Icip-Icip Sate di Atas Hotplate ala Sate Blora Cirebon

bloracirebon1

Sudah sering saya melewati daerah dekat Tip Top Rawamangun, dan sering pula saya melihat warung sate yang terlihat penuh yaitu Sate Blora Cirebon. Warung sate ini tepatnya terletak di Jl. Balai Pustaka Baru No. 3, Rawamangun, Jakarta Timur, tak jauh dari Tip Top Rawamangun.

Warung sate yang sudah lama berdiri ini terbilang bersih dan memiliki pelayanan yang sigap dan responsif. Dari perkakas dan foto-foto yang terpajang, Sate Blora Cirebon bisa dibilang termasuk warung sate zaman dahulu. Namun apakah rasa menunya masih cocok dengan orang-orang jaman sekarang?

Bagian Dalam

Bagian Dalam

Kalau dilihat dari daftar menu, Sate Blora Cirebon menyajikan aneka hidangan yang sudah standard disajikan warung sate pada umumnya. Saya sendiri baru mencicipi sate kambing, sate ayam dan sop kambing.

Bakar Sate

Bakar Sate

Sate kambing dan sate ayam sama-sama disajikan di atas hotplate sehingga kondisinya masih mengepul dan hangat ketika sampai di meja saya. Sate yang diletakkan di atas hotplate sebelumnya sudah dibakar sambil dilumuri oleh bumbu sate, tapi kalau langsung dimakan yaaa rasanya polos dan kurang berbumbu. Di mana bumbu kacang dan kecapnya? Bumbu kacang dan kecap disajikan terpisah pada piring kecil yang dengan sigap diberikan oleh pelayan. Sayang bumbu kacangnya kok ya terasa kurang gurih dan agak tawar, bukan bumbu kacang yang saya suka. Daging satenya pun tidak terlalu empuk. Walahhh, jauh dari ekspektasi saya, lidah saya nampaknya kurang cocok dengan sate kambing dan sate ayamnya Sate Blora Cirebon.

Sate Kambing & Sate Ayam

Sate Kambing & Sate Ayam

Bumbu Kecap & Bumbu Kacang

Bumbu Kecap & Bumbu Kacang

Bagaimana dengan sop kambingnya? Sop kambingnye memiliki aroma yang harum dan terada gurih, yuuuummmm, enaaakk. Isi sopnya memang bukan daging semua, tapi gajih dan jeroan yang ada di dalam sop masih di dalam batas normal, tidak terlalu banyak dan tidak membuat mual. Inilah menu yang saya suka di Sate Blora Cirebon :).

Sop Kambing

Sop Kambing

Meskipun kurang cocok dengam rasa satenya, Sate Blora Cirebon masih layak untuk memperoleh nilai 3 dari skala maksimum 5 yang artinya “Lumayan”. Sudah hilanglah rasa penasaran saya hohohoho.

Mengantri Sate Ayam Maduranya Pak Hosen

Sate Hosen 1

Tak jauh dari tempat tinggal ibu saya, ada warung sate yang penuh sekali,Sate Pak Hosen Madura namanya. Antriannya lumayan panjang dan lamaaaaa. Butuh kesabaran ekstra kalau mau coba-coba makan di sana :,D. Warungnya sederhana dan tidak terletak di pinggir jalan raya, melainkan di Jalan Kelapa Sawit Raya, Pondok Kelapa, Durensawit, Jakarta Timur. Tak jauh dari perumahan Harris Residence,  perumahan Pondok Kelapa Indah dan perumahan Billymoon. Sebagian besar pelanggannya yaaa dari ketiga perumahan tersebut.

Sate Hosen

Lokasi Sate Pak Hosen Madura

Menu unggulan Sate Pak Hosen Madura adalah sate ayamnya. Sate ayam dengan kematang yang tepat dibalut dengan bumbu kacang yang “berani”. Saya akui bumbu kacangnya memang enak dan mantab, berbeda dengan sate ayam gerobak keliling yang terkadang melewati depan rumah saya. Tak heran Sate Pak Hosen Madura laris manis.

Sate Hosen 3

Gerobak

Sate Hosen 4

Pemandangan Ketika Mengantri

Sate Hosen 2

Sate Ayam

Rasanya. Sate Pak Hosen Madura mampu menghadirkan sate ayam yang paling enak di sekitar Kalimalang. Warung sate sederhana ini layak untuk memperoleh nilai 4 dari skala maksimum 5 yang artinya “Enak”. Istri dan ibu saya cocok sekali dengan sate ayamnya Sate Pak Hosen Madura. Sebandinglaaaah dengan waktu dan tenaga yang dikeluarkan untuk mengantri ;).

Makan Enak & Kenyang di Syailendra

Syailendra 1

Syailendra adalah restoran buffet yang terletak di lantai dasar Hotel JW Marriott, Jl. DR. Ide Anak Agung Gde, Kav E 1-2, Kawasan Mega Kuningan, Jakarta Selatan. Saya sendiri sudah beberapa kali singgah di Syailendra sejak pertama kali bekerja, tapi tidak bayar sendiri yaaa, melainkan diundang hehehe. Biasanya sih acara buka puasa bersama, rapat atau perkawinan teman ; ). Lokasi yang strategis dan tempat yang nyaman menjadi salah satu nilai plus tempat ini meskipun tarifnya agak menguras isi dompet, maklumlah restoran buffet gitu loooh ;). Meskipun terkenal sebagai restoran buffet, pengunjung bisa juga memilih untuk memesan menu tertentu, ala carte istilahnya, jadi tidak boleh mengambil sepuasnya seperti paket buffet, tentunya dengan harga yang relatif lebih ekonomis ;).

Mirip seperti restoran-restoran buffet lainnya, Syailendra menyajikan aneka jenis hidangan mulai dari masakan lokal, Asian sampai Western yang tersebar di beberapa open kitchen.

Syailendra 12

Suasana Syailendra

Syailendra 14

Bagian Dalam Syailendra

Menu lokal yang disajikan Syailendra beraneka ragam, mulai dari sate, nasi goreng, sop buntut sampai sop iga. Setahu saya, sop buntut merupakan salah satu hidangan favorit di Syailendra. Baik sop buntut maupun sop iga, sama-sama menggunakan daging berkualitas tinggi dengan tekstur daging yang empuk dan enakkk. Rasa kuah keduanya pun sebenarnya sama, sama-sama nikmat ketika dipadukan dengan potongan daging iga ataupun buntut. Rasanya gurih tapi tidak membuat saya neg walupun saya berkali-kali menambah hehehehe.

Syailendra 10

Sop Iga

Syailendra 11

Open Kitchen Sate & Kebab

Sementara itu menu Asian terdiri dari sushi, sashimi, ikan gindara pan fei thong, prawn with curry, kwetiau, roasted duck, bakpao, dinsum dan lain-lain. Untuk hidangan Sushi dan sahimi, penataannya memang bagus & menarik. Sushi & sashimi yang disajikan relatif standar, agak original, bukan hasil modifikasi yang rasanya sudah disesuaikan dengan lidah Indonesia, meski demikian rasanya tetaplah enak & segar, kebetulan saya memang doyan sushi & sashimi, ketika di Jepang pun lidah saya cocok dengan sushi & sashimi yang disajikan di negeri sakura. Ibu saya termasuk yang tidak doyan sushi yang terbuat dari bahan mentah, jadi beliau pastilah akan menjauhi open kitchen Syailendra yang menyajikan sushi & sashimi. Kalau boleh membandingkan, rasanya jenis pilihan sushi dan sashimi Syailendra masih di bawah restoran Table 8 yang terletak di Hotel Mulia Senayan. Di Table 8, pilihannya jauh lebih macam-macam. Mirip seperti sushi & sashimi, aneka dinsum di Syailendra pun tidak terlalu variatif, rasanya memang tetap ok tapi pilihannya itu-itu saja. Sedangkan rasa roasted duck nya empuk dan manis-manis asam, lumayan. Sedangkan Menu ikan gindara pan fei thong yang disajikan Syailendra terasa tidak amis namun terlalu datar kurang berbumbu.

Syailendra 9

Open Kitchen Sushi & Sashimi

Syailendra 15

Aneka Sushi

Syailendra 3

Dinsum & Bakpao

Syailendra 6

Prawn with Curry

Tidak lupa Syailendra pun menyajikan menu Western seperti pizza, salad, pasta, salmon cream dan lain-lain. Semuanya ada pada suatu bagian open kitchen dari Syailendra. Dari berbagai menu Western yang ada, saya baru sempat mencicipi salmon cream, rigatoni aglic olio, sausage & cheese salad, pizza dan steak.

Rasa salmon cream yang disajikan Syailendra lumayan ok, tidak amis & tidak terlalu berbumbu. Lumayan tapi kurang nagih rasanya.

Sementara itu aneka pastanya, seperti rigatoni aglic olio contohnya, terasa hambar dan kurang ok, hhmmmmm.

Lalu hidangan sausage & cheese salad nya lumayan enak, rasa & aroma sosisnya sangat dominan, yummmm.

Kemudian, pizza yang disajikan Syailendra relatif tipis, rasa kejunya kurang terasa, toppingnya kurang variatif. Tapi semua itu berubah ketika saya menaburkan keju bubuk yang ada di dekat pizza, wuuaaah lumayan enak juga ternyata, keju bubuk yang disediakan adalah keju Eropa yang agak kemringus. Walaupun bukan pizza terenak yang pernah saya santap, bolehlaaa.

Syailendra 7

Pizza, Roasted Duck, Gindara Pan Fei Thong & Salmon Cream

Syailendra 18

Greca Pizza, Rigatoni Aglic Olio dan Sausage and Cheese Salad

Terakhir dari aneka hidangan western ala Syailendra yang pernah saya nikmati, steak. Hidangan yang satu ini sunggu menggugah selera karena saya melihat langsung bagaimana irisan daging segar yang besar, dipotong menjadi irisan daging yang nampak yummy. Setelah daging tersebut dipotong, saya dapat memilih tingkat kematangan dari daging steak beserta saus steak yang hendak dipergunakan. Dagingnya lembut dan terasa segar, enaaakk, tapi sayang sausnya tidak terlalu “berani”. Kalau untuk orang Indonesia sih, kurang berbumbu.

Syailendra 16

Potongan Steak Beserta Pilihan Sausnya

Syailendra 17

Steak

Syailendra 8

Open Kitchen Salad

Sebagai pencuci mulut, saya memakan aneka kue dan buah seperti fruit yogurt, eclairs, poffertjes, lemon merenge, cheese cake, tiramisu, white & dark chocolate moose dan lain-lain. Rasanya enak-enak semua terutama cheese cake, eclairs dan tiramisu. Walau bentuknya sederhana, lelehan krim di dalam eclairs terasa lembut dan nikmat :). Kue tiramisu terasa lembut dan manisnya pas. Cheese cake adalah menu kue favorit saya di sini, rasa kejunya mantabbbb, entah berapa kali saya mengambil cheese cake 🙂

Syailendra 2

Fruit Yogurt & Aneka Buah

Syailendra 4

Eclairs, Poffertjes, Lemon Merenge, Tiramisu, White & Dark Chocolate Moose

Syailendra 5

Aneka Kue Pencuci Mulut

Makanan yang disajikan Syailendra diklaim tidaklah 100% sama setiap harinya karena Syailendra memiliki aneka menu yang enak dengan baham baku berkualitas dan takaran bumbu yang pas. Maka rasanya secara keseluruhan Syailendra pantas untuk mendapat nilai 4 dari skala maksimum 5 yang artinya “Enak”. Syailendra termasuk tempat favorit bagi saya dan teman-teman kantor saya untuk ditraktir, habis harganya agak berat siy, bisa bangkrut kalau makan di sana setiap hari, hehehehe.

Icip-Icip Sate Kere & Jeroan Yu Rebi

Yu Rebi 1

Kemarin adalah untuk yang kedua kalinya saya singgah di restoran Sate Jeroan Sapi Yu Rebi yang terletak di Jl. Kebangkitan Nasional, Kios 1-2, Teposanan (belakang Sriwedari), Solo. Saya dan keluarga saya mendapat rekomendasi dari eyang saya yang tinggal di Solo untuk mengunjungi Sate Jeroan Sapi Yu Rebi. Konon, orang-orang beken yang sedang berkunjung ke Solo juga biasa singgah ke Sate Jeroan Sapi Yu Rebi yang saya lihat cukup sederhana, tidak terlalu mewah.

Yu Rebi 3

Awalnya, Sate Jeroan Sapi Yu Rebi hanya menjual sate kere. Eww, sate miskin? Yups, jadi dulu tidak semua orang mampu membeli sate daging yang mahal. Sebagai alternatif, maka dijualah sate yang terbut dari tempe gembus (tempe yang dibuat dari ampas kedelai sisa proses pembuatan tahu). Yu Rebi adalah salah satu pedagang sate kere yang ternama di kota Solo. Tempe gembus yang dipergunakan oleh Yu Rebi adalah tempe gembus pilihan sehingga teksturnya lembut, tidak keras. Tempe gembus dipotong-potong kemudian dicampur oleh bumbu bacem sampai bumbunya meresap. Kemudian potongan tempe gambus tersebut ditusuk, dibakar dan masuk ke perut saya :D.

Yu Rebi 4

Saat ini, restoran Sate Jeroan Sapi Yu Rebi tidak hanya menjual sate kere, namun menjual juga sate daging, iso, babat, ati, torpedo, ginjal dan kikil. Tidak seperti sate yang lazim saya temui di Jakarta, 1 tusuk sate Yu Rebi, terdiri dari 10 tempe/daging/jeroan. Sate yang sudah dibakar dengan menggunakan arang disajikan dengan ditemani oleh sambal kacang yang manis, tidak pedas dan cukup kental, sampai-sampai butir kacangnya masih terlihat dengan jelas. Agar sekali makan saya dapat mencicipi aneka jenis sate Yu Rebi, saya kemarin memesan seporsi sate campur yang terdiri dari semua jenis sate yang Yu Rebi jual.

Yu Rebi 2

Dari berbagai sate yang disajikan, menurut saya jeroan seperti babat, ati dan kikilnya lebih pas & terasa cocok dengan bumbu kacangnya, enak :D. Untuk sate dagingnya, rasanya agak kurang empuk, mungkin masih ada gajihnya sedikit. Secara garis besar, restoran Sate Jeroan Sapi Yu Rebi layak mendapat nilai 4 dari skala maksimal 5 yang artinya “Enak”. Saya tak akan ragu untuk mampir ke restoran Sate Jeroan Sapi Yu Rebi kalau ada kesempatan ke Solo lagi “mrgreen:.