Abuba Steak, It’s My Steak

Abuba 1

Restoran steak Abuba atau Abu Bakar didirikan oleh Pak Abu Bakar sekitar tahun 90-an. Berawal dari warung steak yang sangat sederhana di daerah Kemang, kemudian pindah ke daerah Cipete dan sekarang sudah memiliki banyak cabang seperti:

  1. Bintaro Utama 3A, Blok DC 1, No 61, Bintaro, Tangerang Selatan, Banten. Telp. 021-7353829.
  2. Achmad Sobana (Bangbarung Raya ) No. 1, Bantar Jati, Bogor, Jawa Barat. Telp. 0251-8362691.
  3. Alternatif Cibubur No. 99, Harjamukti, Cimanggis, Depok, Jawa Barat. Telp. 021-84591023.
  4. Boulevard Raya Blok BA IV No. 37-39, Gading Serpong, Tangerang, Banten. Telp. 021-54205212/13.
  5. Boulevard Raya Blok FY No. 1-2, Kelapa Gading, Jakarta Utara. Telp. 021-45844273.
  6. Cipete Raya No. 14A, Jakarta Selatan. Telp. 021-7512337.
  7. Gajah Mada Ruko GM No. 149 A-B-D. Gajah Mada, Jakarta Pusat. Telp. 021-6593333.
  8. Greenville Blok AS No. 30, Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Telp. 021-5603966.
  9. K.H. Wahid Hasyim No. 120 Jakarta Pusat. Telp. 021-31935655.
  10. Pelajar Pejuang 45 No. 70, Bandung. Telp. 022-7335240.
  11. Pluit Indah Raya No. 168, Jakarta Utara. Telp. 021-66698381.
  12. Prabu Dimuntur No. 12, Bandung. Telp. 022-4233290.
  13. Raya Matraman Raya No 22, Kebon Manggis, Jakarta Timur. Telp. 021-29827717.
  14. Setiabudi No. 170, Bandung. Telp. 022-2044105.
  15. Suryo No. 36 Blok Q3, Jakarta Selatan. Telp. 021-72797413.
  16. Tebet Barat Dalam No. 50, Jakarta Selatan. Telp. 021-83793184.
  17. Rukan Sinpasa Commercial Blok SA 32-33 Summarecon, Bekasi, Jawa Barat. Telp. 021-29572233.

Saya masih ingat, pertama kali saya menyantap Steak Abuba adalah di restoran Abuba yang terletak di Cipete. Pada waktu itu bentuk restorannya masih sederhana dan penuh asap pemanggangan steak. Walaupun begitu, kenikmatan steaknya telah berhasil membuat sepupu saya yang kurus, menghabiskan 2 porsi steak :’D.

Sekarang, saya dan istri saya beberapa kali mampir ke restoran Abuba dekat rumah kami yang kondisinya sudah jauh lebih baik dibandingkan restoran Abuba yang dahulu kala saya kunjungi di Cipete. Tempatnya lebih bagus, nyaman dan enak untuk berkumpul bersama keluarga.

Bagian Dalam Abuba Menteng

Bagian Dalam Abuba Menteng

Bagian Dalam Abuba Matraman Lantai 1

Bagian Dalam Abuba Matraman Lantai 1

Bagian Dalam Abuba Matraman Lantai 2

Bagian Dalam Abuba Matraman Lantai 2

Terus terang saya agak lupa apakah rasa steaknya masih sama seperti dulu atau tidak. Yang pasti kita dapat memilih bagian daging sapi yang kita inginkan seperti sirloin, tenderloin, rib eye dan T bone. Kita juga memilih asal daging tersebut apakah lokal atau Selandia Baru atau Amerika. Seperti restoran steak pada umumnya, tak lupa kita dapat memilih tingkat kematangannya apakah rare, medium rare, medium, medium well atau well done.

Nahhh terakhir, kita dapat memilih 1 diantara 3 saus yang Abuba miliki yaitu saus barbecue, saus blackpepper dan saus jamur. Saus barbecue terasa agak asam dan memiliki aroma barbecue yang sedap, sayang saya agak bosan dengan saus ini karena saya sering menggunakan saus yang serupa untuk membuat burger di rumah. Saus blackpepper menggunakan merica tapi tidak terasa pedas bagi saya pribadi. Saus jamur terasa manis dan menggunakan sedikit jamur yang lembut, inilah saus favorit saya di Abuba, yummmm :).

Tenderloin Selandia Baru dengan Saus Jamur

Tenderloin Selandia Baru dengan Saus Jamur

T Bone Lokal dengan Saus Jamur

T Bone Lokal dengan Saus Jamur

Tenderloin Selandia Baru dengan Saus Barbecue

Tenderloin Selandia Baru dengan Saus Barbecue

Tenderloin Lokal dengan Saus Jamur

Tenderloin Lokal dengan Saus Jamur

Rib Eye Selandia Baru dengan Saus Blackpepper

Rib Eye Selandia Baru dengan Saus Blackpepper

abuba-13

Rib Eye US dengan Saus Jamur

Tak hanya ditemani oleh saus-saus di atas saja, steak yang Abuba hidangkan ditemani pula oleh sayuran dan potato wedges. Sayurannya terasa segar dan bukan sayuran beku pendamping steak yang biasa kita temukan di supermarket. Rasa sayurannya benar-benar beda dan melimpah. Istri saya sampai ketagihan dengan sayurannya Abuba, sampai-sampai ia memesan mixed vegetables & potato wedges ;).

Mixed Vegetables & Potato Wedges

Mixed Vegetables & Potato Wedges

Aneka Bumbu Tambahan

Aneka Bumbu Tambahan

Secara keseluruhan Abuba masih dapat dikatakan sebagai salah satu restoran steak yang mampu menyajikan steak terenak di Jakarta. Inilah alasan kenapa saya memberikan Abuba nilai 4 dari skala maksimum 5 yang artinya “Enak”. Yaaaaa Abuba memang benar-benar steak yang sesuai dengan lidah saya, Abuba is my steak.

Bebek Kaleyo, Warung Bebek Paling Ramai Sedunia

Kaleyo 1

Sejak dahulu kala, saya paling doyan dengan makanan yang terbuat dari bebek. Nah Bebek Kaleyo adalah salah restoran bebek favorit saya & teman-teman kantor saya. Kalau ada traktiran makan-makan, kami biasa makan-makan di Bebek Kaleyo cabang Tebet. Restoran yang sudah berdiri sejak awal 2007 ini sudah memiliki cabang dimana-mana seperti:

  • Jl. Cempaka Putih Raya No. 108, Jakarta Timur. Telp. 021-95700022.
  • Jl. Pemuda No. 290, Rawamangun, Jakarta Timur. Telp. 021-95700044.
  • Jl. Danau Sunter Utara Blok F20/27-28, Sunter, Jakarta Timur. Telp. 021-95700066.
  • Jl. Raden Inten No. 3B, Buaran, Durensawit, Jakarta Timur. Telp. 021-95700033.
  • Jl. Rawa Buntu No. 17 (arah taman tekno), BSD, Tangerang, Banten. Telp. 021-95700055.
  • Jl. Lapangan Roos No. 49, Tebet, Jakarta Selatan. Telp. 021-95200088.
  • Kawasan Kuliner – Harapan Indah – Bekasi, Jawa Barat. Telp. 021-95200095.
  • Jl. Cempaka Putih Raya No. 112D, Jakarta Timur. Telp. 021-95200006.
  • Jl. Raya Jatiwaringin No.226, Bekasi, Jawa Barat. Telp. 021-90209020.
  • Jl. Gedung Bundar Niaga, Kawasan Taman Menteng, Bintaro Sektor 7, Tangerang, Banten. Telp. 021-91913030.
  • Kompleks Ruko Duta Permai Blok B1/7-8, Jl. Raya Kalimalang, Bekasi, Jawa Barat. Telp. 021-91919797.
Kaleyo 6

Bagian Dalam Bebek Kaleyo Tebet

Kaleyo 5

Bagian Dalam Bebek Kaleyo Tebet

Cabang-cabang Bebek Kaleyo di atas memiliki lokasi yang relatif nyaman untuk saya datangi. Ya jelas wong lokasinya dekat dengan kantor yang sekarang, kantor yang lama, rumah ortu, rumah eyang dan rumah famili saya, hehehehe. Setahu saya Bebek Kaleyo buka sekitar jam 11 siang dan tutup sekitar jam 10 malam. Tapi awas jangan coba-coba datang ke Bebek Kaleyo di hari minggu. Kenapa? Bebek Kaleyo tidak praktek atau tutup di hari minggu. Tumben, tidak biasanya restoran tutup di hari minggu. Saya akui Bebek Kaleyo cukup ramai dan laris manis di hari-hari biasa.

Kok bisa ramai begitu? Ada apa dengan Bebek Kaleyo? Sebagai menu unggulan, Bebek Kaleyo menyajikan aneka makanan yang terbuat dari bebek seperti bebek goreng kremes, bebek bakar, bebek cabe ijo, bebek rica, bebek cetal & sate bebek.

Bebek goreng kremes menampilkan hidangan berupa bebek goreng empuk yang ditaburi oleh remah-remah tepung yang gurih & renyah. Inilah salah satu hidangan favorit saya di Bebek Kaleyo.

Bebek Kaleyo 5

Bebek Goreng Kremes

Bebek bakar mirip seperti bebek goreng tapi bebeknya dibakar sehingga ada aroma bakaran dan terasa lebih manis, rasa lumayan tapi tidak terlalu spesial, yang namanya bebek memang lebih enak kalau digoreng :P.

Bebek Kaleyo 3

Bebek Bakar

Bebek cabe ijo memang cenderung dipesan oleh banyak orang, katanya sih enakkk dan super pedas.Tapi menurut saya pribadi bebek cabe ijo terasa sedikit agak asam dan tidak pedas. Pedas apanya??? bahhh! ngawurr :P. Terus terang, pertama kali saya singgah di Bebek Kaleyo, saya memesan bebek cabe ijo dan hasilnya … saya enggan untuk berkunjung kembali ke sana. Saya pikir, kalau menu andalannya saja hanya seperti ini rasanya … ya mungkin Bebek Keleyo kurang cocok dengan lidah saya. Untunglah saya sering dapat undangan traktiran di Bebek Kaleyo, jadi saya memiliki kesempatan lain untuk mencicipi menu lain di Bebek Kaleyo.

 Bebek Cabe Ijo

Bebek Cabe Ijo

Selain bebek cabe ijo, ada 1 menu bebek lain yang kurang cocok dengan lidah saya, bebek rica namanya. Sama sekali tidak pedas, banyak daun-daun mengubur bebek pula. Untunglah ada sambal di setiap meja di Bebek Kaleyo, jadi rasanya dapat terselamatkan :P.

Bebek Kaleyo 6

Bebek Rica

Saya suka bebek yang pedas, oleh karena itulah pada kesempatan berikutnya ke Bebek Kaleyo, saya memesan bebek cetar yang mengambil konsep nasi bebek Madura. Mantabbb, rasa rempahnya cukup terasa & lumayan pedas ;). I like it!

Kaleyo 4

Bebek Cetar

Kalau ingin sesuatu yang pedas, kita dapat menambahkan sambal yang tersedia di setiap meja, dijamin langsung kepedasan :’D. Sajian bebek di atas akan terasa lebih enak ketika kita menyantapnya dengan ditemani nasi uduk, yuuuummmm, nagihhh ;).

Selain aneka menu yang berbau bebek, Bebek Kaleyo juga menyajikan menu lain seperti tahu goreng, es teler, es campur, sate ati ampela, es kelapa muda, tempe goreng, sayur asem dan lain-lain. Tidak ada yang spesial dari sajian-sajian tersebut, keunggulan Bebek Kaleyo memang pada menu bebeknya.

Kaleyo 3

Tahu Goreng & Sate Ati Ampela

Kaleyo 2

Es Kelapa Muda

Bebek Kaleyo 7

Es Campur

Es Teler

Es Teler

Hidangan bebek yang memuaskan, tempat yang nyaman, lokasi yang strategis dan mudah dijangkau membuat saya ikhlas untuk memberikan Bebek Kaleyo nilai 4 dari skala maksimum 5 yang artinya “Enak”. Tak heran Bebek Kaleyo ramai, beruntung restorannya agak luas jadi pelanggan dapat tetap memperoleh tempat duduk ;).

Belajar Steakology di Tebet \(^3^)/

Steakology

Steakology adalah restoran yang terletak di Jl. Tebet Raya No. 38, Jakarta Selatan dan buka pada pukul 12 siang sampai 10 malam. Sesuai namanya, menu andalan Steakology adalah steak, … pelajaran steak mungkin ya? Belakangnya pakai ology-ology-an mirip Anthropology, Biology atau Psychology soalnya :). Saya sendiri baru mengetahui keberadaan restoran ini setelah melihat diskon livingsocial, maklum anak modis, modal diskon :mrgreen:.

Ketika tiba di Steakology hari sabtu lalu, saya dan keluarga tidak dapat tempat duduk di bagian dalam. Kebetulan tempatnya sedang ramai, entah memang setiap sabtu ramai atau karena sedang ada diskon yaaa :D. Akhirnya saya dapat tempat duduk di bagian terluar, yaaaa, tak apalah daripada tidak duduk.

Steakology 4

Ruang Duduk

Setelah memesan dan menanti beberapa saat, akhirnya pesanan kami tiba. Kalau dilihat dari ukuran, steaknya Steakology kecil ukurannya, kurang cocok untuk menu buka puasa atau bagi orang-orang yang sedang lapar berat. Ukuran steaknya Steakology ada kecil, sedang dan besar. Steak dengan ukuran kecil itu menurut saya terlalu kecil, kalau ada istilah nasi kucing, well ini steak kucing :P, cocok bagi kaum hawa yang sedang diet. Nah kalau steak dengan ukuran sedang, agak lebih besar meski tetap hampir dipastikan akan gagal mengenyangkan perut saya kalau saya sedang lapar poool. Steak dengan ukuran besar barulah steak dengan ukuran yang menurut saya lazim di sajikan oleh restoran steak lain seperti Joni Steak atau Steak 21. Meski daging yang dipergunakan steak Steakology itu relatif kecil & merupakan daging lokal, tingkat keempukannya tidak kalah dengan daging import looh :D.

Steakology 2

Pembakaran Steak

Seperti biasa, setelah kita memesan steak, entah itu ribeye, sirloin atau bagian lain dari sapi yang biasa dibuat steak, kemudian kita ditanyakan tingkat kematangan, lalu tipe sayuran pendamping serta kentangnya mau yang french fries atau yang lain. Kemudian terakhir, mau menggunakan bumbu apa? Nah Steakology memiliki 7 bumbu steak yang mereka namai “Keajaiban Saus ala Steakology”. Awalnya hanya ada 7 jenis saus, namun sekarang sudah bertelur menjadi lebih dari 7 :mrgreen:. Saus-sausnya antara lain adalah:

  1. Bearnaise (asam manis). Saus Romantis dari Perancis. Rasanya creamy dan gurih asam. Dibuat dari mentega cair, kuning telur, cuka dan rempah-rempah. Merupakan saus favorit beberapa orang, tapi bukan saus favorit saya :P. Rasanya terlalu asam, namun cukup oke kalau dimakan dengan daging steaknya. Jangan makan saus ini tanpa daging steaknya, rasanya asammmm.
  2. Mushroom (gurih keju). Saus yang dibuat untuk steak dan dibukukan pertama kali tahun 1864. Dibuat dari krim, jamur, butter, pepper dan rempah-rempah. Termasuk saus yang banyak dipesan oleh para pengunjung.
  3. Barbeque (manis pedas). Ditemukan oleh Columbus. Saus pedas manis ini dibuat dari pasta tomat, vinegar, liquid smoke, kulit jeruk, lada dan gula.
  4. Sambal Matah (pedas). Sambal khas pedas Bali yang terdiri dari bawang merah, daaun jeruk, bawang putih dan cabe rawit.
  5. Sambal Hijau (pedas). Sambal dengan bahan dasar cabe rawit hijau, cabe rawit keriting dan cabe hijau besar. Hmmm rasanya agak aneh…sedikit asam, tidak pedas sama sekali, kurang oke.
  6. Saus Kari (gurih pedas). Saus yang terbuat dari bawang merah, bawang putih, cabe merah, kunyit dan rempah-rempah.
  7. Saus Opor (gurih). Saus yang terbuat dari bawang merah, bawang putih, kunyit dan rempah-rempah dicampur santan.
  8. Rattle Snake (pedas lada). Saus ini dibuat dari racikan Jalapeno, mustard, tobasco dan rempah-rempah. Terdengar eksentrik karena namanya diambil dari jenis ular berderik.
  9. Teriyaki (manis asin). Teknik memasak saus ala Jepang dengan dipanggang. Terbuat dari kecap asin, cuka Jepang dan gula dengan perbandingan tertentu.
  10. Pesto (gurih rempah) . Saus Italia ini adalah saus khas dari Genoa yang sudah dikenal sejak zaman romawi kuno. Pesto adalah racikan dari daun basil, minyak zaitun, parmesan dan pistachio.
  11. Black Pepper (pedas lada). Saus berbahan dasar lada hitam. Mulai dikenal sebagai salah satu bahan masakan pada tahun 1840 oleh bangsa Eropa. Ini jenis saus favorit saya, setiap ke restoran steak, saya pasti pesan saus ini :D. Butiran-butiran ladanya benar-benar masih terlihat, saus black pepper-nya Steakology benar-benar istimewaaa.
  12. Cafe de Paris (asam manis). Saus dengan bahan dasar mentega dicampur dengan daun Rosemary dan aroma Thyme.
  13. Saus Rendang (gurih pedas). Saus yang terbuat dari bawang merah, bawang putih, kunyit, cabe merah dan rempah-rempah yang dicampur dengan santan. Walah bukannya inimah sama saja dengan makan rendang saja ya? hehehehe
  14. Lemon Egg Sauce (asam manis). Saus yang terbuat dari sari buah lemon, susu, kuning telur dan keju.
Steakology 7

Steak Ukuran Kecil dengan Saus Sambal Hijau

Steakology 6

Steak Ukuran Kecil dengan Saus Bearnaise

Steakology 5

Steak Ukuran Sedang dengan Saus Black Pepper

Apakah sausnya benar-benar ajaib? Menurut saya … ya tentu saja. Sausnya beraneka ragam dan kental, jadi rasanya benar-benar nyata sesuai rasa kombinasi masing-masing saus. Favorit saya tetaplah black pepper, mantabb baik kalau dimakan dengan daging steaknya atau digado hehehehe.

Selain steak, ada menu-menu lain di Steakology seperti nachos, burger, fettuccine, spaghetti dan lain-lain. Aneka minumannya disajikan dengan gelas yang cukup unik dan memiliki rasa yang lumayan oke, seperti lemon tea, cappuccino, teh karamel dan lain-lain.

Steakology 8

Nachos

Steakology 3

Dapur Minuman

Steakology 1

Lemon Tea & Caramel Tea

Saya akui kelebihan Steakology adalah pada sausnya, namun kelemahan Steakology adalah pada ukuran dagingnya, daging sapi mahal yah bro x___x. Secara garis besar rasanya Steakology layak mendapat nilai 3 dari skala maksimum 5 yang artinya “Lumayan”.

Izzi Pizza, The Real Italian Pizza

Izzi Pizza 1

Zaman sekarang ini, masyarakat Indonesia, terutama yang tinggal di kota-kota besar, sudah tidak asing dengan yang namanya pizza. Pizza sendiri sebenarnya sudah ada sejak zaman batu & dihidangkan oleh bangsa Yunani kuno dengan nama Plakuntos. Plakuntos sendiri hanya roti yang di atasnya ditaburi berbagai bumbu, tidak sama dengan pizza modern yang kita kenal saat ini. Pizza modern dengan bentuk & komposisi yang sering kita jumpai saat ini mulai berkembang pesat di daerah Naples, Italia sehingga lama kelamaan pizza sangat identik dengan Italia. Makanan yang diklaim berasal dari Italia ini, sudah menjadi makanan favorit saya sejak kecil. Saya sendiri baru berkenalan dengan pizza ketika SD, pada waktu itu saya makan pizza di Pizza Hut. Ketika masih kecil, saya sering masak pizza bersama ibu saya menggunakan bahan & peralatan dapur seadanya, yaaaaah maklum rumah saya jauh dari Pizza Hut & harga Pizza Hut juga relatif agak mahal pada saat itu. Sekarang ini restoran pizza di Indonesia sudah bermacam-macam dengan varian harga & kualitas yang beranekaragam, Izzi Pizza adalah salah satunya.

Pada dasarnya pizza yang dihidangkan di Izzi Pizza tidak jauh berbeda dengan pizza yang dihidangkan di tempat lain, roti berbentuk bundar dengan aneka pilihan topping, mulai dari topping yang mengandung bahan-bahan berkolesterol seperti daging asap, sosis, keju dan lain-lain, sampai bahan yang tidak berkolesterol seperti jamur, bayam dan lain-lain. Menurut saya pizza yang dihidangkan di Izzi Pizza menggunakan roti yang tipis dengan topping cukup banyak yummm. Bumbu dari topping pizza yang dihidangkanpun terasa gurih, berbumbu & sangat cocok dengan lidah saya bila dibandingkan dengan pizzanya Pizza Hut meski harga Izzi Pizza relatif lebih mahal daripada Pizza Hut.

Menu favorit bapak saya di Izzi Pizza adalah Izzi Clasico Pizza & Beef ‘N Izzi Pizza. Topping Izzi Clasico Pizza terdiri dari beef salami, daging cincang, jamur, keju mozzarella & saus tomat yang rasanya asam manis tapi gurih. Sedangkan topping Beef ‘N Izzi terdiri daging asap, beef salami, spicy beef, saus italia, keju mozzarella and Izzi’s spicy BBQ Sauce. Bapak saya yang biasanya tidak antusias dengan pizza, langsung lahap makannya kalau ketemu kedua jenis pizza tersebut (^_^)d, maknyooss. Saya pribadi lebih doyan dengan Beef ‘N Izzi Pizza karena Izzi’s spicy BBQ Sauce terasa spesial, aroma BBQ-nya passs sekali, yuummmm :).

Izzi Pizza 5

Beef ‘N Izzi Pizza

Izzi Pizza 6

Izzi Clasico Pizza

Selain pizza, Izzi Pizza juga menyajikan menu-menu lain seperti Garlic Bread, Izzi Doughball, Cheese Doughball, Izzi’s Chicken Wings, Soup of The Day, Izzi Caesar Salad, Mixed Salad, Grilled Chicken Salad, Tuna Salad, Greek Salad, Penne Vegetable, Spaghetti Carbonara, Spaghetti Bolognese, Lasagna Bolognese, Fettuccine Con Funghi, Prawn Linguine with Garlic and Red Chilli. Tapi menurut perut saya, porsinya relatif kecil & rasanya tidak ada yang terlalu istimewa.

Izzi Pizza 4

Tuna Salad

Izzi Pizza 7

Cheese Doughball

Izzi Pizza 8

Izzi’s Chicken Wings

Izzi Pizza 3

Greek Salad

Izzi Pizza sendiri sudah hadir di Indonesia sejak tahun 2002 dan sampai saat ini dapat dijumpai di:

  1. Izzi Pizza Menteng
    Jl. HOS. Cokroaminoto, No.122, Menteng – Jakarta 10330. Telp: (021) 3147220 / (021) 3101221.
    Jam buka: Minggu – Kamis: 11:00 – 22:00 WIB, Jumat – Sabtu : 11:00 – 23:00 WIB.
  2. Izzi Pizza JSX
    Tower 1, Ground FL, LOT 2 – SCBD Jl. Jendral Sudirman, Jakarta 12190. Telp: (021) 5154545.
    Jam buka: Senin – Jumat: 11:00 – 21:00 WIB.
  3. Izzi Pizza WTC
    World Trade Center Sudirman, Wisma Metropolitan I, Basement Floor, Jl. Jendral Sudirman Kav. 29. Telp: (021) 5224422.
    Jam buka: Senin – Jumat: 11:00 – 21:00 WIB.
  4. Izzi Pizza Tebet
    Gedung Sentra Pancoran, JL. MT Haryono Kav 1, Tebet – Jakarta Selatan. Telp: (021) 83700733.
    Jam buka: Minggu – Kamis: 11:00 – 22:00 WIB, Jumat – Sabtu : 11:00 – 23:00 WIB.
  5. Izzi Pizza Kemang
    JL. Kemang Raya No. 93 A, Jakarta Selatan 12730. Telp: (021) 7192020.
    Jam buka: Minggu – Kamis: 11:00 – 22:00 WIB, Jumat – Sabtu : 11:00 – 23:00 WIB.
  6. Izzi Pizza Citos
    Cilandak Town Square, Ground Floor – Unit 012, 014 & 016, Jl. T.B. Simatupang, Kav 17, Jakarta Selatan 12430. Telp: (021) 75920220.
    Jam buka: Minggu – Kamis 11:00 – 23:00 WIB, Jumat – Sabtu: 11:00 – 01:00 WIB.
Izzi Pizza 2

Bagian Dalam Izzi Pizza

Tempatnya nyaman & mampu memberikan pelayanan yang memuaskan, ditambah hidangan the real Italian pizza yang lezat membuat saya & keluarga ketagihan untuk datang ke Izzi Pizza lagi. Secara keseluruhan Izzi Pizza layak mendapat nilai 5 dari skala maksimum 5 yang artinya “Enak Sekali”. Venite a mangiare al Izzi Pizza! *sorry kalau salah, bahasa Itali saya sangat buruk hehehe, peace ahh*

**************************************Update05/01/2014**************************************
Izzi Pizza sudah tutup semua gerainya

Lezatnya Masakan Khas Sulawesi Mamink Daeng Tata’

Mamink Daeng Tata’ adalah restoran masakan Sulawesi yang terkenal di dearah Jalan Casablanca dengan iga bakar atau Tata’ Ribs sebagai menu unggulannya. Bentuk restoran Daeng Tata’ nampak sederhana dari luar, terlihat susunan kayu-kayu sederhana menghiasi restoran, bagian depan restoran Daeng Tata’ selalu dipadati oleh kendaraan para pengunjung restoran ini. Restoran yang sudah berdiri sejak 1993 ini tidak hanya menyediakan ruangan non AC, tapi saat ini sudah menyediakan ruangan ber-AC tapi kita harus agak masuk ke dalam atau bertanya kepada pegawainya karena posisi ruangannya agak masuk ke dalam. Saya sendiri baru tahu kemarin padahal sudah sering makan di tempat ini X’D.

Bagian dalam Daeng Tata’

Tata’ Ribs

Saya biasa makan Tata’ Ribs di sini karena banyak teman-reman saya yang merekomendasikan menu ini. Sebelum Tata’ Ribs atau iga bakar dihidangkan, iga sapi yang dilumuri bumbu kacang dan kecap dibakar di atas arang tempurung kelapa, mungkin ini yang membuat aromanya enak dihidung saya :D. Rasa rempah-rempah khas Indonesia cukup terasa meski menurut saya pribadi masih agak sedikit kurang. Selain Tata’ Ribs, terdapat menu-menu lain yang saya liat sering dipesan oleh pengunjung lain, menu-menu tersebut contohnya adalah Konro, Soto Daeng Tata’, Sop Sodara Daeng Tata’ dan Coto Daeng Tata’. Semuanya khas Sulawesi dan patut dicicipi.

Daeng4

Konro

Setelah melihat nota pembayaran, saya baru tahu bahwa ternyata sekarang ini cabang Daeng Tata’ sudah ada sampai Bandung. cabang-cabangnya antara lain adalah:

  1. Jl. K.H Abdullah Syafi’i No 33, Tebet
  2. Jl. Soepono – Arteri Permata Hijau No 25, Simpruk
  3. Jl. Pejaten Raya (Ruko den_tata’)
  4. Jl. Setiabudi No 153, Bandung

Saya memang belum pernah makan di cabang yang lain, jadi saya hanya dapat menilai rasa Daeng Tata’ yang di Casablanca, semoga saja kualitas masakan di restoran cabang tidak berbeda dengan kualitas masakan di restoran pusatnya. Menurut saya rasa Daeng Tata’ yang di Casablanca secara keseluruhan adalah 4 dari skala nilai maksimal 5 yang artinya “Enak”. Bisalaah buat variasi menu makan, tidak perlu ke Sulawesi untuk makan makanan Sulawesi 🙂