tidak bau. Sate tersebut ditemani oleh nasi timbel yang terbungkus oleh daun & sambal tomat cabe rawit yang tidak terlalu pedas, passss sekali paduan rasanya. Bumbu yang dipergunakan ternyata lengkap juga, yaitu mulai dari lengkuas, bawang, jahe sampai ketumbar. Untuk minum, saya memesan es kelapa muda yang rasanya ternyata standard saja, sama seperti es kelapa muda pada umumnya -__-.

Cibungur1Cibungur2

Sebenarnya warung sate ini menyediakan menu-menu lain seperti ikan bakar, karedok, sop dan lain-lain. Rasa karedoknya biasa-biasa saja. Sop dengkulnya lembut, gurih, enak, potongannya gede-gede :D. Saya sendiri melihat banyak juga yang memesan ikan bakar, agak heran juga sebenarnya, di warung sate kok makan ikan :/. Bolehlah dilain kesempatan saya cicipi juga ikan bakarnya ;).

Cibungur9 Cibungur10

Cibungur4Cibungur3

Secara keseluruhan, rasanya tidak percuma saya nyupir jauh-jauh dari Jakarta ke Purwakarta. Sate maranggi Cibungur layak mendapat nilai 5 dari skala maksimum 5 yang artinya “Enak Sekali”. Oh yaa, warung sate ini tidak buka cabang di tempat lain loh, jadi memang harus ke Purwakarta kalau mau mencicipi hehehehe 😉

Sate Maranggi Sari Asih, Warung Sate Khas Purwakarta di Cipanas

Sate Maranggi Sari Asih milik Pak Maskur ini terletak di Jalan Raya Cipanas, Pacet, Bogor, tepatnya di seberang Pegadaian. Kalau dari arah Puncak, tempat ini adalah setelah Istana Cipanas, letaknya ada di kanan jalan, silahkan cari tempat yang penuh asap, rasanya di jejeran jalan itu, hanya ada 1 tukang sate, jadi tidak terlalu sulit menemukannya. Dulunya pelayanan di sini sistemnya self service, langsung ambil sendiri saja kemudian bayar belakangan, maklum tempat ini sering dipenuhi pengunjung jadi pelayannya kadang tidak sempat melayani semua pelanggan x_x. Saya sendiri tertarik untuk mencicipi satenya karena saya beberapa kali melihat tempat yang penuh asap bakaran sate ini dipenuhi pelanggan.

Lokasi Sari Asih

Tukang bakar Sate

Sate Maranggi sendiri adalah makan khas Purwakarta dimana sate sapi disajikan dalam keadaan kering, tidak langsung dicampur bumbu kacang atau kecap. Walau kering, sate sapi rasanya sudah cukup manis & gurih karena sudah dibumbui terlebih dahulu. Di warung ini, disediakan cabe, botol kecap manis & bumbu oncom yang terpisah bila pelanggan menginginkannya. Uniknya, selain ditemani nasi, sate maranggi ini juga dapat ditemani oleh ketan bakar.

Oncom, Kecap & Cabe

Sate Maranggi & Ketan bakar

Ketika pertama kali mencobanya, saya pesan sate polos yang daging saja dengan ketan bakar, dagingnya kurang empuk & rasanya kurang spesial. Belakangan saya baru tau bahwa ternyata yang enak itu justru sate yang ada lemaknya, walau yang polos itu lebih mahal karena full daging tanpa lemak. Secara garis besar, makanan di warung ini saya nilai 3 dari skala maksimal 5 yang artinya “Lumayan”. Bolehlah dijadikan tempat persinggahan untuk mengisi lambung ketika kelaparan di jalan :).