Bagaimana Cara Naik Chao Praya Express di Bangkok?

Bangkok

Sejak dahulu kala, Sungai Chao Praya menjadi pusat kehidupan bagi masyarakat Bangkok. Tidak heran kalau penginggalan-peninggalan budaya dan sejarah kerajaan Thailand terletak di pinggir Sungai Chao Praya. Untuk langsung mencapai objek wisata ikonik Thailand seperti Grand Palace, Emerald Buddha, Wat Pho dan Wat Arun, kita dapat menggunakan Chao Praya Express.

Sejak 1971, perahu-perahu Chao Praya Express berlayar di sepanjang Sungai Chao Praya, dari Bangkok sampai Nonthaburi. Mereka tentunya berhenti di beberapa atau semua Dermaga di sepanjang Sungai Chao Praya, bergantung dari bendera perahu dan Dermaga. Kalau kita datang ke salah satu Dermaganya, akan terlihat bendera ditancapkan di ujung Dermaga. Warna dari bendera yang menancap, menunjukkan perahu Chao Praya berbendera warna apa saja yang akan berhenti di Dermaga tersebut.

Pada kapal Chao Praya Express biasanya terdapat bendera pula, kadang hanya 1, kadang 2, kadang malah polos hanya memasang bendera Thailand saja. Kalau ada perahu yang memasang bendera warna oranye dan hijau, maka ia akan berhenti di Dermaga yang memiliki bendera oranye dan hijau, hal yang sama berlaku pula bagi perahu lain yang memasang bendera dengan kombinasi dan variasi lainnya. Mirip seperti kereta, warna bendera ini dapat dikatakan sebagai penanda jalur perjalanan perahu. Hanya saja, karena pada dasarnya jalur yang dilalui tetap itu-itu saja, maka yang berbeda hanya lokasi berhentinya saja. Berikut peta jalur Chao Praya Express yang kemarin sering saya gunakan pula sebagai contekan ketika sedang ke sana.

Chao Praya

Dermaga yang dilalui oleh semua perahu adalah Dermaga Sathorn yang disebut Dermaga Centre. Kode nama dan angka dari Dermaga-Dermaga lainnya dilihat dan dihitung dari Dermaga Sathorn ini. Kode N atau North menunjukkan Dermaga yang terletak di sebelah utara dari Dermaga Sathorn. Kode S atau South menunjukkan Dermaga yang terletak di sebelah selatan dari Dermaga Sathorn. Kode angka setelah hutuf N atau S menunjukkan di Dermaga keberapa dihitung dari Dermaga Sathorn. Kode S1 menunjukkan Dermaga pertama yang terletak di selatan dari Dermaga Sathorn. Kode N23 menunjukkan Dermaga ke-23 yang terletak di utara dari Dermaga Sathorn.

Dari peta tersebut, terlihat pula bahwa pada dasarnya terdapat 5 jalur yang dipergunakan oleh perahu Chao Praya Express, berikut detailnya:

  1. Kapal Berbendera Kuning
    Rute: Sathorn (Centre) – Nonthaburi (N30)
    Waktu Operasional: Senin – Jumat. 06:15 – 08:20 dan 16:00 – 20:00
    Tarif : 20 THB
  2. Kapal Berbendera Hijau
    Rute: Pakkred (N33) – Nonthaburi (N30) – Sathorn (Centre)
    Waktu Operasional: Senin -Jumat. 06:10 – 08:10 dan 16:05 – 18:05
    Tarif: 13 / 20 / 32 THB (tergantung jarak)

  3. Kapal Berbendera Oranye
    Rute : Nonthaburi (N30) – Wat Rajsingkorn (S3)
    Waktu Operasional: Setiap hari. 06:00 – 19:00
    Tarif: 14 THB

  4. Kapal Tanpa Bendera
    Rute: Nonthaburi (N30) –
    Wat Rajsingkorn (S3)
    Waktu Operasional: Senin -Jumat. 06:45 – 07:30 dan 16:00 – 16:30
    Tarif: 9 / 11 / 13 THB (tergantung jarak)

  5. Kapal Berbendera Biru
    Rute: Sathorn (Centre) – Phra Arthit (N13)
    Waktu Operasional: 09:00 – 17:30
    Tarif : 50 THB sekali naik dan 180 THB untuk naik sepuasnya

Berbeda dengan kereta, pembelian tiket Chao Praya Express masih agak manual. Tiket dapat dibeli di loket atau di atas perahu. Tidak semua Dermaga memiliko loket, lokasi Dermaga-nya saja ada yang ngumpet di ujung pasar loh :’D. Kalau teman-teman kebetulan datang ke Dermaga dan tak ada loketnya, bayar saja di atas perahu. Jangan kaget yaaaa, kenek-kenek Chao Praya Express seperti ninja berkeliaran di bagian luar perahu hehehehehe.

Tapi hal ini dapat saya lihat di perahu selain perahu berbendera biru. Untuk membeli tiket perahu berbendera biru, kita harus membelinya di loket. Perahu berbendera biru ini hanya berhenti di Dermaga besar yang memiliki akses menuju objek wisata. Harganya memang lebih mahal, tapi perahunya lebih bagus, luas, tidak berdesakan dan ada pemandu wisata sepanjang perjalanan. Pemandu wisata akan menjelaskan semua objek yang dilalui perahu, dalam bahasa Inggris.

Saya pribadi, lebih sering naik perahu berbendera oranye karena mayoritas tujuan saya termasuk ada di jalurnya, dan harganya yang relatif lebih ekonomis. Namun andaikata saya melihat bahwa perahu berbendera oranye, kuning, hijau dan polos terlalu berdesak-desakkan, saya akan naik perahu berbendera biru saja. Kasihan anak saya yang umurnya masih di bawah 2 tahun :’D. Nah itulah cara naik Chao Praya Express, jangan lupa menaruh barang berharga di depan dan tempat yang sekiranya aman ;).

Sumber:
http://www.chaophrayaexpressboat.com
chaophrayatouristboat.com

Baca juga:
Hari Pertama Membawa Bayi Ketika Wisata Bangkok & Pattaya
Ringkasan Objek Wisata Bangkok & Pattaya
Bagaimana Cara Naik Kereta di Bangkok?
Persiapan Wisata Thailand 2017

Iklan

Ringkasan Objek Wisata Singapura

Singapura

Ketika sedang merencanakan perjalanan ke Singapura yang ditungkan pada tulisan saya, Persiapan Wisata Singapura 2016. Saya mencari informasi mengenai berbagai objek yang ada di Singapura. Tapi karena informasinya cenderung terpisah-pisah maka saya akhirnya membuat rangkuman pribadi dengan format tertentu yang mudah dijadikan contekan dalam menyusun itenari dan ketika sedang berwisata di Singapura. Memang sih pada akhirnya tidak semuanya saya kunjungi tapi lumayanlah mana tau beberapa tahun berikutnya saya pergi lagi ke sana hehehehe.

Berikut rangkuman atau ringkasan yang saya susun pada tahun 2016 lalu:

Changi Airport

Website: http://www.changiairport.com
Saran:
• Changi Baby Room terdapat di Terminal 1, 2, 3. Ada banyak dan petunjuk arahnya jelas.
• Changi Praying Room terdapat di:
 Terminal 1 Arrival Hall West, Gate Holdroom C1, Transit Area.
 Terminal 2 Departure Transit Lounge North, dekat Gate E, belakang Relay, Level 2, Transit Area.
 Terminal 3 Departure Transit Lounge South, belakang Mont Blanc, Level 2, Transit Area.
• Lokasi foto-foto narsis:
 Sunflower Garden Transit Area, Terminal 2.
 Social Tree Transit Area, Terminal 1.
 Butterfly Garden Transit Area, Terminal 3.
 Enchanted Garden Transit Area, Terminal 2.
• Tour gratis yang dapat ditanyakan kepada bagian informasi:
 Heritage Tour.
 City Lights Tour.
• Ada Free kursi pijat (tapi suka penuh dan ada yang rusak), video games, mini cinema, wifi dan PC untuk browsing.

Universal Studios Singapore

Alamat: 8 Sentosa Gateway, Singapore 098269
Koordinat GoogleMaps: https://goo.gl/maps/AfijNNhWxAK2
Jam Buka: 10:00-19:00 (minggu-jumat) dan 10:00-20:00 (sabtu).
Website: http://www.rwsentosa.com/language/en-US/Homepage/Attractions/UniversalStudiosSingapore
Saran:
• Baby Centre terdapat di dalam Annual Pass Centre, dekat pintu masuk.
• Mushola ada di belakang lockernya area Ancient Egypt (Revenge of the Mummy).
• Makanan halal dapat ditemukan di Goldilocks (Zona Far Far Away), Casa del Wild (Zona Madagascar), Oasis Cafe (Zona Ancient Egypt) dan Starz Restaurant (Hard Rock Hotel).
• Waktu liburan atau peak season adalah pada Juni-Juli dan Desember-Februari, sebisa mungkin hindari datang pada bulan tersebut agar tidak terlalu ramai. Selain itu datanglah di hari kerja, jangan tanggal merah atau hari libur, USS adalah destinasi favorit Singapura.
• Datanglah di awal hari yaitu pukul 10:00. Begitu masuk, langsung saja ke wahana favorit yang sering panjang antriannya yaitu Transformers The Ride, Battlestar Galactica, Revenge of the Mummy & Lights, Camera, Action.
• Anak di bawah 2 tahun memang bisa masuk gratis tapi banyak wahana yang tidak bisa dimasuki. Yang bisa hanya Shrek 4D Adventure (Zona Far Far Away).
• Telat dan antrian sudah terlalu panjang? Terpaksa beli tiket Universal Express yang membuat kita dapat langsung masuk ke dalam wahana tanpa mengantri panjang. Tapi mahaaaaaaaaal sekali. 1 tiket berlaku untuk 1 orang lho, hiks.
• Antri di antrian single rider untuk antrian yang lebih singkat tapi tidak dapat memilih tempat duduk. Tidak semua wahana ada single rider dan kadang tulisannya tak terlihat, sebaiknya Tanya petugas dimana antrian single rider.
• Penitipan barang atau deposit box yang jangka waktu gratisnya lama ada di area Sci Fi City, durasi gratisnya 1 jam.
• Jadwal pertunjukkan:
Pertunjukkan tari dan musik, Pantages Hollywood Theater di area Hollywood yang diadakan setiap hari pada pukul 11:00, 13:15, 15:30 dan 17:30.
Pertunjukkan speciall effect dengan tema air, Waterworld Show, di area The Lost World yang diadakan setiap hari pada pukul 12:30, 15:00 dan 17:30.
Pertunjukkan komedi, Donkey Live, di area Far Far Away Land yang diadakan setiap setengah jam sekali dari pukul 10:45 – 18:45.
Hollywood Dreams Parade sudah tidak ada lagi, jadi jangan ditunggu.

Singapore Zoo & River Zoo

Singapura

Website: store.wrs.com.sg
Alamat: 80 Mandai Lake Rd, Singapore 729826
Koordinat GoogleMaps: https://goo.gl/maps/LWq6EvGsd5p
Jam Buka: 08:30-18:00 (counter tiket tutup pukul 17:30).
Website: http://www.zoo.com.sg & http://www.riversafari.com.sg
Saran:
• Beli tiket online dengan langsung sama saja, kalau beli langsung juga ada diskon-diskonan.
• Karena Singapore Zoo lumayan luas, sebaiknya beli paket tiket masuk plus tram. Ada 4 stasiun tram dimana pemilik tiket tram dapat naik-turun sepuasnya.
• Lokasi mushola ada di Loading/Unloading Bay, musholanya memang mushola staf tapi boleh digyunakan pengunjung asalkan izin dulu.
• Diaper Changing Facilities ada banyak, terdapat di Rainforest Kidzworld Zoo Entrance, Wildlife Learning Centre, Ah Meng Restaurant, Reptile Garden, Pavilion by the Lake, Reptile Garden, Main Entrance, Nursing River Safari, Giant Panda Forest, Boat Plaza, Amazon Flooded Forest
• Menuju tempat ini harus menggunakan LTR/MRT plus bus. Tanda-tanda jalannya sangat komunikatif tapi kalau mau antar jemput dari daerah Suntec, bisa beli tiket bus khusus di http://www.safarigate.com, jadi tidak menggunakan bus umum.
• Di dalam River Safari, kita dapat membeli tiket perahu untuk keliling menggunakan perahu kecil tapi anak di bawah 2 tahun tidak boleh naik.
• Ada perahu besar yang tidak perlu bayar lagi tapi rutenya tidak mengelilingi River Safari, anak berumur di bawah 2 tahun boleh naik.
• Di Singapore Zoo ada beruang kutub dan di River Safari ada panda.

Singapore Flyer

Singapura

Alamat: 30 Raffles Ave, Singapore 039803
Koordinat GoogleMaps: https://goo.gl/maps/fWyKXYRcCNN2
Jam Buka: 08:30 – 22:00.
Website: http://www.singaporeflyer.com
Saran:
• Tidak ada makanan halal di sana kecuali 7 Eleven.
• 1 rotasi Singapore Flyer memakan waktu 30 menit.
• Mushola ada di West Promenade Level 1 (dekat DBS ATM/AXS machines).
• Selain taman tropis, di sana terdapat atraksi lain seperti 6D motion ride experience at XD Theater, flight simulator dan Duck & Hippo Tours.

Esplanade

Alamat: 1 Esplanade Dr, Singapore 038981
Koordinat GoogleMaps: https://goo.gl/maps/Jrvk6LVZeRS2
Website: http://www.esplanade.com/
Saran:
• Di dalamnya kadang ada pertunjukkan music dan seni gratisan.
• Bisa naik ke rooftop gratis.

Helix Bridge

Koordinat GoogleMaps: https://goo.gl/maps/Vz4XNf8gqP52
Saran:
• Lampu cantik Helix Bridge menyata pukul 7 malam, kalau ke sana siang, jembatannya Nampak biasa.

Merlion Park

Koordinat GoogleMaps: https://goo.gl/maps/5Hc4ZKPQwhw
Saran:
• Pertunjukkan laser Marina Baysands dapat dilihat dari sini.
• Jadwal pertunjukannya:
Minggu, Senin, Selasa, Rabu, Kamis jam 20:00 dan 21.30 (2 kali pertunjukan)
Jumat dan Sabtu jam 20:00, 21:30 dan 23:00 (3 kali pertunjukan)

Marina Bay Sands
Alamat: 10 Bayfront Avenue, Singapore 018956
Koordinat GoogleMaps: https://goo.gl/maps/9A2pSw19b5F2
Website: http://www.marinabaysands.com
Saran:
• Dari Sands SkyPark Observation Deck, kita dapat melihat Singapura dari puncak gedung ini, tapi harus bayar, tidak gratis. Infinity Pool tidak dapat diakses pengunjung umum.
• Sands SkyPark Observation Deck & Infinity Pool dapat diakses gratis oleh tamu hotel Marinabay Sands.

Gardens by the Bay

Alamat: 18 Marina Gardens Dr, Singapore 018953
Koordinat GoogleMaps: https://goo.gl/maps/KKJkr6uXVNx
Jam Buka: Outdoor Garden (05:00-02:00), Area Konservasi (09:00-21:00), Far East Organization Children’s Garden (09:00-21:00 di tanggal merah, senin tutup dan 10:00-19:00 di hari biasa kecuali senin)
Website: http://www.gardensbythebay.com.sg
Saran:
• Untuk melihat Outdoor Garden (Super Tree Grove, Sun Pavilion, Heritage Gardens, World of Plants, Dragonfly & Kingfisher Lakes) dari dekat, bisa gratis asal kuat jalan. Kalau mau cepat, bisa bayar tiket naik trem untuk keliling outdoor garden.
• Untuk naik ke OCBC Skyway, harus bayar. Dari sana bisa melihat bagian atas Super Tree Grove dan Outdoor Garden dari atas.
• Masuk ke Area Konservasi (Flower Dome & Cloud Forest) harus bayar, untuk menuju ke sana bisa naik trem yang rutenya keliling outdoor garden.
• Far East Organization Children’s Garden yang ada pancuran airnya dapat diakses gratis, jangan lupa bawa baju ganti kalau ke sana.

Istana Kampong Glam

Alamat: 85 Sultan Gate, Singapore 198501
Koordinat GoogleMaps: https://goo.gl/maps/wSiD3uDowUq
Website: http://www.malayheritage.org.sg
Saran:
• Pusat kebudayaan melayu, ada show budaya dan museum gratis

Masjid Sultan

Alamat: 3 Muscat Street, Singapore 198833
Koordinat GoogleMaps: https://goo.gl/maps/CM226uYkJ9B2
Website: sultanmosque.sg
Saran:
• Banyak restoran halal di dekat Masjid.
• Pedagang di dekat masjid termasuk murah.

Clarke Quay
Alamat: 3 River Valley Rd, Singapore 179024
Koordinat GoogleMaps: https://goo.gl/maps/ARWkvgpfP9Q2
Website: http://www.clarkequay.com.sg/en/
Saran:
• Ada festival tahunan di Singapore River dari awal November sampai tanggal 5 November, keterangan lebih lanjut ada di http://www.singaporeriverfestival.sg
• Bisa naik kapak keliling Singapore River dari sini.

Sumber:
http://www.sentosa.gov.sg
http://www.buschartersingapore.com
http://www.thethemeparkguy.com
insideuniversal.net
http://www.rwsentosablog.com
http://www.themeparkinsider.com
nahaowan.com
malayheritage.org.sg
http://www.travelhackergirl.com
http://www.archdaily.com
http://www.thousandwonders.net
hwww.gardensbythebay.com.sg
http://www.esplanade.com
http://www.meritushotels.com
http://www.facebook.com/MUIS.SG/posts/10151836686296329

Baca juga:
Persiapan Wisata Singapura 2016
Wisata Singapura Hari Pertama
Wisata Singapura Hari Kedua
Wisata Singapura Hari Ketiga
Wisata Singapura Hari Keempat

Persiapan Wisata Singapura 2016

Singapura

Pertengahan 2016 lalu, saya beserta istri dan anak saya berlibur ke Singapura. Kenapa Singapura? Tidak terlalu jauhnya jarak antar objek wisata, relatif baiknya keamanan di sana dan transportasi yang ramah stroller menjadi utama sebab anak saya baru berumur 1 tahun. Selain itu bahasanya menggunakan bahasa Inggris sehingga kalaupun tersesat, kami akan mudah bertanya dan membaca tanda jalan. Dengan demikian, kami bisa berjalan-jalan keliling Singapura tanpa bantuan pemandu wisata meskipun memang agak repot dan harus melakukan persiapan yang matang. Tapi lumayanlah bisa berhemat sebab di Singapura hampir semuanya serba bayar dan relatif mahal bagi saya pribadi. Berdasarkan pengalaman kemarin, berikut hal- hal yang sebaiknya dipersiapkan dan dipertimbangkan ketika hendak berlibur ke Singapura:

1. Passport dan Visa

Bagi warga negara ASEAN seperti Indonesia, Visa tidak diperlukan untuk masuk ke Singapura. Tapi passport ya tetap wajib ada, paling tidak berlaku 6 bulan lagi. Tidak ada ketentuan harus menggunakan 3 nama ataupun harus passport elektrik, bebas :). Belum membuat passport? Sekarang mudah kok, bagaimana caranya pernah saya bahas pada Perpanjang Passport di Kanim Bekasi.

2. Tiket Pesawat atau Feri

Pada sekitar 2003 saya pernah masuk ke Singapura lewat Batam dengan menggunakan feri. Tiket ferinya memang murah sih, tapi saya harus naik pesawat dulu dari Banten/Jakarta ke Singapura karena saya tinggal di Jakarta. Mau bagaimanapun harus beli tiket pesawat. Nah untuk perjalanan 2016 kemarin, saya menggunakan tiket promosi Citilink yang harganya jadi lebih murah daripada tiket pesawat ke Padang atau Bali. Saran saya jeli-jelilah ketika ada Travel Fair, lihat syarat-syarat promonya dan pastikan Travel Fair tersebut merupakan Travel Fair benaran, bukan Travel Fair jadi-jadian :P. Dengan boomingnya Travel Fair yang diadakan sebuah maskapai penerbangan, sekarang ini tiba-tiba hadir beberapa Travel Fair yang menjual harga tiket tapi masih tergolong mahal, yang ada kita malah diajak ikut membeli paket tour-nya :’D. Oh yaaa, ketika menentukan waktu keberangkatan dan membeli tiket pesawat, jangan lupa untuk cek ramalan cuaca dan perkiraan musim terutama ketika akan membawa anak kecil. Repot juga kalau ke sana ketika kondisinya sedang hujan sepanjang hari.

3. Booking Penginapan

Penginapan bukanlah hal yang saya dapatkan di Travel Fair sebab saya masih kurang tahu mau menginap di daerah mana. Berhubung saya hanya pergi bersama istri dan anak saya yang masih 1 tahun maka saya mempertimbangkan hal-hal berikut:

  1. Tingkat keamanan.
  2. Tingkat kebisingan.
  3. Jarak dari stasiun MRT/LRT terdekat (saya berencana untuk menggunakan MRT saja selama di Singapura).
  4. Jarak dari objek wisata yang dituju.
  5. Jarak dari restoran yang menyediakan makanan halal atau jarak dari 7 Elevan terdekat (7 Eleven banyak cabangnya dan menyediakan makanan halal yang dapat dijadikan bekal).

Karena untuk mempertimbangkan hal-hal di atas kami perlu banyak bertanya dan baca-baca, maka kami tidak memperoleh penginapan di Travel Fair, tidak sempat. Akhirnya kami memperoleh penginapan berbulan-bulan berikutnya melalui Traveloka yang kebetulan sedang memberikan diskon cukup besar heheheh.

4. Tiket MRT/LRT

Selama di Singapura, kami berencana untuk menggunakan MRT/LRT saja karena mayoritas objek wisata terletak tidak jauh dari Stasiun-Stasiun MRT. Untuk objek wisata yang jauh seperti Singapore Zoo atau Jurong, sarana transportasi bus dapat dipergunakan.

Bagaimana metode pembayarannya? Kami memilih menggunakan kartu EZ-Link yang dapat diisi ulang. Kami meminjam kartu EZ-Link milik sepupu istri saya dan melakukan isi ulang di Bandara Changi. Bagi yang belum punya EZ-Link, dapat pula langsung membelinya di Bandara Changi atau 7 Eleven cabang Singapura. Ataaaauu dapat pula meminjam kartu EZ-Link milik anggota group facebook Backpaker Dunia, silahkan berkenalan dan menghubungi salah satu anggotanya, mereka baik-baik kok, asal kartunya dirawat dan dikembalikan setelah selesai dipakai yaaa :).

Bagi teman-teman yang berencana melakukan banyak sekali perjalanan dengan menggunakan LRT/MRT/bus, dapat pula menggunakan kartu Singapore Tourist Pass yang dapat dibeli di Airport Changi dan beberapa Stasiun MRT besar. Dengan menggunakan Singapore Tourist Pass, maka teman-teman dapat menggunakan bus/MRT/LRT sepuasnya dalam jangka waktu tertentu sesuai paket yang dibeli. Kalau kartu EZ-Link, penggunaannya berdasarkan kuota yang dibeli, bukan unlimited seperti Singapore Tourist Pass.

Selain opsi di atas, ada pula teman saya yang memilih menggunakan kartu single trip, jadi dia harus membayar di  setiap stasiun yang akan dinaiki. Saya sendiri kurang suka dengan opsi ini karena dengan demikian waktu akan habis untuk mengantri terutama di jam sibuk.

Saya lebih memilih untuk menggunakan kartu prabayar EZ-Link daripada kartu bufee Singapore Tourist Pass karena kebetulan, berdasarkan itenari kami, biaya transportasi kami akan lebih murah bila menggunakan kartu EZ-Link. Untuk perbandingan tarifnya, bisa dilihat di situs resminya yaitu home.ezlink.com.sg dan thesingaporetouristpass.com.sg.

5. Peta

Untuk peta saya mendownload peta offline Singapura di aplikasi Google Maps Android. Kemudian saya pun menyimpan file peta jalur MRT/LRT di dalam handphone saya. Ini saya lakukan karena saya tidak berminat untuk membeli SIM Card di Singapura, cukup menjadi fakir Wi-Fi saja, toh semuamua tentang Singapura dapat didownload dan di simpan di handphone. GPS-pun akan tetap berfungsi di handphone meskipun tidak tersambung ke jaringan internet. Toh Singapura itu kecil, relatif aman dan mayoritas penduduknya mahir berbahasa Inggris hehehehe.

Untuk berjaga-jaga tak lupa kami mengambil peta jalur MRT/LTR/bus dan peta objek wisata yang dapat dengan mudahnya ditemukan di Bandara Changi, semua informasi relatif lengkap tersedia di sana.

6. SIM Card

Untuk komunikasi, saya hanya berbekal kartu SIM Card Indonesia saya yang internetnya dimatikan. Toh saya tidak akan update foto-foto narsis di akun media sosial saya :P. Selain itu sebagaimana sudah saya jabarkan pada poin 5 bahwa untuk navigasi saya akan melihat peta dan bertanya, mudah dan murahhhhh ;). Menjadi fakir wi fi tidak menjadi kendala walaupun kami berpergian bersama-sama anak kecil :).

7. Stroller

Bagi yang hendak membawa bayi atau anak kecil ke Singapura, jangan ragu untuk membawa stroller sebab jalanan Singapura dan transportasi umumnya terbilang sangat ramah stroller bahkan pada jam-jam sibuk. Jangan bandingkan transportasi Singapura dengan Jakarta yaaa, kita masih ketinggalan jauh. Saya pribadi kemarin membawa stroller Chocollate Pockit Recline yang ringan dan kecil ketika dilipat.

8. Gendongan Bayi

Tidak hanya stroller, pada waktu itu kami membawa pula gendongan bayi karena anak saya tidak terus menerus seharian mau di stroller. Mengingat yang namanya berwisata pastilah banyak jalan kakinya, maka sebaiknya teman-teman menggunakan gendongan bayi yang ergonomis dan nyaman. Ada harga, ada rupa sih, tidak semua gendongan bayi itu nyaman lhoo. Ketika sedang tidak dipakai, gendongan bayi bisa saya ikatkan ke stroller :).

9. Gothere.sg

Apa itu gothere.sg? Itu adalah website yang akan memberikan infomasi mengenai angkutan umum apa saja yang harus kami naiki untuk mencapai suatu tempat. Jadi gothere.sg akan menginformasikan bahwa untuk mencapai objek A, kami harus naik MRT sampai B arah C kemudiam berhenti di stasiun D dan keluar melalui pintu X. Informasinya detail sekali dan sangat berguna bagi wisatawan asing. Saya menggunakan gothere.sg ketika menyusun itenari dan saya pun sering membuka gothere.sg ketika mendapat wi fi gratisan hehee.

9. Itenari

Itenari atau rencana perjalanan wisata merupakan hal vital yang harus disusun agar wisata kita menjadi efektif. Saya biasa browsing dahulu objek-objek apa saja yang akan dikunjungi, lalu saya plotkan di dalam sebuah itenari lengkap dengan cara menuju objek tersebut dengan jamnya. Yaaah pada prakteknya nanti kami sendiri memang tidak 100% mengikuti itenari yang saya buat tapi paling tidak, ada pakem-pakem yang dapat kami ikuti sehingga kami tidak akan kebingungan mau ke mana ketika sudah tiba di Singapura. Berikut contoh itenari yang saya gunakan pada 2016 kemarin:

Hari Jam Kegiatan
4-Nov 6:10 Berangkat dari Soekarno Hatta terminal 2
9:00 Tiba di Changi Terminal 3, urus Imigrasi & jalan keliling Changi
11:30 Changi Airport – Hotel V Lavender dengan East-West Line (hijau) MRT Changi Airport – MRT Tanah Merah – MRT Lavender
12:00 Tiba di Hotel V Lavender dan menitipkan koper (check in pukul 14:00)
12:15 Makan Siang di Sup Tulang Deen Biasa, Jl. Sultan No 95
12:30 Keliling Malay Heritage Centre, Kampong Glam, Masjid Sultan, Arab st, Haji Lane, Bugis
16:00 Bugis-Garden By The Bay (MRT Bugis – MRT Bayfront (arah MRT Chinatown)
16:20 Keliling Garden By The Bay
18:00 Keliling area Marina Bay Sands, Helix Bridge, Fontain of Youth, Foodcourt Makansutra, Esplanade, Merlion Park, Raffles Landing Site, Singapore River Festival
20:30 Kembali ke hotel
5-Nov 7:00 Lavender – Sentosa (MRT Lavender – MRT Outram Park arah MRT Joo Koon – MRT Harbourfront – Exit E dan Jalan ke Vivocity/Sentosa Station – Beach Station
7:20 Keliling Southernmost Point of Continental Asia
8:30 Beach Station – Imbiah menggunakan bus 1 warna hijau
8:40 Keliling Merlion Walk, Merlion Sentosa, Tiger Tower, tukar tiket wings of time
9:50 Keliling Universal Studio
19:15 Waterfront Station – Beach Station
19:40 Menonton Wings of Time dan makan di Tastes of Asia
21:30 Pulang ke Hotel (Beach Station – Sentosa Station – Jalan ke MRT Harbourfront – MRT Outram Park arah MRT Punggol – MRT Lavender arah MRT Pasir Ris – Exit B)
6-Nov 7:00 Hotel – Singapore Zoo (MRT Lavender – MRT City Hall arah MRT Joo Koon – MRT Ang Mo Kio arah MRT Jurong East – Exit C dan jalan ke bus stop Ang Mo Kio Interchange (54009), Ang Mo Kio Avenue 8 – Bus 138 – Singapore Zoo)
9:00 Keliling Singapore Zoo
12:30 Keiling River Safari
15:00 River Safari – Singapore Flyer (Singapore Zoo Bus Stop (48131) – Bus 138 – Ang Mo Kio Interchange, Ang Mo Kio 8- MRT Ang Mo Kio – MRT Newton arah MRT Marina South Pier – MRT Promenade arah MRT Chinatown)
17:00 Keliling Singapore Flyer
19:00 Acara bebas dan kembali ke hotel
7-Nov 7:00 Hotel – Mustafa Centre (Busstop at after Kallang Road (07371), Lavender St – Bus 67 – After Allenby Road, Jalan Besar, 4 stop later)
7:30 Keliling Mustafa Centre
9:45 Mustafa Centre – Orchard (Busstop After Allenvy Road (07319) – Bus 65 – Orchard Boulevard)
10:00 Keliling di Orchard, Fort Channing, Bugis, acara bebas
15:30 Hotel – Changi (MRT Lavender – MRT Tanah Merah arah MRT Pasir Ris – MRT Changi Airport – Exit A
16:00 Tiba di Changi
17:35 Changi Terminal 3 – Soeta Terminal 2

Manusia boleh berencana tapi Allah yang memutuskan, pada kenyataannya tidak semua kisah perjalanan saya sesuai dengan itenari yang saya buat sendiri. Selengkapnya akan saya ceritakan pada Wisata Singapura Hari PertamaWisata Singapura Hari KeduaWisata Singapura Hari KetigaWisata Singapura Hari Keempat.

10. Tiket Atraksi

Mayoritas tiket atraksi-atraksi yang ada di Singapura dapat kita beli lewat internet. Bisa langsung ke website resminya, bisa juga melalui pihak reseller atau pihak ketiga seperti penjual tiket di groupon (sekarang fave), kaskus, travel. Berdasarkan pengalaman kemarin, membeli melalui website resmi akan terkena tarif yang sama seperti beli langsung di tempat meskipun ditulis harga promo atau diskon ini itu :P. Harga tiket akan lebih murah jika membelinya di pihak ketiga, tapi hati-hati yaa, biasanya ada aturan yang harus diterima seperti tiket akan dikirim H-1, tiket harus diambil manual di Singapura, dan lain-lain. Jeli-jelilah melihat ulasan tentang pihak ketiga tersebut agar tidak salah pilih.

10. Contekan & Coretan

Ketika saya sedang mempersiapkan hal-hal di atas, saya membuat coretan untuk setiap objek yang saya print untuk dijadikan contekan. Isinya kurang lebih mengenai informasi penting dari objek-objek yang masuk ke dalam itenari dan objek-objek cadangan. Yaa mana tau tiba-tiba terjadi suatu hal, kami tetap dapat manfaatkan kunjungan wisata kami dengan optimal. Berikut contoh coretan yang saya buat tahun 2016 lalu:

Untuk yang versi lengkapnya, bisa dilihat pada Ringkasan Objek Wisata Singapura.

Sekian sedikit tips dari saya, semoga bermanfaat terutama bagi teman-teman yang berencana mengunjungi Singapura tanpa menggunakan paket tour lengkap.

Sumber:
home.ezlink.com.sg
thesingaporetouristpass.com.sg
http://www.smrt.com.sg
Gothere.sg
TribunTravel.com
batampos.co.id
http://www.medanbisnisdaily.com
http://www.changirecommends.com
Streetdirectory.com
geekculture.co

Baca juga:
Ringkasan Objek Wisata Singapura
Wisata Singapura Hari Pertama
Wisata Singapura Hari Kedua
Wisata Singapura Hari Ketiga
Wisata Singapura Hari Keempa

Perjalanan Berliku Berburu Stroller Perdana di Awal 2016

Diantara berbagai perlengkapan bayi, kereta bayi atau stroller dapat menjadi salah satu barang yang dicari oleh hampir setiap pasangan suami istri yang akan atau sudah memiliki bayi meskipun benda yang satu ini sebenarnya tidak wajib dimiliki. Maksud penggunaan stroller tentunya berbeda bagi setiap keluarga. Bagi saya, stroller akan dipergunakan tidak hanya di dalam rumah, tapi ketika kita membawa dedek bayi ke luar rumah juga. Lama kelamaan pegal juga kalau harus menggendong. Memang sih, beberapa mall di Jakarta sudah menyediakan penyewaan stroller gratis, tapi kan tidak semuanya, rasanya stroller gratis hanya tersedia di mall-mall yang agak mewah, itupun kebersihannya entah ok atau tidak, yaaah namanya juga dipakai bergantian x_x.

Sebagian famili dan kawan saya mengatakan bahwa stroller itu berguna dan terpakai. Tapi sebagian lagi berpendapat bahwa stroller itu tidak terpakai karena anak mereka tidak betah di dalam stroller. Bingung? Sooopasti, apalagi kami belum pernah memiliki stroller sebelumnya. Saya jadi ingat, ketika saya bayi dulu, saya menggunakan Stroller besar berwarna merah, heheheh, nah itu sepertinya terpakai. Setelah dipikir-pikir, aaahh sepertinya stroller akan terpakai juga asalkan strollernya nyaman, toh budgetnya ada . . . . . . . Pemikiran saya perihal budget tadi, ada di benak saya ketika saya belum melihat semua varian stroller-stroller yang ada di pasaran :’P.

Saya dam istri berburu stroller setelah pada akhir tahun lalu istri saya baru saja melahirkan anak pertama kami. Sebelum ia melahirkan, sebetulnya kami sudah beberapa kali pergi melihat-lihat stroller di ITC Cempaka Mas dan Bekasi Square. Karena kami masih belum berpengalaman, maka kami datang tanpa memiliki kriteria mau stroller yang seperti apa. Di sana kami melihat bahwa mayoritas toko-toko memajang dan menjual stroller-stroller merk Chocolatte, Elle, Baby Elle dan Aprica. Pada masa-masa awal perburuan stroller, setahu kami stroller merknya ya hanya 4 itu, harganya sekitar ratusan ribu hingga dua jutaan, yaaah masih cocok di kantong ;). Sewaktu itu sebenarnya kami tertarik pada stroller Elle Malibu 2 karena dapat dipergunakan oleh bayi yang baru lahir, dapat sekaligus berfungsi menjadi baby carrier, dapat didorong bolak balik 2 arah, terlihat cukup kokoh dan harganya terjangkau. Pada waktu itu kami hampir memutuskan untuk membeli Elle Malibu 2 seharga 1,3 juta. Namun ada rasa ragu karena yang tersedia hanya warna pink saja, tidak ada warna lain yang lebih netral. Berdasarkan hasil USG, anak kami memang kemungkinan besar perempuan, lha tapi bagaimana kalau tiba-tiba keluar laki-laki? Masak pakai stroller pink @__@.

Elle Malibu 2

Elle Malibu 2

Beberapa bulan kemudian, setelah putri pertama kami lahir dan berumur 3 bulan, dimulailah kembali perburuan stroller, eeng iing eeeng :D. Kami langsung berangkat menuju ITC Cempaka Mas untuk mencari Elle Malibu 2 warna pink. Godaan baru muncul ketika kami melihat Baby Elle Citylite 2 yang ringan dan nampak bagus. Elle Malibu 2 ternyata lebih berat dan ketika dilipat memakan tempat yang lebih banyak dibandingkan Baby Elle Citylite 2. Mengingat ketika pergi keluar rumah kami tidak selalu menggunakan mobil yang besar, tapi sering juga menggunakan mobil hatchback yang mungil, maka nampaknya kurang pas kalau kami membeli Elle Malibu 2 yang besaaaar.

Baby Elle Citylite 2 pun pada waktu itu dapat ditawar sampai ke harga Rp. 940.000 di toko online. Kami datang langsung ke toko di ITC untuk melihat dan menyentuh langsung barang yang hendak dibeli. Kalau di toko online ternyata bisa lebih murah yaaaa lebih baik beli di toko online saja ;). Karena pada waktu itu dedek bayi ikut kami bawa, maka ia dapat kami coba letakkan di dalam Baby Elle Citylite 2, seperti apa sih jadinya? Dan hasilnya ternyata kurang ok karena stroller ini terlalu kecil bagi putri saya yang memang agak besar dan panjang untuk bayi berumur 3 bulan. Ia nampak tidak bebas bergerak di sana, sempit. Nah kalau dia diletakkan di dalam Elle Malibu 2, ia tidak kesempitan tapi yaaa Elle Malibu 2 kan tidak muat dan repot kalau dibawa-bawa menggunakan mobil mungil kami :(. Karena bingung, maka kami kembali ke rumah, bertapa menunggu ilham hendak membeli stroller yang seperti apa karena paling tidak sekarang ini kategori dari stroller yang hendak kami cari semakin bertambah.

Kemudian kebingungan kami semakin bertambah setelah kami berburu stroller di Mothercare Kelapa Gading, ITC Kuningan, Mothercare Kokas dan yukibabyshop.com. Whaaaa ternyata stroller itu merk, fungsi dan harganya beragam yaa @__@. Ada merk Quinny, Mamas Papas, Joie, GB. Peg Perego, Combi, Maclaren, Pliko, Nuna, Bogaboo, Silver Cross, Mima, Combi dan lain-lain. Harga stroller ternyata banyak juga yang sampai di atas 5 juta, bahkan saya lihat ada yang sampai puluhan juta, ampun DJ hohohoho.

Berdasarkan pengamatan-pengamatan di berbagai toko tersebut, maka kami akhirnya memiliki kriteria dari stroller yang akan menjadi stroller perdana kami, yaitu:
1. Memiliki ukuran bagian dalam yang luas sehingga putri kami tidak kesempitan ketika berada di dalam stroller.
2. Memiliki dimensi yang kecil dan berat yang ringan ketika dilipat sehingga dapat masuk ke dalam bagasi mobil kami yang mungil. Banyak stroller-stroller mahal yang gagal memenuhi kategori ini. Yaaah mungkin logikanya adalah kalau mampu membeli stroller mahal, ya berarti mampu membeli mobil yang agak luas untuk jalan-jalan dengan anak.
3. Dapat didorong bolak balik dua arah sehingga dedek bayi dapat ditaruh di dalam stroller sambil melihat orang yang mendorong stroller tersebut. Dengan demikian kami dapat berinteraksi dengan bayi kami ketika kami sedang jalan-jalan menggunakan stroller.
4. Dapat dipasang mendatar sehingga bayi baru lahir dan bayi 3 bulan dapat menggunakan stroller tersebut. Ada beberapa stroller yang hanya dapat dipergunakan oleh anak 6 bulan ke atas.
5. Memiliki rangka yang kokoh dan kuat.
6. Memiliki bentuk yang menarik. Paling tidak bentuk strollernya tidak terlalu ketinggalan zaman sehingga tidak malu-maluin misalkan kami bawa ke tempat kerja istri atau resepsi pernikahan.
7. Harganya tidak lebih 5 juta, kalau bisa jauh lebih rendah dari angka 5 juta hehehehe. Rasanya terlalu berlebihan bila kami harus merogoh lebih dari 5 juta hanya untuk stroller yang kami sendiri tidak tahu akan benar terpakai atau tidak.
8. Rodanya tidak perlu yang besar karena toh kami kemungkinan besar hanya akan menggunakan stroller di rumah, mall atau klinik tempat praktek istri saya. Stroller beroda besar dapat dipergunakan di jalanan aspal dengan lebih nyaman, kalau hanya ke mall saja ya tidak terlalu perlu.
9. Tidak berwarna biru. Biru itu warna laki-laki, kasian ah kalau putri kami harus menggunakan stroller warna biru.

Saya yakin tidak mungkin ada stroller yang 100% mampu memenuhi kemauan kami di atas. Pasti terdapat kelemahan dan kami harus mau mentolelir itu. Pada akhirnya terdapat beberapa kandidat kuat calon stroller perdana kami yang mampu paling tidak mendekati beberapa kriteria yang tadi telah saya sebutkan, yaitu;

Baby Elle Citylite 2
Stroller besutan Baby Elle yang satu ini terbilang ringan, murah (bisa kurang dari sejuta), dapat didorong bolak balik 2 arah, dapat digunakan bayi berumur 3 bulan dan disainnya menarik terutama yang berwarna unggu. Ketika dilipat, stroller inipun nampak tidak terlalu besar. Tapi yaaa seperti pernah saya bahas sebelumnya di atas, Baby Elle Citylite 2 hanya memiliki ukuran seatbox 46 cm x 27 cm. Memang sih putri saya tidak akan selalu ada di dalam stroller, tapi kalau dia merasa kesempitan dan tidak nyaman di sana, yaaa bisa jadi dia tidak betah dan otomatis stroller ini masa pakainya akan pendek, sayang khan.

Baby Elle Citylite 2

Baby Elle Citylite 2

Quinny Zap Xtra 2
Melihat kelemahan pada Baby Elle Citilite 2 terkait ukuran seatbox-nya, Quinny Zap Xtra 2 mampu mengatasi itu karena stroller yang satu ini luas sekali seatboxnya yaitu 62 cm x 81 cm, putri saya terlihat nyaman ketika ditaruh di dalam Quinny Zap Xtra 2 meskipun harus ditambahkan bantalan. Seatbox Quinny Zap Xtra 2 memang hadir tanpa bantalan dan agak njeglong bentuknya sehingga untuk bayi berumur 3 bulan yang membutuhkan posisi tidur lurus, harus ada tambahan bantalan bayi. Opsi lain kalau tidak mau menggunakan bantalan tambahan adalah mengganti seatbox dengan car seat maxi cosi. Quinny Zap Xtra 2 memang compatible dengan car seat maxi cosi, ada adaptornya lho. Kalau saya perhatikan, desain Quinny Zap Xtra 2 terbilang lebih keren dibandingkan Citilite 2, namun kok seatbox-nya nampak agak tipis yaa. Melihat reputasi Quinny yang buatan luar negeri dan ada situs resminya, saya yakin seatbox tersebut akan kuat dan awet menahan berat putri saya :). Perlu dicatat pula, walaupun seatbox stroller ini besar ukurannya, dimensi Quinny Zap Xtra 2 ketika dilipat terbilang kecil lho, rasanya inilah stroller dengan dimensi lipatan terkecil yang pernah saya lihat :). Berbeda jauh dengan Quinny Zap yang kalau dilipat harus dipecah 2 dan memakan tempat. Sayang harga Quinny Zap Xtra 2 terbilang lumayan mahal bagi saya yaitu sekitar 5 juta plus harus membeli bantalan tambahan yang nyaman atau car seat maxi cosi untuk bayi dibawah 6 bulan, pas sekali atau bahkan sedikit di atas limit budget saya untuk stroller. Yaaah ada harga, ada rupa hehehehe.

Quinny Zap Xtra 2 Merah Berbagai Posisi

Quinny Zap Xtra 2 Merah Berbagai Posisi

Quinny Zap Xtra 2 Dilipat

Quinny Zap Xtra 2 Dilipat

Mamas Papas Urbo 2
Sesaat sebelum saya dan istri memutuskan untuk membeli Quinny Zap Xtra 2, saya berpapasan dengan dengan pasangan suami istri yang menggunakan sebuah stroller berbahan stainless stell yang kokoh dengan handle kulit yang nampak mewah. Setelah berbincang-bincang dengan mereka, ternyata mereka menggunakan stroller Mamas Papas Urbo 2. Saya dan istri langsung suka begitu melihat penampilan Mamas Papas Urbo 2. Didukung dengan pilihan warna yang memikat, stroller ini nampak lebih kokoh dan mewah dibandingkan Baby Elle Citilite 2 atau Quinny Zap Xtra 2. Kalau dilihat dari ukuran seatbox dan dimensi ketika dilipat, Mamas Papas Urbo berada diantara Baby Elle Citilite 2 dan Quinny Zap Xtra 2, tapi putri kami masih terlihat nyaman ketika kami masukkan ke dalam seatbox Mamas Papas Urbo 2 yang berukuran 53 cm x 83 cm.

Aneka Warna Mamas Papas Urbo 2

Aneka Warna Mamas Papas Urbo 2

Stroller18

Om Kanye West Pakai Urbo 2

Stroller16

Tante Kim Pakai Urbo 2

Mamas Papas Armadillo Flip
Mamas Papas Armadillo Flip merupakan alternatif yang sedikit lebih murah dari Mamas Papas Urbo 2 dengan lipatan yang sedikit lebih mudah dari Mamas Papas Urbo 2, namun memiliki ukuran seatbox yang sedikit lebih luas dari Mamas Papas Urbo 2. Wujud dan fungsi Mamas Papas Armadillo Flip mirip dengan Mamas Papas Urbo 2, tapi Mamas Papas Armadillo Flip tidak memiliki rangka stainless steele dan tidak memiliki pegangan kulit sehingga Mamas Papas Urbo 2 nampak lebih eksklusif daripada Mamas Papas Armadillo Flip.

Mamas Papas Armadillo Flip

Mamas Papas Armadillo Flip

Saya dan istri sudah melihat langsung kandidat-kandidat kuat di atas, namun kami tetap bimbang mau pilih yang mana. Kami pun melihat video contoh penggunaan di youtube dan review-review dari para pengguna. Yaaah kedua hal itu cukup membantu memberi kejelasan dari produk yang akan dibeli meskipun beberapa review agak kurang netral, seperti barisan sakit hati tidak kesampaian beli stroller merk tertentu heheheh. Kalau memang membeli Mamas Papas Sola yaa tidak perlu berlebihan mengejek Mamas Papas Urbo, sampai-sampai gambar Urbo lebih banyak dipajang di review-nya ketimbang Urbo :’P. Kalau memang kurang setuju akan penggunaan stroller berharga puluhan juta yang agak besar dimensinya, yaaa tak perlulah diulang-ulang keburukannya ditulis, harusnya untuk 4 musimlah, mobilnya tak muatlah, itu diulang-ulang. Hidup adalah pilihan dan pilihan kami akhirnya mengerucut kepada Quinny Zap Xtra 2 dan Mamas Papas Urbo 2 :).

Kalau dilihat dari luas seatbox dan tingkat kepraktisannya, Quinny Zap Xtra 2 lebih unggul. Kalau dilihat dari kekokohan dan penampilan, Mamas Papas Urbo 2 lebih unggul. Dan pemenangnya. . . . . adalah. . . . . . Mamas Papas Urbo 2 :).

Nah sekarang mau beli Mamas Papas Urbo 2 di mana yaahh? Setelah lihat sana-sini, ternyata harga Mamas Papas Urbo 2 yang termasuk paling ekonomis ada di yukibabyshop.com, babysandmom.com dan http://www.sweetmomshop.com. Lucunya, kok yukibabyshop.com dan babysandmom.com memiliki alamat yang sama yaaaaah? Toko yang sama dengan 2 situs yang terpisah. Keduanya sama-sama beralamat di Jl. Daan Mogot Raya KM 20 Nomor 42, Tangerang (dekat Polsek Batu Ceper). Sementara itu http://www.sweetmomshop.com beralamat di komplek Pluit Timur Blok D Utara No. 9, Jakarta Utara. Mana yang saya pilih? Mau ke Barat atau Utara? Diantara pilihan warna yang Mamas Papas tawarkan di Urbo 2, kami senang dengan warna camel dan Donna Wilson. Berhubung babysandmom.com memiliki Mamas Papas Urbo 2 Donna Wilson, maka kami berangkat ke arah Barat menuju babysandmom.com atau yukibabyshop.com. Warna camel sendiri habis, mayoritas toko menjual warna magenta.

Mamas Papas Urbo 2 Donna Wilson

Mamas Papas Urbo 2 Donna Wilson

Perjalanan menuju babysandmom.com yang konon terletak tak jauh dari Polsek Batu Ceper cukup panjang bagi saya, sudah seperti pergi ke planet lain :’D. Aaahhh tapi itu setimpal, di sana terdapat banyak pilihan stroller dan akhirnya kami tetap jadi membeli Mamas Papas Urbo 2 Donna Wilson.

Sampai Juga di babysandmom.com

Sampai Juga di babysandmom.com

Stroller tersebut cukup memuaskan dari segala aspek kecuali dari sisi dimensi ketika dilipat. Ketika dilipat, stroller ini muat untuk ditaruh di bagasi Honda Jazz atau Isuzu Panther. Namun bila diletakkan di bagasi Honda Brio yang super sempit, saya harus memecah stroller menjadi 2 bagian dan memcopot salah satu roda depan. Jadi bagian dorongannya diletakkan di dalam bagasi, sedangkan seatbox-nya diletakkan di tempat duduk. Yaaah, kalau mau muat semua ke dalam bagasi Honda Brio yah harusnya beli Quinny Zap Xtra 2. Yah hidup adalah pilihan, semua ada positif negatifnya. Sebenarnya hasil lipatan Mamas Papas Urbo 2 tidak terbilang jumbo untuk ukuran stroller. Saya rasa, bagasi Honda Brio memang super mungil hehehehehe.

Stroller Perdana Kami

Stroller Perdana Kami

Stroller Perdana Kami

Stroller Perdana Kami

Stroller Perdana Kami

Stroller Perdana Kami

Stroller Perdana Kami

Stroller Perdana Kami

Stroller Perdana Kami

Stroller Perdana Kami

Stroller Perdana Kami

Stroller Perdana Kami

Stroller Perdana Kami

Stroller Perdana Kami

Stroller Perdana Kami

Stroller Perdana Kami

Stroller Perdana Kami

Stroller Perdana Kami

Gagang Stroller Perdana Kami di Bagasi Honda Brio

Dorongan Stroller Perdana Kami di Bagasi Honda Brio

Seatbox Stroller Perdana Kami di Bagasi Honda Brio

Seatbox Stroller Perdana Kami di Bagasi Honda Brio

Dengan demikian, berakhirlah petualangan saya dan istri dalam berburu stroller perdana kami. Walaupun Mamas Papas Urbo 2 dapat digunakan hingga anak umur 3 tahun, tidak menutup kemungkinan kami akan membeli stroller pocket yang mungil tapi untuk anak-anak 6 bulan ke atas karena posisinya hanya bisa duduk. Well, sampai jumpa di perburuan berikutnya. . . ;). Oooh yaa ada yang tahu siapa itu Mba Donna Wilson? Saya membeli Mamas Papas Urbo 2 Donna Wilson karena suka dengan corak warnanya, entah siapa itu Mba Donna :’D.

Who is Mba Donna Wilson?

Who is Mba Donna Wilson?

Sumber: www.bambinogoodies.co.uk, www.dailymail.co.uk, www.everythingmomandbaby.com, www.pinterest.com, www.pushchairexpert.com, www.quinny.com, www.mamasandpapas.com, http://www.minhasdikas.com, www.beddingsquare.com.au.

Tips & Trik Microsoft Excel

Pada waktu SMP dulu, saya diajarkan untuk menggunakan program komputer WS untuk menghasilkan tulisan yang biasanya pada akhirnya akan dicetak. Selain WS, saya pun diajarkan Lotus yang biasa dipergunakan untuk melakukan perhitungan masal dan bentuknya tabel. Sekarang, WS dan Lotus sudah tinggal sejarah. Fungsi WS sudah tergantikan oleh Microsoft Word dan fungsi Lotus sudah tergantikan oleh Microsoft Excel. Sewaktu saya kuliah, saya sering sekali menggunakan Microsoft Word dan merasa bahwa Microsoft Excel tidak terlalu berguna. Setelah bekerja, saya baru merasakan betapa bermanfaatnya Microsoft Excel karena sehari-hari saya sering melakukan olah data. Olah data secara masal akan lebih mudah dengan bantuan fitur-fitur yang Microsoft Excel berikan. Dari ratusan fitur-fitur tersebut berikut fitur-fitur Microsoft Excel yang paling sering saya pergunakan.

1. Formula vlookup
Vlookup dipergunakan untuk melakukan pencocokan dan menampilkan pasangan karakter yang hendak ditampilkan. Berikut cara-caranya:

a. Misalkan saya memilki 2 Sheet yaitu Sheet Report1 dan Sheet No TCR. Saya ingin mencari tahu isi kolom Site ID dan Status dari HCR No. pada Sheet No TCR. Jawabannya sebenarnya ada pada Sheet Report1, di sana terdapat pasangan-pasangan dari setiap Site ID, Status dan HCR No. Dengan vlookup, pencocokan masal dapat dilakukan dengan cepat.
Excel1 Excel2

b. Pilih kolom yang ingin kita ketahui nilainya dari pencocokan, lalu cari VLOOKUP pada Name Box yang ada di sekitar kiri atas dan tekan Enter. Berikutnya akan muncul Function Arguments.

Excel3

c. Sort nilai yang akan dicocokkan, dalam kasus ini seluruh kolom A pada Sheet No TCR.

Excel4

d. Masukkan nilai sumber pencocokkan pada Table_array, dalam kasus ini adalah seluruh kolom A dan B pada Sheet Report1.

Excel5

e. Masukkan berapa kolom yang diperlukan dari kolom HCR No. ke kolom Site ID pada Col_index_num, dalam kasus ini nilai 2 yaitu kolom A & B pada Sheet Report1. Misalkan yang hendak dicari adalah GM Area dari HCR No. , maka Col_index_num nilainya 7 yaitu jumlah kolom dari kolom A sampai kolom G pada Sheet Report1.

Excel6

f. Masukkan angka 0 yang artinya False pada Range_lookup agar pencocokan dilakukan untuk nilai yang sama persis, bukan mendekati. Nantinya hasil akan keluar bisa nilai A pada Sheet Report1 sama persis dengan nilai A pada Sheet No TCR.

Excel7

g. Nilai B2 Sheet No TCR sama dengan nilai B9 Sheet Report1 karena nilai A2 Sheet No TCR dan A9 Sheet Report1 sama-sama HCR00023 nilainya.

Excel8

h. Berikut hasilnya bila cara yang sama diberlakukan untuk mencari nilai kolom B & C Sheet No TCR.

Excel92. Formula Menemukan Durasi Waktu
Saya biasa menggunakan TODAY pada pengurangan waktu untuk memperoleh nilai durasi hari yang terhitung sampai tanggal terkini, tanggal ketika file excel tersebut dibuka. Berikut cara-caranya:

a. Misalkan saya ingin memasukkan ke dalam kolom D, informasi akan durasi hari dari dari yang ditunjukkan oleh kolom C hingga hari ketika saya membuka file Excel tersebut. Pada kolom cell D2, saya masukkan formula =TODAY()-C2 sehingga muncul sebuah deretan informasi tapi masih dalam bentuk tanggal, bukan hari.

Excel10b. Pada cell D2, lakukan klik kanan mouse, lalu pilih “Format Cells…” dan mengganti kategori menjadi “Number” sehingga muncullah durasi dalam satuan hari pada cell D2 :). Karena saya membuat contoh ini pada 31-8-2015, maka muncul angka 50 pada D2.

Excel11

Excel12

Excel13

c. Lakukan “copy” dan “paste” cell D2 ke dalam cell-cell di bawahnya sehingga diperoleh durasi hari pada kolom D.

Excel14

3. Formula If

Ahhhh if adalah formula yang ada pada berbagai bahas pemrograman seperti C++, Pascal, Basic dan kawan-kawan. Mirip seperti pada bahasa pemrograman, if pada Excel dipergunakan untuk menentukan nilai benar atau salah dari hasil ekpresi logika. Formulanya kurang lebih seperti ini: = if(ekspresi logika;nilai benar;nilai salah). Formula ini dapat dibuat bertingkat atau nested seperti ini: =if(ekspresi logika;nilai benar;if(ekspresi logika 2;nilai benar;if(…. dan seterusnya maksimal sampai 8 tingkat. Formula ini dapat digunakan bersambung di kolom atau cell lain pula. Agar lebih jelas, berikut contohnya:

a. Misalkan saya ingin mengelompokkan nilai-nilai pada kolom D apakah termasuk kecil sekali atau kecil atau sedang atau besar atau besar sekali dengan ketentuan sebagai berikut:

  1. Nilai D adalah Kecil Sekali bila nilainya lebih kecil sama dengan 0.
  2. Nilai D adalah Kecil bila nilainya lebih besar dari 0 dan lebih kecil sama dengan dari 100.
  3. Nilai D adalah Sedang bila nilainya lebih besar dari 100 dan lebih kecil sama dengan dari 200.
  4. Nilai D adalah Besar bila nilainya lebih besar dari 200 dan lebih kecil sama dengan dari 300.
  5. Nilai D adalah Besar Sekali bila nilainya lebih besar dari 300 dan lebih kecil sama dengan dari 400.
  6. Nilai D adalah Error bilai nilainya lebih besar dari 400.

Excel38

b. Masukkan nilai =IF(D2<=0;”Kecil Sekali”;IF(D2<=100;”Kecil”;IF(D2<=200;”Sedang”;M2))). Pada contoh kali ini, saya coba buat contoh untuk formula if yang bersambung ke cell lain, dalam hal ini cell M2. Karena pengelompokkannya terdiri dari 6 aturan, maka sebenarnya semua dapat dimuat dalam 1 formula tanpa harus bersambung.

Excel39

c. Masukkan =IF(D2<=300;”Besar”;IF(D2<=400;”Besar Sekali”;”Error”)) pada cell M2.

Excel40

d. Lakukan copy dan paste pada cell-cell di bawahnya dan diperoleh hasil pengelompokan pada kolom L. Kolom M hanyalah coretan untuk contoh penggunaan formula if yang bersambung.

Excel41

4. Grafik
Dalam setiap laporan atau presentasi, saya sering harus membuat grafik dari tabel data yang cuantik :P. Ahhhh, supaya lebih jelas, berikut contohnya:

a. Misalkan saya ingin membuat grafik dari data pada beberapa cell di kolom A dan D seperti yang ditunjukkan pada gambar di bawah.

Excel15

b. Sort cell-cell tersebut lalu pilih menu “Insert” sehingga muncul pilihan jenis grafik apa yang ingin ditampilkan. Misalkan grafik batang yang hendak ditampilkan, maka pilihlah “Column” dan varian dari grafik batangnya, apakah yang datanya dijejerkan? Apakah yang datanya dijadikan dalam 1 batang Apakah bentuk batangnya tajam-tajam?

Excel16

c. Misalkan jenis grafik batang yang dipilih adalah grafik batang yang tidak tajam dan datanya dibuat berjejer tidak disatukan dalam 1 batang, maka akan muncul gambar seperti di bvawah ini.

Excel17

d. Warna yang otomatis muncul biasanya biru, tapi itu bisa diubah dengan memilih warna-warna lain yang terletak pada menu “Design”.

Excel18

e. Bosan dengan warna yang itu-itu saja? Yuk kita coba tambahkan variasi yang dapat mempercantik grafik. Lakukan klik kanan pada gambar grafik dan pilih “Format Chart Area”.Excel19

f. Pilih “Fill” lalu silahkan pilih jenis variasi yang hendak dibubuhkan pada grafik.

Excel20

Excel21

5. Pivot
Pivot digunakan untuk membuat pengklasifikasian bertingkat sekelompok data. Inilah salah satu fungsi yang sering saya pergunakan untuk memperoleh jumlah dari beberapa data yang disajikan terpisah namun masih dalam 1 tabel data yang sama, bingung? Aaaahhhh supaya jelas, berikut contohnya:

a. Misalkan saya ingin mengetahui berapa tiket HCR berstatus solved yang dibuat oleh Alief Cakep untuk GM Area Route 2 dan berapa tiket berstatus open yang dibuat oleh Tono untuk GM Area Route 1. Kemudian saya ingin melihat bagaimana perbandingan jumlah creator, status dan GM Area dengapn meisahan setiap Mgr. Area dalam 1 grafik yang sama. Data tiket HCR ada pada kolom A, data creator ada pada kolom E, data status ada pada kolom G, data GM Area ada pada kolom H dan data Mgr. Area ada pada kolom I. Maka pertama-tama pilih “Insert” lalu “Pivot Table” dan Pivot Chart”.

Excel22

b. Pilih semua cell pada kolom A, E, G, H dan I, atau boleh juga semua kolom asalkan terdapat kolom A, E, G, H dan I di dalamnya.

Excel23

c. Perhatikan pilihan judul kolom yang terletak di bawah tulisan “Choose fields to add to report”, posisinya ada di bagian kanan. Di antara pilihan tersebut, tarik “Created by” (judul kolom E) dan “GM Area” (judul kolom H) ke dalam kotak yang berjudul “Row Labels”. Lalu tarik pula “HCR No.” (judul kolom A) ke dalam kotak yang berjudul “Values”. Kemudian tarik “Status” (judul kolom G) ke dalam kotak “Column Labels”. Terakhir, tarik “Mgr. Area” (judul kolom H) ke dalam kotak “Report Filter”.

Excel24

d. Diperoleh data bahwa tiket HCR berstatus solved yang dibuat oleh Alief Cakep untuk GM Area Route 2 adalah sebanyak 1. Sedangkan tiket berstatus open yang dibuat oleh Tono untuk GM Area Route 1 adalah sebanyak 1.

Excel25

e. Muncul grafik yang dipisahkan berdasarkan data Mgr. Area.

Excel26

6. Text to Column
Seringkali saya memperoleh deretan data yang bentuknya tidak rapi atau ideal ketika di paste ke Excel. Di sanalah fungsi text to column dapat dipergunakan, berikut contohnya:

a. Misalkan saya hendak memisahkan karakter sebelum huruf R dengan karakter sesudah huruf R pada semua cell di kolom H. Pilih “Data”, kemudian “Text to Column”.

Excel33

b. Pilih “Delimited”.

Excel34

c. Pilih “Other” lalu masukkan “R” pada cell kosong disamping pilihan “Other”. Cell kosong tersebut hanya dapat dimasukkan 1 karakter, bukan kata apalagi kalimat.

Excel35

d. Lihat “Data Preview” apakah sudah sesuai dengan yang diharapkan? Kalau sudah, pilih “Finish”.

Excel36

e. Karakter sebelum huruf R akan muncul di kolom H dan karakter setelah huruf R akan muncul di sebelah kolom H yaitu kolom I.

Excel37
7. Formula SEARCH dan MID

Gabungan formula Search & Mid dapat dipergunakan untuk menampilkan potongan karakter dari cell lain dengan karakter/kata/kalimat sebagai tanda pemisah, berikut contohnya:

a. Misalkan saya ingin menampilkan di kolom K, 5 karakter setelah kata-kata CR dari semua cell di kolom A.

Excel30

b. Masukkan formula =MID(A2;SEARCH(“CR”;A2);5) pada K2. Pada formula ini, SEARCH dipergunakan untuk mencari kata-kata CR pada kolom A2 itu ada pada karakter keberapa dihitung dari karakter pertama. Kemudian informasi tersebut dipergunakan untuk melengkapi fungsi MID sehingga diperoleh 5 karakter setelah kata-kata CR pada A2. Pada contoh di bawah ini, saya masukkan pula SEARCH(“CR”;A2) pada J2 untuk melihat hasil dari fungsi SEARCH sebelum digabungkan dengan fungsi MID.

Excel31

c. Lakukan copy paste pada cell-cell di bawahnya sehingga kita memperoleh hasil seperti di bawah ini.

Excel32

 

Sekian kumpulan fitur-fitur Excel yang relatif sering saya pergunakan di kantor. Semoga bermanfaat :).

Aksi Kriminal di Dalam Mikrolet

Mikrolet 4

Sebagai warga Jakarta yang setiap hari langganan naik Mikrolet, saya beberapa kali mendengar atau bahkan melihat sendiri bagaimana aksi kriminal terjadi di dalam angkutan kota tersebut. Berikut aksi kejahatan yang terjadi di dalam Mikrolet:

1. Kejadian Pertama
Berikut saya coba paparkan aksi copet yang klasik tapi masih mampu memakan korban. Biasanya si calon korban berada di pojok, penumpang yang duduk di pojok biasanya melihat ke arah jalanan yang berlawanan dengan posisi penumpang di sebelahnya. Misalkan kondisi sebuah Mikrolet seperti digambarkan di bawah ini.

Copet Mikrolet 1

Taruhlah si calon korban kita namakan Alief Cakep dengan posisi di pojok belakang :P. Si C, si D, si E kompak memalingkan pandangan ke arah jalan luar yaitu arah X dengan harapan si calon korban terpengaruh ikut-ikutan melihat arah X. Ketika si calon korban lengah, si A langsung mengambil handphone, dompet atau benda berharga lain milik si calon korban. Setelah mendapatkan barang dari si calon korban, si A langsung mengoper barang hasil rampasan ke si B. Tak lama, si A dan si B turun keluar dari Mikrolet pura-pura sudah sampai tempat tujuan. Biasanya si A membawa tas yang besaaaar atau jaket yang tebaaal. Jaket atau tas tersebut diletakkan di paha untuk menutupi tangannya. Tips saya ketika menghadapi copet ini adalah:
a. Jangan menaruh barang berharga di saku. Taruhlah semua barang berharga di satu tempat yang dapat diawasi.
b. Waspadalah terhadap orang yang duduk di sebelah kita, pastikan tangannya tetap terlihat ;). Banyak orang memangku tas besar di dalam Mikrolet tapi mereka-mereka ini belum tentu copet, jangan berprasangka buruk terhadap semua orang. Saya sendiri selalu membawa tas yang besar, maklum tuntutan pekerjaan hehee.

2. Kejadian Kedua
Nah kali ini saya akan paparkan juga aksi penipuan klasik yang sudah pernah ada sejak jaman bapak saya masih muda. Berdasarkan pengalaman pribadi, aksi ini dilakukan di dalam Mikrolet yang sepi seperti di tunjukkan gambar di bawah ini.

Copet Mikrolet 2

Si A membawa sebuah bungkusan panjang berwarna coklat yang tiba-tiba digerak-gerakan sendiri oleh si A agar seolah-olah ada sesuatu di dalam bungkusan yang ia bawa. Kemudian terjadilah dialog yang kurang lebih sebagai berikut:
A: Aduh pak, bu maafin yah berisik *pasang tampang malu*
B: Wah situ bawa apa pak?
A: Ini nihh, saya dikasih burung sama majikan saya. Majikan saya mau pindah ke luar negri, jadi saya dapet semacam hadiah perpisahan tapu au nih burung apa yak? Saya mau jual aja ke pasar burung.
A: Waah kebetulan saya hobi burung pak. Boleh saya lihat itu burung apa?
B: Silahkan pak, tapi ga bisa lebar-lebar yaaa, takut lepas *membuka bungkusan hitam ke arah A tapi penumpang lain tifak bisa lihat*
B: Hhhmmm burungnya cukup langka itu pak, mo dilepas brapa?
A: 1 juta pak. Majikan saya kan orang kaya, piaraannya pasti mahal harganya.
B: Cuman sejuta??? Wah murah banget, sinih jual ke saya saja yaaa pak yaaa *pasang tampang ngiler*
A: Aduh gimana yaa? Pasar burungnya harus oper angkot lagi ya . . .
B: Saya ada uang panjer nih 500 ribu, sisanya saya ambil di bank dulu gimana pak?
A: Aduh 1 juta cash sajalah pak atau handphone seharga segutuan saya juga mauuu
B: Aduuuh sayang sekali saya lagi ga bawa duit. HP saya ini juga ga nyampe 500 ribu harganya *sambil melirik penumpang lain*
A: eeemmm gimana yaaa?
B: Wah kalo udah sampe pasar burung, harganya bisa 3 juta tuh!
A: Saya ga serakah pak, kalo ada yg brani bayar sejuta saya udah puas *sambil melirik penumpang lain termasuk saya*.
Naaahh, kebetulan pada saat itu tidak ada penumpang yang merespon. Semua cuek, bodo amet :P. Sadar bahwa tipuan mereka gagal. Si A, si B dan, tanpa diduga-duga, si C turun bersamaan di tempat yang sama. Tempat mereka turun itu bukanlah pasar burung dan tidak ada angkot menuju pasar burung yang melewati tempat tersebut :P. Gagal yaaa? Cup cup cup jangan nangus yeee. Tips saya menghadapi penipuan ini adalah tetap cerdas dan jangan serakah ;).

3. Kejadian Ketiga.
Baiklah, kali ini saya akan membahas taktik copet di dalam Mikrolet yang menggunakan cara mengalihkan perhatian pura-pura mencari barang yang sengaja dijatuhkan di bawah kursi penumpang Mikrolet. Taktik ini tidak hanya dilakukan di Mikrolet yang padat tapi dilakukan pula di Mikrolet yang sepi. Taruhlah misalkan kondisi suatu Mikrolet seperti gambar di bawah ini. Nama-nama yang dipergunakan bukanlah nama yang sebenarnya yaa, hanya contoh saja ;).

Copet Mikrolet 3

Si Alief tiba-tiba memandang ke bagian bawah bangku penumpang seolah-olah sedang mencari uangnya yang tudak sengaja jatuh. Biasanya ada penumpang yang secara refleks ikut-ikutan melihat ke bawah membantu mencarikan uang Alief yang katanya jatuh. Nah pada saat itulah sang eksekutor, si Agus mengambil barang milik si Acong yang lengah karena menonton penumpang lain yang membantu Alief mencari uang di kolong bangku. Saran saya pribadi, kalau melihat ada penumpang lain yang uangnya atau barang lain miliknya jatuh, jangan berprasangka butuk, tetap waspada dan biarkan ia mencari barangnya sendiri. Egois? Ya, biarlah, ini Jakarta bung! 😛

Dari berbagai contoh kejadian di atas, saya harap kita semua dapat semakin waspada, bukan malah memusuhi atau berprasangka buruk kepada penumpang lain loh. Akhir kata semoga tulisan ini bermanfaat dan Mikrolet dapat menjadi angkutan umum yang semakin aman nyaman bebas dari aksi kriminal, terutama di saat menjelan hari raya seperti sekarang ini. Semakin mendekati hari raya Lebaran atau Natal, biasanya semakin banyak copet gentayangan di dalam angkutan umum :(.

Tips Memilih Undangan Pernikahan

Sebuah acara pernikahan tentuka tidak akan ramai apabila tamu yang datang sedikit. Agar para tamu mau datang, mereka harus diberikan undangan yang tepat tapi tentunya tidak membuat kantong mempelai kebobolan. Teman-teman yang seumuran dengan saya sebenarnya cukup mudah diundang, bisa melalui email atau facebook atau SMS. Namun bagaimana dengan orang-orang yang sudah tua? Sopasti mereka harus diberikan undangan fisik. Walaupun undangan fisik itu tidak mendukung go green, ketika akan melangsungkan resepsi pernikahan kemarin, saya berburu undangan fisik, bagaimana ya caranya?

Berdasarkan pengalaman beberapa bulan yang lalu, hal plaing pertama yang saya lakukan adalah melihat beberapa undangan yang pernah mampir ke rumah, adakah yang modelnya bagus & sesuai dengan selera?

Dari beberapa undangan pernikahan tersebut, saya catat nama & informasi dari vendor yang membuat undangan tersebut. Biasanya di bagian bawah undangan, terdapat nama vendor beserta alamat, email & nomor telefonnya. Untuk mengetahu harga & detail lain dari undangan yang pernah kita terima, kita dapat hubungi vendor undangan tersebut dan tinggal menyebutkan siapa nama mempelai dari model undangan yang pernah kita terima, biasanya mereka menyimpan databasenya.

Selain itu, saya juga survei di internet & datang langsung ke beberapa tempat penjual undangan di Pasar Kalibata. Banyak sekali hal-hal yang harus ditanyakan kepada vendor undangan menyangkut harga & kualitas undangan. Biasanya harga & kualitas itu berbanding terbalik yaaah x__x.

Berikut adalah beberapa hal yang mempengaruhi harga suatu undangan:

  • Apakah menggunakan huruf timbul atau tidak.
  • Apakah menggunakan lulisan cetak emas/perak atau tidak sama sekali.
  • Undangan Hardcover/softcover. Kalau softcover biasanya bisa laminating atau tidak, namun baik dilaminating ataupun tidak, harganya tetap lebih murah daripada hardcover.
  • Pakai ucapan terimakasih yang berupa kertas kecil atau tidak.
  • Tingkat kesulitan dari model undangan.
  • Kuantitas undangan yang dipesan.
  • Ukuran undangan.  Beberapa toko ada yg memiliki jangka ukuran standard tertentu dimana bila undangan pesanan kita masih memiliki ukuran di dalam jangka ukuran tersebut, biayanya sama. Namun bila diluar, baru lah dikenakan biaya. Contoh ukuran standard adalah antara 0x0 sampai 25×15, bila ukuran undangan pesanan kita ada di dalam range 0x0 sampai 25×15, tidak kena biaya tambahan, namun selain itu kena biaya tambahan.
  • Berat kertas.
  • Jenis kertas.
  • Warna cetak, apakah 1 warna, 2 warna, 3 warna atau full color.
  • Sudah termasuk finishing atau belum. Maksud termasuk Finishing adalah bila sudah termasuk penempelan label nama undangan yang sudah rapi diketik & undangan tersebut sudah dimasukkan ke dalam plastik, tinggal kirim saja. Label nama yang dipergunakan juga sering disebut dengan istilah Tom Jerry sebab merk label yang biasa ditempelkan di undangan bermerk Tom & Jerry. Label tersebut ada yang berwarna putih polos, ada pula yang transparan.

Setelah memilih model undangan & vendor undangan, kemarin saya langsung bayar DP (Down Payment). Setelah itu saya & vendor undangan melakukan diskusi mengenai disain, warna dan detail undangan lainnya sampai terjadi kesepakatan atau acc desain. Kadang untuk model tertentu hanya tersedia warna tertentu saja. Sebelum acc, biasanya vendor mencetak 1 contoh fisik untuk kita tinjau apakah sudah memuaskan atau belum. Kalau sudah memuaskan, maka dapat dilanjutkan untuk pencetakan masal dan biasanya kita diminta untuk membayar sekitar 50% dari biaya total. Pembayaran lunas dilaksanakan ketika semua undangan sudah tiba di rumah saya. Contoh fisik ini sangat penting untuk ditinjau, jangan percaya kata-kata bahwa ini hanya contoh jadi kalau ada yang jelek, nanti diperbaiki ketika cetak masal. weeehhh, gombal tuuh! Pokoknya contoh fisik harus sempurna & bagus sesuai kesepakatan, daripada ketika sudah cetak masal eh ternyata salah semua, waduuhhh.

Naaahhh ada lagi hal yang paling menyebalkan dari vendor-vendor undangan yang saya lihat, mereka sering sekali menyelesaikan order undangannya mepet dengan hari H, sudah mepet waktu hasilnya belum tentu benar, kadang ada salah disana & disini. Mungkin sengaja diselesaikan ketika menjelang hari H yaahhh supaya kalaupun ada salah-salah, konsumen agak maklum atau “terpaksa” menerima saja. Ini berdasarkan pengalaman pribadi & beberapa teman saya loooh. Payaaaahhhh.

Untuk mencegah hal ini, adabaiknya panitia pernikahan yang mengurusi undangan, secepatnya menyelesaikan diskusi desian dengan vendor undangan agar proses pencetakan masal dapat secepatnya dilaksanakan. Setahu saya, semua vendor undangan itu mencetak masal undangan ke perusahaan percetakan lain.Selain itu, sebaiknya jangan memilih vendor undangan di tempat yang jauh, apalagi beda kota. Selain biaya pengiriman yang membutuhkan biaya juga, sebaiknya ada panitia yang sesring mungkin datang ke kantor vendor undangan untuk “menekan” mereka agar dapat menyelesaikan order undangan kita sesuai kesepakatan. Awalnya saya tidak percaya bahwa sebagian vendor undangan sebegitu ngawur kerjanya sampai saya mengalami sendiri.

Undangan pernikahan saya sendiri hasilnya cukup memuaskan, namun sayang proses dari diterimanya contoh cetak fisik undangan sampai hasil cetak masal benar-benar tiba di rumah orang tua saya, dipenuhi dengan ketegangan & pakai acara marah-marah dengan vendor undangan yang dengan sangat menyesal telah saya & istri saya pilih pada waktu itu. Semoga tulisan ini bermanfaat & tidak ada yang salah memilih vendor undangan pernikahan :).